VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Dragon Ball Z Episode 234

2015-08-23 18:00:00 - Dragon Ball Z

Like Halaman Facebook Versi Teks dan Cerita Karangan
untuk membaca versi teks dan update cerita karangan di Facebook

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Boo berada di hadapan Kaioshin, melayang dan siap untuk menghancurkannya. Kaioshin terdiam, antara takut, bingung, khawatir, serta perasaan-perasaan negatif lainnya. Sementara Babidi, dari bawah ia terus saja berteriak-teriak, "Bagus!! Bagus!! Majin Boo!! Serang dia!! Serang dia sekuat mungkin!!"

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Kaioshin semakin khawatir, ia melihat ke bawah dan tampak Gohan masih mencoba untuk berdiri kembali. "Gohan-san.." Kaioshin berpikir sekeras mungkin, bagaimana cara untuk melepaskan diri dari kondisi yang gawat itu, sampai akhirnya..

"Hyaaaaaa!!!!!" Kaioshin menyerang dengan semacam hembusan angin, namun serangan itu hanya membuat Boo sedikit terdorong, tak lebih dari itu. Kaioshin kaget. Selanjutnya, Boo menamplak kepala Kaioshin dengan kedua telapak tangannya, lalu memukulnya hingga terlempar menghantam tanah.

Dragon Ball Z Episode 234 - Terror Majin Boo
Penulis : Admin

"Ohohoho!!!" Boo tertawa-tawa, berpose seperti anak-anak. Tapi kemudian, Kaioshin yang sempat jatuh kembali melesat ke atas, dan kali ini menyerang dengan bukan sekedar angin lagi, melainkan tembakan kekuatan.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Buakk!!!! kali ini serangan yang mengenai Majin Boo jauh lebih hebat dari yang tadi. Namun tetap saja, serangan tersebut tak terlalu berarti bagi Majin Boo. "Mustahil.." ucap Kaioshin, yang kemudian lagi-lagi dihantam hingga membentam tanah. Kali ini jauh lebih keras dari yang tadi.

"Kaioshin-sama!!" teriak khawatir Gohan. Ia masih berusaha untuk bangkit kembali. Di sisi Babidi, tawanya semakin menjadi-jadi, "Luar biasa, Majin Boo!! Bunuh dia!! Bunuh dia!!!"

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Gohan kembali mengumpulkan energinya, dan akhirnya ia mampu untuk bangun kembali, meski masih dengan langkah yang goyah. "Kaioshin-sama.." Gohan mengkhawatirkan Kaioshin.

Di sisinya, Kaioshin pun telah berdiri kembali. Majin Boo mendarat, berdiri tepat di hadapan Kaioshin. "Oohohoho!!!" Majin Boo tertawa-tawa, tersenyum lebar, benar-benar seperti anak yang bodoh.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Baiklah!!" Kaioshin merasa kesal, lalu ia memejamkan matanya, berkonsentrasi, mengumpulkan energi. Kaioshin terus berkonsentrasi, sementara Majin Boo secara perlahan terus berjalan mendekatinya. Kemudian saat Boo berada hanya beberapa meter darinya, Kaioshin membuka matanya, dan batss!! layaknya sihir tubuh Boo terhempas ke belakang.

"Bagaimana?" Kaioshin berharap jusurnya bisa berefek. Akan tetapi, Boo hanya terlempar beberapa centi saja, dan itu pun tanpa luka sama sekali. Ia bahkan masih tetap dengan senyumannya yang menyebalkan itu.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Eeeh!??" Kaioshin kaget, lalu kemudian Boo melakukan hal yang sama, membuka mata, menatap Kaioshin, hingga membuatnya terlempar. Jika tadi Boo hanya sedikit terhempas, kali ini Kaioshin terlempar sangat jauh hingga hampir saja menabrak Babidi.

Babidi kaget, ia hampir terkena kalau saja ia tak cepat menghindarinya. Pada akhirnya, Kaioshin menabrak bebatuan yang berada tak jauh dari Babidi. "Oh, kau terlempar sampai kemari, ya? kebetulan sekali.." Babidi menghampiri tubuh Kaioshin.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Oh Kaioshin, malang sekali nasibmu.." ucap Babidi bahagia. Babidi menendang-nendang kecil kepala Babidi. Lalu dari atas, tampak Boo melesat dan hendak menimpa mereka berdua.

"Hah!? Lagi!??" buru-buru Babidi menghindar, dan buakk!! akhirnya hanya Kaioshin yang terkena timpaan monster gendut yang tentu saja sangat berat itu.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Setelahnya Babidi kembali mendekati Kaioshin, yang semakin tergeletak di tanah. "Sedang apa kau hah? Tidur siang?? kalau berbaring di sini, tak akan ada lagi yang berpikir kalau kaulah yang berdiri di puncak dunia!!" sindir Babidi.

Kaioshin kesakitan, ia berusaha untuk bangun namun rasanya sulit sekali.

"Hahaha!!" Babidi tertawa. "Kau melakukannya dengan baik!!" ucapnya. "Bagaimana kalau aku melakukan pukulan terakhirnya?" Babidi bersiap untuk membunuh Kaioshin namun..

"Hyaaaaahh!!" Gohan datang, melesat dan menendang Boo hingga membuatnya terpental cukup jauh. Merasa jiwanya terancam, Babidi langsung lari.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Apa kau baik-baik saja, Kaioshin-sama!?" tanya Gohan.
"Sial, padahal sedikit lagi aku akan bersenang-senang!!" ucap Babidi.

Di sisi Boo, ia memang sempat terseret cukup jauh, namun ia terseret dalam keadaan masih berdiri. Serangan Gohan tadi tak cukup kuat untuk membuatnya rebah, bahkan untuk memberinya sedikit luka sekalipun. "Dia.. seranganku tak berpengaruh sama sekali.." ucap Gohan.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Boo lalu mendekat dengan cara guling-guling, dan tak butuh waktu lama ia telah sampai di hadapan Gohan. "Lenyaplah kau!! Menghilanglah!!" ucap Majin Boo dan..

"Gohan, awas!!!" teriak Kaioshin.

Blasstttt!!!!! Boo melesatkan suatu serangan, serangan yang tepat mengenai Gohan, serangan yang terus mendorongnya hingga sangat jauh, semakin jauh.. "Hahaha!! Kau tak bisa melihatnya lagi!! Terbanglah sampai ke ujung Alam Semesta!!!" teriak Babidi.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Mengehatui hal itu, Kaioshin langsung menggunakan sisa-sisa tenaganya, meledakkan bola energi yang mendorong Gohan tadi hingga akhirnya Gohan hanya terjatuh di suatu hutan. "Aku mohon, biarkan dia tetap hidup.." pikir Kaioshin dan kemudian tak sadarkan diri.

Babidi tak mengerti dengan apa yang Kaioshin lakukan tadi. "Hei, apa tadi kau melakukan sesuatu??" ucapnya.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Beralih ke Mr.Satan, tampak ia sedang berada di ruangannya, merenungkan semua kejadian yang terjadi hari ini. "Orang-orang itu.. siapa mereka sebenarnya.." Mr.Satan masih penasaran dengan kelompok yang baginya sangat misterius itu, Goku dan yang lainnya..

Terutama Gohan, pemuda yang bersama dengan putrinya.. "Aku tak akan membiarkannya!!!" Mr.Satan tiba-tiba saja marah tak jelas. "Aku tak akan membiarkan Videl menikah dengan anak lemah itu!!!!" teriaknya.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Haah.. haah.." Mr.Satan mengatur napasnya kembali. "Aku harus tenang, aku harus tenang.." ucapnya. Mr.Satan pun kembali berpikir dengan otak yang tenang, "Kalau dipikir-pikir, bagaimana bisa Videl yang bukan bagian dari kelompok itu bisa terbang di udara seperti mereka?"

"Ya!! Benar sekali!!!" Mr.Satan menyadari sesuatu. "Aku tak pernah memikirkannya sebelumnya!! Mungkin saja, secara alamai manusia memang bisa terbang!!" ucapnya. "Kalau tidak begitu, mana bisa Videl.."

Mr.Satan pun pergi ke sisi ruangan, membuka jendela dan bersiap untuk melompat. Namun, tempat itu terlalu tinggi. "Hmm.."

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Mr.Satan ketakutan, masuk kembali ke ruangannya, dan mencoba untuk melakukannya di tempat yang mudah terlebih dahulu, yaitu melompat dari atas kursi. "Jika orang misterius yang seperti lalat itu bisa, maka tak ada alasan juara dunia sepertiku, Mr.Satan, tidak bisa melakukannya!!"

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Hyaaahhh!!!" Mr.Satan benar-benar melakukannya, melompat dari atas kursi. Tapi kemudian, Buakkk!! ia terjatuh hingga menghantam lantai. Mr.Satan tetap tidak menyerah. "Bukan begitu, ya? Kalau begitu.."

Kali ini Mr.Satan mencoba untuk melakukannya kembali, namun dengan cara mengepak-ngepakkan tangannya seperti burung. Namun tetap saja, buaaakkk!!! pada akhirnya Mr.Satan tetap terjatuh, menghantam lantai.

Mr.Satan bangun kembali, dan saat melihat ke arah pintu.. ternyata di sana ada beberapa orang gadis, yang sejak tadi terus saja melihatnya. Mr.Satan baru menyadarinya. "Anu.. kami adalah anggota Fans Club Mr.Satan.." ucap salah seorang dari mereka.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Mr.Satan salah tingkah, malu, namun seperti biasa ia selalu saja bisa membuat alasan. "Ah, tadi itu!! Tidak apa-apa!! Tadi itu aku hanya sedang mengembangkan teknik baru.." ucapnya.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Kembali ke sisi Babidi, "Hahaha!!! Kami akan segera menghabisimu, Kaioshin!!" ucapnya. "Kau sudah cukup lama menjadi beban untukku, tapi aku berterima kasih padamu!! Berkat orang-orang yang kau bawa, Majin Boo bisa dibangkitkan kembali!! Untuk menunjukkan rasa terima kasihku, aku akan membunuhmu secara pribadi.."

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Aku yakin, ayahku yang telah kau bunuh akan sangat senang.." Kaioshin hendak menyerangnya, namun Kaioshin tampak masih bisa bergerak. "!!" Babidi tak mau mengambil resiko. "Cukup!! Hei, Maji Boo!! Kau boleh menghabisi Kaioshin sekarang juga!!" ia pun meminta Boo untuk melakukannya.

Boo terdiam. "Hei, Majin Boo!!" panggil Babidi lagi.
Boo memegang perutnya yang keroncongan "Aku lapar!! Aku ingin memakannya.."

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Babidi berpikir kalau yah, ide Boo boleh juga. "Bagus!! Kau boleh memakannya!!" ucap Babidi. "Kurasa memang inilah kematian yang layak untukmu, Kaioshin!!" Babidi menatap ke arah Kaioshin. "Majin Boo!! Lahaplah dia sampai tak bersisa sama sekali!!"

Boo bersiap dan.. batsss!!!! tombak yang tajam tiba-tiba saja melesat dari belakang dan menembus tubuh Majin Boo.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Babidi kaget, dan setelah melihat ke belakang, ternyata yang melakukannya adalah Dabura. Dari tempatnya berada, Dabura melempar tombak hingga menembus tubuh Majin Boo.

"Dabura!! Kau masih hidup rupanya!! Apa yang sudah kau lakukan, hah!?" Babidi kesal. "Setelah semua susah-susah yang sudah kulakukan, kenapa kau malah!!!!?"

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Pindah ke sisi Trunks dan Goten, mereka sudah semakin dekat, dan akhirnya sampai ke daerah perbukitan itu. "Aneh sekali.. harusnya mereka ada di sekitar sini.." Trunks masih belum melihat apa yang mereka cari.

Lalu tak lama setelahnya, Trunks pun melihatnya, Babidi dan yang lainnya. "Hei, apa itu mereka??" ucap Trunks dan.. "Yosh!! Ayo turun!!" merekapun mendarat. "Goten, ayo kembali ke mode biasa, kalau tidak mereka akan bisa merasakan kehadiran kita.."

"Ya!!" merekapun pindah ke mode biasa.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Goten dan Trunks mengintip dari balik celah bebatuan, dari jarak yang cukup jauh. "Hah? Orang-orang itu siapa, ya?" Trunk tak mengenal mereka semua.

"Tapi hei, lihat!! Pria aneh itu, dia yang kita lihat di turnamen, kan?" Goten masih ingat dengan pria yang berbaring di tanah itu, Kaioshin.

"Oh, kau benar!!" Trunks baru ingat.
"Apa dia telah kalah??"

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Hei Trunks, si Majin itu yang mana??" Goten penasaran.
"Kalau dari sini.. hmm.. terlalu jauh, aku tak bisa melihatnya dengan jelas.." ucap Trunks. "Hei Goten, ayo kita sedikit lebih dekat lagi.." Trunks pun mendekat.

"Hei, tunggu, Trunks!!" Goten menyusul.

Mereka berdua melompat, merangkak, bergerak cepat supaya tidak ketahuan. Sampai akhirnya, mereka sampai di jarak yang lebih dekat. "Aaah.. aku tetap tak tahu Majin itu yang mana.." ucap Trunks.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Lalu ngomong-ngomong, menurutmu di mana papa, Gohan, atau yang lainnya??" Trunks juga penasaran dengan hal ititu "Kakak.."

"Eh?" Goten melihat sesuatu yang aneh di kejauhan, di atas bukit. "Trunks-kun.. coba lihat itu!!" Itu apa, ya??"

"Ayo coba kita lihat.." ucap Trunks dan mereka pun pergi ke sana. "Oh!!" Trunks kaget, yang Goten lihat ternyata adalah patung Picollo.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Picollo-san.."
"Patung??"

"Ah, bikin aku terkejut saja.." ucap Trunks.
"Ini adalah patung yang terbuat dari batu.."
"Tapi kenapa ada patung Picollo di tempat seperti ini??"

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Ada patung Krilin-san juga di sana!!" Goten menujuk ke bawah. Tak jauh dari patung Picollo, terdapat juga patung Krilin, patung akibat serangan Dabura itu.

"Ini aneh.." ucap Trunks. Ia kemudian secara tak sengaja mendorong patung itu, dan bruakkk!!! patung Picollo terjatuh dan hancur berantakan.

"Ah.."
"Trunks-kun!!"

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Oh tidak.." ucap Trunks. Selain khawatir karena telah merusak patung itu, ia dan Goten juga khawatir kalau orang-orang yang ada di bawah sana, Babidi dan yang lainnya menyadarinya. Tapi setelah Trunks melihat ke bawah, "Sepertinya mereka tidak melihat kita.."

Tampak Babidi masih sibuk memarahi Dabura.
"Babidi-sama, dia.."

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Dabura menjelaskan alasan kenapa ia menyerang Boo. "Babidi-sama.. Majin Boo bukanlah tipe orang yang akan setia pada anda!!" ucapnya. "Cepat atau lambat, dia pasti akan mengkhianati anda!! Hari ketika bencana menimpa anda akan segera datang kalau dia tetap dibiarkan hidup!!"

"!!!!!!" Babidi tetap memasang tampang marah.

"Karena itu, sebaiknya kita segera menghabisinya!! Saat ini juga!!" ucap Dabura lagi.
"Diam!! Diam!! Diam!!! Diam!!!!!" Babidi semakin kesal.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Bagaimana bisa kau melakukan hal seperti ini pada Majin Boo-ku yang berharga!? Beraninya kau.. Dabura!! Beraninya kau!!!"

"Babidi-sama.."

"Beraninya kau.."

Puts.. dengan mudahnya, Majin Boo menarik tombak yang menusuk perutnya hingga tembus itu. Dabura kaget, begitu pula dengan Dabura.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com
"Majin Boo, apa kau baik-baik saja??" Babidi melihat ke arah Boo, dan tampak lubang bekas tusukan tadi kembali tertutup. Lagi-lagi, tubuh Boo tertinggal tanpa luka sama sekali.

"Mustahil!!" ucap kaget Dabura.

"Mengesankan!! Mengesankan!!" Babidi kembali tertawa. "Memang itulah yang kuharapkan dari Majin Boo ciptaan ayahku!!" teriaknya.

Dari tersenyum, wajah Boo kemudian berubah menjadi kesal. "Kau.." Boo menatap Dabura. "Aku akan memakanmu!!!" ucapnya.

Dragon Ball Z Episode 234 - Beelzeta.com

Halaman : 1 2

Phantom Alicia
2015-08-27 09:22:45
Makan mulu kasihan gohan
A wahyu
2015-08-23 19:34:25
Ditunggu yg ONE PIECE Min...
ian hatake
2015-08-23 19:00:05
wow...anjuut mind
Rifky
2015-06-04 18:35:28
segera update min
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook