VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Pertandingan Yang Menegangkan

2017-05-23 - Author Of Pain
73 views | 13 komentar | nilai: 10 (7 user)


Menit 80, keadaan 0-2. Tim kami tertinggal! Ini Semi-final. Dan kami harus menang! Pelatih terus memberi instruksi kepada kami agar memberi perlawanan yang sangat keras. Saat ini bola ada di kakiku, aku menggocek bola. Bezzy menghadangku, dia adalah Center back tim lawan dan merupakan salah satu center back paling disegani di turnamen ini.

"Apa kau bisa melewati hadanganku pria kecil?" ucapnya sombong.

Cihh!!! Dia meremehkanku, aku menendang bola melewati sisi kirinya lalu aku berlari melewatinya dari sisi kanannya. Sangat mudah! Aku memang kecil tapi aku lincah! Tidak sepertinya yang bertubuh besar, aku berlari menggiring bola mendekati kotak penalti lawan. Sebuah ruang kosong di sudut kiri atas menjadi sasaranku. Aku menendang ke sana, dan masuk. Bola itu pecah saat membentur mistar, namun tetap masuk ke dalam gawang lawan.

Beberapa orang teman setimku melakukan selebrasi, tapi aku tidak! Aku cemas, aku takut! Skor masih 1-2 dan waktu normal hanya sekitar 4 menit lagi saja. Kalah berarti mati disini!

Pelatih mulai berteriak marah, "Hey!!! Jangan selebrasi!!! Kita masih tertinggal, serius!! Mulai sekarang kita bermain overload, dan gunakan formasi 3-2-5."

Pertandingan dimulai kembali, wasit meminta bola pada panitia turnamen. Panitia turnamen berkata "Ini bola terakhir, jangan hancurkan lagi."

Lawan mulai menyusun serangan, namun dengan mudah kami patahkan. Bola sekarang berada di kaki Fuez, dia menggocek bola melewati 2 pemain lalu memberi umpan panjang ke sisi kiri pertahanan lawan. Pemain lawan mengahalau bola keluar lapangan, lemparan ke dalam untuk tim kami.

Reth melempar bola ke arahku, aku mengoper bola kembali kepada Reth, aku dibayang-bayangi oleh 2 pemain. Cih!! ini tak bagus, apa karena aku tadi mencetak gol makanya mereka memberi penjagaan ketat terhadapku?

Reth mengetahui aku dikawal ketat oleh 2 pemain bertubuh besar. Reth memberi crossing langsung ke kotak penalti, Fuch menanduk bola ke tiang jauh. Namun pemain bertahan lawan bisa menghalau bola. Bola datang ke arahku, aku langsung melepaskan tendangan first time ke gawang lawan. Tendanganku itu tak bisa dibendung oleh kiper lawan...

Skor 2-2. Kali ini aku ikut berselebrasi... Aku melakukan selebrasi dab yang sedang tren dikalangan anak muda jaman sekarang. Aku melihat ke pinggir lapangan, tambahan waktu hanya 3 menit. Apa tim kami bisa melakukan comeback gemilang setelah tertinggal 2 gol. Ini pertandingan HIDUP dan MATI, kami harus tetap fokus.

Pertandingan dilanjutkan kembali, sekarang kami bisa bermain lebih santai. Kami juga tidak bermain overload lagi, pelatih juga sudah menginstruksikan untuk mengubah formasi menjadi 3-2-3-2, namun kami masih mempraktekan serangan maut.

Kali ini tim lawan mulai menyerang, namun serangan mereka cenderung terburu-buru, mereka jadi sering membuat kesalahan dalam mengumpan. Yert memenangkan pertarungan udara, saatnya serangan balik. Aku berlari menghindari center back bertubuh besar, dengan gerakan lincahku aku bisa melewatinya. Aku memperhatikan posisiku, aku belum dalam posisi offside, aku hanya tinggal menerima umpan matang dari Yert, namun umpan tak kunjung diberikan. Yert memberi umpan kepada Fuez yang juga berdiri bebas di sisi pertahanan gawang, kiper maju mencoba menutupi ruang tembak. Namun Fuez lebih cerdik dia memberi umpan tepat ke arahku yang berada di dalam kotak penalti, tak ada yang mengawalku! Kiper juga sudah berada di luar area blockingnya. Dengan mudahnya aku memasukan bola ke gawang lawan... Skor 3-2 bersamaan dengan golku itu peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan terdengar.

Aku bersorak penuh kegirangan, begitu juga dengan teman-teman serta seluruh staf kepelatihan. Sedangkan tim lawan hanya bisa menangis sambil meronta-ronta. Panitia turnamen memberi ucapan selamat kepada tim kami. Lalu pergi menuju tim yang kalah..

"Semuanya menunduk!!!" kata pihak penyelenggara turnamen.

Tim lawan hanya menuruti perkataannya.

"Baiklah, sekarang penggal kepala mereka!" bersamaan dengan ucapannya seorang algojo masuk sambil membawa katana dan mengeksekusi mereka satu persatu.

Oh ya aku lupa memberi tahu pada kalian, tim yang kalah akan dipenggal kepalanya dan akan dijadikan bola di pertandingan selanjutnya.

The End....


Bocah Redoks
2017-06-01 09:12:30
benar benar pertandingan hidup dan mati
Kuroko Akashi
2017-05-27 11:35:18
Gila !!! Kepala orang dijadiin bola.. hebat, hebatt !!!
David Bluezskynschky
2017-05-26 18:11:36
Omoshiroi
Dwi Fitri
2017-05-26 12:21:11
nerapin baca cepat biar gk kejebak
Aerilyn Shilaexs
2017-05-25 05:51:42
Aku ngga baca karna ngga suka bola, tapi kebetulan aja ngga sengaja baca endingnya, greget.
BeeZero
2017-05-24 08:50:00
beuhh bgtu ya..mngkn bkan di dunia manusia nih ?? hahha
Phoenix D
2017-05-24 05:36:38
Wah bolanya jadi banyak lagi..
Downcrazy
2017-05-23 22:40:56
Buset bolanya kepala orang dan bisa digiring dengan lincah....hebat banget tuh orang, Mesi, kah?
Timnas Indonesia
2017-05-23 21:54:10
Njiirrr begitu ternyata.. ane kira tadi tendangannya yang kuat Sampek2 bolanya pecah
Fanny Mobile Legend
2017-05-23 20:57:00
Menegangkan dimananya? Yang ada pesta penggal
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook