VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Ahmadnoorian SC C1 - Taman Bunga Tanpa Kupu-Kupu

2017-01-11 - Question Of Life
61 views | 13 komentar | nilai: 8.5 (2 user)



Untuk Kupu-kupu Tersayangku, Sandy
***
Aku terbaring menghadap langit biru yang membentang di atas sana dengan penuh kerinduan duhai sayangku, sembari terus melihat segumpalan awan putih yang seolah-olah membentuk siluet wajahmu terseyum hangat kepadaku
Di taman bunga ini aku menunggumu seperti yang kita janjikan, terkadang aku menoleh ke arah sana, arah dimana kau selalu datang untuk menikmati bunga-bunga indah bersamaku, sehingga bagiku kau telah menjelma menjadi kupu-kupu bagi taman ini
Tapi dimana dirimu sayangku? Apakah kau lupa janji kita? Apakah kau sudah bosan bermain denganku? Mengapa kau tidak kunjung datang juga duhai sayangku? Tidak lengkap rasanya taman yang indah ini jikalau tidak ada kupu-kupu yang menikmatinya indahnya bunga-bunga mawar ini
Aku ingat saat kau menari-nari senang di taman ini dengan penuh semangat memamerkan gaun merahmu yang aku hadiahkan sewaktu ulang tahunmu, atau saat kau memetik setangkai mawar dan menyelipkannya di antara telingamu, atau saat ketika kau menertawakanku ketika aku jatuh tersandung namun setelah itu kau mengobati lukaku tersenyum dan mengatakan sudahlah "Cup.. Cup... jangan nangis ya Erriannoor, atau saat kau berbaring disampingku sembari melihat burung-burung yanvg terbang di langit secara berpasangan dan membayangkan kita adlah sepasang burung itu terbang setinggi mungkin, sungguh nostalgia
Meskipun beberapa jam telah terlewatkan namun hati ini terus memperaycainya jika wajahmu yang cantik itu akan terlihat juga duhai kupu-kupuku tersayangku
Angin yang berhembus menerpa wajahku semakin keras, segumpalan awan itu kini telah berubah hitam dan mulai menitikkan air matanya seoah sebagai perwujudan dari rasa sedihku ini, aku hanya bisa memeluk lututku dengan dingin yang menusuk ke tulang-tulang rusukku tiada ampun
Air yang jatuh dari langit ini menyatu dengan air mataku, sehingga aku tak perlu takut lagi akan ada melihatku betapa cengengnya meskipun aku juga tahu tidak akan ada yang datang menemaniku dalam kesepian
Dan aku pun lantas berteriak sekencang-kencangnya
***
Aku kembali dengan rasa yang tak menentu, seharusnya aku menghangatkan diri dengan segelas minuman panas di warung, namun minuman itu justru kubiarkan mendingin, tidak mendengarkan apa yang dibincangkan oleh para pengunjung lain, aku tenggelam dalam duniaku sendiri
Lalu saat itulah kau duduk di sampingku dan memberikan sebuah handuk, aku menerimanya dan mengucapkan terima kasih
Lalu kau mengeluarkan sebuah papan tulis kecil dan menuliskan "Sampai kapan kau akan bersikap seperti ini Erriannoor?"
"Sandy kau tahu kalau aku mencintaimu kan?" ucapku
Menjawab pertanyaanku kau lalu menuliskan sesuatu di papan tulis itu dengan ekspresi mengasihani, aku tidak bisa mengingatnya sejak kapan kau berhenti berbicara dan mulai menggantikan suara merdumu itu dengan sebuah tulisan di papan kecil, atau sebegitu bencinyakah untuk berbicara denganku Sandy?
"Errriannoor, kau tahu betapa aku menyayangimu, tapi aku membencimu yang sekarang ini" tulis dirimu di papan kecil itu
"Tapi Sandy" ucapku rilih, lantas kau dengan penuh tenaga kembali menuliskan sesuatu
"BERHENTI MEMANGGILKU SANDY!!!" tulis dirimu kemudian pergi dengan meneteskan air mata
"Bukankah itu terlalu kejam Erriannoor, hati seorang perempuan itu begitu lembut, jadi janganlah kau sekali-kali menggores perasaannya, biarlah yang telah pergi beristirahat dengan tenang, biarlah Sandy pergi dengan tenang selama-lamanya" ucap paman penjaga warung
Aku tahu betapa tak bergunanya aku, seandainya aku bisa menolongmu Sandy
***
Meskipun langit berhenti menangis namun hatiku ini tidak kunjung berhenti
"Erriannoor…! Erriannoor…! Erriannoor…!" aku mendengarnya, yah aku mendengar suaramu yang indah mendayu-dayu memanggilku, tentu saja ini bukanlah ilusiku belaka, kamu memanggilku, aku tahu itu jika cinta kami abadi, tidak ada yang bisa memisahkan kita bahkan jika itu kematian sekalipun
"Erriannoor….! Erriannoor…!" kamu duduk di bangku depan toko itu ditemani lampu jalan, dengan wajah menunduk, kemudian kamu menengadahkan wajahmu, memandangku, aku memandangnya balik, aku melihat bagaikan malaikat yang turun ke bumi, wajahmu yang berseri-seri
Kamu berdiri dan mengisyaratkan diriku untuk mengikutimu, kau berjalan dengan cepat dan aku mengikuti dengan susah payah, kau lalu berhentti di tempat itu, aku pun menyadari tempat itu, dimana kita pertama kali bertemu Sandy
Masih membekas diingatanku saat kau dan adikmu berpapasan denganku, aku masih mengingatnya Sandy, tentang bagaimana kau dan adikmu yang pergi terburu-buru mengejar diskon besar-besaran, namun harus terjebak antrian atau mungkin lebih tepat disebut orang-orang yang berjejal berebut, dan aku menawarkan sebuah bantuan, Sandy masih berkesan bagiku bagaimana aku melihat senyummu yang menawan untuk pertama kali
Dan kali ini kita berdua berdiri disini di depan toko swalayan yang sekaranng sudah tutup, melangkah masuk, tanganmu yang putih seputih salju menyapu-nyapu dinding yang penuh coretan curahan cinta kita, aku memebelai tanganmu, tanganmu yang sebenarnya dingin entah mengapa terasa hangat bagiku duhai kupu-kupu tersayangku, Sandy, mata kita saling bertemu, aku bisa melihat diriku memantull dari bola matamu yang sebening krista itu, aku bisa merasakannya betapa besarnya cintamu dan aku berharap kau juga bisa merasakan betapa besarnya cintaku padamu
Dan entah siapa yang memulainya kau sudah jatuh dalam pelukanku, aku menangis bahagia, bibir kita saling bertemu, saling mengisap, dan bertukar air liur, dua insan saling bersatu hanya disaksikan puluhan kupu-kupu indah yang terbang di sekitar, namun keindahan mereka tidak bisa mengalahkan keindahanmu, Sandy sayangku, kaulah kupu-kupuku yang terbang di dalam taman hatiku
***
Aku terbangun keesokan harinya dibangunkan suara laki-laki milik sahabatku Hendy
"Erriannoor bangunlah! Apa yang kalian lakukan disini?"
"Apa yang kami lakukan disini Hahhahahhahahahhahahah"
"Apa yang baru saja terjadi Erriannoor?" tulis dirimu yang juga baru saja terbangun dipelukanku di papan tulis yang selalu kau bawa
"Jadi kalian melakukannya, baiklah bersiap-siaplah karena Misha yang baru saja kembali meminta kita semua untuk datang"
"Ada yang tahu mengapa aku dan Erriannnoor bisa sampai ada disini?" tulis dirimu di papan tullis kecil itu
"Sudahah tidak perlu membahasnya lagi, aku bisa mengerti" ucap Hendy
***
Mengapa harus di taman penuh kenangan ini kami harus menemui Misha, apa artinya taman bunga ini jika tidak ada kupu-kupu yang terbang dan hinggap di putik bunga mawar itu
"Ahmad! Hendy! senang bertemu denganmu kembali" ucap wanita berkulit puith dan berdarah campuran dan aku tahu memiliki fisik lemah itu, di antara semua orang hanya Misha yang memanggilku dengan nama depanku yaitu Ahmad
"Senang melihatmu juga Misha, bagaimana dengan pengobatanmu" ucap Hendy
"Tidak perlu mengkhawatirkanku" ucap Misha tersenyum
Sandy, lalu saat itulah kau muncul setelah merapikan pakaianmu yang kusut akibat semalam
"Tentu saja, senang melihatmu Sindy, dimana kakak kembarmu, aku tahu kau itu pasti Sindy kan" ucap Misha waktu itu yang mana membuatku seperti tersayat sembilu, dan semua terdiam membisu
"Sebenarnya apa yang terjadi? Kumohon jangan katakan sesuatu yang mengerikan, Sandy sama sekali tidak…." Ucap Misha menahan tangis namun sebeum dia menyelesaikan kalimatnya aku langsung menyahut
"Dia masih hidup! Aku tahu itu, Sandy masih hidup, bagaimana kalian bisa sejahat itu menngatakan Sandy sudah meninggal"
"Tidak kaulah yang justru jahat Errinnoor, kau tidak pernah menerima kenyataan kalau Sandy teah tiada dua bulan lalu, dan kau mulai memanfaatkan Sindy yang mencintaimu untuk keegoisanmu, kau mulai mengganggapnya sebagai Sandy kembarannya tanpa peduli perasaan Sindy"
"Tapi aku hanya" ucapku terbata-bata
"Erriannor maaf"
"Meski aku mencintaimu sebagaimana cinta kakakku kepadamu"
"Tapi aku tidak akan pernah bisa mengggantikannya"
"walau kami memiliki wajah yang sama"
"aku hanya ingin kau mencintaiku"
"sebagai Sindy bukan sebagai kakakku Sandy"
Kau tahu bahkan aku tidak dapat mengerti akan perasaanku sesungguhnya, apakah cintaku kepadamu Sandy memang tulus atau ini hanya sebagai rasa bersalahku saja karena tidak ada saat kematianmu, Sandy
Mungkin aku sudah berbuat kejam padamu karena membuat kepergianmu menjadi tidak tenang dan membuat Sindy menangis
Sandy asal kau tahu meski kau telah tiada namun kau selalu akan aku kenang selamanya, kini taman bunga ini telah kehillangan kupu-kupunya
Sandy maafkan aku karena tidak bisa menerima kepergianmu, aku menjerit di dallam hati mengasihani diriku yang bodoh in
***
"Oh iya ngomong-ngomong perkenalkan mereka ini adalah teman-teman kuliahku, Vina Ashinta, Ersa Liana Dewi, Ahmadian Noorsheilll De Rasyid dan juga Santi, eh Ahmad dimana Santi? Ahmad…! Ahmad….!"
"Entahlah aku sama sekali tidak mengetahuinya" ucap seorang pria dengan tamppang preman yang dari tadi terus memandang ke suatu arah dimana Sandy selalu datang ke taman bunga ini
"Bukankah seharusnya Santi selalu bersamamu Ahmad" ucap seorangg wanita dengan tinggi kra-kira 163 cm, berambut lurus, dan memakai baju kotak-kotak biru dan pita di kepala
"Ah kurasa Santi akan kembali tidak lama lagi, perkenalkan ini Hendy Risnandi, Ardhia Wishnu, Ahmad Errriannoor, dan juga Sindy, sepertinya hanya mereka yang datang yah, hey Hendy apakah kau tahu dimana yang lain lagi? Hey Hendy…! Hendy! apakah kau mendengarkanku? Ada apa denganmu? tiba-tiba saja kau berubah pucat setellah mendapat SMS, memangnya apa yang terjadi
"Faris tidak akan pernah datang karena aku mendapat SMS yang mengatakan Faris baru saja ditemukan tewas terbunuh" ucap Hendy
"Sepertinya kita datang diwaktu yang tidak tepat" ucap kakakknya Misha, yaitu Reena
Namun aku sama sekali tidak mempedulikan itu karena aku terfokus ke arah yang dilihat pria bernama Ahmadian Noorsheiil itu
"Katakan apakah kau juga melihatnya juga, apakah kau melihat seorang wanita disana, katakan apakah kau juga melihat melihat Sandy?" ucapku berisik kepada pria itu
"Namamu itu Ahmad Erriannooor kan? Erriannoor maafkan aku, tapi aku hanya meihat sesuatu yang tidak masuk akal disana" ucap pria itu
"Tidak kau salah, dia hanyalah Sandy"
"Erriannoor aku tahu betapa besarnya cintamu, tapi terimalah kenyataan" ucap pria itu
"Santi sepertinya aku tahu mengapa kau menghilang tiba-tiba, wanita bernama Sandy itu dan juga pria yang dikabarkan meninggal itu memiliki keterkaitankan?" gumam pria itu kemudian
***
T
B
C
***
Author note: Lagi-lagi aku membuat cerita yang alurnya sulit dipahami, entah pembaca nantinya menangkap apa yang terjadi di cerita ini atau tidak, memang aku pikirin :v aku kan author paling tidak bertnaggung jawab :v

Author note : Lagian cerita ini masih akan ada lanjutannya :v suatu eksistensi tak terdefinisi bernama Santi akan kembali! Horeee! Chapter 1 bergenre romance selasai berikutnya genre supernatural mungkin

Author note : misteri tetaplah sebuah misteri sebelum terpecahkan

Author note : pertama kali main ke warnet karena Laptop error :v padahal ni cerita dari chapter 1 sampai chapter 6 udah selesai pada malam tahun baru

Shineria of Life
2017-01-22 09:16:04
Ohoho, k-kau masih bisa buat cerita seperti ini hum bang ahmad?? lalu mana cerita ppj:law nya, ukh *nyiapin gergaji dan pisau daging
Rainhard
2017-01-12 20:54:26
PROLOGNYA KEREN!!!111!1!1! sayang gak ada jarak wwww
Rudy Wowor
2017-01-12 17:32:25
Mirip puisi tapi bagus kok.
chichay
2017-01-12 09:10:26
mudah d phami buatku dn buat org yg berimajinasi tinggi.
ThE LaSt EnD
2017-01-11 21:46:51
emang gak ada jarak tiap paragraf Gan? agak pedes bacanya... ha ha..
D Generation X
2017-01-11 21:39:39
Sulit paham dialognya sedikit
Aerilyn Shilaexs
2017-01-11 21:26:20
Bertukar air liur? Bukankah itu menjijikan.
Bocah Redoks
2017-01-11 21:20:13
santi atau sandy ?
Gouenji Shuuya
2017-01-11 20:35:06
Apa kakak si cewek itu mati beneran
L E Ox Kiruru
2017-01-11 20:11:51
kren bahasanya om
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook