VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Eskul Berdarah.

2017-11-27 - Sovaren DF F
46 views | 6 komentar

Disini saya hanya akan membagikan spoiler dan prolognya saja.

Untuk yang penasaran bisa mampir di tempat sebelah.

Spoiler

Elryoung, pemuda yang tumbuh dijalanan menjalani kehidupan yang bebas dan menyakitkan.

Suatu hari sebuah insiden terjadi hingga ia terdakwa membunuh 12 orang, teman-temannya dan polisi diantarannya.

Ia kemudian dipenjarakan, namun belum sampai 24 jam.ia dipindahkan ke Regred School. Sekolah khusus dimana semua muridnya adalah narapidana dibawah umur pelaku kejahatan .

Disinilah kegilaan terjadi, ternyata dibalik hebatnya sekolah. Dan normalnya pelajaran, terdapat kegilaan setelah pelajaran usai. Terutama saat kegiatan estra kulikuler.

Pembunuhan, pelecehan, pemerkosaan, penyiksaan dan adegan lain terjadi. Hingga eskul tersebut disebut Eskul Berdarah.

Elryoung bertujuan menghentikan kegilaan tersebut dan mencari apa alasan dan maksud dari semua ini.

Bersama teman-teman baru yang juga ahli dalam hal kriminal, ia melakukan begitu banyak hal untuk mengubah sistem sekolah yang gila dan tak berperikemanusiaan tersebut.

Elryoung akan dibantu 4 orang teman, Cleaner, Killer, Psychopath, Cybercrime. Dan Elryoung sendiri sebagai leader yang khusus dalam Fighter.

Dalam kasus ini, sang cybercrime menemukan rahasia yang tak terduga. Hal yang diluar dugaan Elryoung.

Apa yang ditemukan sang Cybercrime? Apakah Elryoung dapat menghentikan semua ini? Apakah mereka akan bebas?

****

Untuk dibawah umur tak disarankan, 18+

Prolog.

Warning.

Cerita yang saya bagikan kali ini mengandung unsur kekerasan, pelecehan, penganiayaan, pembunuhan dan kriminalitas.

Untuk yang tidak suka atau merasa dibawah umur, sebaiknya jangan lanjutkan baca.

Story

Sebuah ruangan dimana banyak darah dan mayat bergelimpangan.

"Koien, Zeiel. Apa yang terjadi, kenapa kalian..." Elryoung memegang Koien yang berlumuran darah,

"Uhuk, se..selamatkan Lyn dan Vara. Cepatlah."

"Tapi.."

"Aku tak kuat lagi, pergilah bawa katana ku." Koien menyerahkan katana nya dan menghembuskan napas terakhir.

"Koien, hei.. Ke..napa? Kenapa kalian?" Elryoung menghapus air matanya, ia teringat dengan kata-kata terakhir yang diucapkan temannya tersebut.

"Tcih, keparat.. Akan kuhabisi kalian semua."

****

Pengadilan.
"Elryoung terbukti melakukan pembunuhan dan perampokan. Dengan ini, hukuman penjara telah diputuskan." seorang hakim mengetuk palu. Pemuda yang usianya genap 17 tahun tersebut hanya menunduk, ia tak menampilkan ekspresi apapun. Ia hanya terlihat seolah memikirkan sesuatu.

Terlihat pada kedua tangannya terdapat borgol.

****

Penjara.
"Kudengar kau membunuh dan merampok yah." tanya seorang pria sekitar 20 tahun yang satu sel dengan Elryoung, terlihat mereka hanya berdua dalam sel tahanan tersebut.

"Ya, memangnya kenapa?"

"Tidak, hanya saja kau tak akan lama lagi akan pindah bersamaku."

"Pindah?"

"Ya, dari penampilanmu. Kau pasti belum 18 tahun bukan?"

"17 tahun tepatnya, kenapa membahas usia ku?"

"Kau akan segera mengetahuinya besok."

Malam semakin larut.

Elryoung merebahkan diri dilantai yang dingin.
"Pembunuhan dan perampokan yah? Semuanya terjadi terlalu cepat." ia bergumam menatap langit-langit.

Keesokan harinya.

"Keluarlah." Setelah sarapan kedua pria itu dibawa keluar sel. Tak lupa kedua tangan mereka diborgol.

"Jadi apa yang akan terjadi padaku? Apa aku akan dipindahkan ke penjara berdarah yang penuh dengan orang orang menakutkan?"

"Atau aku akan dipekerjakan secara paksa.? Atau mungkin aku akan dibunuh?" pertanyaan-pertanyaan melintas dipikiran Elryoung.

Mereka pun dinaikkan kedalam mobil.

"Hei tuan, kita akan pergi kemana?"

"Tak lama lagi kau akan segera mengetahuinya." jawab pria tersebut.

"Terserahlah. Aku tak terlalu penasaran juga sih." mobil pun mulai melaju, kaca mobil tersebut warna hitam dan jelas tak tembus sehingga pemandangan luar tak dapat terlihat dengan baik.

"Apa kau tak takut? Baru pertama kali aku melihat seorang sepertimu yang tetap normal dalam keadaan seperti ini."

"Hah? Apa maksudmu? Kau kau bertanya tentang takut. Aku tak takut apapun, tak ada hal yang membuatku takut."

"Hmm kau pemuda yang menarik."

"Begitu kah? Teman-temanku yang telah mati mengatakan aku tak normal dan aneh."

"Teman-temanmu yang kabarnya kau bunuh itu kan?"

"Sudahlah, aku tak mau membahas kejadian itu."

"Ho. Sepertinya ada kejadian yang menarik dibalik insiden itu, aku menantikan ceritamu bocah."

"Untuk apa aku bercerita padamu?"

"Hahaha, aku tak memintanya. Hanya saja aku merasa ada hal menarik saja dalam kisah hidupmu."

"Tidak juga, kehidupanku sangat suram." Elryoung bergumam pelan, ia menunduk.

"Baiklah, baiklah. Kita kesampingkan itu dahulu. Sebaiknya kita berkenalan. Aku Zeke,"

"Elryoung."

"Jadi itu namamu, lalu aku harus memanggilmu apa? El atau Ryoung?"

"Terserah, kau dapat memanggilku sesukamu."

"Mungkin El saja, nama yang singkat dan mudah diingat. Apa kau keberatan?"

"Tidak."

Mobil pun berhenti, sepertinya mereka telah sampai di tempat tujuan.

Saat Elryoung dan Zeke keluar, terlihat pemandangan lain.

"I...ini.."

"Sekolah." Zeke melanjutkan perkataan Elryoung.

"Ko sekolah? Kukira aku akan ke penjara lain." terlihat mobil berhenti tepat dihalaman sebuah sekolah.

"Oey kalian berdua, jalan cepat." seorang pria bersenjata mendorong Elryoung. Sekolah tersebut terlihat seperti sekolah elit, bangunan bertingkat 5 tersebut terlihat mewah. Terlihat sekeliling bangunan itu dilengkapi tembok dengan bagian atasnya terdapat besi yang runcing dengan kawat tajam melilit. Sepertinya sekolah itu juga sangat ketat.

Disamping gedung sekolah terdapat sebuah bangunan olahraga dan disampingnya lagi terdapat asrama untuk para murid.

"Baiklah El, kita berpisah disini. Ada hal yang harus kukerjakan." Zeke pun pergi ke tempat lain. Elryoung berjalan mengikuti arahan pria bersenjata tadi.

Di ruang kelas.

"Hm, sepertinya akan ada murid baru, kuharap dia dikelas ini." seorang Siswi yang duduk disamping jendela memperhatikan Elryoung yang berjalan ke ruang kepala sekolah.

Sampailah Elryoung diruangan kepala sekolah yang tampak seperti ruangan pada normalnya, borgolnya pun dilepas, Elryoung berdiri dihadapan seorang pria yang tengah duduk disofa.

"Jadi apa benar usia mu 17 tahun?" pria yang menjadi kepala sekolah tersebut bertanya.

"Ya. Usiaku 17 tahun."

"Kalau begitu, kau akan masuk di kelas XI-B."

"T..tunggu dulu pak, bukankah saya adalah narapidana, lalu kenapa saya malah disekolahkan?"

"Hm. Itu pertanyaan yang paling banyak dilontarkan para murid." pria itu pun menyulut rokok.

"Fuh.. Sekolah ini dibangun khusus untuk narapidana dibawah umur, kalian harus di didik agar menjadi lebih baik."

Panjang lebar pria itu menjelaskan semuanya yang intinya, semua murid disini adalah narapidana yang usianya dibawah 18 tahun.

"Dan untuk anak kecil ditempatkan disekolah lain. Sekolah ini dikhususkan untuk anak SMA saja. Jadi selamat datang di Reigred School. Hari ini kau akan langsung masuk."

"Eh, ta..tapi ini terlalu mendadak, aku tak pu.."

"Pak semua nya sudah siap." seorang pria datang membawa satu set pakaian SMA dan peralatan lain, seperti tas dan alat tulis lain.

"Selamat belajar, pulang sekolah nanti akan ada orang yang akan menunjukkan kamarmu."

"I..ini terlalu mendadak." Elryoung bergumam dan menghela napas berat.

Kelas XI-B
"Namaku Elryoung." Elryoung memperkenalkan diri dihadapan semua murid.

Seorang wanita mengangkat tangan.

"Apa hanya Elryoung saja? Kau tak punya nama belakang?"

"Hanya Elryoung."

Seorang siswa mengangkat tangan.

"Kejahatan apa yang kau lakukan?" tanya nya dengan senyum sinis, ia menaruh kakinya diatas meja.

"Kyohien, hal itu tak boleh ditanyakan." guru pria disana menegur.

"Membunuh 12 orang, dua diantaranya polisi. Aku juga merampok rumah tempat kejadian." jawab Elryoung, hal itu membuat semua murid terkejut. Tentu saja, dilihat darimanapun. Elryoung tak seperti seorang pembunuh. Ia hanya terlihat seperti anak nakal seperti berandal jalanan.

Perkiraan anak-anak disana padahal hanya sebuah pencopetan atau pencurian yang dilakukan Elryoung, namun diluar dugaan.

"Ba..baiklah, kurasa sudah cukup untuk perkenalannya. Kau bisa duduk di bangku paling belakang." Elryoung pun berjalan menuju bangku belakang, seorang siswi hendak jahil dengan mengeluarkan kakinya hendak mengait kaki Elryoung agar Elryoung jatuh, namun.

Elryoung menendang kaki wanita itu lumayan kuat hingga wanita itu jatuh.

"Kyaa.. Aw."

"Ada apa Geilia?" pak guru bertanya.

"Ti..tidak pak, hanya keram." Geilia memegang pergelangan kakinya yang sakit.

Elryoung pun duduk disamping seorang wanita.

"Wah..wah..wah. Apa yang kau ucapkan tadi itu benar?"

"Terserah kau mau percaya atau tidak."

"Emm, kau menarik. Jadi apa membunuh itu menyenangkan? Apa kau merasakan darahnya? Apa kau suka melihat ekspresi mereka saat sekarat?" tanya gadis tersebut dengan senyuman manis.

"Kau, apa yang kau katakan? Aku tak mengerti."

"Wanita ini aneh, meskipun cantik, tapi menyeramkan. Aku merasa jika dia adalah psikopat."

"Oh iya, istirahat nanti kau bersiaplah. Akan ada pesta penyambutan untuk murid baru."

"Pesta penyambutan?"

"Hm."

sineconyan
2017-12-09 11:04:02
kayaknya tulisan yang bener itu ekstrakulikuler deh '-'
Chargerhandphone Kyo
2017-12-09 06:28:52
Ketempat sebelah dimana? Mending gak usah promot disini kalau harus ketempat sebelahh buat baca.
Shin Zahara
2017-12-05 16:55:27
Jadi di sini promot aja? Huft, tetep gak bisa baca dong ... padahal mau. Penasaran, seru kayaknya.
Newbie Karbitan
2017-12-02 18:01:32
Tempat sebelah jauh banget gimana mau mampir
Bocah Redoks
2017-11-27 19:28:06
Jadi d mna mau baca lagi
Krizna
2017-11-27 14:54:31
Wow
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook