VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Sword Art Online II Episode 9

2014-11-01 21:51:55 - Sword Art Online II

Like Halaman Facebook Versi Teks dan Cerita Karangan
untuk membaca versi teks dan update cerita karangan di Facebook

Pertandingan Bullet of Bullets terus berlanjut, dan pertandingan tersebut disiarkan bahkan sampai ke game-game lain, termasuk Alfheim Online. Di dunia game itu, di salah satu bar yang ada di dunia game itu, teman-teman Kirito menyaksikan pertandingannya lewat streaming.

"Kakak jarang terlihat ya.." ucap Sugu agak kecewa.
"Semua pertarungan disiarkan, kan? Kalau Kirito-san sih, kukira kita akan sering melihatnya di layar.."

"Tidak... Dia mungkin tidak akan seperti itu, dia lebih senang mengatur strategi." ucap Klein. "Dia mungkin saja bersembunyi sambil menunggu pemain yang tersisa sedikit.."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Kalau itu Kirito-kun aku yakin dia tidak akan melakukannya..." ucap Asuna.
"Iya kan, Yui-chan?"

"Itu benar, papa pasti menghajar musuh dari belakang dengan sangat cepat, saking cepatnya, dia jadi tidak tertangkap kamera!" ucap Yui, lalu disambung gelak tawa teman-teman yang lain.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Haha, sepertinya itu benar."
"Lalu, meski ini game tembak-menembak, tapi dia lebih memilih pedang.."
"Hahaha.."

"Eh?" Liz kaget saat memperhatikan suatu pertandingan. "Mereka kuat sekali..." ucapnya, sambil fokus ke arah pertandingan yang sedang dilakukan pria berjubah putih lincah yang tengah bertarung di jembatan.

"Si putih itu?"

Itu adalah saat ketika Pale Rider menghabisi Dyne dengan senapannya.

"Sialan..." ucap Dyne untuk terakhir kalinya sebelum akhirnya ia ditembak.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Asuna dan teman-temannya terpaku kaget saat melihat adegan itu.
"Luar biasa.."
"Ya.."

"Aku yakin dia bisa jadi pemenangnya.." ucap Klein. Tapi kemudian, hal itu pun terjadi. Seseorang menembaknya dengan stun bullet hingga ia jatuh dan tak bisa bergerak.

"Hei, itu curang namanya!" ucap Klein.
"Dia belum tentu kalah!" ucap Liz.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Tapi tadi itu apa ya?"
"Mungkin itu serangan yang bisa melumpuhkan musuh untuk sementara.."
"Seperti sihir angin jaring halilintar.." ucap Sugu.

Berikutnya tampilan di layar menunjuk ke arah si penembak, Death Gun. Asuna dan yang lainnya masih terdiam, dan ada perasaan yang buruk saat melihat sosok pria berjubah itu.

Sword Art Online II Episode 9 - Death Gun
Penulis : Admin

Beralih ke sisi Kirito, ia dan Sinon berada tak jauh dari sana. Kirito yang tahu segawat apa situasi saat itu pun langsung meminta pada Sinon, "Sinon, tembak.."

"Tembak yang mana?"

"Yang memakai jubah!" Kirito menyuruh Sinon untuk menembak pemain yang menembak Pale Rider dengan menggunakan stun bullet, yaitu Death Gun.

"Kumohon tembak dia! Cepat! Sebelum dia sempat menembak!" Kirito terus meminta.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Jarak Sinon dan orang itu tak terlalu jauh, dan mengenainya pasti bukanlah suatu perkara yang sulit bagi sniper sekelas ia. Namun ketika Sinon menembak, Death Gun mampu bergerak dengan sangat cepat dan menghindari peluru itu.

"!?" Sinon kaget.

"Dia tahu lokasiku.."
"Tidak mungkin.." ucap Kirito.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Dia pasti pernah melihatku sebelumnya, jadi sistem sudah mengenaliku." ucap Sinon.

Kiritopun mengamati kembali ke arah Death Gun menggunakan teropong, dan tampak pemain misterius itu sudah melancarkan tembakan mematikannya ke arah Pale Rider yang sudah tak berdaya.

Namun secara mengejutkan, tembakan tadi hanya mengurangi sebagian kecil HP Pale Rider, dan secara tiba-tiba Pale Rider bangkit kembali dan langsung menodong Death Gun dengan senapannya. Namun..

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Hal aneh terjadi. Tampak seperti ada sesuatu yang aneh dengan diri Pale Rider, dan kemudian tiba-tiba saja koneksinya terputus. Ya, Pale Rider menghilang dari pertandingan. Sesuatu tampaknya telah terjadi pada tubuhnya yang ada di dunia nyata.

"Tadi itu apa?" Sinon tak mengerti.

"Nama asliku, dan nama asli pistol ini.. Death Gun." Death Gun menampilkan dirinya di depan kamera. "Suatu hari nanti, aku akan muncul di hadapanmu, dan aku akan membawamu ke kematian yang sesungguhnya dengan pistol ini."

Death Gun mengangkat tinggi-tinggi pistol yang tadi ia gunakan untuk menembak Pale Rider.

"Aku punya kekuatan.."

"Jangan lupa.."

"Ini belum selesai.."

"Dan tidak ada yang akan selesai.."

"It's show time.."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Kata-kata Death Gun tadi, serta apa yang ia lakukan membuat situasi di ruangan tempat Asuna dkk menonton menjadi jauh berubah. Keadaan menjadi tegang dan suram..

"Aku pernah bertemu dengannya di suatu tempat." pikir Asuna. "Tapi di mana?" Asuna tak bisa mengingatnya. "Tidak, pasti di dalam sana... di dalam Aincrad."

Pyankk!! terdengar bunyi gelas pecah. Setelah mendengar perkataan Death Gun tadi, Klein teringat, kaget sampai-sampai gelas berisi minuman yang dipegangnya terjatuh dan pecah.

"Hei, apa yang kau lakukan?"

"Tidak mungkin..." ucap Klein.
"Jangan-jangan dia..."

"Kau kenal dia?" tanya Asuna.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Tidak, aku tidak bisa ingat namanya yang lama. Tapi aku yakin sekali, dia anggota Laughing Coffin." ucap Klein.

"Laughing Coffin... apa dia pengguna pisau yang menjadi ketua mereka?"

"Tidak, bukan dia. Cara bicara dan sikapnya jauh berbeda. Tapi apa yang tadi dikatakannya, It's show time.. itu adalah kata-kata khas mereka." ucap Klein. "Mungkin orang yang dekat dengannya, atau salah satu pemain level tinggi di guild mereka.."

"Kirito-kun.." Asuna pun khawatir.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Di sisi Kirito, kini ia sudah benar-benar yakin kalau orang itu adalah alasannya masuk ke GGO. "Tidak salah lagi.. dia adalah Death Gun."

"Death Gun?" Sinon kaget. "Maksudmu orang yang katanya bisa membuat pemain yang ditembaknya tidak bisa log-in lagi?"

"Ya. Dia benar-benar bisa membunuh pemain dengan cara tertentu." ucap Kirito.
"Eh!? Tidak mungkin!" ucap Sinon kaget.

"Dua orang sudah terbunuh di dunia nyata." ucap Kirito.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Kirito dan Sinon kembali mengawasi Death Gun. Namun, Death Gun pergi dan tak kembali lagi.

"Dia tidak kembali lagi.." ucap Sinon. Dan saat melihat ke arah jam, ia sadar kalau sebentar lagi proses scanning akan kembali dilakukan oleh satelit.

"Kirito, kau awasi jembatannya." ucap Sinon.
"Akan kupakai ini untuk memeriksa namanya.."
"Ya."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sinon menggunakan peta hasil scanning satelit untuk melihat nama-nama pemain yang ada di sekitar mereka. Namun, Sinon kaget, tak ada siapa-siapa di daftar kecuali ia, Kirito, dan Dyne yang sudah dikalahkan.

"Dia tidak di sini? Dia sudah hilang dalam waktu sesingkat itu?"

"Tidak... inilah kesempatan kita." ucap Sinon.
"Kesempatan kita?"

"Si jubah itu tidak muncul. Dia pasti menyelam seperti yang kau lakukan. Itu artinya semua peralatannya sudah dia lepaskan." ucap Sinon.

"Kalau cuma untuk menyelam, dia pasti masih bisa menggunakan pistol, kan?"

"Meski begitu, jika dia hanya membawa pistol aku bisa mengalahkan?"

"Tidak!" Kirito langsung mencegat Sinon. "Kau baru saja melihat pistolnya membunuh Pale Rider. Satu tembakan saja, maka kau akan benar-benar mati!!" ucap Kirito.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Aku tidak mau percaya.." ucap Sinon. "Aku tak mau percaya jika di luar sana, ada pemain yang benar-benar bisa membunuh manusia di dunia nyata..."

"Tapi memang benar-benar ada." ucap Kirito. "Pemain dengan jubah itu, Death Gun, sudah membunuh banyak pemain di VRMMO yang pernah kumainkan sebelumnya. Dia mengayunkan pedangnya, dengan niat membunuh orang lain. Dan aku, juga..."

"Orang seperti itu benar-benar bermain GGO?"

"!!" trauma masa lalu Sinon tiba-tiba saja muncul kembali.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Sinon! Sinon!!" Kirito sampai harus memanggilnya dua kali sampai akhirnya Sinon tersadar kembali.

"Aku baik-baik saja.. aku hanya sedikit terkejut." ucap Sinon. "Jujur saja, butuh waktu buatku untuk percaya ceritamu. Tapi kurasa itu bukan cerita karanganmu."

"Terima kasih. Itu sudah cukup." ucap Kirito.

"Pokoknya, kita harus pergi dari sini." ucap Sinon. "Pemain lain mungkin akan mengira kita sedang bertarung dan datang untuk mengincar kita berdua."

"Kau benar.." ucap Kirito. "Kalau begitu, kita berpencar dari sini."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Hei, tunggu dulu, apa rencanamu?" tanya Sinon.
"Aku akan mengikuti Death Gun. Sinon, berusahalah untuk menjauhinya sejauh mungkin."

"Tapi..."

"Aku akan menepati janjiku." ucap Kirito. "Di pertarungan kita selanjutnya, aku akan mengerahkan seluruh kemampuanku. Saat itu, terima kasih ya, kau mendengarkanku dan tidak menembakiku.."

"Hei!" Sinon masih belum selesai. "Dasar... Tunggu! Aku juga ikut!" pada akhirnya Sinon ikut dengan Kirito.

"Eh?"

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Death Gun itu sangat kuat. Jika kau kalah darinya, kau tidak bisa bertarung denganku." ucap Sinon.

"Ah, itu..."

"Aku tidak suka sih, tapi lebih aman jika kita bekerja sama untuk sementara, dan mengeluarkannya dari sini." ucap Sinon.

"Tidak, dia sangatlah berbahaya..." ucap Kirito.
"Kita tidak tahu ke mana dia pergi, jadi, bersama atau tidak, tetap saja bahaya, kan?" ucap Sinon.

Akhirnya Kirito pun mengangguk. Tapi kemudian secara tiba-tiba, Kirito mengeluarkan pedang sabernya. Ternyata, Kirito sadar kalau mereka berdua sedang dibidik oleh pemain lain yang bersembunyi di balik bebatuan.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Pemain itu menembakkan peluru secara bertubi-tubi, namun Kirito dengan hebatnya mampu mementalkan semua peluru itu dengan pedangnya. Tak hanya melindungi dirinya sendiri, ia juga melindungi Sinon.

"Tidak mungkin!" pemain yang menembak itu pun sampai kaget.

"Pertama kita urus yang satu ini.."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Saat pemain itu sibuk untuk mengisi peluru lagi, Kirito dan Sinon bersiap.

"Aku akan maju. Kau lindungi aku dari belakang.."
Setelah sempat diam sejenak, Sinon pun merebahkan dirinya dan memasang ancang-ancang sniper dengan Hecate II miliknya. "Aku mengerti."

Kirito kembali menggunakan kecepatannya untuk menangkis peluru demi peluru yang melesat ke arahnya. Sampai akhirnya peluru musuh kembali habis, Kirito memberi aba-aba pada Sinon. "Sekarang, Sinon!"

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sinon pun menembak dan Batsss!! tepat menembus diri pemain itu.
"Tidak mungkin..." ucap pemain itu sebelum akhirnya ia tewas.

Perjalanan Kirito dan Sinon pun berlanjut.

"Death Gun pasti pergi ke arah utara, mengikuti aliran sungai. Aku ingin menghentikannya sebelum ada korban lagi." ucap Kirito. "Beri aku saran, Sinon."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Eh? Meski dia punya kekuatan aneh itu, pada dasarnya dia seorang sniper.." ucap Sinon. "Hal itu membuatnya tidak diuntungkan di ruang terbuka di mana tempat persembunyiannya hanya sedikit. Kurasa dia pergi ke kota yang terbengkalai itu."

"Baiklah, kita akan pergi ke kota itu." ucap Kirito.
"Aku mengerti."

Kirito dan Sinon pun menuju ke kota yang dimaksud itu.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Di sisi Asuna dan yang lainnya, suasana masih suram. Kenangan buruk Sword Art Online kembali muncul di benak mereka.

"Di SAO, ada aturan mutlak yang melarang HP seorang pemain mencapai angka nol, apa pun yang terjadi. Karena jika itu terjadi, pemain akan benar-benar mati." ucap Klein. "Tapi, LC sudah membunuh puluhan... Tidak, tapi ratusan pemain.."

"Pada akhirnya, kelompok baris depan menghabisi mereka. Kami membentuk tim dan mencoba menangkap mereka."

"Kalau begitu, kakak..."

"Ya, dia juga bertarung di baris depan. Sangat mengerikan." ucap Klein.
"Kakak sudah bersikap aneh sejak semalam. Mungkin dia ingin menyelesaikannya kali ini."

"T-Tunggu dulu. Bukankah ini hanya pekerjaan paruh waktunya?"

"Aku akan log-out." ucap Asuna. "Aku ingin menghubungi pemberi kerja Kirito-kun."
"Pemberi kerja?"

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Asuna mengangguk, "Orang yang sudah memintanya pergi ke GGO untuk menyelidiki sesuatu." ucapnya. "Dan, Yui-chan... selama aku log out, bisakah kau mencari informasi di GGO?"

"Aku mengerti, Mama!"

"Baiklah, semuanya. Tunggu sebentar ya." Asuna pun logout.

Kembali lagi ke Kirito dan Sinon, mereka berlari menuju kota itu. Namun sepanjang perjalanan, mereka tak melihat adanya tanda-tanda Death Gun sama sekali.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Kita tidak melihat tanda-tanda keberadaan Death Gun, apa kita sudah melaluinya di suatu tempat?"

"Tidak, itu tidak mungkin..." ucap Kirito. "Selama dalam perjalanan tadi, aku terus memerhatikan sungai."

"Begitu ya..." ucap Sinon. "Kalau begitu, dia pasti ada di suatu tempat di dalam kota. Sungainya sudah berakhir di sini."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Ya.. jadi kita tunggu saja scan berikutnya untuk menemukan lokasinya, dan menaklukkannya sebelum dia menembak orang lain lagi."

"Tidak apa sih, tapi ada satu masalah." ucap Sinon. "Kau tidak lupa kalau 'Death Gun' bukanlah nama karakternya, kan?"

"A-ah, iya..."

"Ada tiga pemain baru yang tidak kau kenali, kan? Pale Rider bukanlah Death Gun. Itu artinya hanya tinggal tersisa dua nama lagi, Gunner X atau Sterben.."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Jika mereka berdua ada di dalam kota, kita tidak punya waktu untuk menunggu.. ah.." Sinon kepikiran sesuatu. "Dengar, sepertinya aku tahu sesuatu... 'Gunner' itu seperti 'Gun' dari kata 'Death Gun', dan 'X' adalah gestur silang yang sering dia peragakan.. bukankah itu sudah jelas?"

"Ya... Nama karakter biasanya sudah tergambar jelas." ucap Kirito. "Punyaku hanya gabungan dari dua nama. Bagaimana denganmu?"

"Sama.." ucap Sinon.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Baiklah.." ucap Kirito. "Jika mereka berdua ada di dalam kota itu, kita akan mengincar Gunner X. Meski aku terkena serangan pelumpuh seperti Pale Rider, jangan panik. Kau hanya perlu mengambil posisi menembak. Death Gun akan datang padaku untuk menghabisiku dengan pistol hitamnya. Saat itu, kau tembak dia."

"Aku mungkin akan menembakmu." ucap Sinon.
"Aku yakin kau tidak akan menembakku." ucap Kirito. "Sekarang, saatnya aku mengandalkanmu, partner." Kirito menepuk pundak Sinon dan mulai bergerak.

"Hei!!" Sinon menggeleng-gelengkan kepalanya dan berteriak, "Hanya kali ini saja aku membantumu, oke!?" lalu berlari menyusul Kirito.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Selanjutnya mereka menunggu sampai waktu scanning tiba, lalu mengecek apakah yang mereka cari ada di peta. "Kirito, kau periksa dari utara.." ucap Sinon.

Lalu tak lama setelah mencari-cari, akhirnya ketemu. Tampak Gunner X sedang berada di dalam stadion yang ada di dalam kota yang sudah terbuang itu, tak jauh mereka.

"Itu dia!" ucap Sinon.
"Saat ini, hanya ada Gunner X di dalam kota.."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Ya, tidak ada tanda-tanda keberadaan Sterben." ucap Kirito. "Dengan kata lain, Gunner X adalah Death Gun. Mungkin dia mengincar orang ini.."

Kirito menunjuk ke nama peserta yang juga berada di dalam stadion itu, Rikoko.

"Kita harus menghentikannya sebelum Rikoko masuk jarak tembaknya."
"Ya." ucap Kirito. "Bantu aku.."
"Aku mengerti." ucap Sinon.

Sinon pun menutup peta digital itu, lalu mereka berdua mulai berlari menuju posisi, mendekati reruntuhan stadion itu.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sinon melihat dengan skill matanya yang lebih hebat dari Kirito, mencari-cari dalam stadion dan akhirnya terlihat sesuatu, ujung senapan di balik dinding, tak salah lagi.

"Itu dia, sebelah sana.." ucap Sinon.
"Sepertinya dia masih menunggu Rikoko."

"Baiklah, selama masih ada waktu, aku akan menyerangnya dari belakang. Sinon, kau ambil posisi di gedung di depan stadion." Kirito hendak melakukannya sendiri.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
"Eh? Aku ingin pergi denganmu..." ucap Sinon.
"Aku bisa bertarung tanpa cemas karena ada kau yang melindungiku. Itulah tugas seorang partner, bukan?" ucap Kirito, dan Sinon pun mengangguk.

"Aku akan memulai seranganku dalam 30 detik setelah kita berpisah. Apa itu cukup?"
"Ya, cukup banyak." ucap Sinon.
"Yosh, sekarang saatnya." merekapun berpencar.

Kirito berlari masuk ke dalam stadion itu, sementara Sinon berlari menuju posisi yang pas untuk menembak. "Jika aku mengalahkan Death Gun, dia akan kembali menjadi musuhku. Aku akan menembaknya, mengalahkannya... Dan melupakannya."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sinon berdiri sejenak di depan pintu masuk gedung yang telah hancur.

"Aku tidak akan pernah melihatnya lagi." ucap Sinon dalam hati dan kembali melangkah. Namun batss.. stun bullet tiba-tiba saja mengenainya dari samping hingga ia terjatuh.

Sinon membuka mata dan mendapati tubuhnya tak bisa bergerak. Sinon tergeletak di tanah, sadar dan bingung, "Apa? Siapa di sana? Bukankah Death Gun ada di dalam stadion?"

Death Gun lalu muncul secara tiba-tiba dari udara kosong yang ada di hadapan tubuh Sinon.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Death Gun berjalan mendekat, sementara Sinon masih tak mampu menggerakan tubuhnya.

"Kirito, ini akan membuktikan apakah kau yang asli atau yang palsu." ucap Death Gun dengan suara serak rendahnya. "Aku ingat betapa marahnya kau waktu itu. Jika aku membunuh wanita ini dan kau marah seperti waktu itu, berarti kau memang yang asli.."

"Membunuhku? Aku?" dalam hati Sinon kaget.

"Sekarang, tunjukkan kemarahanmu, Kirito." ucap Death Gun lagi. "Keinginan membunuhmu. Ayunan pedang amarahmu. Tunjukkan padaku sekali lagi.."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Death Gun membentuk tanda silang dengan jarinya seperti yang biasa ia lakukan, lalu mengambil pistol yang biasa ia gunakan untuk membunuh pemain. Sinon berusaha untuk mengambil pistol di punggungnya, namun begitu sulit baginya untuk bisa bergerak.

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Dan ketika Sinon memperhatikan pistol yang Death Gun gunakan dengan lebih seksama, ia kaget. Sinon kaget, terdapat logo bintang di pegangan pistol yang Death Gun bawa, logo yang begitu familiar bagi Sinon.

"Bintang Hitam tipe 54..."

Sword Art Online II Episode 9 - Beelzeta.com
Sinon masih mengingatnya, pistol yang ia gunakan untuk membunuh perampok waktu itu.

"Pistol itu..." Sinon benar-benar tak mengerti kenapa Death Gun bisa membawa pistol penuh kenangan buruk itu. "Apa... Apa yang akan dia lakukan padaku, di tempat ini!?"

Halaman : 1 2

Sqouts Shadows
2016-06-18 04:46:15
Ceritanya keren di tunggu kelanjutannya min
Anonim
2016-06-18 02:06:54
Umm, bisakah di lanjutin? soalnya nanggung. xD
Rita En
2016-04-20 12:32:11
Lnjt
Wahyu
2016-03-11 09:16:06
Dowload aja animenya
Wahyu
2016-03-11 09:15:22
Siapa yang udah nonton animenya
anonim361
2015-10-10 17:34:42
searc di google pun gak nemu.. ayo min lanjutan nx
kirisame
2015-09-25 16:01:57
headuh lanjutannya mana min? Dah banyak yg nunggu loh?
de.zero
2015-07-19 00:22:40
next episode min,.
clara hyuga 11
2015-07-16 11:34:27
lanjut
Haddad sf
2015-07-11 21:49:40
Lanjut om, seru lho, . .
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook