VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Sword Art Online II Episode 8

2014-10-04 18:30:46 - Sword Art Online II

Like Halaman Facebook Versi Teks dan Cerita Karangan
untuk membaca versi teks dan update cerita karangan di Facebook

Turnamen utama akan dimulai dalam 65 menit lagi. Tapi, Kirito masih mengkhawatirkan pertemuannya dengan Death Gun waktu itu. Kirito terus mengingatnya, kata-kata yang Death Gun katakan padanya.

"Tak peduli itu nama aslimu ataupun bukan, suatu hari nanti, aku akan membunuhmu."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Death Gun menunjukkan diri di Bullet of Bullet kedua. Kedua kalinya terjadi pembunuhan di depan banyak orang. Mungkin sampai saat itu dia meningkatkan level karakternya sehingga tak ada yang bisa melawannya."

Kirito melihat ke daftar nama-nama peserta yang ikut dalam BoB. Tapi, tak ada nama Death Gun di sana. "Sudah kuduga nama Death Gun tak ada dalam daftar." ucap Kirito dalam hati. "Tapi aku yakin BoB adalah panggung terbaik baginya."

"Aku yakin dia pasti ada di sana. Aku akan mencari nama avatar dari Death Gun dan menghadapinya sekali lagi."

Sword Art Online II Episode 8 - Bullet of Bullets
Penulis : Admin

"Hei, Sinon.." Kirito memanggil Sinon, yang sedang memasukkan data di sebelahnya. Tapi, Sinon sama sekali tak menyahut. "Sinon-san.." Kirito memanggil lagi dengan sapaan yang berbeda, tapi Sinon tetap saja tak menyahut. Kirito mencobanya lagi, "Kak Sinon.."

Masih tak ada jawaban.

"Sinon..."

"Hentikan!" akhirnya Sinon menyahut dengan bentakan. "Tadi aku sudah mengucapkan salam, bukan? Apa yang kau inginkan?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Ti... tidak, kupikir sebelum turnamen dimulai, mungkin kita bisa saling berbagi informasi." ucap kirito. "I... itu pun jika kau bersedia..."

Sinon sempat menghela napas sebentar sebelum akhirnya menjawab, "Baiklah kalau begitu. Pada akhirnya hanya akulah yang membagi informasiku padamu.."

"A... aku juga tak bermaksud seperti itu." ucap Kirito.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Sinon lalu berjalan menuju ruang tunggu. Kirito mengikutinya. Di ruangan itu, tampak para peserta yang akan mengikuti pertandingan utama sudah berkumpul. Selain peserta, kelihatannya ada juga beberapa wartawan yang sedang mewawancarai peserta.

"Bagaimana rasanya berada di peringkat kedua turnamen ini?"

"Aku akan mengikutinya dan menghabisinya."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Hebat sekali.." Kirito kagum.
"Turnamen utama selalu saja menjadi seperti sebuah festival besar." ucap Sinon.

"Tanpa Zexceed-san, turnamen kali ini bisa dimenangkan oleh siapapun!" seseorang bahkan tampak sedang berjualan. "Jika kalian ingin menang, kalian perlu ini, informasi super rahasia para pemain hanya dengan harga seribu credit!"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Yamikaze, aku akan mempertaruhkan semuanya padamu." ada juga yang bertaruh pada pemain.

"Apa yang akan terjadi pada Huuka?"

"Dyne, ya? Kemampuan serta perlengkapannya sudah memadai, tapi dia tak akan bisa berkutik. Jika beruntung dia berada di peringkat lima belas. Jika kalian menginginkan kuda hitam, pilihlah Richie."

"Siapa yang tak akan berkutik?" Dyne mendengarnya dan merasa tersinggung.
"Ma... maaf!" ucap orang tadi. "Ini tak akan terulang lagi.."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Setelahnya, orang-orang itu melihat ke arah Kirito dan Sinon.
"He... hei, bukankah itu Kirito-chan? Kudengar dia mengakhiri lawan-lawannya dengan menggunakan pedang energi.."

"Seorang wanita pengamuk, ya? Boleh juga.."
"Tidak, Sinon masih lebih baik."
"Aku ingin sekali ditembak oleh Sinocchi."
"Benar sekali!"
"Aku lebih suka ditebas."
"Lebih baik kau main ALO saja sana!"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Kirito berjalan sambil mengawasi sekitarnya, melihat ke arah kanan dan kiri, sampai pada akhirnya ia tak sengaja menabrak seseorang. "Ah, maaf.." ucap Kirito. Tapi bukannya marah, pria yang tadi ditabraknya itu bersama dengan pesertanya malah meminta balik dan membukakan jalan untuknya.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Tampaknya setelah apa yang sudah Kirito tunjukan pada pertandingan-pertandingannya sebelumnya, ia telah menjadi sosok yang cukup disegani.

Kirito berjalan melewati mereka, tapi kemudian ia berhenti dan membalikan wajahnya, menatap ke arah dua pria tadi. "Kalian..."

"Dukung aku, ya!" Kirito memasang wajah super imutnya.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Uooooooo!!!!!" orang-orang langsung bersemangat dan jatuh cinta, tanpa tahu kalau Kirito itu laki-laki. "Ki... Kirito-chan, berjuanglah!" teriak mereka. "Aku akan mempertaruhkan semua uangku untukmu!"

"Hei, apa yang sedang kau lakukan?" ucap Sinon.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Selanjutnya, Kirito dan Sinon duduk di satu meja. Kirito ingin tahu semua hal tentang pertandingan utama BoB ini.

"Jadi..."

"Pertarungan final itu menempatkan peserta dalam satu map, dan melakukan baku tembak setelah bertemu lawan, lalu yang bisa berdiri sampai akhirlah yang akan menang, bukan?" tanya Kirito.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Lihatlah, sudah kuduga... kau memang hanya ingin supaya aku yang menjelaskannya, kan?" ucap Sinon sambil memperlihatkan email di menunya. "Informasi itu sudah dikirimkan melalui email oleh pihak penyelenggara pada seluruh peserta."

"A... aku memang sudah membacanya..." ucap Kirito. "Yah, sebenarnya aku hanya ingin memastikan saja apakah pemahamanku sudah benar atau belum."

"Berani sekali kau mengatakannya, ya.." ucap Sinon. "Pada dasarnya sama seperti apa yang kau katakan tadi, pertarungan final diikuti oleh peserta yang ditempatkan dalam satu map. Posisi awalnya memang acak, tapi jarak antar pemain nantinya seribu meter."

"Se... seribu meter!? Itu artinya petanya lebih besar lagi!?" Kirito kaget.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Kau ini... Apa kau benar-benar sudah membaca emailnya?" ucap Sinon. "Peta di pertarungan final memiliki diameter seribu km. Terdapat perbukitan, hutan dan padang gurun. Waktunya dimulai siang hari, jadi tak ada yang diuntungkan ataupun dirugikan dalam hal kondisi dan perlengkapan."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Apa kita bisa segera menemui musuh dengan jarak sejauh itu?" tanya Kirito.

"Kita sedang memainkan game senjata api, jadi memang membutuhkan peta yang luas. Dan para peserta secara otomatis dibekali dengan Satellite Scan Terminal."

"Satellite? Apa itu semacam satelit pengintai?"

"Ya, setiap 15 menit, Satelit Pengintai tersebut diatur supaya melacak daerah sekitar. Dan di saat itulah, seluruh terminal milik pemain menerima peta lokasi seluruh peserta." jelas Sinon.

"Hmm, itu artinya... Kita memiliki waktu 15 menit untuk menetapkan tempat persembunyian?"

"Begitulah.." ucap Sinon.

"Tapi, bukankah peraturan seperti itu menyulitkan seorang sniper?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Untuk menembakkan satu peluru dan membunuh seseorang, waktu 15 menit sudah lebih dari cukup." ucap Sinon yakin.

"Be... begitu, ya?"

"Baiklah, sudah tak ada lagi yang perlu dijelaskan, bukan? Pada pertemuan kita selanjutnya..."

"Ah, tunggu, tunggu!" Kirito langsung menarik tangan Sinon saat ia hendak pergi.
"Apalagi yang kau inginkan?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Aku baru ingin membicarakan intinya." ucap Kirito, lalu ia bertanya, "Ini mungkin terdengar aneh, tapi... Dari 30 peserta BoB, apa ada seseorang yang tidak kau kenal?"

"Bicara apa kau ini?" Sinon tak mengerti.

"Tolong... katakan padaku. Itu sangat penting." ucap kirito.
"Yah, selama hanya nama, kurasa tak masalah mengatakannya padamu." ucap Sinon. "Dari semua peserta final pertama... Selain seorang pengguna pedang energi yang memuakkan, ada tiga orang tak kukenal."

"Tiga orang? Siapa nama mereka?"

"Jyuushi X dan Pale Rider.." ucap Sinon, "Lalu... kurasa si Sterben ini..."

Kirito pun berpikir, "Salah satu dari mereka adalah Death Gun."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Melihat Kirito serius seperti itu, Sinon jadi bertanya-tanya, "Sebenarnya ada apa denganmu? Kau masih belum memberikan penjelasannya. Sebentar lagi aku akan marah besar."

"Tidak, mengenai itu..." Kirito masih pikir-pikir dulu apa mau menjelaskan yang sebenarnya atau tidak.

"Apa?" Sinon makin penasaran dan makin kesal. "Apa kau memang sudah berencana membuatku marah agar aku membuat kesalahan di pertarungan final nanti?"

"Tidak, bukan begitu.." ucap Kirito.
"Aku tak bermaksud seperti itu..."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Apakah itu ada kaitannya dengan tingkah anehmu saat pertarungan babak penyisihan kemarin?" tanya Sinon.

"Ya, ada kaitannya." ucap Kirito, dan akhirnya ia menjelaskan, "Kemarin ada seorang pemain dari VRMMO lain berbicara padaku. Salah satu dari mereka kemungkinan adalah dia."

"Temanmu?" tanya Sinon.
"Tidak, dia musuhku." ucap Kirito.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Tatapan Kirito lalu berubah kelam, "Aku pernah berniat membunuhnya, dan dia juga pernah berniat membunuhku. Tapi aku tak ingat siapa namanya." ucapnya.

"Membunuhmu? Seorang musuh?" Sinon kaget. "Apa kau berada dalam kelompok dan melakukan pertarungan atau semacamnya?"

"Tidak... Kami memang berniat saling membunuh satu sama lain." ucap Kirito. "Mereka... Kelompok mereka telah melakukan sesuatu yang benar-benar tak bisa dimaafkan."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Tak mungkin kami menjadi teman. Aku harus menyelesaikannya dengan pedang. Dan aku sama sekali tak menyesalinya. Tapi..."

Kirito menjelaskan semuanya. "Dalam waktu yang lama, aku menghindar dari tanggung jawabku itu. Sampai sekarang, aku memaksa diriku untuk melupakannya. Tapi aku tak bisa lari lagi. Kali ini, aku harus menghadapinya."

"Ah, maaf mengatakan sesuatu yang aneh." ucap Kirito ke Sinon. "Lupakan saja."

Sinon lalu bertanya serius pada Kirito, "Kau masih bisa menarik pelatukmu, bukan?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Kirito pun kaget, dan ia jadi ingat akan kata-kata yang ia ucapkan ke Sinon pada pertandingan mereka di fase penyisihan.

"Jika peluru itu bisa membunuh pemain di dunia nyata, dan jika kau tak menembaknya, kau atau orang yang kau cintai akan mati, bisakah kau menarik pelatuknya?"

"Kirito.." Sinon makin penasaran, "jangan-jangan kau adalah pemain di game itu?" tapi kemudian Sinon tak melanjutkannya lagi. "Maaf.. Aku tak berhak menanyakannya, bukan?"

"Tidak, tak apa." ucap Kirito.

"Kirito..."
"Sinon?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Kita harus segera menuju dome," ucap Sinon, "atau kita tak akan sempat memfokuskan pikiran serta memeriksa persenjataan kita."

"Kau benar."

Merekapun masuk ke lift untuk menuju dome.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Aku mengerti kalau kau memiliki alasan kenapa melakukannya.." ucap Sinon. "Tapi janjimu padaku sudah lain cerita lagi. Aku akan membalas apa yang telah kau lakukan di pertarungan final kemarin. Karena itulah... jika kau sampai tertembak oleh orang lain, aku tak akan memaafkanmu."

"Aku mengerti." ucap Kirito. "Aku akan terus maju sampai bertemu denganmu."
"Terima kasih."

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Akhirnya merekapun sampai. Di sana, pembawa acara sudah menunggu. "Wahai para pecandu pertempuran yang tergila-gila akan senjata, apa kalian sudah siap? Sebentar lagi batas waktu pertaruhan akan berakhir."

"Baiklah, waktunya melihat siapa pemain terkuat di permainan VRMMO tersulit yaitu GGO! MMO Stream akan menyiarkan langsung jalannya pertarungan final! Baiklah, mari kita mulai hitung mundurnya!"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Sepuluh.."
"Sembilan.."
"Delapan.."

Tak hanya orang-orang di ruangan itu, para pemain yang ada di luar gedung, semua yang menonton acara itu lewat MMO Streaming juga ikut menghitung mundur.

"Tujuh.."
"Enam.."
"Lima.."

"Empat.."

"Tiga.."

"Dua.."

"Satu.."

"Bullet of Bullets, start!!"

Pertandingan pun dimulai, diiringi oleh sorakan semua pemain yang menonton, lalu kembang api yang mewarnai gelapnya malam kota itu.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Di arena, tanah yang begitu luas, gurun pasir, hutan, adu tembak telah dimulai. Tampak Dyne yang telah berhasil menghabisi satu pemain, begitu pula dengan Sinon, yang telah sukses menembak satu lawannya.

Hecate II yang ia kenakan ia arahkan pada granat yang ada di saku pemain, menembaknya hingga tercipta ledakan yang langsung mengakhiri lawannya itu.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Yosh!! Kau berhasil, Sinocchi!!" ucap para fans yang menonton.

Setelah berhasil mengalahkan satu pemain, Sinon mencari tempat yang aman dan kemudian duduk, dan melihat ke arah peta yang terkoneksi ke satelit untuk mengetahui posisi lawan.

"Masih ada dua puluh satu pemain yang masih bertahan.." ucap Sinon.
"Sepertinya Dyne tengah dikejar."

Di peta, tampak pemain dengan nama Dyne dikejar oleh pemain bernama Pale Rider.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Richie sedang menunggu seseorang datang menyerangnya. Jadi dia tak mungkin bergerak. Pilihan terbaik hanya Dyne dan Pale Rider."

Sinon lalu kepikiran dengan Kirito. "Apa dia masih hidup? Tidak, aku tak peduli dengan apa yang terjadi pada si kurang ajar itu!" pikirnya.

Waktu scanning satelit berakhir dan peta itu pun menghilang. Sinon pun bersiap dengan senjatanya.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Sial." Di sisi Dyne, tampak ia memang sedang dikejar oleh seseorang. "Apa-apaan dia itu?" Dyne terus berlari hingga akhirnya ia sampai pada sebuah jembatan.

Dyne berlari ke tengah-tengah jembatan, lalu membaringkan diri, mempersiapkan senapannya dengan mengarahkannya ke hutan yang merupakan tempat asalnya tadi. Di hutan itulah, pemain yang mengejarnya tadi masih berada.

"Sekarang, keluarlah. Aku akan membuat seluruh tubuhmu berlubang!!" ucap Dyne.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Posisi Dyne membuat Sinon dengan mudah membidiknya. "Seharusnya kau lebih berhati-hati pada bagian belakangmu, Dyne-kun." ucap Sinon. Tapi saat ia hendak menembak, tiba-tiba ia merasakan seseorang mendekatinya.

"Siapa!?" saat Sinon mengambil pistol dan membalikkan tubuh, orang itu langsung membekapnya. Ternyata, orang itu adalah Kirito.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Tunggu. Aku memiliki rencana." ucap Kirito.
"Dalam situasi seperti ini, tak perlu rencana apapun atau bekerja sama!" ucap Sinon. "Salah satu dari kita harus mati, itu saja!"

"Kumohon... Aku tak ingin mereka menyadari keberadaan kita." ucap Kirito.
"Apa maksudmu?"

"Aku ingin melihat pertarungan di jembatan sampai akhir. Sampai pertarungan selesai, jangan bergerak." ucap Kirito.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Melihatnya lalu apa?"

"Tergantung bagaimana situasinya, tapi aku akan meninggalkan area ini. Dan tak akan menyerangmu." ucap Kirito.

"Aku mungkin akan menembakmu dari belakang." ucap Sinon.

"Jika memang itu pilihanmu, tak apa." ucap Kirito. "Tolong mengertilah. Sebentar lagi dimulai."

"Jika ini sudah selesai, maukah kau bertarung serius melawanku?"
"Ya."

Akhirnya Sinon mau bekerja sama.
"Seharusnya kau lebih berhati-hati." ucap Sinon.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Jika dia bergerak. Aku akan menembaknya duluan." ucap Sinon.
"Aku mengerti." ucap Kirito.

"Tidak, tunggu." Kirito yang menggunakan teropong lalu melihat seseorang mendekati Dyne, seseorang yang mengejarnya tadi, Pale Rider.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Pale Rider datang dengan berjalan pelan dan perlahan.
"Apa?" Dyne kaget. Tapi ia tak mau menyianyiakan kesempatan dan langsung melepaskan tembakan bertubi-tubi. Tapi, orang itu begitu lincah dan mampu menghindari semuanya.

"Sial!" ucap Dyne.

"Dia kuat.." pikir Sinon dari tempatnya. "Dia meminimalkan beban yang ia bawa, untuk menambah kemampuan pergerakan. Kemampuan akrobatiknya benar-benar berlevel tinggi!"

Pale Rider melompat-lompat, salto, dengan cepat menuju ke arah Dyne. Dan akhirnya, iapun menggunakan senapannya untuk menghabisi Dyne.

"Kurang ajar!"

Pale Rider lalu mengakhiri aksinya dengan menodongkan senapan yang ia bawa tepat di ujung kepala Dyne. "Sial.." ucap Dyne sebelum akhirnya ia benar-benar ditembak dan tamat.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Jika saja dia memiliki waktu untuk menukar magazinnya, dia pasti bisa menembak dari pinggulnya." ucap Sinon.
"Dia benar-benar kuat." ucap Kirito.

"Apakah dia pengguna mantel itu?" Kirito bertanya-tanya.

"Aku akan menembaknya." ucap Sinon. Ia sudah membidik, dan jaraknya sangat dekat.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Apa menurutmu dia bisa menghidarinya di jarak seperti ini?" tanya Kirito.
"Jangan bercanda." ucap Sinon.

Tapi tiba-tiba saja, sebelum ia menembak, sesuatu terlebih dahulu menyerang Pale Rider dari samping hingga ia terjatuh.

Sinon kaget. "Apa aku melewatkan sesuatu?" ia tak mengerti apa yang sudah terjadi barusan.
"Tidak, aku juga tak mendengarnya." ucap Kirito.
"Apa yang terjadi?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Kemungkinan itu adalah laser rifle yang memiliki suara tembakan sangat pelan atau senjata api yang dilengkapi peredam..." ucap Sinon.

"Tapi seharusnya dia sudah mati, kenapa dia bisa bergerak?"
"Sepertinya dia ditembak dari arah hutan."

"Tidak. Kurasa lebih jauh dari itu." ucap Sinon. "Aku tadi sudah mengamati keseluruhan peta, dan tak ada pemain dalam jarak satu kilometer. Tunggu, Kirito... dari mana kau datang?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Sinon baru sadar, tadi Kirito tak ada di peta.

"Aku mengikuti si Pale Rider itu." ucap Kirito. "Ah iya, benar juga.."

"Apa?" tanya Sinon.

"Aku berenang melewati sungai pada saat scan berlangsung. Selama itu aku berada di bawah air, jadi kurasa satelit tak akan bisa melacakku." jelas Kirito.

"Dengan perlengkapan seperti itu, bagaimana bisa?"
"Tentu saja aku melepaskan semua perlengkapanku dan memindahkannya ke penyimpanan."

"Lalu jika kau berada di dasar sungai, satelit tak akan bisa melacakmu, ya? Aku ingat itu." ucap Sinon.

"Sinon, avatar miliknya memiliki efek cahaya aneh." ucap Kirito. Ia terus melihat Pale Rider dengan teropongnya, dan tampak dari tubuhnya, titik yang terkena tembakan tadi terpancar semacam listrik berwarna biru.

"Stun bullet?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Kirito kaget dan saat melihat area sekitar dengan teropongnya, di sebelah jembatan, tampak pria berjubah itu telah berdiri di sana. Death Gun.

"Sejak kapan ada di sana?"

Dan saat Death Gun berjalan, Sinon bisa melihat senapan yang ia bawa. "Silent Assassin!?" Sinon mengenal senapan itu.

"Apa itu nama riflenya?"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Ya..." ucap Sinon. "Snipe berlevel tinggi yang dilengkapi dengan peredam suara. Aku pernah mendengar rumor keberadaan senjata itu di GGO, tapi baru kali ini aku melihatnya langsung."

"Jika dia bisa menggunakan senjata seperti itu, siapa dia?"

Death Gun berjalan perlahan mendekati pemain yang masih terbaring itu. Tapi bukannya menggunakan rifle yang ia bawa, ia malah mengambil pistol lain.

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com
"Apa dia akan mengakhirinya dengan handgun?"

Kirito menatap dengan mata yang gemetar dan akhirnya berkata pada Sinon, "Sinon, tembaklah..."

"Eh, mengarah ke siapa?"

"Seseorang yang bermantel! Kumohon tembaklah dia! Cepat!" ucap Kirito.
"Lakukan sebelum dia menembak!"

Versi Teks Sword Art Online II Episode 8 - VersiTeks.com

Halaman : 1 2

Rita En
2016-04-20 12:30:55
Lanjt
Haruhiko Vicky
2015-07-05 06:14:19
kirito kerenlah terbaik..lanjut!
Anique HyuUzumaki
2015-06-24 10:41:19
Keren! Kirito emang keren!
Kyuuu
2015-05-16 01:58:09
Death gun
Ray Whirda
2015-05-10 22:37:49
oah lanjuut
sem maksy leyrian
2015-01-07 10:05:41
keren banget,, lanjut donk,,,,
Andi paranska
2014-12-15 04:43:39
Good job
rayanz
2014-11-24 10:30:52
Lanjut
Aditya iraz
2014-11-17 06:07:27
Keren
upil garing
2014-11-15 20:08:40
okkkk
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook