VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Preview Cerbung "Shin Sekai"

2017-01-10 - Gouenji Shuuya
91 views | 7 komentar | nilai: 9.67 (6 user)

Di suatu tempat, tampaklah seorang pria sedang tergeletak bersimbahkan darah.

Pria itu tergeletak dalam posisi tengkurap. Meskipun dirinya telah bersimbahkan darah yang sangat banyak, tapi dia masih sadarkan diri.

Dengan susah payah, pria itu mencoba untuk memandang ke arah depan.

Tampak di sana ada seorang pria yang berdiri tegap dengan bekas goresan vertikal yang berada di mata kirinya.

Di samping pria itu, ada seorang gadis cantik yang sedang terikat di sebuah pohon.

Dan di belakang mereka, berdirilah sangat banyak orang. Kurang lebih sekitar 20 orang.

"Ada apa Miko Kagawa? Apa hanya segini kah kemampuanmu?" ejek pria yang berada di depan.

Pria yang dipanggil Miko itu pun hanya menatap orang yang mengejeknya tadi dengan tatapan yang tajam.

"Oh.. katanya kamu ingin menyelamatkan gadis cantik ini. Tapi lihat dirimu saat ini. Kamu itu terlalu lemah untuk bisa menyelamatkan gadis cantik ini." Ejek pria itu lagi.

Perlahan-lahan pria itu pun mulai berjalan untuk mendekati gadis cantik yang sedang terikat di pohon yang tepat berada di sampingnya.

Melihat hal itu, Miko pun langsung angkat bicara.

"Jangan coba-coba untuk menyakitinya, Yugo.. atau kau akan menyesali perbuatanmu itu!!" teriak Miko dengan ekspresi yang kesal.

Mendengar ucapan Miko itu, orang yang ternyata bernama Yugo itu pun menghentikan langkahnya kemudian menatap Miko dengan tatapan yang tajam sembari berucap.

"Menyesal? Menyesal katamu?? Seharusnya kau yang harus menyesali perbuatanmu karena telah membunuh tangan kananku." bentak pria yang bernama Yugo itu.

"Aku melakukan itu karena hal itu sudah menjadi kewajibanku untuk menegakkan keadilan. Kalian itu adalah orang-orang yang jahat.. kalian pantas menerima hal seperti itu." ucap Miko.

"Ah.. ada suara anjing menggonggong.." ucap Yugo yang berpura-pura tidak mendengar ucapan Miko.

"Brengsek kau Yugo!!" teriak Miko yang geram.

"Ahahaha.. lihat Bos. Dia kelihatan sangat marah sekali." ucap anak buah Yugo yang berada di belakangnya.

"Sudah Bos.. langsung bunuh saja orang itu." ucap anak buah Yugo yang lain.

Namun Yugo tak merespon ucapan para anak buahnya itu.

"Kau marah Miko... tapi bisakah kau bayangkan diriku?? Diriku ini bahkan lebih marah lagi dibandingkan dirimu ketika aku mendengar kabar kematian tangan kananku." ucap Yugo yang geram sambil mengepalkan kedua tangannya.

"Sekaranglah waktunya... waktunya bagiku untuk membalas dendam atas kematian tangan kananku itu." tambahnya lagi.

"Cuih..."

Puk...

"!!?"

Tanpa mereka semua sangka, gadis cantik yang sedang terikat di pohon pun meludah tepat di pipi kanan Yugo.

"A-Aisya..." gumam Miko pelan.

Yugo yang merasa pipi kanannya ada ludah yang menempel pun segera membersihkan pipi kanannya itu dengan sebuah tisu yang dia ambil dari saku kanan celananya.

Kemudian Yugo memandang gadis cantik yang sedang terikat di pohon itu dengan tatapan yang tajam.

"Kurasa kau sudah bosan untuk hidup, Nona." ucap Yugo.

Kemudian dia pun mengeluarkan pedangnya yang ia letakkan di belakang punggungnya.

"Hei.. Yugo.. jangan lakukan hal itu!!" teriak Miko.

"Miko... jangan khawatirkan aku! Kamu harus tetap hidup! Berjanjilah padaku.. kamu akan terus menjadi lebih kuat lagi dan hapuslah semua kejahatan yang ada di dunia ini!!" teriak Aisya dengan ekspresi yang tidak takut sama sekali.

"Oh.. pesan akhir yang bagus sekali, Nona. Tapi sayang sekali, setelah aku membunuhmu terlebih dahulu, berikutnya aku akan membunuh orang itu." ucap Yugo.

Pedang yang dipegang oleh Yugo pun langsung di ayunkan olehnya ke arah leher Aisya.

Namun Aisya terlihat tidak takut sama sekali akan hal itu.

Pedang itu semakin mendekat...

Semakin dekat...

Dan..

"Tidaaakk... Aisyaa!!!"

.

.

Bagaimana menurut kalian??

Racharion
2017-01-18 13:05:44
Wah Miko-nya laki
Bee Zero
2017-01-15 04:54:43
oke oke. . jdi mncul bnyak prtanyaan dsni, , awal yg bagus !
WuCyborg
2017-01-11 16:13:01
Di tunggu tanggal mainnya.
Rudy Wowor
2017-01-10 23:24:24
Menarik ceritanya.
Cloud Xiicorss
2017-01-10 21:57:17
Hmmm menarik sekali , jadi'in cerbung saja , nd nanggung bgt tinggal dikit lagi
Newbie Karbitan
2017-01-10 20:15:54
Apa miko itu seorang polisi?
Blue Pen
2017-01-10 18:45:03
Ceritanya menarik, konflik dan alurnya juga dapet, penggambaran ceritanya jelas pokoknya 'Kompor Gas'.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook