VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Sword Master #1 (Againts The Gods)

2017-11-27 - Newbie Karbitan > Anime/Manga
59 views | 4 komentar | nilai: 10 (1 user)

Terlahir di Sacred Ground yg legendaris, merupkan anugerah terbesar dalam hidup seseorang. Siapapun yg terlahir di salah satu Sacred Ground akan di penuhi dengan kebanggaan dan kehormatan.

Bahkan status orang-orang di Sacred Ground melebihi para bangsawan maupun Kaisar sekalipun.

Seorang Kaisar sekalipun akan tunduk dan hormat bahkan jika orang tersebut mempunyai status yg rendah di Sacred Ground.

Begitu banyak orang yg bermimpi untuk bisa menjadi bagian dari Sacred Ground meski hanya menjadi seorang pelayan sekalipun.

Mereka orang-orang di Sacred Ground mempunyai kesombongan setinggi langit. Sebagai eksistensi tertinggi dan agung di benua Sky Profound Continent, merela dapat menutupi langit dengan tangan mereka.

Selama lebih dari sepuluh ribu tahun mereka menjadi fondasi bagi Sky Profound Continent. Mereka menjadi simbol keadilan tertinggi diseluruh benua.

Terdapat Empat Sacred Ground di Sky Profound Continent.

Absolute Monarch Sanctuary, Supreme Ocean Palace, Sun Moon Divine Hall, dan Mighty Heavenly Sword Region. Sebagai Sacred Ground mereka bertugas menjaga benua Sky Profound Continent.

Dari segi kekuatan, Empat Sacred Ground tidak perlu diragukan lagi. Kekuatan mereka rata-rata di atas orang normal.

Namun berbeda dengan seorang pemuda berumur Enam belas tahun yg bernama Quanyuan Jirou. Meski dia terlahir di salah satu Sacred Ground, Mighty Heavenly Sword Region. Jirou sama sekali tak pernah merasakan kebanggan. Justri yg ia rasakan adalah penghinaan.

Terlahir dengan bakat yg buruk. Menjadikan Jirou selalu menjadi bahan ejekan.

Sebenarnya bakat Jirou dianggap rata-rata orang normal, namun bagi Sacred Ground, Jirou hanyalah sampah dengan bakat terburuk.

Ayahnya yg juga salah satu dari tiga pendekar pedang terkuat, yg mana kedudukannya hanya satu tingkat di bawah Sword Master. Dia merasa malu mempunyai anak seperti Jirou.

Ayahnya yg bernama Quanyuan Wu kekuatannya di tingkat Sepuluh Sovereign Profound Realm menjadi eksistensi yg paling di takuti di Sky Profound Continent. Namun anaknya justru mempunyai bakat yg buruk, tentu saja hal ini membuat malu dirinya.

Quanyuan Wu sangat kecewa dengan anaknya. Dia sudah tidal tahan lagi dengan rasa malu ini. Ditambah Jirou selalu menjadi bahan ejekan orang-orang, membuatnya tidak tahan lagi hingga dia memutuskan untuk mengusir Jirou dari Mighty Heavenly Sword Region.

"Rou'er, kurasa kau memang tidak cocok untuk Mightu Heavenly Sword Region. Sebaiknya kau pergi dari sini."

Perkataan Ayahnya bagaikan petir yg menggelegar. Dia tidak percaya Ayahnya sendiri akan mengusirnya.

"Bakatmu disini dianggap sangat buruk dan tidak cocok untuk Heavenly Sword Region. Namun jika diluar sana bakatmu mungkin akan di hargai orang-orang. Ini semua untuk kebaikanmu sendiri."

Dengan penuh kekecewaan dan kesedihan Jirou meninggalkan Mighty Heavenly Sword Region.

"Baiklah aku akan meninggalkan tempat ini."

Hatinya dipenuhi dengan amarah dan kebencian. Ia merasa sangat terhina.

Sebenarnya keputusan untuk mengusir Jirou bukan hanya keinginan Ayahnya, namum juga berkat usulan Sword Master, Quanyuan Wentian. Dia menganggap Jirou sebagai aib dan sepantasnya untuk meninggalkan Mighty Heavenly Sword Region.

Quanyuan Wentian menatap Jirou yg perlahan pergi meninggalkan Mighty Heavenly Sword Region.

Sebelum pergi Jirou menghentikan langkahnya lalu menatap Ayahnya dan Sword Master, Quanyuan Wentian. Dia lalu beryeriak dengan lantang.

"Suatu hari nanti aku akan kembali lagi kesini. Akan kubuat kalian berlutut di hadapanku. Lihat saja nanti aku akan menjadi lebih kuat dan akan menghancurkan kalian semua!!"

Semua orang yg mendengar itu hanya tertawa mengejeknya. Perkataan Jirou hanya dianggap lelucon.

"Hahaha... Lucu sekali, aku bahkan sampai sakit perut karena terua tertawa."

"Dia cocoknya berada di Blue Wind. Karena disana tingkat Profoundnya sangat rendah. Tempat yg sangat cocok untuknya."

"Kau benar, mungkin di Blue Wind nanti dia akan mendirikan sebuah sekte seperti Heavenly Sword Villa dan menjadi Master disana."

"Hahaha... Dia persis seperti pendiri Heavenly Sword Villa. Mereka sama-sama orang buangan dari Mighty Heavenly Sword Region."

Berbagai komentar dan ejekan dari orang-orang tidak di pedulikan oleh Jirou.

"Suatu saat mereka akan menyesalinya nanti."

Jirou tersenyum samar. Dia mencoba menahan tawanya. Di dalam saku bajunya ada beberapa cincin spesial penyimpanan. Sepertinya Jirou mencurinya sebelum pergi.

"Mungkin sebaiknya aku pergi ke Blue Wind."

Setelah bingung menetukan tujuannya pergi. Akhirnya Jirou memutuskan untuk pergi ke Blue Wind. Negara terkecil di Sky Profound Continent sekaligus negara terlemah dalam hal tingkat Profound.

Tingkat kekuatan Jirou saat ini adalah Tingkat Kesepuluh Nascent Profound Realm. Di Blue Wind kekuatan tersebut dianggap lumayan.

Keesokan harinya setelah kepergian Jirou. Terjadi keributan besar.

"Sword Master...."

Seorang tetua dengan terburu-buru menghadap Sword Master.

"Ada apa?"

"Beberapa pedang dan tanaman obat habis di curi..."

Ekspresi Quanyuan Wentian nampak tenang. Dia sudah tahu siapa pelakunya.

"Begitu rupanya... Pasti ini perbuatam Quanyuan Jirou. Biarkan saja."

"Tapi...."

"Lagipula tidak banyak juga kan yg dia curi..."

"Memang benar yg dia curi tidak banyak. Tapi masalahnya, pedang peninggalan leluhur kita juga di curi olehnya."

"Pedang leluhur!? Maksudmu?"

"Great Heavenly Sword telah di curi..."

"Apa kau bilang!?"

Quanyuan Wu yg saat itu bersama Sword Master begitu kaget dan marah.

"Anak kurang ajar!!! Biar aku yg mencari anak itu..."

"Biarkan saja..."

"Sword Master?"

"Pedang itu sudah ratusan tahun terbengkalai. Tidal ada seorang pun yg dapat mengendalikannya. Orang terakhir yg menggunakan pedang itu adalah Kakek Buyut Jirou, Quanyuan Hong. Jadi kurasa tak masalah jika dia membanwanya."

Great Heavenly Sword adalah pedang berat peninggalan leluhur Mighty Heavenly Sword Villa. Dulu banyak praktisi yg menggunakan pedang besar, namun seiring berjalannya waktu, pedang berat makin kurang diminati dan sekarang tidak ada lagi yg menggunakan pedang besar di Mighty Heavenly Sword Region.

Orang terakhir yg menggunakan pedang berat adalah Quanyuan Hong, kakek buyut Quanyuan Jirou. Pedang yg ia gunakan adalah Great Heavenly Sword yg juga merupakan pedang berat terbaik di Mighty Heavenly Sword Region. Great Heavenly Sword adalah salah satu senjata Emperor Profound dengan berat mencapai lima ribu kilogram.

"Tapi dia tidak mungkin bisa mengendalikan pedang itu."

"Biarkan saja, ini semua sudah terjadi. Lagipula itu pedang peninggalan Kakek buyutnya."

Sementara itu Jirou yg dalam perjalanan menuju Blue Wind tertawa puas.

"Hahaha... Lumayan banyak pedang yg kudapatkan. Aku akan menjualnya sebagian."

Tiba-tiba ditengah perjalanan, sekawanan bandit muncul. Mereka berjumlah Enam orang dengan masing mempunyai kekuatan di tingkat Spirit Profound.

"Hahaha.... Sepertinya kita mendapat mangsa baru."

"Kalau dilihat dari penampilannya dia sepertinya anak orang kaya."

"Apa yg kalian inginkan?"

"Tentu saja kami menginginkan semua barang yg kau punya. Sebaiknya kau menyerahkannya semua."

"Jika aku tidak mau bagaimana?"

"Tentu saja kami akan menghajarmu."

Jirou tersenyum dengan angkuh.

"Kalian pikir aku takut? Aku akan melayani kalian."

Pada akhirnya Jirou malah di pukuli sampai babak belur. Seluruh uang dan cincin penyimpanan miliknya di rampas oleh kawanan bandit itu.

"Kenapa nasibku selalu sial..."

. . . . . . .

Catatan : Tingkatan Profound
~Elementary Profound Realm
~Nascent Profound Realm
~True Profound Realm
~Spirit Profound Realm
~Earth Profound Realm
~Sky Profound Realm
~Emperor Profound Realm (Throne)
~Tyrant Profound Realm (Overload)
~Sovereign Profound Realm (Monarch)
~Divine Profound Realm

BeeZero
2017-12-10 16:09:27
wah cerita yg beda...apes dah jirou !
Kirimaki Hiruko
2017-11-28 18:30:54
Tokoh utamanya bukan Yun Che rupanya.
Yukki Amatsu
2017-11-27 21:46:20
Udah sombong, kalah lagi dasar Mukidi
Bocah Redoks
2017-11-27 19:32:28
Gimana mau balas dendam kalau begini keadaannya.hadehh
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook