VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Gara Gara Tiramisu 04

2017-10-25 - Green Bull
33 views | 2 komentar | nilai: 10 (1 user)



Si cewek menoleh kearah Kid dengan tatapan tidak percaya dan terlihat juga pipinya merona.

BER..

Tubuhnya gemetar tampak dari celah matanya mengalir air bening dan menetes ke bawah.

"K-kamu kenapa sih?" tanya Kid khawatir melihat kondisi itu walau sebenarnya dia sedikit merasa aneh melihat Si cewek yang tiba-tiba saja menangis di sampingnya.

"Terima kasih Honey, ini untuk pertama kalinya didalam hidupku ada seseorang memuji Tiramisu buatanku." jawab cewek itu sembari mengelap air matanya.

"Eh.. Kok sampai segitunya, kalau boleh tau apa yang sebenarnya membuatmu sampai segitunya, pakai acara nangis segala(Nggak perlu sampai segitunya kale..), Tiramisu buatanmu itu benar-benar enak jadi hanya orang tidak memiliki indra perasa yang bisa bilang bahwa Tiramisu buatanmu itu tidak enak."

"Memang siapa sih yang bilang Tiramisu buatanmu itu tidak enak?" tanya Kid lagi sembari menatap serius ke arah cewek itu.

"Yang bilang tidak enak itu teman-teman dan orang terdekatku Honey, katanya rasa Tiramisu buatanku hambar nggak ada rasa khas Tiramisu sama sekali." jawab Si cewek lagi.

"Maksudmu?" tanya Kid.

"Aku sebenarnya baru belajar bikin Tiramisu, aku terus mencoba dan mencoba tapi aku selalu gagal membuat Tiramisu, walau pun bentuknya menggoda tapi tidak dengan rasanya." jelas Si cewek.

"Hari ini aku iseng-iseng ke dapur dan mencoba membuat Tiramisu untuk ke seratus kalinya dalam hidupku dan membayar kegagalanku sebanyak sembilan puluh sembilan sebelumnya."

"Tanpa sengaja dalam lemari piring aku menemukan sebuah buku resep cara membuat Tiramisu punya Mama dan aku melakukan seperti petunjuk di buku itu." jelas cewek itu lagi.

"Aku sangat bersyukur akhirnya aku berhasil membuat Tiramisu seperti buku resep punya Mama itu hem.." tampak Si cewek tersenyum bahagia setelah menjelaskan semua itu pada Kid.

'T-ternyata Mama ku hebat.' batin Kid sembari tersenyum gaje.

"Eh.. Mama? sejak kapan kamu berhak memanggil Mamaku dengan sebutan Mama, aku satu-satunya anak Mama dan Mama tidak memiliki anak yang lain kecuali aku seoarang." ucap Kid kesal.

"Nggak salahkan kalau ibumu aku panggil Mama, secara aku udah tinggal satu bulan disini." kata Si cewek itu datar.

"Iya juga sih, tapi terdengar asing di telingaku seolah-olah kalau kamu menyebut Mamaku dengan panggilan Mama seperti seorang gimana-gimana gitu." ucap Kid sembari melipatkan kedua tangan ke dadanya.

"Maksudmu seperti isteri ya? Aku harap itu bukan mimpi tapi kata-kata itu menjadi kenyataan." gumam Si cewek pelan, walau suaranya pelan Kid mendengarnya.

"Enak saja! Kita baru ketemu sebulan yang lalu itu pun kamu yang langsung pegang-pegang tanganku dan yang lebih aneh lagi Mama saja tidak bisa melihatmu yang sekarang, bagai mana mungkin kamu bisa jadi istriku." kata Kid dengan wajah cemberut.

"Tapi kamu suka kan dengan genggaman tanganku pada tanganmu waktu itu kan? Tandanya kamu sama sekali nggak buru-buru melepaskannya." tampak Si cewek tersenyum kerah Kid sembari mengedipkan satu matanya.

"Aku waktu itu syok tau! Itu pertama kalinya seorang cewek mengandeng tanganku." Kid berkilah.

"Chieee.. Jadi aku lagi nih yang No satu? kejadian pertama itu pegangan tangan kedua ciuman, Ah mesranya kyaah.." tampak cewek itu memegang kedua pipinya tersipu malu sembari mengingat momen-momen indah itu (Menurutnya tapi bagi Kid itu semua hanyalah kecelakaan).

"Jangan seenaknya ya! Itu semua murni kecelakaan dan bukan keinginan dari lubuk hatiku sendiri." tampak Kid makin kesal.

"Dibanding bertengkar gaje seperti ini yuk kita ciuman." ajak Si cewek.

"NGGAK SUDI!!!" bentak Kid kesal.

"Hehe.. Aku yakin, Honey itu cowok yang baik walau pun pura-pura tegas seperti itu." ucap si cewek tampak bibirnya manyun.

"Aku percaya semua itu akan berubah yang awalnya benci padaku suatu saat nanti pasti bisa mengerti perasaanku yang sesungguhnya hehe.." tawanya gaje.

DEG.. DEG..

Jantung Kid berdebar mendengar semua itu ia hanya terpaku menatap Si Cewek.

'Perasaan apa ini? Kenapa aku bisa dekat dengannya padahal sebelum ini aku selalu menjauhi dan memarahinya kenapa kini jantungku berdebar-debar ketika dekat dengannya? Apakah ini yang dinamakan cinta?' batin Kid sembari menatap Si cewek dalam-dalam.

"Kok Honey melihat aku seperti itu sih? Apa ada yang salah dengan penampilanku ya?" tanya Si cewek heran melihat Kid yang sedang menatapnya.

"Eh.. Enggak kok, aku hanya berpikir apa kamu mau aku suapin Tiramisu ini juga?" tanya Kid, ia yang sebetulnya sedikit terkejut karena di tegur cewek itu jadi lidahnya keseleo.

'Waduhh... Kok aku bisa ngomong begini sih? Ini benar-benar Gawat.. Gawat.. Gawat..!' batin Kid tampak ia panik setelah mengatakan itu.

Si cewek hanya terdiam dan menatap Kid dengan tatapan tidak percaya.

Tanpa menunggu waktu lama ia pun mengangguk lalu berkata.

"Dengan senang hati Honey."





To Be Continued

Irwan Syah
2017-12-26 14:27:34
ternyata benar kalo si cewek itu nggak bisa dilihat siapapun kecuali kid
Alien Queen
2017-11-16 07:57:25
Parah, gagal nya banyak mata. Pasti bikin tiramisu nya asal-asalan seenak dengkulnya.
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook