VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Liburan Abadi Chapter 1

2017-12-31 - Newbie Karbitan
34 views | 5 komentar | nilai: 9.67 (3 user)

Seorang pemuda tengah mengayun sepedanya dengan kecepatan tinggi. Keringat mengalir deras di wajahnya, punggungnya sudah basah oleh keringatnya. Dia kemudian berhenti di depan sebuah Cafe.

"Kau terlambat!!!" teriak seorang gadis sambil menunjuk wajahnya.
"Ran... Hari ini kau yg traktir!"

Pemuda bernama Nakajima Ran itu hanya mengiyakan saja, dia sama sekali tidak bisa menolak permintaan gadis itu yg juga pacarnya. Asada Yuki.

Hari ini, Ran dan teman-temannya berkumpul disebuah Cafe untuk membahas rencana liburan.

Gadis bernama Asada Yuki itu lalu berdiri dan memperlihatkan sebuah catatan. Catatan itu berisi agenda kegiatan Liburan Musim Panas.

"Lihat baik-baik daftar ini... Musim Panas tahun ini kita akan bersenang-senang."

"Yuki, jangan kau saja yg mengambil keputusan. Kau harus mendengarkan usulan dari yg lain."

"Aku tahu itu... Nah, aku mempersilakan siapapun menyampaikan pendapatnya."

"Aku punya usul..."

"Silakan, Itsuki..."

"Bagaimana kalau ke pemandian air panas." ucap Kanamoto Itsuki dengan antusias.

"Apa kau tidak melihat daftar yg kutulis. Pemandian air panas juga termasuk."

"Maksudku pemandian air panas campuran..."

"Usulan ditolak!!!" Serempak semuanya menjawab.

"Heh!?"

"Bagaimana denganmu Genji?"

"Terserah kalian saja." ucap Yamizaki Genji dengan nada malas.

"Bagaimana kalau ke Bioskop."

"Ide bagus, Asami."

"Kita akan menonton Film Horor.." ucap Hinako Asami dengan bersemangat.

"Usulan ditolak!!!"

"Heh!? Kenapa?"

"Yuki itu penakut, mana mau dia nonton Film Horor..." celetuk Ran.

"Diam!!!"

"Apa ada yg lain? Bagaimana denganmu, Kyoko?"

Gadis bernama Yumeno Kyoko tersebut lalu berdiri dari kursinya.

"Bagaimana kalau kita berlibur ke Villa milik keluargaku..."

"Berlibur ke Villa?"

"Villa itu berada di pulau pribadi milik keluargaku. Kita akan menginap tiga malam disana."

"Sudah diputuskan..."

"Bagaimana dengan daftar liburan yg kau rencanakan?" tanya Ran.

"Liburan Musim Panas itu panjang. Kita bisa melakukannya nanti."

"Apa aku tidak ditanya?"

"Memangnya kau punya usan lain. Biasanya saat liburan kerjaanmu cuma tidur saja."

"Bagaimana setelah kegiatan liburan kita selesai, kita mengerjakan PR bersama."

"Kalau PR aku sudah selesai." ucap Yuki.

"Heh!? Cepat banget!!!"

"Aku juga sudah selesai..."

"Aku juga..."

Ternyata semua temannya sudah mengerjakan PR dan hanya dia sendiri yg belum mengerjakan PR.

"Apa!?

* * * * * * * *

13 Agustus.

Ran dan teman-temannya berkumpul di pelabuhan. Mereka akan pergi ke pulau pribadi milik keluarga Yumeno. Semuanya telah bersiap dan tinggal menunggu Speed Boat.

Selain mereka berenam ada satu orang tambahan yg juga ikut. Dia adalah Rin, Adiknya Ran. Setelah tahu Kakaknya mau pergi liburan, ia bersikeras ingin ikut. Ran pun terpaksa membawanya.

"Maaf, aku membawanya juga, soalnya dia bersikeras ingin ikut."

"Tidak apa-apa... Aku senang Rin-chan juga ikut."

Speed Boat pun akhirnya datang. Seorang pria paruh baya turun dari Speed Boat dan menyapa mereka semua.

"Lama tidak berjumpa, Kyoko-sama. Apa mereka teman-temanmu?"

"Ya, mereka adalah teman-temanku... Semuanya perkenalkan, dia adalah penjaga Villa, namanya Noberu Hitsuko-san."

"Mari kita berangkat..."

Mereka pun berangkat menaiki Speed Boat. Perjalanan yg mereka tempuh dengan menggunakan Speed Boat memakan waktu satu setengah jam. Akhirnya mereka pun sampai di pulau pribadi milik keluarga Yumeno. Dari jauh mereka sudah dapat Villa besar yg berdiri ditengah-tengah pulau.

"Wah besar sekali... Apa Villa itu milik Kakak Kyoko?" tanya Rin.

"Villa itu milik keluargaku. Bagaimana, bagus kan? Kita akan menginap disana selama tiga malam."

"Bagus sekali... Aku ingin tinggal disana selamanya."

"Nanti jika Kakak sudah kaya, Kakak akan membelikanmu Villa."

Yuki lalu mencubit pipi Ran.
"Kau mau membelikan Villa? Membelikanku pulsa saja kau pelit."

"Hihihi... Kakak memang pelit, dia saja tidak pernah membelikanku Ice Cream."

Setelah sampai di pulau mereka disambut seorang pelayan.

"Dia adalah pelayan di Villa ini, namanya Kamiya Yuri-san."

"Selamat datang Kyoko-sama.."

Mereka kemudian masuk kedalam Villa. Begitu masuk kedalam, mereka begitu terpukau melihat kemewahan Villa tersebut.

"Villa yg sangat mewah..."

"Saya akan mengantar kalian semua ke kamar masing-masing." Noberu Hitsuko berkata dengan sopan, kemudian dia mengantar ke kamar masing-masing.

Setelah sampai di Villa mereka kemudian makan siang bersama. Setelah selesai makan siang mereka kemudian pergi ke pantai.

Masing-masing mereka sudah memakai pakaian renang. Para gadis asyik bermain air, sementara para pria sedang menikmati berjemur di pantai. Sambil memperhatikan para gadis yg bermain air, bikini yg mereka pakai sudah basah kuyup dan memeperlihatkan lekuk tubuh mereka.

Itsuki yg dari tadi memperhatikan para gadis, memasang senyum mesum di wajahnya. Sememtara Genji telah tertidur pulas.

"Ran, menurutmu siapa diantara mereka yg paling seksi?"

"Tentu saja Yuki..."

"Yuki memang lumayan, Asami juga. Tapi kalau untuk ukuran Kyoko tidak ada yg dapat mengalahkannya."

Dua bola besar milik Kyoko bergoyang naik-turun. Membuat mereka berdua menelan ludah. Ran dengan cepat menggelangkan kepalanya. Ia berusaha menyingkirkan pikiran joroknya.

"Tidak... Aku tidak boleh memikirkan yg bukan-bukan. Lagipula Yuki tetaplah yg paling cantik. Juga bikini warna biru muda yg dia kenakan membuatnya terlihat seksi."

Itsuki sudah tidak tahan lagi dia pun langsung pamit pergi dengan Ran.

"Sepertinya aku harus ke kamar mandi..." Itsuki langsung bergegas pergi.

"Lihat... Mata Kakak mesum!!!" Rin memandang Kakaknya dengan jijik.

"Dia memang mesum..." Yuki tertawa mengejek Ran.
"Ayo Rin-chan, kita main pasir aja yuk..."

Ran mulai menguap, matanya terasa sangat berat. Ia pun mulai tertidur pulas. Para gadis lalu mendekati Ran dan Genji yg sedang tertidur pulas.

"Ayo kita kerjai mereka." Asami tersenyum licik.

Hari pun mulai Sore, Ran terbangun dari tidurnya.

"Sepertinya aku tertidur lama... Jam berapa sekarang." tanya Ran pada Itsuki.

"Jam Lima sore." Itsuki terlihat seperti menahan tawa

"Kenapa kau ini?" Ran tidak sadar jika wajahnya penuh coretan.

Lalu Ran berbalik kearah Genji yg sedang membaca Manga. Wajahnya juga penuh dengan coretan. Genji lalu melirik Ran. Mereka menunjuk kerah wajah masing-masing.

"Wajahnya banyak coretan..." Mereka secara bersamaan berkata dan akhirnya mereka sadar.

Itsuki tidak bisa menahannya lagi dan tertawa lepas.

"Apa!? Siapa yg melakukan ini?"

"Pasti ini perbuatanmu, kan?" Genji menuduh Itsuki melakukannya.

"Bukan aku yg melakukannya. Mereka yg melakukannya." Itsuki menunjuk para gadis. Mereka menertawakan Ran dan Genji lalu kemudian kabur.

"Jangan lari kalian!!!"

Matari perlahan tenggelam, hari pun berganti malam. Langit malam ini begitu cerah, terlihat ratusan hingga ribuan bintang kerlap kerlip di langit. Juga cahaya Bulan pada malam itu begitu terang.

Rin berdiri di dekat jendela menatap langit yg penuh dengan bintang.

"Kak Ran, apa kau percaya kalau kita membuat permintaan saat ada bintang jatuh, maka permintaan itu akan dikabulkan."

"Kakak pernah melakukan itu dan permintaanku sama sekali tidak terkabulkan. Itu cuma bohongan, mana mungkin bintang jatuh dapat mengabulkan permintaanmu."

* * * * * * * *

14 Agustus.

Keesokan harinya cuaca kurang bersahabat. Hujan begitu lebat sejak pagi hingga siang.

"Kapan ya hujannya berhenti? Aku mau main di pantai." Rin terlihat murung.

Kyoko menghampirinya dan mencoba menghiburnya.

"Kau tidak perlu sedih, Rin-chan. Masih ada hari besok, kita akan bermain lagi di pantai besok. Bagaimana kalau sekarang kita bermain kartu?"

Rin, Kyoko, dan Yuki bermain kartu bersama, sementara Genji seperti biasa hanya bermalas-malasan sambil membaca Manga. Lalu Itsuki dan Asami sedang bermain catur.

"Asami, bagaimana kalau kita taruhan?"

"Memang taruhan apa?"

"Siapa yg kalah dia harus buka baju.."

"Tidak mau!!!"

"Apa kau takut?"

"Pokoknya aku tidak mau!!!"

"Bagaimana kalau buka celana?"

"Apalagi buka celana... Aku tidak mau, dasar cabul!!!"

Sementara yg lain sedang bersenang-senang Ran malah tertidur pulas. Ran kemudian bangun karena hendak buang air. Ia lalu bergegas ke toilet.

Saat sampai di depan toilet, Ran langsung membuka pintunya. Tidak disangka jika di dalam ada Yuri, pelayan Villa. Mereka berdua sama-sama kaget. Terutama Yuri yg wajahnya sangat memerah.

"Maaf, aku tidak sengaja!!!"

Ran langsung menutup pintunya sebelum Yuri berteriak.

"Hampir saja... Lagipula salah dia tidak mengunci pintunya."

Ran terus terbayang-bayang kejadian yg tadi.

"Kenapa kau melamun, Ran?" tanya Yuki.

"Dia pasti memikirkan hal jorok." celetuk Kyoko.

"Berisik..."

Hari kedua mereka banyak menghabiskan waktu di dalam Villa karena diluar hujan deras.

Malam harinya Ran kesulitan tidur. Ia pun kemudian memasang headset ditelinga dan mendengarkan musik. Tak terasa ia mulai perlahan mengantuk kemudian tertidur pulas.

* * * * * * * *

15 Agustus.

Ini adalah hari terakhir mereka liburan di pulau ini. Mereka bermain Voli bersama di pantai. Tim dibagi dua, Tim Cowok melawan Tim Cewek.

"Semangat Kak Yuki, Kak Asami, Kak Kyoko!!! Kalah orang-orang mesum itu!!!" Rin berteriak menyemangati mereka dipinggir lapangan.

"Siapa yg kau panggil mesum!!!" bentak Ran.

Yuki yg begitu semangat melepaskan smash begitu kuat hingg mengenai wajah Itsuki.

Buukk!!!

Wajah Itsuki langsung merah dan hidungnya mimisan.

"Hahaaha..."

"Rasakan itu mesum..." ejek Asami.

Hari itu mereka bersenang-senang sepuasnya hingga malam hari. Cuaca pada malam hari sangat bagus seperti pada malam yg pertama. Langit pada malam itu penuh dengan bintang. Mereka menyalakan kembang api dipinggir pantai.

"Yeay!!! Kembang api..."

"Apa kau senang Rin-chan?"

"Aku senang sekali... Ini liburan yg paling menyenangkan bagiku.."

"Liburan musim panas belum berakhir. Kita akan bersenang-senang sepuasnya.."

"Hore..."

Yuki tersenyum melihat kegembiraan diwajah Rin. Ia lalu melirik Ran yg sedang menatap bintang-bintang dilangit. Tatapan Ran lalu beralih ke Yuki. Mereka saling tersenyum satu sama lain.

Genji yg biasanya hanya membaca Manga saja, sedang asyik bermain gitar sambil menyanyikan lagu.

"Genji, suaramu bikin perutku mual." ejek Itsuki.

"Apa kau mau kuhajar?"

"Lihat ada bintang jatuh!!!" Rin berteriak sambil menunjuk keatas langit.

Sementara Genji terus menyanyikan lagu dengan syahdu. Itsuki pun terus mengeluh dengan suara Genji.

"Duh... Sakit perut..."

"Diam kau sialan!!!"

"Semuanya, makanan sudah siap..."

Mereka pun kemudian makan Ayam bakar bersama. Hari ini mereka telah bersenang-senang sepanjang har. Setelah selesai makan bersama, mereka pun kembali Ke Villa.

Ran kembali ke kamarnya. Ia begitu lelah setelah seharian bersenang-senang. Besok mereka akan kembali pulang, namun itu bukan akhir dari liburan musim panas. Karena musim panas belum berakhir.

"Ini pertama kalinya aku merasakan liburan yg menyenangkan seperti ini. Musim panas juga belum berakhir, kami masih bisa bersenang-senang lagi sepuasnya."

Ran perlahan menutup matanya dan tak lama kemudian terlelap tidur.

Malam tenggelam dalam keheningan, hanya suara jam dinding yg terdengar. Waktu menunjukkan pukul Dua belas malam. Tiba-tiba sebuah perubahan terjadi. Perubahan yg tidak pernah dibayangkan oleh Ran sebelumnya.

Liburan Abadi baru saja dimulai...

.
.
.

Zen Kureno
2018-01-07 10:28:20
Baru ada kesempatan baca, wes aku minta izin
Sqouts Shadows
2018-01-01 21:48:06
Apa char utamany ran yak??
Takashi Poin Hunter
2017-12-31 15:12:32
hmn, ide cerita nya udah bagus, semua nya juga
Tatsuya
2017-12-31 11:37:12
Apa mereka akan terjebak di villa selama nya
Bocah Redoks
2017-12-31 07:10:21
Tidak ada yang aneh aneh di sini
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook