VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Her Eyes

2017-01-04 - Snow Blue
36 views | 12 komentar | nilai: 8.67 (3 user)

Dia....

Seorang gadis dengan segala kecantikan yang ada pada dirinya.

Berdiri tertunduk dalam keremangan sebuah kamar. Beberapa helai rambutnya yang sebahu berterbangan diterpa angin dari jendela yang dibiarkan terbuka.

Kilat yang menyambar dan guntur yang menggelegar memperjelas sosoknya yang tiada tara.

Dan jika mata indahnya terbuka.... kau tak akan mampu untuk menghindar.

********

"Hm.... yang mana ya?" gumam seorang gadis diantara tumpukan rak.

"Ini.... ini... hm... bukan.." matanya menatap cermat, menjelajah tiap baris dari isi rak tersebut.

"Ah... ini dia" ucapnya setelah berhasil menemukan barang yang ia cari, membawanya ke kasir lalu membayarnya dan segera pergi dari tempat itu.

Langkah gadis itu terlihat ringan seperti bulu angsa. Bayangan makan malam bersama dengan suasana romantis memenuhi pikirannya.

Karena terlalu asik membayangkan hal-hal menyenangkan, tanpa ia sadari langit sudah berwarna kemerahan.

Ketika gadis itu sadar ia segera mempercepat langkahnya. Teringat pada sebuah rumor tentang makhluk halus yang dia dengar pagi tadi dari teman-temannya.

Awalnya ia merasa biasa saja mendengar cerita itu, tapi berjalan sendiri ketika hari gelap seperti sekarang membuat sedikit rasa khawatir menghampirinya.

Srek.. srek.. srek..

Gadis itu merasa seperti mendengar suara gesekan dari balik semak-semak. Karena penasaran gadis itu menatap daerah sekitar dimana suara tadi terdengar.

Entah matanya yang salah atau memang itu nyata, gadis itu melihat sepasang mata yang sangat indah sedang mengintip dari balik semak.

Keraguannya terhadap matanya sendiri membuat gadis itu perlahan mendekat.

'Mana mungkin ada sepasang mata diantara semak-semak' pikir gadis itu.

Gadis itu semakin mendekat...

Terlalu dekat sehingga ketika sepasang mata cantik itu berubah menjadi menyeramkan...

Gadis itu terlambat menghindar...

"Kyahhhh... " gadis itu menjerit dengan keras.

Entah benda apa yang saat ini bersarang dikedua matanya. Kemampuan melihatnya yang hilang dan rasa sakit yang teramat sangat membuatnya jatuh terhuyung kedepan.

Belum juga gadis itu sempat bernafas ketika ia merasa kedua bola matanya dipaksa ditarik keluar.

"Arghhhhhhhh ....... " teriakan panjang yang kedua kalinya menjadi teriakan penutup dari gadis itu saat bola matanya benar-benar terpisah dari tempatnya.

********

Seeorang pemuda terlihat sangat gelisah di depan pintu sebuah rumah. Tak terhitung lagi banyaknya ia mencoba mengetuk pintu itu, namun sang pemilik tampaknya tak berniat membukakan pintu, atau memang ia tak ada.

Pemuda itu mengambil handphone dari sakunya, mencoba melakukan panggilan pada seseorang yang mungkin saja pemilik dari rumah yang ada di depannya saat ini.

Melly

Itulah kira-kira nama dari seseorang yang dia telepon.

Berulang kali ia mencoba menelepon, namun hanya suara operator saja yang ia dengar.

Sudah lebih dari satu jam, dan gadis itu raib bagai ditelan bumi.

Karena lelah menunggu pemuda itu memutuskan untuk pulang dan akan meminta penjelasan Melly keesokan harinya atas gagalnya kencan mereka malam ini.

Cukup lama pemuda itu berjalan saat matanya menangkap sosok gadis cantik berambut sebahu yang duduk di pinggir jalan.

Cantik memang...

Lebih cantik daripada Melly pacarnya.

Ia masih memandang gadis itu sambil berjalan, tapi langkahnya terhenti saat mereka bertatapan. Pemuda itu merasa terpana, terpaku oleh sepasang mata cantik gadis itu.

Seperti tersihir pemuda itu berjalan mendekat, mengulurkan tangannya pada gadis yang senantiasa tersenyum itu.

Mereka lalu berjalan bergandengan tangan setelah gadis itu menyambut uluran tangan sang pemuda.

Bahkan ketika gadis itu menuntun mereka masuk kedalam sebuah rumah, sang pemuda tetap diam saja. Hanya menatap sepasang mata cantik yang ada di depannya

Sang gadis mengelus pipi pemuda itu dengan jemari tangannya yang lentik terawat.

Namun tiba-tiba..

"Arghhh........" pemuda itu berteriak ketika kuku gadis yg mengelus pipinya mulai mengoyak kedua bola matanya.

Darahnya mengenai paras cantik gadis yang masih saja tersenyum itu.

"Arrrggghhhh... " dengan sadis gadis itu menarik bola mata pemuda itu keluar.

Dengan sekali dorongan pemuda itu terbaring di atas sofa, lalu sang gadis mengambil sebuah pisau di meja dan menusukannya tepat di jantung.

Mata indah gadis itu berganti menatap objek lain, dua buah bola mata berlumuran darah di kedua tangannya. Dan secara bersamaan memasukan kedua bola mata itu kedalam mulut lalu mengunyahnya.

"Krak... krauk.. krauk.. "

Darah segar mengalir dari mulut gadis itu

TAMAT

Yo !!! cerita apalagi kali ini.. aku pun tidak tau :v
Sankyu buat yang sudah membaca cerita ini :)
And...
See You...


Eiichiro Maruo
2017-01-21 21:39:40
Matanya si Ilmi yg dimakan biar Ilmi gk bisa lihat olla chan kencan denganku kapan kapan
Bocah Redoks
2017-01-15 23:35:08
horor banget ceritanya
Ade Aja
2017-01-08 13:02:13
Mengkonsumsi bola mata emank tiada duaNy, apalgi ketika dua bola mata tsb pecah didlm mulut. RsaNy bgtu lumer dimulut, dan q pernh mencicipiNy. Tpi bola mata ikan. Bhehehehe..
Sunrise
2017-01-06 06:40:54
Berterbangan > beterbangan.
MiKaZuKi 92 LoLLiPoP
2017-01-06 05:50:22
Jangan2 mukidi datang kembali mengincar illmi.
Aerilyn Shilaexs
2017-01-05 18:27:41
waha ternyata.
Zunuya Rajaf
2017-01-05 12:17:20
ajib..sadis.. lalu motif membunuhnya itu apa ya.. spasang kekasih dcongkel matanya.
happyreadin9
2017-01-05 10:49:45
rsa mata emng tiada duanya.aku z suka mkan mata....
Rudy Wowor
2017-01-05 01:32:49
Pengantinya Sumanto.
GiveItAll
2017-01-04 22:15:04
Mpokk nori terbang naik jangkrik lewat cerita mata nan kisana bersuara aarrr arrr
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook