VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Almighty : Akhir dan Permulaan (Promo Cerbung)

2017-01-08 - Downcrazy
43 views | 6 komentar | nilai: 9 (1 user)

Di hamparan angkasa putih ruang dan waktu yang berbeda. Dua orang sedang berhadapan menatap tajam mata satu sama lain. Satunya sesosok pria berjenggot hitam panjang dan berkulit hijau dengan dua tanduk tumbuh dikepalanya, Raja Kegelapan IX Mukaboshi sang Chaos. Satunya lagi sosok seorang pemuda berambut putih dengan pakaian bernuansa kekaisaran cina memegangi semacam tongkat yang semakin menipis ke ujungnya, Raja dari para Dewa Seol sang Dewa Muda.

"Kenapa secepat ini!! masaku baru dimulai selama 1000 tahun!!" protes Mukaboshi

"Ywan.....aku bosan, tidak ada yang menarik selama 100 ribu tahun sejak penciptaan pertama"
balas Seol

"Ciih!! inilah yang leluhurku takutkan" gerutu Mukaboshi

"Uuuh...tinggal kau yang tersisa, mari selesaikan dengan cepat..." ucap Seol penuh kebosanan

Mukasboshi naik pitam, ia meningkatkan energi dalam tubuhnya. Otot-otot pada tubuhnya keluar dan memancarkan aura berwarna gelap.

"Aku tidak akan membiarkan ini tanpa perlawanan!!" ucap Mukaboshi memancarkan aura dahsyat dari tubuhnya.

"Ya-ya, beritahu aku kalau kau sudah selesai, Yawn" Seol kembali menguap.

Mukaboshi adalah raja kegelapan generasi ke IX, meski masanya singkat leluhur terdahulu telah menyiapkan ia untuk menghadapi sang Dewa. Kumpulan Energi selama 100 ribu tahun sejak penciptaan pertama menjadi sumber kekuatan dahsayat sang raja kegelapan.

"HeeyaaaaaH!!!!" Mukaboshi melesat mengarahkan tinju berbalut pusaran gelap ditangannya.

"Zriiiiiing" tangan kanan Mukaboshi menembus dada Seol.

"Yawn...!! kau ngecewakanku, apa hanya ini yang bisa kau lakukan" Seol masih tidak melakukan apa-apa dan mulai menggaruk punggungnya dengan tongkat yang ia bawa.

"Kurang ajar!!" Mukaboshi naik pitam pusaran hitam yang dalam tangannya mulai sesuatu.

"Gravity Black Hole!!" sebuah lubang hitam dengan kekuatan gravitasi yang dahsyat keluar. Getaran keras dan kencang terasa memenuhi angkasa putih. Dimensi dimana dua orang ini bertarung seolah tertarik menuju satu titik, Black Hole milik Mukaboshi.

"a...pa....yang...k..au...l..aku...ka...n" kata-kata yang keluar dari mulut seol pun tidak terdengar jelas.

"INI BELUM SELESAI!!!" Mukaboshi kembali berteriak lantang

"Monogears!! Big Bang!!!"

"GEEEEEDDUUUAAAARRR!!!"

Sebuah ledakan muncul dari titik hitam Black Hole milik Mukaboshi dan memenuhi angkasa putih. Ledakan ini berlangsung cukup lama seolah gelombang-gelombang yang muncul tidak ada habisnya. Seol dan Mukaboshi tidak terlihat termakan daya dahsyat ledakan itu.

"Uhuk-huk..." Mukaboshi hanya tersisa separuh kepala

"Dengan ini meski butuh 1000 tahun untuk bisa pulih dan memulai dari awal, aku bisa melanjutkannya......leluhur, aku berhasil" Mukaboshi mencoba menutup matanya

Warna gelap perlahan memenuhi pandangan di angkasa putih seiring mata Mukaboshi yang tertutup.

"Hey-hey, kenapa kau malah tidur?" terdengar suara seorang pemuda

"Hey....apa kau sudah selesai??" suara itu kembali terdengar

Mukaboshi tetap terlelap seolah tidak ada energi yang tersisa bahkan untuk membuka mata.

"Huuuaaahh!! padahal aku sedikit berharap padamu" ucap Seol pemuda itu yang masih sama seolah tidak terjadi apa-apa padanya.

"Ya sudahlah.....kau juga sudah berusaha dengan baik, mungkin" Seol mulai terlihat serius

"Klik!!" hentakan ibu jari dan jari tengah tangan kanan Seol.

Dalam sekejap semua menghilang, Mukaboshi, Angkasa Putih dan Seol sendiri. semua hilang begitu saja, hanya kehampaan yang tersisa seolah memang tidak pernah ada apapun disana.
.
.
Disebuah kamar ruang utama istana diatas langit,

"Seol....bangunlah, mau sampaikan kau tidur!!" seorang gadis berusaha membangunkan Seol.

"Huuaaaahhh....Ciel kau ini mengganggu sekali!!" Seol menarik lagi selimutnya.

"Huff....bagaimana bisa kau menjadi 'Sang Agung' kalau kau hanya tidur, MULAI SESUATU!!" gadis itu menarik selimut Seol dan membuatnya terjatuh ke lantai.

"ADUHH!!! sakit tahu!!" kesal Seol

"Salahmu, Huff!!" Ciel cemberut memalingkan wajah

"Yawn....ya maaf deh, kalau begitu aku pergi dulu" Seol tegak hendak meninggalkan Ciel.

"eh?! begitu saja??" Ciel menghentikan Seol.

"Hmmm....IYA-iya, aku akan memulai sesuatu yang baru lagi.....terima kasih sudah mengijinkanku tidur sebentar" Seol mengatakannya sambil terus berjalan dan melambaikan tangan

Ciel hanya tersenyum melihat kepergian Seol.

Seol pergi ke teras depan Istana.

"Huaaaah!!!" Ia menguap lagi memlampiaskan kantuknya
"Baiklah, mari mulai!!" ucap Seol dalam tatapan yakin

"Klick!" hentakan jari Seol dan menghilangkannya.

Shineria of Life
2017-01-21 18:06:45
ciel? aku harap bukan ciel pantomhive hihihi
D Generation X
2017-01-08 23:26:44
Next. .. kekuatanya luar biasa
Rudy Wowor
2017-01-08 19:26:26
Mau dibuat Cerbung ya?
ThE LaSt EnD
2017-01-08 19:09:27
itu dewa pencipta ya brow...
Sqouts Shadows
2017-01-08 10:55:27
Ditunggu cerita berikutnya
Leon Lockhart
2017-01-08 10:46:40
Sedikit saran, usahakan di akhir kalimat pembicaraan harus ada titik, contoh "Yawn... ya maaf deh, kalau begitu aku pergi dulu." '-')
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook