VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Pulau Pahlawan part 13 (One Piece x One Punch Man)

2016-11-19 - Gouenji Shuuya > Anime/Manga
306 views | 4 komentar | nilai: 9.52 (23 user)

Luffy mempersiapkan jurusnya.

"Baiklah Saikoma, terima ini." teriak Luffy yang akan melancarkan serangannya.

"Gomu Gomu no..."

"Baiklah Luffy, akan aku hadapi seranganmu." teriak Saitama yang akan menghadapi serangan Luffy.

"King Kong..."

Saitama terlihat sedang mengepalkan tangan kanannya.

"Gun..." Luffy pun akhirnya melancarkan jurusnya.

Saitama pun melaju dengan kepalan tangan kanannya.

Kedua serangan itu pun saling bertabrakan dan...

Zuosh...

Wuuushh...

Tampak gelombang angin muncul dari arah mereka berdua. Tanah di sekitar mereka bergetar dengan hebat.

Hembusan angin yang berasal dari tabrakan serangan itu pun sampai ke tempat kru Topi Jerami dan Genos berada. Mereka pun terlempar hingga beberapa meter ke belakang.

"Gyaah..."

"Hebat sekali. Aku tak menyangka efek tabrakan dari serangan mereka berdua akan sampai ke tempat kita berada!!!" ucap Zoro yang mencoba bertahan agar tidak terlempar jauh lagi ke belakang.

"Itu benar. Orang itu terlalu tangguh untuk menjadi lawan Lufi." ucap Sanji.

"Aku tak menyangka, sensei akan menghadapi serangan besar itu." gumam Genos.

Mereka sedang berusaha bertahan agar tidak terlempar lebih jauh lagi ke belakang oleh hembusan angin yang tercipta dari bentrokan serangan Saitama dan Luffy.

Sementara itu di sisi Saitama dan Luffy, terjadi ledakan akibat serangan kedua orang itu.

Duaaarrr...

Mereka berdua terlempar jauh ke belakang akibat ledakan itu.

Di sisi Luffy, tampak dia sedang berbaring dengan keadaan normalnya.

"Hah... hah... hah..." tampak Luffy sedang terengah-engah.

Sementara itu di sisi Saitama, dia mencoba bangkit lalu berjalan mendekati tempat luffy yang sedang berbaring.

3 meter, 2 meter, 1 meter, dan akhirnya Saitama pun tiba di tempat Luffy berada.

Saitama pun mulai menggerakkan tangan kanannya.

"Ayo bangunlah. Biar kubantu." ucap Saitama sambil mengulurkan tangan kanannya.

Luffy pun tersenyum mendengar itu.

"Baiklah.." ucap Luffy sambil menjabat tangan Saitama.

Kemudian mereka pun akhirnya datang ke tempat Zoro dan yang lainnya.

"Itu tadi mengerikan sekali!!" ujar Usopp.

"Itu benar. Kita hampir saja terpental jauh karena hembusan angin yang kalian ciptakan." sambung Chopper.

"Hei Usopp. Mana makananku?" tanya Luffy yang tidak memperdulikan ucapan Usopp dan Chopper tadi.

"Oh ini, terimalah." ucap-Usopp sambil memberikan sebuah kantong besar yang dibawanya.

Luffy pun dengan segera langsung membuka kantong besar itu. Ternyata di dalamnya terdapat banyak sekali daging. Tak menunggu lama lagi, dia pun langsung menghabiskan semua daging itu.

"Kenyang sekali!! Sekarang kekuatanku terasa pulih lagi." ucap Luffy sambil menepuk-nepuk perutnya.

"Kamu lahap sekali makannya ya, Luffy." ucap Saitama yang terheran heran.

"Luffy memang seperti itu, dia selalu rakus soal makanan." ucap Nami.

"Ya seperti itulah. Tapi aku makan banyak untuk memulihkan tenagaku kembali." ucap Luffy membela diri.

Ketika sedang asyik asyiknya berbincang. Tiba-tiba dari tempat yang jauh dari mereka, terdengarlah suara ledakan yang besar.

Duar... duaaarr...

Apa yang sebenarnya terjadi...

Night Eve
2017-01-22 00:03:02
Pasti si musuh yang datang
kyoushi
2016-11-20 10:20:36
Saitama terlalu kuat untuk luffy
Timnas Indonesia
2016-11-19 22:06:34
Lanjut
Jack El Jacqueline
2016-11-19 21:17:54
para monster menyerang
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook