VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Devils Hole

2017-01-11 - Rudy Wowor
35 views | 11 komentar | nilai: 8.33 (3 user)

Judul : Devil Hole.
Author : Rudy Wowor.
Penulis : Agung Siluman Tengkorak.
.
.
.
Selamat membaca!
.
.
.
Iwan adalah seorang anak tunggal, dia hidup bersama kedua orang tuanya.
.
Tapi kehidupan Iwan tidaklah sejahtera.
.
Pada saat tengah malam disaat Iwan akan tidur, dari dalam kamarnya dia mendengar kedua orang tuanya bertengkar.
.
"Selalu saja kau pulang dengan keadaan mabuk!" teriak Ibu dengan marah melihat suaminya tiap malam pulang ke Rumah dengan keadaan mabuk.
.
"Aku baru dipecat kamu ngomel aja!" teriak Bapak tak kalah marah.
.
"Tapi jangan bawa kemarahanmu ke Rumah!" teriak Ibu.
.
"Apa kau bilang! Dasar istri sialan!" teriak Bapak.
.
*Plaak. . .!!!*
.
Suara tamparan yang sangat keras mendarat dipipi Ibunya Iwan, membuatnya tersungkur kesakitan.
.
Iwan yang berada di Kamar mendengar suara tamparan hanya bisa menangis sambil bergumam pelan, menyebut nama Ibunya.
.
Tidak lama kemudian suasana pun hening, sepertinya pertengkaran kedua orang tuanya sudah selesai.
.
Iwan pun mulai memejamkan mata dan tidur.
.
Keesokan harinya setelah bangun tidur, Iwan mendekati Ibunya yang sedang berada di Dapur.
.
"Ibu," panggil Iwan sambil mendekat.
.
"Ada apa Iwan," jawab Ibu yang terlihat sedang menyiapkan sarapan.
.
"Semalam Bapak memukul Ibu lagi ya?" tanya Iwan.
.
"Kemarin Bapak lelah karena kerjanya gagal lagi," jawab Ibu Iwan sambil mengelus lembut kepala Iwan.
.
"Ibu selalu menutupi kesalahan Bapak, kasihan sekali Ibu," ucap Iwan dengan wajah sedih.
.
Iwan pun teringat kembali dimana dulu Bapaknya lebih tepatnya Bapak tirinya dulu sangatlah baik namun setelah usahanya bangkrut dia jadi suka mabuk dan tidak segan-segan memukuli Ibunya. Tanpa disadari Iwan pun meneteskan air mata mengingat Ibu kandungnya dipukuli Bapak tirinya tiap pulang mabuk.
.
Iwan pun langsung memeluk Ibunya dan bergumam pelan, "Aku sayang Ibu, akan kubalaskan kepedihanmu, Bu."
.
.
.
#Skip
.
.
.
Beberapa hari kemudian saat Iwan pulang sekolah, dia mendengar sesuatu mencurigakan di Rumahnya.
.
"Hahaha ayo kita minum terus," terdengar suara wanita dari dalam rumahnya, Iwan yang penasaran karena saat itu Ibunya sedang kerja akhirnya berjalan masuk dengan pelan-pelan.
.
Iwan mengendap-endap menuju ruang tamu dan mengintip. Nampak Bapaknya sedang bermesraan dengan wanita lain sambil minum alkohol.
.
Iwan benar-benar kaget dan kesal, "Hah! Ayah! Benar-benar keterlaluan, Biadap!" ucap Iwan pelan.
.
Namun tanpa sengaja Iwan malah menyenggol gelas yang ada di meja sampingnya.
.
*Pyaarr. . .!!!*
.
"Hei, siapa itu?!" teriak Bapaknya yang kaget.
.
"Waduh bisa ketahuan nih, sembunyi dimana," ucap Iwan panik, "Ah, sembunyi di Gudang saja," Iwan pun langsung berlari dan masuk ke Gudang belakang Rumahnya.
.
Iwan pun masuk ke dalam Gudang yang pengab, bagaimana pun Iwan tidak pernah masuk ke Gudang tersebut sebelumnya.
.
"Pintu apa itu? Sembunyi disitu saja," ucap Iwan mendekati sebuah pintu kecil seperti pintu rahasia.
.
Namun disaat Iwan akan membuka pintu tersebut, "Jangan coba-coba masuk!" teriak Bapaknya yang sudah berada dibelakangnya.
.
"Bapak," kata Iwan kaget.
.
"Kalau kau masuk akan ku kunci selamanya disana!" teriak Bapaknya marah.
.
*Plaak. . .*
.
Iwan pun hanya bisa menangis menahan perih dipipinya.
.
Bapaknya pun membuka pintu tersebut, "Lubang apa ini, sepertinya aku tak pernah melihatnya," kata Bapaknya heran, "Kamu tunggu disini, Bapak belum selesai!" teriak Bapaknya kemudian masuk ke lubang tersebut dan ternyata ada tangganya.
.
"Gelap sekali dan suasananya menyeramkan sekali," ucap Bapaknya.
.
"Hei, siapa disana!" teriak Bapaknya yang merasa ada yang mendekat.
.
Betapa terkejutnya Bapaknya Iwan nampak banyak makhluk menyeramkan yang mendekat, "Se. . . Setan. . .!" teriak Bapaknya ketakutan.
.
Bapaknya Iwan pun mencoba kembali naik, "Tidak! Iwan tolong!" teriak Bapaknya.
.
Makhluk-makhluk tersebut semakin dekat dan mulai menarik Bapaknya Iwan kembali turun.
.
Iwan yang melihat Bapaknya ditarik makhluk-makhluk berwajah seram pun ketakutan.
.
"Iwan! Tarik Bapak cepat! Tarik bodoh!" teriak Bapaknya sambil mengulurkan tangannya.
.
Iwan tidak menolong dia yang ketakutan kemudian tersenyum dan *Braakk. . .* Iwan menutup pintu tersebut rapat-rapat dan mengunci dari luar.
.
Setelah itu Iwan pun berjalan keluar Gudang sambil berkata, "Ini demi Ibu dan itu balasan untuk manusia jahat sepertimu," ucapnya.
.
Bapak tirinya Iwan pun akhirnya terkubur dalam lubang setan untuk selama-lamanya.
.
.
.
E.N.D
.
.
.
Salam dariku
Rudy Wowor

Ludfy N
2017-01-13 05:47:09
Gmana ya klw istrix nyariin?
happyreadin9
2017-01-12 08:35:17
untung ku g kwin lg.klo ku kwin kan ksihn ank ku bila nsibnya ky nak iwn
Cloud Xiicorss
2017-01-11 21:26:31
Ksian tuh bapaknya
DeAth ZedEr
2017-01-11 21:10:13
anak tiri yang mempunyai sifat pendendam...
Axel Blaze
2017-01-11 20:06:55
Nyumbang klik dulu kapan2 kalau ada waktu ku baca mari kita buat hubungan mutualisme.. kutunggu di ceritaku
WuCyborg
2017-01-11 17:36:12
Sepertinya si ibu salah memilih pengganti ayah kandung iwan. Jati diri aslinya terlihat saat sang bapa tiri tertekan
Bocah Redoks
2017-01-11 17:23:14
menarik. coba di jadiin cerbung.
Downcrazy
2017-01-11 17:14:15
Itu bunyi tamparan yang jd persoalan,ane gx pernah tau gmana bunyi nya
Aerilyn Shilaexs
2017-01-11 17:11:46
Kalau bisa, digambarkan lagi lebih jelas makhluk didalam sana.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook