VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
La Lluvia

2017-10-29 - Sena Lightspeed
82 views | 3 komentar

Judul : La Lluvia
Genre : Action, Comedy, Ecchi

Sore hari ini situasi di kota terlihat sangat mendung, terlihat seorang pemuda sedang berdiri diatas jembatan sambil melihat pemandangan derasnya hujan, tak peduli kondisinya basah terkena derasnya hujan.

"Kehidupan..."

Pemuda itu masih menatap langit sambil melihat derasnya hujan.

"Tujuan hidup? Untuk apa aku hidup? Entah kenapa saat hujan hatiku terasa tenang? Sepertinya..."

Pemuda itu lalu menatap langit yang berbeda.

"Disini sangat mendung, tapi di langit barat sana terlihat terang. Aku merasakan seakan-akan masuk dalam kegelapan.."

Pemuda itu menunduk.

"Sepertinya aku ingin.."

Lalu seorang Dewi yang bernama Dewi Lluvia da Dreamcatcher muncul dari langit dan berbicara kepada pemuda tersebut."Selamat kau beruntung, pemuda! Aku datang disaat hujan dan akan mengabulkan satu permintaan kepada orang yang beruntung, apa permintaaanmu?"

"Maukah hujan menikahiku?"

Sang Dewi pun terlihat bingung dengan perkataan pemuda itu,"Menikahi hujan?"

"Kau siapa?" tanya pemuda tersebut.

"Aku adalah Dewi Lluvia da Dreamcatcher, apa kau yakin ingin menikahi hujan? Hujan itu bukan manusia loh.." ucap Dewi Lluvia.

"M-maaf aku tidak mendengar saat kau berbicara denganku tadi, sebenarnya aku sedang membuat puisi.." ucap pemuda tersebut.

"Puisi? Tentang apa?" tanya Dewi Lluvia.

"Tentang Hujan dan arti tujuan hidup, walaupun masih ada kosakata yang salah, tapi kapan-kapan akan kuperbaiki kosakata yang salah itu.." ucap Pemuda tersebut.

"Siapa namamu?" tanya Dewi Lluvia.

"Namaku adalah Reben Da Xhaviera.." ucap Pemuda yang diduga namanya adalah Reben.

"Sekarang katakan apa permintaanmu?" tanya Dewi Lluvia.

"Aku ingin menyimpan permintaanku untuk hujan selanjutnya, sekarang aku belum bisa memikirkan apa permintaanku.." ucap Reben.

"Baiklah, eh tapi aku mau tanya sesuatu, boleh?" tanya Reben.

"Boleh.." ucap Dewi Lluvia.

"Penyebab oppaimu besar sekali itu apa? Apa ada rahasianya kah? Aku ini Oppai Lovers, aku suka semua oppai dari kalangan wanita termasuk dewi, jadi aku harus mengetahui semua fakta tentang oppai.." ucap Reben.

"Wah pertanyaan yang menarik ya? Baiklah, dulu kedua oppai ku itu sangat tepos, tetapi semenjak David Costantinos da Prince muncul, aku jadi sagne lalu entah mengapa aku suka meremas-remas sendiri oppaiku, itulah faktanya.." jelas Dewi Lluvia.

"A-apa?!! Ada orang yang berani meremas-remas oppai Dewi?? Sekarang orang yang bernama David itu dimana?? Padahal seharusnya akulah orang pertama yang akan membuat dewi Lluvia sagne!" geram Reben.

"Kukira sekarang dia bermain game virtual yang bernama Game RPG Heroes Hunter untuk mencari kenalan semua cewek di dunia, lalu diajak ketemuan lalu David akan mengajaknya anu di kamar.." ucap Dewi Lluvia.

"Biadab! Tidak bisa kuterima! Baiklah aku akan ke warnet sekarang juga untuk bermain game virtual itu! Aku akan mencari orang bernama David! Kesucian semua oppai wanita di dunia ini telah terancam!!!" Reben pun langsung pergi dari jembatan dengan keadaan tergesa-gesa.

Keesokan harinya tepat pukul 07:00 pagi, di Warnet Stunguard, Reben pun menyewa room 25 lantai dua untuk bermain Game Virtual RPG Heroes Hunter.

Reben pun langsung duduk sambil mengenakan Never Gear. [Never Gear : Alat di anime SAO untuk menguhubungkan antara dunia nyata dan dunia game virtual]

"Baiklah, sekarang aku sudah siap. David tunggu aku!!"

Link Start!!!

Sekarang Reben berada di Dungeon Pertama awal masuknya Char baru tepatnya di Dungeon Pertama, Kota Olympicus.

"Wah jadi ini ya game Virtual RPG Heroes Hunter," ucap Reben.

Lalu munculah sebuah formulir dihadapan Reben, lalu ia disuruh untuk memasukkan data-datanya.

------------
Nama : Reben Winner
Umur : 19 tahun
Gender : Pria
Ras - Fighter (Pilihan Reben)
- Tank
- Mage
- Support
- Marksman

Senjata - Palu
- Pedang (Pilihan Reben)
- Kapak

Element : Petir

Sebagai - Pahlawan
- Penjahat ( pilihan Reben)

Mission : Membunuh / Mencuri / dan sebagainya.

Pesan : Jadilah penjahat terkenal di seluruh dunia hingga mencapai buronan Ranking SS
----------

"Aku akan menjadi penjahat di game ini, aku akan mencari David lalu aku akan membunuhnya, tapi sebelum itu aku akan mencari alamat rumahnya.." ucap Reben.

Reben pun mulai bergerak dan langsung menelusuri seluruh kota Olympicus, dan tak terasa sudah tiga puluh menit..

Reben pun memasuki pasar senjata, ya disitu sangat ramai banyak ras yang berkumpul disitu. Saat itu pun Reben mengingat bahwa di dunia ini dirinya adalah penjahat."Sebaiknya aku mulai membuat kekacauan, karena aku adalah penjahat.."

"Mustahil bagiku untuk mencari David di permainan yang sangat luas, apa kekuatan asli di dunia nyata bisa kupakai disini ya?" gumam Reben.

Reben pun menancapkan pedangnya ke tanah lalu munculah arus petir yang langsung mengalir mengenai semua orang di dekatnya kecuali Reben.

"Uaggjhhj!!!!"
"Tidakkk!!!"
"Uahkkk!!"

Reben berhasil membunuh tujuh player sehingga ia mendapat banyak exp, sekarang levelnya naik dari level satu ke level sepuluh..

Otomatis Reben pun menjadi buronan bintang satu karena dianggap melakukan pembunuhan berencana, sekarang Reben pun dikepung oleh tiga Hero.

Dia adalah Vicky Morinties, Emiro Lukaku, dan Olivia.

"Aku adalah pemain terhebat di game ini, namaku adalah Vicky Morinties.." ucap Vicky.

"Aku seorang Marksman, namaku Emiro Lukaku.." ucap Emiro.

"Aku seorang fighter, Olivia.." ucap Olivia.

Reben pun mencoba kabur, tiba-tiba Vicky berada di depannya, lalu Vicky memukul Reben hingga menabrak gedung-gedung.

"Uaghhh!!!"

Serangan Vicky membuat darah Reben berkurang 30%, Emiro dan Olivia pun langsung mengejar Reben yang terlempar.

Beberapa saat kemudian,

"Ukh, sialan. Kekuatan orang itu sangat over power di game ini.." geram Reben.

Lalu datanglah Emiro Lukaku sambil melancarkan busur panahnya ke arah Reben. Reben pun menghindarinya dengan sigap dan alhasil Reben berhasil membunuh Emiro Lukaku dengan tebasan pedangnya."Syaatttt!!!"

"Uaghhh!!!"

Emiro Lukaku pun menghilang..

"Seorang pahlawan sekali tebas langsung mati, kurasa itu biasa bagi pahlawan level satu, karena aku sudah level sepuluh.." ucap Reben.

Tiba-tiba Reben tidak bisa bergerak,"Ukh.. A-ada apa ini kenapa aku tidak bisa bergerak?" gumam Reben.

Ternyata itu adalah jurus pengikat bayangan milik Olivia,"sekarang kau tak bisa bergerak dan saatnya aku menjebloskanmu ke penjara," ucap Olivia.

"Saatnya aku akan mengeluarkan jurus rahasiaku, jurus dunia nyataku!!' teriak Reben.

"Jurus apa itu? Tapi aku yakin itu jurus pasti tidak berguna, ya kan penjahat!!" ucap Olivia.

"Aku bingung, entah kenapa.. Aku begitu sangat bingung.." Reben pun membaca sebuah puisi,"Saat aku melihat seorang bidadari.. Bidadari tanpa sayap berada di depanku, Bidadari tanpa sayap itu adalah dirimu, Olivia.."

"Kyaaaaaa!!!!" kedua mata Olivia pun membentuk love, sepertinya puisnya adalah jurus pamungkasnya.

Olivia pun langsung memeluk Reben, tapi yang ada dipikiran Reben adalah."Aduh ternyata inilah rasanya saat dadaku di tempelin oppai wanita, pantesan David ingin mencari wanita cantik, sepertinya inilah alasannya.." ucap Reben.

Reben pun menikmati oppai yang terus bergoyang di dadanya,"Mantep bangke, enak juga. Sepertinya aku ketagihan.."

"S-sayang!! Nikah yuk, aku kebelet nih!! Sayang mau ya nikah sama aku!! Ayo kita ketemuan di dunia nyata, aku ingin ketemu denganmu dan langsung memelukmu.

Saking bapernya, Reben pun," Iya sayang aku akan menikahimu.."

Saat mereka hendak berciuman, tiba-tiba..

Tit.. Tit.. Tit..

Never Gear sudah terlepas dari kepala Reben, mungkin Reben keasyikan bermain game virtual sampai-sampai ia lupa bahwa sudah melewati batas sewa. Dengan secara paksa, Lopez si penjaga warnet langsung memarahinya,"Woi, kau tadi nyewa berapa menit untuk bermain game, hah????"

"Maaf paman Lopez," ucap Reben."Oh iya aku kan punya jurus rahasia dengan kekuatan puisi, coba aku bacakan puisiku kepada Lopez mungkin aku akan diberi tambahan waktu buat maen game, sialan padahal mau ciuman.." batin Reben.

"Jangan bengong aja woi! Cepat keluar sana!! Kalau mau maen lagi, bayar!!" teriak Lopez.

"Paman Lopez, aku mau mengatakan sesuatu padamu.." ucap Reben.

"Mengatakan apa hah??"

"Dia adalah pria tampan... Dia adalah pria bijaksana.. Dia adalah pria yang baik.. Seorang dermawan sepertimu, maukah kau menambahkan satu jam untukku supaya bisa maen game lagi?"

"Kau gila ya??" geram Lopez,"Pergi sana, dasar sinting!" Lopez mengusir Reben sambil menodongkan sapu.

"Iya paman iya, aku pergi.." Reben pun menuruti apa yang dikatakan Lopez, saat ia turun ke lantai satu. Reben mengintip ke room 11.

Reben penasaran dengan suara mendesah dari room 11, itulah alasannya Reben mengintip ke room 11 sebentar,"Bangke.."

Reben melihat seorang cewek yang nonton video hentai di room tersebut, volumenya pun tidak dikecilkan,"Nekopoi memang manteps!! Aku Mika, akan jadi ratu Hentai!" teriak cewek itu.

"Apa maksudnya dengan ratu hentai ya? Dia kira hentai itu seperti kerajaan apa? Mungkin yang ia pikirkan adalah Kontes Miss Hentai International yang diselenggarakan PBB, tapi itu tidak mungkin terjadi sih.." gumam Reben.

Setelah itu, Reben kembali berjalan melewati room 8, Reben mendengar suara tiga orang, Reben sepertinya mengenali suara tersebut dan mengintip kembali.

"Dasar, kau ini! Kenapa kau ingin sekali bertemu dengan seseorang yang bejat sepertinya.." orang pertama.

"Entah kenapa, saat aku bertemu dengannya aku jadi jatuh cinta setelah mendengarkan puisi indahnya.." orang kedua.

"Aku malah dibunuh olehnya, sialan! Aku akan membalasnya, dasar kera!!" teriak orang ketiga.

"Sayang sekali aku, Vicky Morinties tidak akan bisa dikalahkan, karena karakterku sudah aku cheat menggunakan Cheat langka yang aku beli secara ilegal dari Amerika.." ucap orang pertama atau bisa disebut Vicky.

"Sebenernya Olivia itu nama depanku, tapi panggilanku adalah Milla nama belakangku, ya namaku adalah Olivia Milla, jadi aku menggunakan nama depanku sebagai nama char di game itu.." ucap orang kedua atau bisa disebut Milla.

"Cih, charku yang bernama Emiro Lukaku akan ku hapus, aku akan membuat ulang char dengan nama asliku, Romeo.." ucap orang ketiga atau bisa disebut Romeo.

Reben pun terkejut saat mendengar pembicaraan mereka, dan ternyata mereka bertiga adalah seorang pahlawan yang habis dia lawan..

"J-jadi mereka??!! Jadi yang cewek itu, yang akan kucium di dunia game itu nama aslinya ialah Olivia Milla?" gumam Reben. Saking gugupnya, Reben tak sengaja membuka pintu room 8 dan ketahuan oleh mereka bertiga.

"E-eh?" Reben melongo.

"K-kau siapa?" tanya Olivia Milla.

"A-aku adalah?? Emmmm.." pikir Reben.

"Hei kau pria busuk, siapa kau? Berani-beraninya kau ke room ku. Cari mati ya?" ancam Romeo.

"Aku Reben seorang penjahat dari game!" ucap Reben,"Upss asw keceplosan.."

"Tangkap dia, dan ikat dia disini, sepertinya aku kenal seseorang yang bernama Reben.." ucap Vicky.

"Jangan asal bicara ya?!! Kau kira kau siapa cih! Bisa menangkapku?!!" Reben mengabaikan ucapan Vicky, saat ia melangkah...

"Sekali melangkah maju, tamatlah riwayatmu, aku punya jurus pukulan mematikan dan sekali pukul bisa membuat orang mati.." ancam Vicky.

"Gluk.." Reben menelan ludahnya, ia tampak panik dan masuk ke dalam room 8 dan Reben pun disekap oleh mereka bertiga.

Beberapa saat kemudian..

"Aku tahu, kau adalah Reben yang bertarung dengan kita bertiga kan?" tanya Vicky.

"K-kenapa kau bisa tahu?!! Apa kau punya mata-mata??!!" tanya balik Reben.

Tilulit... Tilulit.. Tilulit...

Tiba-tiba terdengar bunyi sms di hp Reben, Reben pun membukanya dan ia terkejut dengan isi pesan tersebut, isi pesan tersebut adalah...

'Akulah yang memberitahu Vicky bahwa kau lah yang telah bertarung melawannya, aku adalah temannya Vicky, Sprinterberg Alonso..'

"Kau sudah melihat sms yang barusan masuk itukan? Dia adalah temanku, dia bisa dianggap sebagai seorang hacker tapi kemampuannya adalah telepon terror, mengapa ia menerormu lewat sms? Katanya nerror lewat telepon harganya sangat mahal jadi dia mencari amannnya.." ucap Vicky.

"Lalu sekarang dia dimana?" tanya Vicky.

"Aku tidak bisa memberitahu tempat dia berada, karena statusnya adalah rahasia, maklum dia adalah Hacker.." ucap Vicky.

"Cih.." geram Reben.

"Oh iya, aku ingin tahu, kenapa puisimu membuat Milla tergoda?? Apa kau mencampurkan pelet pada puisimu ya?" tanya Vicky.

"Hah? A-apa benar Olivia tergoda olehku di dunia nyata? Kalau benar berarti puisiku sangat menakjubkan!!!" batin Reben.

"Kyaaaa!! Jadi kau ya yang namanya Reben?!!" Milla langsung memeluk Reben dengan sangat erat,"Kau kemana saja sih!! Aku kesal deh! Saat kita mau berciuman, kenapa kau malah menghilang begitu saja?!!"

"Aww, oppainya bergoyang dan terasa sama saat di dunia game, ternyata wanita ini tidak ada bedanya antata dunia nyata dan dunia game.." batin Reben sambil menikmati bergetarnya oppai Milla di dada Reben.

"Hentikan woi! Jangan berbuat mesum disini!!" teria Vicky."Dan apa tujuanmu bermain ke dunia game itu??" tanya Vicky.

"Sebenarnya aku maen game tersebut tidak berniat untuk menganggu persahabatan kalian, sebenarnya aku mencari seseorang yang bernama David, dia sudah mengancam umat perempuan.." ucap Reben.

"Darimana kau tahu hal itu?" tanya Vicky.

"Aku diberitahu oleh Dewi La Lluvia, bahwa David berniat menaklukkan semua oppai wanita yang ada di dunia ini termasuk dari khalangan dewi-dewi sekalipun, itu seingatku.." jelas Reben.

"Apa?!! Memang tidak bisa dibiarkan!!!" geram Vicky.

Lalu tiba-tiba lampu di room mereka mati nyala mati nyala mati nyala, lalu munculah sebuah video di depan mereka berempat dari sebuah layar komputer.

"Cih, sepertinya ini pekerjaan Keysia Atalanta-von-Trezequet si tukang hacker.." ucap Vicky.

"Apa kau tahu dimana Keysia si hacker itu berada? Kenapa dia bisa tahu pembicaraan kita tentang David?" tanga Reben.

"Aku tidak tahu sekarang dia ada dimana, maklum hacker, statusnya selalu dirahasiakan seperti Alonso dan menurutku dia dibayar untuk mengawasi kita, dan menurutku juga dia mengawasi kita dari satelit bumi.." ucap Vicky.

"Hebat!!!" Reben sangat terkagum-kagum.

Video yang muncul tersebut, tiba-tiba diputar dengan sendirinya dan tak disangka...

"Halo Vicky, Rivalku apa kau masih mengenalku? Ya pasti kau masih mengenalku, namaku adalah Kotonoha No Tsuki," ucap Kotonoha dari Video.

"Mau apa kau?" tanya Vicky.

"Ya, aku mendengar pembicaraanmu dengan teman barumu, Reben. Teman barumu itu sepertinya sedang mencari David ya?" tanya Kotonoha.

"Woi! Apa kau tahu tentang David?!!!" teriak Reben.

"Ya, aku tahu. Dua jam yang lalu, David bermain Game Heroes Hunter, dan tak disangka dia bertemu dengan seorang dewi di dalam game tersebut, dan tak disangka juga David berhasil menaklukkan hatk Dewi tersebut di dunia nyata, kesimpulannya, David bertemu dengan Dewi Chyslia Enzochio da Gamma lalu mengajak Dewi tersebut ketemuan di dunia nyata. Dengan kekuatan mesumnya, Dewi Chyslia sudah menjadi istri David, karena sudah di ikkeh-ikkeh oleh David.." ucap Kotonoha.

"A-apa?!! Jadi seorang Dewi sudah jadi korban oleh David?? Ini benar-benar gawat!!!" Reben sangat panik.

"Sekarang aku bekerja sama dengan David untuk menaklukkan semua oppai yang ada di dunia ini, hahaha!!!!" Kotonoha tertawa jahat."Bila kau ingin bertarung dengannya dan ingin membuktikan siapa orang mesum nomor satu di dunia, maka besok datanglah ke lapangan tennis selatan.." ucap Kotonoha.

"Kenapa harus ke lapangan tennis?" tanya Reben.

"Karena besok lapangan tennis selatan ditutup dan karena itu besok lapangan itu sepi, jadi kita bisa menyelinap masuk ke dalam lapangan tennis untuk melakukan sebuah pertarungan.." ucap Kotonoha."Ya bisa dibilang, aku males bayar sewa hehehe.."

"Vicky, apa kau tahu tempat itu?" tanya Reben.

"Tentu aku tahu.." ucap Vicky.

"Baiklah, besok antarkan aku kesana, aku akan bertemu dengan David dan akan mengalahkannya.." ucap Reben.

"Kutunggu, kau Reben!! Bila kau kalah, semua oppai wanita dari khalangan manusia dan dewi akan menjadi milikku dan boss David huahahahah!!!" Kotonoha tertawa jahat.

Keesokan harinya, tepat di lapangan tennis...

"Jadi kau yang bernama David itu ya?" tanya Reben sambil melototi David,"Jadi kau yang ingin menaklukkan semua oppai yang ada di dunia ini ya?"

"Benar itu aku.. Aku memang ingin menaklukkan semua oppai yang ada di dunia ini! Karena aku ingin memuaskan semua hasrat dan nafsuku di dunia ini!!! Hahahaha!!!!" David mulai tertawa dengan nada sinting.

Lalu datanglah Kotonoha dari belakang David,"Jadi kau cuma sendirian ya? Kasihan, apa Vicky tidak menemanimu?"

Vicky pun datang sembari bilang,"Tentu aku menemani Reben, tugasku disini adalah mengalahkanmu, Kotonoha!!'

"David aku akan mengalahkanmu!! Dengan segenap kekuatanku!!! Dan takkan kubiarkan kau menaklukkan semua oppai di dunia ini!!" teriak Reben.

"David, apa kau butuh bantuanku untuk mengalahkannya?" tanya Kotonoha.

"Tidak usah aku bisa mengalahkannya sendiri.." ucap David.

Sssettttttt!!! David dan Reben pun tiba-tiba teleport ke sebuah kota sepi, dan rusak anggap saja sebagai kota mati."Kita bertarung disini!!!" teriak David.

"Kota ini sangat luas, tapi mengapa ia mencari tempat untuk bertarung seluas ini? Pasti dia mempunyai sebuah rencana.." batin Reben.

"Dewi Chyslia, datanglah dan bantu aku! Sekarang kau adalah istriku! Seorang istri harus menuruti apa kata suami!!!" teriak David.

Setelah itu munculah Dewi Chyslia dari langit sambil membawa sebuah trisula."Baiklah suamiku, kau mau kubantu apa?"

"Hajar orang yang bernama Reben itu!! Sekarang!!" perintah David.

"Baiklah.."

Buuummm!! Bummmm!! Buummmm!!! Dewi Chyslia melesatkan semburan es ke arah Reben, Reben pun terkejut dan sangat panik, Reben pun langsung berlari untuk menghindari serangan Chyslia.

"Gawat!! Gawat!! Gawat!! Aku harus segera menjauh dari dewi itu!! Sepertinya salah satu cara untuk mengalahkan David ialah harus menjauhkannya dari Dewi tersebut.." batin Reben sambil berlari.

"Kejar dia, Chyslia!!" perintah David.

Dewi Chyslia terbang dan langsung mengejar David dengan kecepatan super,"Wuuuushhhh!!!"

"Rasakan ini, Tombak Naga Es!!" Dewi Chyslia melesatkan sebuah tombak es raksasa ke arah Reben.

"A-apa?!! Tombak sebesar itu!!! Aku juga tidak kaget sih, karena itulah kekuatan seorang Dewi pasti over power.." ucap Reben sambil membungkuk untuk menghindari tombak tersebut.

Tombak es raksasa pun menghantam beberapa gedung hingga ambruk,"Bruuuuukkkk Bruuukkk Bruuukkkk.."

"Uwaaaa!!!! Mengerikan!! Tak kusangka bertarung di dunia nyata sangat menyeramkan ketimbang di dunia game!!" teriak Reben.

Dewi Chyslia menciptakan sebuah bola penghancur lalu dilesatkan kearah Reben,"Saat kau terkena bola penghancur, maka tubuhmu akan hancur berkeping-keping!!!"

Wuushhhh!!! Bola penghancur melesat dengan sangat cepat ke arah Reben,"Sialan! Apa aku bisa menghindari bola penghancur itu?!! Bila aku kena maka aku akan tamat!!" geram Reben.

Vicky pun datang dan langsung mementalkan bola penghancur menggunakan kekuatan hebatnya,"Hiyaaa!!!"

Bummmmmm!!!!"

Bola penghancur tersebut melesat ke arah Dewi Chyslia, dan akhirnya bola penghancur tersebut mengenai Dewi Chyslia.

"Tidakkk!!!!" teriak Dewi Chyslia.

"Istriku!!! Kenapa ini!!! Apa yang kau lakukan kepada istriku hah?!!" teriak David dengan nada marah.

"V-Vicky kenapa kau bisa berada disini?!" tanya Reben.

"Aku sudah memasangkan tanda teleportasu di bahumu saat kita pertama kali bertemu di warnet kemaren.." ucap Vicky.

"Jadi begitu ya? Lalu apa yang terjadi dengan Kotonoha?" tanya Reben.

"Pertarungan seorang Rival akan kutunda nanti, yang terpenting aku akan menolongmu dari orang yang bernama David.." ucap Vicky.

Dewi Chyslia pun hancur karena bola penghancur miliknya, karena itu David menjadi sangat marah dan murka, David pun mengeluarkan Aura merah darah."Hiyaaaaa!!! Akan kubunuh kau, Vicky!! Karena kau telah membunuh istriku!!"

"Reben ayo lari," ucap Vicky,"Sebelum David mengejar kita.." lanjutnya.

"Kenapa memangnya?" tanya Reben.

"Karena..."

"Karena aku terlalu kuat hah?" Tiba-tiba David berada di antara mereka,"Sialan kau!!!" David langsung memukul Vicky hingga terpental jauh.

"Uakhh!!!"

Kemudian David memukul perut Vicky bertubi-tubi,"Rasakan ini!! Hiyaaa!!!"

"Bukkk!! Bukkk!!! Bukkk!!!"

"Uakhh!! Ukahh!!!uaknnhh!!!

"A-aku tak sempat bergerak!! Si David ini, selain punya kekuatan mesum, sekarang ia punya kekuatan yang melebihi dewa.." batin Vicky.

David melesatkan Vicky ke langit, lalu David melesatkan sebuah bom ke arah Vicky.

"T-tidakk!!!"

"Booommmmm!!!" Bom tersebut meledak di langit.

Vicky terjatuh dari langit dengan keadaan pingsan, lalu Reben pun menangkap Vicky,"Vicky! Bangunlah!!" Reben mencoba membangunkan Vicky.

Tap.. Tap.. Tap.. David pun berjalan menghampiri Reben.

Ledakan di langit membuat panas atmosfer, dan membuat langit menjadi mendung lalu turunlah hujan."Zraasshhhh!!!"

"Hujan?" gumam David.

"Hujan? Apa Dewi La Lluvia akan muncul?" batin Reben was-was,"Kalau muncul ini akan gawat!!"

Tiba-tiba turunlah Dewi La Lluvia dari langit,"Reben, setiap hujan, aku akan datang untuk mengabulkan permintaamu, sekarang apa permintaanmu lalu aku kabulkan walau permintaanmh aneh-aneh.."

"Wah.. Wah.. Tepat sekali Dewi La Lluvia datang, aku jadi gak nafsu bertarung, tapi sekarang aku nafsu untuk meng ikkeh-ikkeh La Lluvia.." ucap David.

"Gawat!!!" batin Reben.

"Reben, apa permintaanmu?" tanya Dewi La Lluvia.

"Dengan melihatnya saja, aku bisa membayangkan hal mesum dan bisa membuatnya menjadi kenyataan.." ucap David."Sekarang aku akan membayangkan hal mesum dengan La Lluvia, lalu aku akan bermesuman dengannya di depanmu.."

"Sialan!! Dewi La Lluvia, bertukarlah tempat dengan Kotonoha sekarang juga!!!" teriak Reben.

Saat David mulai melihat La Lluvia, tiba-tiba Lluvia berubah menjadi Kotonoha, Kotonoha bingung kenapa ia bisa berada disini,"Kenapa aku bisa disini?"

"Gawat!! Kenapa Lluvia berubah jadi Kotonoha, gara-gara ia datang tiba-tiba aku jadi membayangkan hal mesum dengan Kotonoha. Aku tidak Homo!! Aku terlanjur membayangkannya, mampus aku!!" David sangat panik.

"Tidakk!!!"

"Hahahaha," Reben tertawa,"Sekarang kekuatanmu sendiri lah yang akan mengalahkanmu!! Sekarang nikmatilah bermesuman pria dengan pria.." ejek Reben.

"Tidakk!!!" teriak David.

Beberapa saat kemudian..

"Eh ada David, ada apa kau?" tanya Kotonoha.

"Aku mencintaimu, ikkeh-ikkeh yuk.." ajak David.

"Tidak! Aku tidak homk bego!!" bantah Kotonoha.

"Ayolah sayangku.." David pun semakin birahi.

"Kenapa hal ini bisa terjadi kepadaku?!!! Tidakkkk!!!" teriak Kotonoha dengan penuh kepasrahan.

Akhirnya mereka berdua pun saling mengikkeh akibat jurus mesum David sendiri, inilah senjata makan tuan..

T
A
M
A
T



Takashi
2017-12-31 02:11:02
anjjjir! apa reben pakai teknik gombal no jutsu!?. rasanya nama david hampir selalu muncul dlm cerita mu
BenMan
2017-10-29 22:18:15
David si raja ikkeh
Yukki Amatsu
2017-10-29 14:56:04
Wkwk, intinya begitu, sakit perutku baca ini
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook