VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Pulau Pahlawan part 18 (One Piece x One Punch Man)

2016-11-29 - Prince of Darkness > Anime/Manga
251 views | 3 komentar | nilai: 9.94 (18 user)

Curos yang terlempar akibat pukulan dari Luffy pun langsung dihantam oleh Saitama dengan kedua tangannya hingga Curos terlempar lagi menuju ke tanah.

Duar...

Tercipta kepulan asap akibat hantaman itu.

Scene pindah ke sisi Zoro..

Batz... batz...

Tampak dia masih saja menebas para monster di tempat itu.

"Hah.. lemah sekali para monster ini." gerutu Zoro.

Hingga akhirnya Zoro bertemu dengan monster yang kedua tangannya berbentuk seperti pedang.

"Eeh.. ada apa dengan tangan monster itu? Apa itu pedang?" pikir Zoro.

"Hei bocah rumput laut. Teknik tiga pedangmu itu hebat juga. Perkenalkan namaku adalah Swordy, aku merupakan salah satu dari dua pasukan elit Curos-sama dan ini adalah tangan yang aku modifikasi menjadi pedang." ucap monster itu yang memperkenalkan dirinya sendiri.

"Jadi itu beneran pedang ya." ucap Zoro sambil melesat maju.

Ting...

Tebasan pedang Zoro berhasil ditangkis oleh monster itu.

"Tebasanmu lumayan juga bocah." ucap Swordy.

"Kau juga, monster sialan." balas Zoro.

Kemudian mereka berdua pun melompat ke belakang untuk menjaga jarak.

"Terima ini bocah." ucap Swordy yang mempersiapkan serangannya.

"Tebasan X!!" ucapnya lagi.

Tebasan itu menciptakan sebuah aura dan membentuk tanda X yang mengarah ke Zoro.

Zoro pun menangkis serangan itu, namun dirinya terlempar jauh ke belakang hingga menabrak sebuah batu.

Duar...

Batu itu pun hancur hingga berkeping-keping.

Tercipta kepulan asap dari hancurnya batu yang telah ditabrak oleh Zoro itu.

Zoro pun tampak terlihat dari kepulan asap yang mulai menghilang.

"Sial, seranganmu tadi kuat sekali." ucap Zoro sambil mengusap darah yang keluar dari mulutnya menggunakan tangan kanan.

"Sekaranglah giliranku." ucapnya lagi sambil mempersiapkan jurusnya.

"Santoryu Ogi... Ichi Dai Sanzen..."

"Dai Sen Sekai..."

Zoro pun terus melesat maju hingga..

Batz...

Serangan itu pun mengenai tubuh Swordy.

"Aargh..."

"Kurang ajar kau. Terima seranganku ini." ucap Swordy yang hendak membalas.

"Tarian 2 pedang..."

Swordy melesat dengan cepat dan menebas-nebas tubuh Zoro.

Zoro pun berusaha untuk menangkisnya, namun belasan goresan berhasil mengenai tubuhnya.

"Hahaha... rasakan itu bocah sialan." ucap Swordy dengan penuh kegembiraannya.

"Segini sajakah kemampuanmu." ledek Zoro.

"Hei monster jelek! Apa kau pernah mendengar jurus 9 pedang." ucapnya lagi.

"Hah, apa itu? Pedangmu saja cuma tiga gitu kok." ucap Swordy.

"Perhatikan ini baik-baik."

"Teknik 9 pedang..."

"Ashura..."

Zoro pun masuk ke mode ashura lalu bergegas untuk menyerang Swordy.

Batz.. batz.. batz.. batz... batz...

tampak banyak sekali tebasan yang mengenai tubuh Swordy. Dia yang mencoba menangkisnya tak bisa berkutik dan sayang sekali tangan yang berbentuk pedang itu patah hingga menjadi beberapa bagian dan tubuhnya terkoyak hingga menciptakan puluhan goresan yang mengeluarkan darah segar.

"Gaaaahhh..."

Swordy pun tumbang setelah menerima serangan Zoro yang mematikan itu.

"Jangan menyombongkan kekuatanmu yang lemah itu." ucap Zoro yang mulai meninggalkan monster itu.

Pasukan elit Curos, Swordy telah dikalahkan...

Dark Of The Moon
2016-11-29 21:28:52
Lnjut
Akazu hakuchi
2016-11-29 20:55:05
Next
Rudy Wowor
2016-11-29 20:44:01
Mantaplah kau Zoro-Senpai.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook