VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Megami no sōzō no gensō no sekai !! Chapter 2 : kematian yan

2017-10-30 - Yukki Amatsu
21 views | 3 komentar

Tok.. Tok... Tok....

Pada saat Riku tengah berlatih dengan gamenya,, ia terkaget dengan suara ketukan pintu yang sangat keras,, meskipun ia menggunakan headset dengan volume yang cukup untuk membuat gendang telinga bergetar hebat.

" Siapa sih bertamu malam - malam begini ? ah menganggu saja... ".

" Iya sebentar... " ucap Riku yang bangkit dari tempat tidurnya menuju pintu.

" Padahal hujan begini derasnya,, tapi kenapa ada orang bertamu ya ? " seeett,, Riku berhenti saat ingin membuka pintu,, ia berpikir,, mungkinkah yang ada dibalik pintu adalah orang jahat ?

" Bagaimana ya,, ah buka saja lah,, toh kalau orang jahat akan aku serahkan hidupku,, aku juga sudah bosan dengan kehidupanku yang seorang Hikikomori pemalas,, " ucapnya pelan supaya tidak terdengar dari luar.
KRRREETTT... pintu dibuka.

" Iya silah..kan " ia terkejut dengan seseorang yang sudah menunggu didepan pintunya,, orang itu mengangkat tangan kanannya yang terlihat seperti membawa pisau besar,, bentuknya seperti katana,, dari kegelapan itu,, Riku mulai goyah,, ia oleng dan akhirnya..

GUUBBBRAAKK..

Ia tersungkur jatuh didepan pintu. Orang yang tadi mngejutkan Riku terkaget bukan main,,
Orang itu segera mencari saklar lampu rumah dan ternyata...

TOET...

Orang itu hanyalah seorang tukang pos,, ia kaget akan apa yang terjadi dan ternyata (lagi), pisau besar yang terlihat adalah payung,, saat tukang pos itu mengangkat payung,, ternyata ia hendak menutupnya,, namun ia terkaget dengan keadaan Riku yang langsung terjatuh setelah melihatnya,, tukang pos itu merasa bersalah dan langsung menggerak - gerakan tubuh Riku.

" Oii,, tuan bangun.. tuan ? apa anda baik - baik saja ? "

" HAHH... ?! jantungnya... sudah tidak berdetak ? apa yang harus kulakukan aku hanya tukang pos yang suka bolos dan juga boros,, aku tidak mau tanggung jawab dan tak mau dianggap biadab karena sudah mengganggu orang sampai kehilangan nyawa ! aku... "

" Permisi tuan,, aku hendak mengantarkan paket ini,, permisi,, aku pulang ya... dahhh "

Ucap tukang pos itu merasa bersalah dan langsung kabur.

~~ Keesokan harinya ~~

Terlihat ada orang yang tengah lari - lari pagi melewati depan rumah Riku. mereka terkejut melihat pintu depan Riku terbuka lebar,, padahal mereka tahu benar,, Riku hanyalah seorang Hikikomori yang suka nge-rhem dikamar.
Saat mereka masuk kedalam rumah,, mereka mendapati Riku tergeletak tak bernyawa.
Mereka segera memanggil ambulan dan mengecek.
Saat dicek,, tak ada tanda - tanda keracunan maupun kekerasan,, mereka menemukan barang bukti,, yaitu paket game kelas eksklusif disamping Riku,, dilihat dari segelnya,, belum dibuka sama sekali,, mereka ( polisi ) langsung menghubungi pihak pos nasional.
Saat pengecekan tubuh Riku,, mereka mendapati,, kalau Riku meninggal karena syok, dan mereka langsung mencoba sekeras mungkin untuk menahan tawa,, karena Riku bau pesing alias ngompol,, kematiannya baru saja tadi malam.

" Kematian macam apa ini ? konyol sekali,, batalkan penyelidikan,, penyebabnya sudah ditemukan,, ia syok,, bukan disiksa atau minum racun,, inilah akibat orang yang suka nge-rhem dikamar,, jantungnya lemah sekali " ucap salah satu dari anggota otopsioner sambil cekikikan kecil,,

~~ Disisi dimensi lain ~~

" Ahh,, dimana aku ? apa,, ini adalah... " gumam Riku pelan sambil mencoba membenarkan pandangannya.

" Yupp,, dugaanmu benar... kau dialam baka,, bodoh.. hihi... " ucap seorang wanita cantik yang tiba - tiba muncul dari belakang Riku.

" S-siapa kau,, apa kau hantu ? dan kenapa kau memanggilku bodoh hah ? atau kau adalah..." ucap Riku.

" Yupp,, dugaanmu benar lagi,, aku adalah seorang dewi yang membimbingmu menuju kematian yang lebih baik tapi, Kukukuku," ucapan wanita yang mengaku dewi itu menggantung karena ia tertawa lagi dan lagi...

" Tapi kenapa ? apa kematianku tidak normal ? " tanya Riku penasaran.

" Sangat-- sangat tidak wajar,, HAHAHAHA..." akhirnya,, dewi itu tertawa lepas.

" Memangnya aku kenapa,, apa aku minum racun sehingga kau tertawa begitu ? " tanya Riku bingung akan pertanyaan-nya yang belum dijawab.

" Kau.. " ucap dewi itu sambil berjalan mendekati Riku yang penasaran.

" Kau,, kematianmu karena syok..."

" APAAAA ?!?#&^@ " Riku tambah tak percaya akan apa yang didengarnya.

" HAHAHA,, huhuuu,, hmmm,, kematianmu karena syok,, kukuku,, ditambah lagi kau ngompol dengan sangat banyak,, banyak sekali,, HAHAHAHAHA " jawab dewi itu sambil kembali tertawa lepas.

" Sialan nih orang,, kalau saja dia nggak cantik,, udah gwe jitak dari tadi " batin Riku.

" Humm,, baiklah,, perkenalkan,, namaku Anastasya,, kau bisa memanggilku Tanemi,, dan kau,, Riku Amaru,, Hikikomori pemalas yang sukanya sama emas dan,, PENAKUT.. kukukuku " dewi itu kembali tertawa karena ucapannya sendiri,, mengingat kematian Riku yang sangat kocak.
( Jujur,, aku juga gak tau kok bisa Anastasya dipanggil Tanemi,, yang penting,, cerita selesai lah,, selamat membaca lagi, maaf mengganggu )

" Wannjjiirr nih orang,, ngomong seenak jidatnya sendiri,, lama - lama gwe jitak lu... " batin Riku yang sedari tadi terdiam sambil mendengarkan dewi,, yang akhirnya memberitahu namanya,, kesal dengan dewi ini.

" Anoo,,Tanemi - Chan, apa yang harus kulakukan denganmu disini hah ? atau aku akan dikirim kedunia lain seperti di film hah ? " tanya Riku berusaha baik dengan dewi itu.

" Yupp,, kau benar sekali Riku,, kau akan dikirim kedunia lain,, tapi itu tergantung denganmu,, kau memilih ke surga dengan orang tua atau pergi kedunia lain hmm... " jawab Tanemi.

" Biar kuberitahu ya,, disurga kau tidak melakukan apapun,, bahkan kau,, tidak bisa melakukan seks... " bisik Tanemi pada Riku.
Hahh,, sontak Riku terkejut dengan pernyataan itu,,

" Kalau begitu,, ijinkan aku pergi kedunia yang kau maksud,, tapi,, apa yang harus kulakukan disana ? pasti ada sebabnya 'kan ? " ujar Riku mengambil keputusan sambil menggaruk - garuk kepalanya.

" Wah wah,, kau pintar,, tapi sayang kematianmu sungguh konyol "

" AGGHHHH,, DIAM DIAM DIAM,, AKU TAK MAU DENGAR ITU LAGI.."

" TUKANG NGOMPOL,, KUKUKUKU " ejekan kembali keluar dari mulut Tanemi,, membuat Riku frustasi kelas kakap.

" SUDAH,,,!! HENTIKAN !! kau hanya tinggal menjelaskan apa yang harus kulakukan didunia itu dan... apa ingatanku tetap dan terbawa kedunia itu hah ? " ucap Riku mencoba menghentikan ucapa Tanemi dengan mengganti topik,,

" Hmmm,, kau harus menghentikan pergerakan seorang monster berwujud manusia,, dia dipanggil Raja Iblis,, apa kau sanggup melakukan itu ? dunia itu juga sedang kacau lho... dan soal ingatan,, hal itu tidak akan hilang dari kepalamu yang penuh dengan hal jorok itu,,, kukukuku " ucap Tanemi sambil kembali mengejek Riku dan mengambil sebuah rotan yang muncul entah darimana.

" Sebelum itu,, kau harus kulatih ketahanan fisik maupun mentalmu,, kau cukup tampan,, tapi sayang kau TUKANG NGOMPOL,, kukkukuku " ucap Tanemi kembali mengejek Riku.

" Tcih... kau suka menghina orang ya.. " jawab Riku sambil memasang wajah sinis kearah Tanemi.

" Oiii,, jangan buang ludahmu sembarangan,, itu baru dipel tau !! " ucap Tanemi sambil memasang wajah konyol.

" Kau ini tukang ngompol,, aku akan melatih fisikmu dulu sebelum pergi kedunia itu,, rasakan ini,,, HHIIIAAATTT....!! " ujar Tanemi sambil memukul rotan itu kekepala Riku.

" RASAKAAN.. RASAKAN... RASAKAN ITU TUKANG NGOMPOL... "

" Oiii,, apa yang kau lakukan aduh.. aww... aduh .. duh.. " kesah Riku kesakitan karena dipukuli oleh Tanemi dengan rotan.
Sesaat setelah pertengkaran mereka,, muncul satu orang lagi,, Riku yang tengah dipukuli menengok kearah orang itu dan,, sontak dia kaget melihat orang itu adalah SHUVI !!

" Dimana aku... apa aku sudah mati ya .... " ucapnya sambil mencoba membenarkan pandangannya.

" Ahh,, ya selamat datang dialam baka,, kau adalah orang baik jadi,, kukenalkan kau dengan Riku Amaru,, orang sialan yang kematiannya konyol,, " ucap Tanemi sambil membenarkan posisi tubuhnya,,

" KAU ?!! "
" KAU ?!! "
Ucap Riku dan Shuvi bersamaan.

TO BE CONTINUED...
THANK'S FOR READ... :)

Alien Queen
2017-11-22 16:15:45
Jiah, inimah 80% seperti konosuba. Ada dikit yang diubah, tapi alurnya 100% sama.
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook