VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Gekkan Shoujo Nozaki-kun Chapter 2

2016-01-17 - Gekkan Shoujo Nozaki-kun

Like Halaman Facebook Versi Teks dan Cerita Karangan
untuk membaca versi teks dan update cerita karangan di Facebook

Baca Online Komik Gekkan Shoujo Nozaki-kun Chapter 2 Bahasa Indonesia

Kadang-kadang.. Nozaki datang ke sekolah dalam kondisi babak belur.. Terlihat Nozaki yang dikompres bagian leher dan tangannya.



"O.. Oi.. Kau gak apa-apa..??" tanya salah satu teman sekelas Nozaki yang berbarengan memasuki gerbang sekolah.

"Kayaknya lagi badmood deh.." ucap teman sekelas Nozaki yang lain.

"Jangan-jangan berantem??!" pikir Sakura yang ngeri melihat Nozaki.

Sekarang... Saat Sakura melihat Nozaki masuk ke sekolah dalam kondisi yang sama.

"Aah.. Deadline ya..." gumam Sakura.




Gekkan Shoujo Nozaki-kun Chapter 2 -
Penulis : VersiTeks

"Awalnya kusangka Nozaki-kun itu preman..." ucap Sakura yang sambil mem-beta di rumah Nozaki.

"Yang diincar kepalanya saja begitu? Seram banget.." ucap Nozaki yang mengingat kalau bagian yang dikompres hanya bagian leher dan tangannya saja.

"Tapi, di penampilannya tampak seperti orang biasa, tapi ternyata yankee ya..." gumam Nozaki sambil membayangkan sesuatu (yankee = sejenis sebutan untuk preman), " Bisa dipakai.."

"Ah! Kubantu ya!!" seru Sakura dengan semangat, " Ng.. Perokok berat dan peminum sake!!" (sake = sejenis minuman keras di Jepang)

"Nggak bisa..ini kan komik Shoujo.." jawab Nozaki, " Rokoknya ganti cokelat, sakenya ganti jus.."

"Jadinya culun dong??" pikir Sakura yang kaget mendengar jawaban Nozaki.

"Ada undang-undang yang melarang itu.. Soalnya takut ditiru.." lanjut Nozaki sambil menyilangkan tangannya.

"Jadi..." Sakura mulai membaca sebuah buku.

Di buku itu terlihat contoh adegan dua siswa sedang merokok dengan rokok cokelat dan mereka berpesta dengan meminum jus hingga mabuk.



"Nggak! Ini sih.. Kelewat maksa banget!!" pikir Sakura.

"Terus, ada juga satu lagi yang bisa berbahaya kalau ketahuan.." lanjut Nozaki yang juga membuka suatu buku.

"Eh? Yang seperti apa?" tanya Sakura.

"Pidana pertengkaran!!" ucap Nozaki dengan serius.

Pidana pertengkaran adalah hukum yang menegaskan siapa pun yang menantang perkelahian, yang menerima, dan saksi-saksinya semuanya bermasalah!!

"Ini kan... Surat tantangan dari bos preman SMA sebelah!!" pikir seorang karakter dalam manga yang mendapat surat tantangan.

"Tet tot!!" yang seperti ini salah.

"Kita duel mempertaruhkan cewek ini!!" teriak karakter dalam manga lain yang menantang karakter lainnya untuk memperebutkan seorang gadis.

"Tet tot!!" yang seperti ini juga salah.



"Kalau sudah begitu, apa boleh buat.. Pakai kontak mata deh.." ucap Nozaki lagi.

"Jadi semua premannya tuh.. Esper???" pikir Sakura yang heran.

Setelah itu, Sakura yang melanjutkan mem-beta tak sengaja melihat sebuah adegan dalam naskah komik Nozaki.

"Bo.. Boleh pulang bareng??" tanya gadis yang menjadi tokoh utama dalam cerita Nozaki.

"Aku naik sepeda lho..." jawab pemuda yang menjadi tokoh utama dalam cerita Nozaki.

"Ah!! Yumeno-sensei! Ini akan menjadi adegan romantis yang klise tapi manis itu ya??" tanya Sakura yang berinar-binar.

"Apanya?" tanya Nozaki yang kurang mengerti.

"Itu lho.. Sepeda.." jawab Sakura sambil membayangkan kedua karakter itu pulang sekolah sambil berboncengan dengan sepeda, " Kehangatan yang terasa dari punggungnya.. Aku mesti pegang mana ini...?? Tanganku gemetar, jantungku berdebar tak karuan..." khayal Sakura.

"Itu sekarang dilarang undang-undang lalu lintas.." jawab Nozaki yang menghancukan khayalan Sakura.

"Maafkan aku..." ucap Sakura.

"Karena tak bisa dibuat berboncengan... Yang bisa diterapkan untuk pulang bareng pengendara sepeda itu.." ucap Nozaki sehabis menggabar sebuah scene, " Begini ya.." lanjut Nozaki yang memperlihatkan gambar hero sedang menuntun sepedanya sedangkan heroinenya berjalan di sebelah hero. (hero = sebutan untuk karakter utama laki-laki, heroine = karakter utama perempuan)



"Ng... Rasanya kurang 'wah', tapi apa boleh buat..." ucap Sakura.

"Kalau begini bagaimana?" tanya Nozaki sambil menunjukkan gambar heroine berlari mengejar hero yang menaiki sepedanya.



"Parah!!! Ini sih cowo brengsek!!!" jawab Sakura yang agak marah.

"Atau begini?" tanya Nozaki yang menunjukkan gambar heroine sedang menaiki sepeda hero tetapi sepeda itu diikat dan dipegangi oleh sang hero.



"Ini... Jadinya kok kayak kuda ya?!" pikir Sakura.

Keesokan harinya di sekolah.

"Sakura.. Mau pulang bareng?" tanya Nozaki yang datang ke kelas Sakura sepulang sekolah.

"Mau!!! Mauuu!!!" teriak Sakura dengan wajah memerah.

"Hari ini aku naik sepeda.. Jadi kamu bisa dibonceng.." lanju Nozaki.

"Eh??!!" Sakura terkejut, " Kok.. Bisa?? Jangan-jangan dia tahu kalau aku kemarin kelihatan iri pada adegan di komk..??" pikir Sakura yang deg-degan.

"Nanti ceritakan kesanmu ya.." ucap Nozaki sambil menunjukkan sepeda tandem. (sepeda tandem = sepeda yang dinaiki dua orang atau lebih dengan duduk berurut ke belakang dan semuanya turut mengayuh)



"Tadem??!!!" pikir Sakura yang terkejut.

Akhirnya di jalan... Orang-orang heran dan melihati Nozaki dan Sakura yang menaiki sepeda tadem dengan Nozaki mengayuh di depan sedangkan Sakura di belakang.



"... Gi mana rasanya?" tanya Nozaki.

"Rasanya jadi seperti pembalap..." jawab Sakura dengan wajah datar.

"Yak, depan kanan.." ucap Nozaki.

"Siap.." jawab Sakura.

"Di depan ada tikungan.." ucap Nozaki lagi.

"Siap.." jawab Sakura.

"... Menurutmu, bisa muncul getaran-getaran cinta gak?" tanya Nozaki.

"Gi mana ya.. Kalau rasa kepercayaan sih bisa lahir.." jawab Sakura dengan datar.

"Begitu ya... Mungkin karena kau juga ikut mengayuh ya?" tanya Nozaki yang berhenti mengayuh dan menoleh ke Sakura.

"Benar juga!! Kalau begitu aku coba gak melakukan apa-apa ya..." jawab Sakura.

Nozaki mulai mengayuh sepeda itu sedangkan Sakura hanya duduk.



"Gak ngapa-ngapain ituuu... Rasanya bersalah banget deh!!!" teriak Sakura tiba-tiba yang menghentikan Nozaki, " Ijinkan aku mengayuh juga!!!"

"Kalau begitu.. Coba lingkarkan tangan di pinggangku.. Setidaknya coba untuk 'deg-degan karena memeluk si dia'.." jawab Nozaki.

Akhirnya Sakura ikut mengayuh sambil memegang jas seragam sekolah Nozaki.



Sesampainya di rumah Nozaki...

"Berdasarkan pengalaman hari ini.." ucap Nozaki sambil meperhatikan naskah komiknya, " Aku coba mencoba membuat ini... Bagaimana?"

"Mau naik?" tawar hero dicerita Nozaki pada heroine untuk menaiki sepeda tadem.

"Norak!!!" pikir Sakura.



"Apa ya... Rasanya kok, tokoh utama ini kurang aura populernya ya...??" tanya Sakura.

"Begitu? Aura populer ya..." gumam Nozaki yang langsung membuat yang baru.

"Ini untuk tiga orang.. Tapi sadel belakangku ini khusus buatmu!!" ucap hero pada gadis-gadis termasuk heroine di cerita Nozaki. (sadel = dudukan pada sepeda)



"Jadi tadem empat???!!!" pikir Sakura.

"Minggir!! Pokoknya hari ini aku yang duduk di sini!!"

"Enak saja!! Sadel ini milikku!!"

Dua orang gadis dalam cerita Nozaki memperebutkan sadel kedua.

"Sadel kedua kukosongkan untukmu lho.." ucap sang hero pada heroine.

"Aku.. Ng.. Kamu sudah mendudukkan banyak orang di situ kan?!! Aku nggak mau!!" teriak heroine itu sambil berlari, " Duuh.. Padahal kalau egois begini dia bisa membenciku!!" pikir sang heroine.



"Ini... Akhirnya bagaimana..??" tanya Sakura yang penasaran.

"Semua sadelnya dicuri orang.." jawab Nozaki.

Akhirnya ide itu ditolak editor Nozaki karena terlalu ngawur.

"Pu.. Pulang saja duluan..." ucap Heroine.

"Gak apa kuantar.. Kan sudah mulai gelap.. Selain itu, kalau jalan bareng seperti ini kan bisa sedikit lebih lama bersamamu.." jawab sang hero.

"Aah.. 'Koi Shiyo'nya Yumeno-sensei bulan ini bagus ya seperti biasa... Adegan sepeda ini keren banget deh! Ya, Sakura?" tanya teman sekelas Sakura yang sedang membaca komik Nozaki.

"Eh?! Ah.. Iya.. Benar..." jawab Sakura yang gugup.

"Iya..." gumam Sakura sambil memikirkan sesuatu.

Saat waktu pulang sekolah tiba, Sakura sudah menunggu Nozaki di depan sekolah.

"Hei, Nozaki-kun! Mau bonceng? Kursi khusus buatmu nih.." tawar Sakura yang menaiki sepeda tadem pada Nozaki.



"Dia suka ya?" pikir Nozaki.


Halaman : 1 2

Islamiah Tri Adinda
2016-07-19 14:00:14
Ng.. Apa ya... Ini cowoknya yg emg gk peka atau sengaja nguji ni cewek?
Rinularo
2016-04-20 23:05:03
Lnjt
Shineria of Life
2016-02-02 10:06:35
ini lucu.. Lanjut senpai..
Question Of Life
2016-01-18 18:28:10
jika sbelumnya aku mnyukai tipe karakter sperti Nozaki, maka skarang aku tarik kata2 itu, aku lebih suka orang yg suka mlanggar peraturan kecil sperti itu :3
ian hatake
2016-01-18 12:56:47
Smua dilarang???? Lanjutin
Sunflower
2016-01-18 10:44:46
Astagaaa ....
yenti susilawati
2016-01-18 07:35:10
Di lanjut aja deh...
Sunrise
2016-01-18 06:20:56
Hampir semuanya dilarang oleh undang-undang. :'v
A wahyu
2016-01-17 21:23:26
Selera yang benar-benar aneh
Ghost Rider
2016-01-17 19:14:10
haha lucu ceritanya lanjut min
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook