VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Kematian Naruto! (Naruto)

2016-11-30 - Gouenji Shuuya > Anime/Manga
369 views | 13 komentar | nilai: 9.94 (18 user)

Yoo minna-san... bertemu lagi dengan Author yang sukanya bikin cerita gaje dan juga bikin jebakan yang pastinya akan membuat para pembaca jadi naik darah. Tapi yaaah, maafkanlah keusilanku ini ya. hehe...

Oke... langsung saja ke topik...

Fanfiction ini terpikir dari komik Boruto Chapter 1.

Yah... disana diungkapkan bahwa Naruto telah mati dan yang telah membunuhnya adalah Kawaki.

Oke... langsung saja cek ceritanya di bawah ini.

---

Siang itu di sebuah area yang memiliki banyak sekali batu-batu yang ukurannya besar, berdirilah seorang pemuda yang memiliki rambut pirang dan mata yang berwarna biru serta kumis yang panjang.

Pemuda itu adalah anak dari Hokage ke-7, Uzumaki Naruto, dan cucu dari Hokage ke-4, Namikaze Minato.

Yups... dia bernama Uzumaki Boruto.

"Aku harus bisa melampaui Ayah! Meskipun aku juga harus berlatih dengan sekeras mungkin..." gumamnya.

Boruto lalu menciptakan sebuah Rasengan di tangan kanannya.

"Rasengan..."

Dia melesat maju menuju sebuah batu yang berada di depannya.

Zing...

Bush...

Batu itu pun menjadi berlubang setelah ditabrak Rasengan yang telah dibuat oleh Boruto.

"Hah... hah... segini masih belum cukup untuk bisa melampaui ayahku."

"Bagaimana kalau ini..."

Boruto pun bersiap untuk menciptakan sebuah Rasengan lagi.

Zing... zing...

Namun kali ini berbeda dengan sebelumnya. Dia terus membesarkan Rasengan di tangan kanannya hingga Rasengan itu terus membesar dan menjadi sangat besar hingga melampaui ukuran tubuhnya sendiri.

"Oodama Rasengan..."

Boruto pun melesat maju menuju sebuah batu yang ukurannya sangat besar dan menghantamkan Rasengan yang telah dibuatnya tadi ke batu itu, hingga...

Duarrr...

Batu itu pun hancur menjadi berkeping-keping setelah menerima Rasengan raksasa yang telah diciptakan oleh Boruto.

Boruto pun terus melatih kemampuannya di tempat itu hingga 2 jam lamanya dan akhirnya tempat itu pun tidak terlihat seperti semula. Di sana sudah sangat hancur berantakan porak-poranda.

"Hah... hah... hah... sepertinya hari ini sudah cukup latihan yang kulakukan. Aku harus pulang untuk istirahat dulu." ucapnya sambil pergi meninggalkan tempat itu.

Boruto pun terus pergi meninggalkan tempat itu hingga akhirnya dia pun sampai di tempat yang dia harapkan. Namun tempat itu tampak asing bagi dirinya.

Di sana tampaklah semua bangunan telah hancur berantakan rata dengan tanah, hingga patung Hokage sekalipun juga ikut hancur. Yups... Konoha telah dihancurkan.

"Apa yang sebenarnya telah terjadi?" gumam Boruto.

"Ayah...!!!" teriaknya lalu berlari menuju ke kantor Hokage yang telah hancur.

Di tempat itu, Boruto menemukan tubuh ayahnya yang sedang tergeletak bersimbahkan darah.

"Ayah!! Bangunlah! Apa yang sebenarnya telah terjadi?" tanya Boruto yang telah berlinangan air mata.

"Uuukkhh... ternyata kau sudah selesai berlatih ya, Boruto."

"Iya... tapi tolong jelaskan padaku kenapa semuanya jadi seperti ini?"

"Ini semua adalah ulah dari Kawaki!"

"Kawaki!!!" ucap Boruto yang geram sambil mengepalkan tangannya.

"Boruto... kemari! Mendekatlah ke Ayah!"

Boruto pun lalu mendekat pada Naruto.

Dan setelah itu, Naruto mengarahkan tangan kanannya pada perut anaknya itu.

"Bertemanlah dengan Kurama, Boruto! Jadilah anak yang baik! Jangan nakal ya! Lindungi semua orang yang kamu sayangi! Jangan lupa untuk makan! Dan aku titipkan perdamaian dunia ini di tanganmu! Inilah pesan ayah yang terakhir!!!"

"Ayaaaahhh....!!!"

Di alam bawah sadar Naruto....

"Apa kamu yakin ingin meninggalkan kami, Naruto?"

"Ya.. aku yakin! Tolong jaga anak itu untukku, Kurama!"

"Hmm... baiklah. Sampaikan salamku pada ayahmu!"

"Ya, pasti akan aku sampaikan padanya! Sampai jumpa...!!!"

Kembali ke alam sadar...

Tampak Chakra yang begitu besar keluar dari tangan kanan Naruto dan terus masuk menuju ke tubuh Boruto hingga akhirnya Chakra itu masuk seluruhnya.

Naruto pun pergi meninggalkan dunia...

"Ayaaaahh...!!!" teriak Boruto yang masih menangis dan kini air matanya mengucur dengan begitu derasnya.

Di alam bawah sadar Boruto...

"Sudahlah Bocah! Relakan dia!"

"Apa kau itu Kurama?"

"Iya... ayo kita pergi menghajar bocah itu dan berhentilah menangis sekarang juga! Kuatkanlah tekadmu, Bocah!!!"

"Aku mengerti...!!!"

Di alam sadar Boruto...

Tampak dia sudah berhenti menangis dengan tangan kanan mengusap air mata di pipinya.

Boruto lalu mengepalkan kedua tangannya dengan begitu kuat.

"Ayo... Kurama!!!"

***the end***

---

Sampai disitu saja ceritanya ya... cerita yang sebenarnya biar diceritakan di komik Boruto.

Akhir kata.. terima kasih bagi yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca cerita ini.

Miko Ryuuko
2017-04-24 07:49:27
Wahh.. Sugoii *-*
Akira Aozora Es
2017-03-08 18:07:40
terlalu datar... (gak maksud nyindir) hehe
Dwi Fitri
2017-02-24 20:25:24
kurang ngefeel gan..
Anne Marie
2017-02-13 16:43:15
Emg kyubi gk bisa menua ya :/ perasaan dari jaman hashirama,kushina,naruto dan sekarg boruto
Ludfy N
2017-01-12 18:52:32
Wah jd bnar ya kalau Naruto nanti mati! Maklum jarang ngikutin Naruto lg
Crash Bubbleo
2016-12-01 23:07:05
heeedeeehhh...
Baidi Mondoko
2016-12-01 16:38:24
hmmm... bingung
chichay
2016-12-01 07:45:36
akhrnya
L E Ox Kiruru
2016-12-01 07:04:56
Hn
Rudy Wowor
2016-12-01 01:50:22
Asik Naruto modar.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook