VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Bahagianya Malam Tahun Baru(Jiwa Kemesuman)

2017-01-02 - ZENA LEO MONSTA X
80 views | 12 komentar | nilai: 9.4 (5 user)

Kenapa aku bahagia saat malam tahun baru? Bukan karna aku mendapat barang bagus, mendapat pacar atau sebagainya. Tapi aku mendapatkan sesuatu yang luar biasa dan hal itu membuatku sangat bersyukur karna naluriku sebagai pria normal terpenuhi.

Kita sudahi basa-basinya, kusarankan untuk terus lanjut baca.

Scene berada di rumah Vira, mau tau dimana lokasi rumah kami? Rahasia lah, nanti kalian malah sering main kerumah Vira.

Pukul 17.02, diruangan itu terdapat beberapa orang.

Saya sebagai saya, Irfan sebagai teman saya, Vira sebagai teman sekaligus tetangga saya, Rifan sebagai abangnya Vira, Yuli sebagai kakak-kakaan nya Vira.

"Bos, kita berangkat sekarang aja yuk, keburu magrib dijalan." ajak ku pada kak Rifan.

"Hm, yaudah sambil nunggu Vira, kita panaskan dulu motornya."

"Oke." kita berempat pun keluar rumah.

Diluar rumah atau biasa disebut halaman rumah, terparkir 3 motor, motor milik ku, motor milik kak Rifan dan motor milik kak Yuli.

Tak lama setelah kami memanaskan motor, Vira pun keluar rumah dengan membawa tas kecil.

"Kamu yakin mau pake rok?" tanyaku pada Vira yang penampilannya emm gimana ya, dia pake kerudung panjang warna Merah yang menutup bentuk dadanya. Baju putih dengan lengan panjang pastinya, dan rok hitam panjang. Dia cantik banget pokoknya.

"Kenapa emangnya?"

"Di sana pasti bakal banyak orang, bakal berdesak-desakan, bakal ribet kalau kamu pake rok." ujar kak Yuli.

"Yaudah aku enggak jadi ikut aja." ucap Vira murung.

"E..eh tunggu dulu, enggak apa-apalah, kamu begitu, ayo kita pergi." ucap kak Rifan.

"Kenapa kak?" tanya Irfan.

"Dirumah kagak ada siapapun, kalau ada orang jahat gimana? Enggak apa-apa kalau mereka ngambil barang dirumah, bisa diganti dan beli yang baru, nah kalau mereka ngambil keperawanan adik gue gimana?"

"Iya juga sih, yaudah Vira naik, kamu bareng aku." pintaku.

"Enak aja, aku mau bareng kak Yuli." tolak Vira yang berjalan kearah motor kak Yuli.

"Lo kan ngebonceng gue." ucap Irfan padaku.

"Hah yaudah, ayo berangkat, keburu magrib." ucapku.

"Hm,"

"Udah dikunci pintunya?" tanyak Kak Rifan pada Vira.

"Udah kak."

"Oke berangkat."

Time skip, kami sudah sampai di tempat tujuan, kalian tau masjid besar yang ada dua menara di bandung, dihalamannya ada karpet nya. Itu dia TKP nya.

Pukul 18.22 kami sholat magrib di masjid itu.

Time skip, pukul 20,37.

Kami sedang duduk di karpet itu, tempat yang strategis buat mengambil gambar kembang api.

"Rif, kita jalan-jalan dulu yuk." ajak Kak Yuli.

"Hm, tapi tempatnya bakal diambil orang loh."

"Biarin aja bos, kita nyari tempat lain aja." ucapku.

"Iya kak, Aku juga udah lapar nih." ucap Vira.

"Aku juga udah lapar." ucap Irfan.

"Enggak nanya." ejek ku padanya.

"Hm, yaudah kita makan dulu aja, kalian mau kemana?" tanya kak Rifan.

"Bos, di baseman banyak yang jualan, aku tadi sempet liat2." ucapku yang memang baseman tempat itu dijadikan lapak bagi ratusan pedagang disana, buat yang kemarin kesana pasti tau.

"Yaudah kita kesana, lagipula enggak enak kalau kita makan dipinggir jalan." ucap kak Yuli.

"Oke."

Kami berlima pun berjalan menuju lantai bawah menuju baseman, terlihat Vira bergandengan dengan kak Yuli. Sejenak terpikirkan dibenak ku.

Kenapa saat dua cewek berpelukan maka tanggapan orang biasa aja tapi Kenapa saat dua cowok berpelukan maka tanggapan orang "Dasar homo."

Saat dua cewek bergandengan tangan maka tanggapan orang biasa saja "wajar.". Tapi kenapa saat dua cowok bergandengan tangan tanggapan orang. "Dasar kagak normal, ih jijik.". Apa ada yang tau alasannya kenapa bisa kaya gitu?

Hm singkatnya kami berada di baseman, suhu sangat panas, aku saja kegerahan, anehnya ko Vira biasa-biasa aja, mengingat dialah yang penampilannya paling tertutup diantara kami, tapi tak ada keluhan yang dilontarkan soal rasa gerah ini.

"Kalian mau makan apa?" tanya kak Rifan, mendengar hal itu aku yakin kita pasti diteraktir. :v

"Bakso." ucap Vira duluan.

"Padahal aku mau batagor." gumamku.

"Oke, kita semua makan bakso aja gimana?"

Semuanya mengangguk termasuk diriku.

Akhirnya kami semua makan bakso dan em ternyata memang bola bulat ini rasanya enak. Sejenak aku memerhatikan Vira makan namun.

"Kenapa ngeliat aku?" tanya Vira yang menyadari aku memerhatikannya.

"Enggak, aku cuma bingung aja, kamu kok cuma pake tangan kanan aja?"

"Kamu tau, makan dan minum itu harus menggunakan tangan kanan, enggak boleh pake tangan kiri." jawabnya yang membuatku bingung.

"Kenapa memangnya?"

"Cari aja di google tentang adab makan, aku males ngejelasinnya."

"Udah jangan banyak bicara, enggak baik kalau saat makan itu berbicara." tegur kak Rifan.

Seketika kami pun hening dan menyantap bakso.

Pukul 21.09 kami sudah berada di kursi tempat duduk, yang banyak pohon nya.

"Kak, aku dan Irfan pergi dulu yah." ucapku pada kak Rifan.

"Yaudah, tapi tengah malam nanti kita kumpul disini lagi."

"Oke."

Kami berdua pun pergi memisahkan diri.

"Ada apaan bro?" tanya Irfan padaku.

"Gue punya rencana yang luar biasa." ucapku, namun Irfan terlihat senyum-senyum.

"Kenapa lo?"

"Bro, tadi ada cewek yang lewat disamping gue, dan tanpa sengaja tangan gue megang paha nya, jujur lembut banget."

"Jir kenapa lo kagak bagi-bagi."

"Kalau lo mau, tuh ceweknya belum jauh."

"Ah udah lupain, gue punya rencana yang luar biasa."

"Apaan tuh?"

"Kita nyari kesempatan untuk memuaskan naluri kita."

"Katakan aja yang jelas jangan bertele-tele."

Aku pun membisik kan rencana ku padanya.

"Whoa, itu rencana yang keren, tapi gimana caranya?"

"Biar gue contohin." aku pun memakai headset pilot dan mulai memutar musik, aku memasukan kedua tangan ku ke saku jaket ku, lalu berjalan menuju orang-orang yang berdesakkan.

Saat aku berjalan, siku kiri ku menyentuh oppai wanita cantik berkerudung hitam.

"Gila empuk banget, dia enggak pake bra." pikirku yang cuek pura-pura mendengarkan lagu, terlihat wanita itu juga tak keberatan oppainya menyentuh siku ku.

Aku berjalan kembali kearah Irfan,

"Gimana hebatkan.?" tanyaku padanya.

"Itu hebat bro, tapi kenapa tuh cewek enggak marah malah enggak keberatan kalau oppainya keteken sama siku loe?"

"Tempat inikan penuh dan sesak, jadi mau gimana lagi, ditambah siku kita yang kena, jadi seolah hal itu bukan kesengajaan. Gimana mau main?"

"Oke, kita mulai permainannya" ucap Irfan yang menerima tantanganku. Btw aku memakai jaket tanpa lengan dan baju lengan pendek, sehingga oppai wanita cantik itu benar-benar terasa.

Kami pun memulai aksi mesum kami, mangsa kedua ku wanita cantik beroppai besar dengan baju kaos hitam lengan pendek.

"Cewek cantik lagi." aku terus berjalan perlahan (karna berdesakan) dan saat berpas-pasan.

Pel..

Siku kanan ku sukses mengenai oppai besarnya dan samar terdengar suara "Ah.." dari mulut wanita itu.

Aku berucap satu. Untuk memberitahukan kalau aku mendapat korban baru.

Selama satu jam kami melakukan hal itu dan tak satupun dari wanita korban ku yang terlihat marah atau keberatan dengan hal itu.

"Gimana bro?"tanyaku pada Irfan.

"Sumpah De, ini permainan luar biasa yang pernah gue lakuin."

"Jadi loe dapet berapa korban?"

"Sekitar 32 oppai. Kalau loe?"

"57 oppai, 28 yang pake bra dan sisanya enggak."

"Jir jadi banyak cewek yang enggak pake bra?"

"Ya, dan 6 cewek korban gue itu tante-tante dan 4 cewek wajah nya enggak enak diliat."

"Eh jadi loe pilih pilih korban?"

"Yaiyalah. Disini banyak banget cewek cantik, yang berjilbab dan yang enggak."

"Ngomong-ngomong, kenapa loe tau cewek yang enggak pake bra?"

"Mudah aja, contohnya gini, gue banyak mendapat korban cewek berjilbab, saat siku gue kena oppainya, gue ngerasa benda indah itu empuk banget dan kerasa kelembutannya, dan tak jarang gue ngerasa ada putingnya."

"Anjir.."

"Nah kalau yang pake bra, kerasa kurang empuk dan lembut, putingnya enggak kerasa."

"Gue jadi bingung, kenapa banyak cewek enggak pake bra yah?"

"Tanya aja pada mereka."

"Yang didapat bukan jawaban tapi gamparan."

"Hahaha."

Time skip, waktu menunjukan 23.43 tapi kembang api telah banyak ditembakan, aku dan Irfan malah melakukan permainan ronde kedua, yaitu kami berdua diam, dan menghalangi jalan dengan kedua tangan kami dimasukan ke saku jaket. Alhasil cewek yang lewat berusaha menerobos dan oppainya benar-benar menekan siku kami.

"Aku sangat bersyukur." pikirku.

Hanya saja kebanyakan cowok yang lewat.

"Sial, malah kena cowok lagi, ogah banget. Cewek cantij ayolah lewat." pikirku yang tak memperdulikan letusan kembang api.

Pukul 01.05. Kami pulang, di atas motor.

"Berapa totalnya?"tanyaku pada Irfan.

"58, kalau loe?" ucapnya.

"97. 72 cewek cantik, 45 diantaranya berjilbab." ucapku.

"Kalian lagi ngomongin apa?" tanya kak Rifan.

"Enggak ko, bukan apa-apa cuma permainan aja."

"Ko permainan, ada cewek cantik dan berjilbab."

"Ehehe. Btw bos, mana hasil Video nya, bagus enggak?"

"Bagus dong, gue ngambil di posisi strategis. Malah sempet foto-foto. Kalau kalian gimana?"

"Eh ki..kita.."

Aku dan Irfan lupa mengabadikan momen langka tersebut karna terlalu fokus pada permainan kami, dan itulah hal luar biasa yang terjadi kemarin. Apa kita salah? Enggak juga, salah sendiri cewek-cewek itu tidak menutup oppainya dengan tangan. Dan bukan hanya kita berdua saja yang melakukan hal itu, malah yang kudengar dari Irfan, cowok lain sampai merempas pantat dan oppai cewek, itu benar-benar pelecehan kan? Beda denganku dan Irfan yang hanya menyentuhkan siku kami. Hm tapi, benarkah cewek-cewek itu tidak keberatan, dari raut wajah mereka tak ada tampang keberatan atau marah.

Itulah kejadian luar biasa yang kemarin kualami di kota bandung.

TAMAT.


Vestaka Pyrokinesis
2017-01-13 07:18:57
Pelecehan
Kleiss Effortles
2017-01-10 23:09:31
Memuaskan naluri
Ludfy N
2017-01-04 14:19:33
Nnjritt..
ThE LaSt EnD
2017-01-02 22:14:12
wah kasian korbanya..
D Generation X
2017-01-02 22:00:49
Ikut main donk
chichay
2017-01-02 20:31:10
ksempatan dlm desakan spertinya
chichay
2017-01-02 20:30:44
ksemptan dlm desakan spertinya
Young G Raigha
2017-01-02 18:07:16
Jiah.... Njir...
Mr Blacky
2017-01-02 15:34:10
Kisah nyatakah? Sangat menginspirasi
Aogami Daiki
2017-01-02 14:08:02
Langsung komen aja bro, takut dosa. Ckck (salam mesum)
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook