VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Pulau Pahlawan part 9 (One Piece x One Punch Man)

2016-11-13 - Gouenji Shuuya > Anime/Manga
292 views | 2 komentar | nilai: 9.57 (23 user)

Scene berada di Sunny Go. Terlihat Sanji sedang menyiapkan makanan di atas meja dapur.

"Akhirnya masakan ku sudah jadi." ucap Sanji sambil mengambil rokok dan mulai menghidupkan nya. Perlahan-lahan dia menghisap rokok itu, dan...

"Fuuuh... kelihatannya keributan di luar sudah selesai. Aku harus memberi tahu bahwa makanannya sudah siap." ucap Sanji sambil jalan menuju keluar.

Di luar kapal.

"Nami-swaaan... Robin-cwhaaan... makanan kalian sudah siap." ucap Sanji sambil berpose aneh dan mata berbentuk hati.

"Hei semuanya, makanan kita sudah siap." ucap Nami sambil menuju ke kapal.

"Wuuuaaa.. daging ku!!!" ucap Luffy kegirangan sambil berlari ke kapal.

"Bajak laut itu ternyata periang juga.." gumam Atomic Samurai sambil tersenyum.

"Kalian para pahlawan, ikutlah makan-makan bersama kami." ajak Robin.

"Tidak, terima kasih. Tatsumaki, ayo kita kembali." ajak Atomic Samurai pada Tatsumaki sambil berjalan pergi.

"Iya... merepotkan sekali di sini." ucap Tatsumaki sambil mengikuti Atomic Samurai.

"Maaf, tapi kami juga menolak. Sensei adalah orang yang sibuk!" ucap Genos.

"Ayolah Genos, kita harus bersikap ramah pada bajak laut yang baik hati. Dengar ini juga, kita tidak boleh menolak tawaran orang baik." ucap Saitama, padahal dalam hati "Asik... makanan gratis nih.." pikirnya.

Mendengar ucapan Saitama itu, Genos langsung mengeluarkan bukunya dan mencatat ucapan gurunya itu. Kemudian hape Genos berbunyi, lalu ia pun mengeceknya.

"Yah... baterainya lowbat." ucap Genos, kemudian memasukkan hapenya lagi.

Akhirnya mereka pun pergi ke dapur Sunny Go dan makan bersama.

Di markas besar asosiasi pahlawan. Terlihat Sneck sudah berada di dalam bangunan besar itu. Tubuhnya berkeringat, lalu ia pun melapor tentang apa yang dia alami pada petinggi asosiasi.

"Ada insiden gawat darurat yang akan terjadi beberapa saat lagi!! Kita harus siaga Sinu-sama." ucap Sneck sambil gemetaran.

"Tenangkan dirimu Sneck. Memangnya apa yang akan terjadi?" tanya Sinu.

"Ada monster bernama Curos yang akan menyerang markas besar asosiasi pahlawan ini. Kita harus segera melakukan rapat besar-besaran dan memanggil semua pahlawan yang ada, karena aku sangat yakin sekali kalau monster itu sangat kuat." papar Sneck.

"Apa kamu yakin dengan pendapatmu itu?" tanya Sinu yang masih belum percaya dengan pendapat Sneck.

"Aku sangat yakin sekali." ucap Sneck dengan wajah yang sangat meyakinkan.

"Baiklah, kalau begitu aku akan segera memanggil semua pahlawan untuk melakukan rapat besar-besaran." ucap Sinu memutuskan.

Setelah itu, pihak asosiasi pahlawan mencoba untuk menghubungi para pahlawan yang ada. Kemudian para pahlawan yang berhasil dihubungi pun segera berdatangan ke markas besar asosiasi pahlawan. Di dalam bangunan besar itu, tampak semua pahlawan menghadiri rapat besar-besaran itu, kecuali Genos dan Saitama yang sedang makan-makan di kapal bajak laut Topi Jerami, dan pahlawan kelas S ranking 1, Blast, yang tidak diketahui keberadaannya.

Keadaan mulai genting kembali...

Seize
2017-01-21 23:41:51
Perilaku genos mengingatkanku akan seseorang XD
Minke Opoli
2016-11-13 05:48:39
pertamax, lanjut...
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook