VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
BBEraTSR Special Episode > The Movie

2016-12-30 - Phantom Alicia
41 views | 5 komentar | nilai: 9.5 (2 user)

[Part Sebelumnya]
Part 1
Part 2
Part 3

"Kau berhadapan dengan orang yang salah Kyrose The Fallen Angel.." kata Hyacintho tenang dan menusuk, "Aku Hycintho Deus, salah satu dari Dewa Utama The Quinque Stoicheia..".
.
.
.
[Part 4]
"The Quinque Stoicheia, huh? Nama macam apa itu? Dasar kelompok dewa rendahan!" hina Ky dengan wajah mengejek.
"Aaaa.. Itu menunjukkan kelasmu, Kyrose.. Hanya malaikat biasa tanpa jabatan.." Hyacintho tersenyum menyeramkan, "Dan, menghina kami berarti menghina semua Deus..".
Rambut biru Hyacintho berkibar dan mengeluarkan cahaya. Kyrose tampak meremehkan hal itu dan kembali mengumpulkan partikel kegelapan. Sebuah bola cahaya biru berkilau muncul di tangan Hyacintho dan terus membesar. Dengan kedua tangannya, Kyrose membentuk bola kegelapan yang juga semakin membesar. Muncul awan hitam serta petir biru dan hitam bergantian menyambar-nyambar.
"Hya! Ky! Hentikan itu!" seru Niger berlari ke tengah dua kekuatan yang telah mulai ditembakkan.
"Niger!" kaget Hyacintho ingin menghentikan serangannya. Tapi terlambat, Kyrose tanpa peduli pada Niger menembakkan serangan kegelapan itu padanya. Serangan Hyacintho yang mulai memudar karena akan terhenti segera ikut menyerang Niger, berusaha membantu Niger melawan kegelapan Kyrose.
Album yang merasakan firasat buruk segera berbalik pulang. Di tengah jalan ia bertemu Rubrum, Flavo, dan Aurum yang juga sedang menuju rumahnya. Mereka semua berhenti dan saling pandang sebentar, serta segera bergegas menuju tujuan awal mereka. Mereka tiba di tempat pertarungan dan menatap tidak percaya. Mata Niger sudah mulai menghitam semua bagian putihnya, Hyacintho sendiri kekurangan waktu untuk menambah daya serangnya juga semakin terseret mundur.
"Niger.." Rubrum menutup mulutnya dengan mata berkaca-kaca.
"Hya tidak akan bertahan lama.." kata Aurum khawatir.
"Jika Niger sampai dikendalikan dia bisa menghancurkan tempat ini.. Tapi kita tidak bisa membantu menyerang Niger, kekuatan kita hanya akan meledakkan tubuhnya!" kata Flavo ikut khawatir.
"Kita harus menghentikan Kyrose, dia terus menambah daya serangnya.." Album menatap tajam Kyrose, wajahnya menunjukkan mimik serius.
"Dia tidak akan bertahan lama lagi!" seru Rubrum segera berlari dan mendorong Niger hingga terlepas dari antara dua kekuatan tersebut.
Hyacintho menghentikan serangannya. Kyrose dengan senyum jahat menambah serangannya yang membuat Rubrum terlempar dan menghancurkan rumah AlHya, terus terlempar dan menabrak sebuah pohon raksasa yang tampak dikelilingi oleh delapan buah pilar es. Rubrum tampak pingsan. Hyacintho dkk tampak terkejut sampai tidak bisa berkata apa-apa. Mata Kyrose tampak berkilau senang.
"Rasakan itu! Deus apa? Kalian hanya sekumpulan sampah!" seru Kyrose tampak sedikit puas, "Sekarang! Prajurit yang taat pada sang Kegelapan Abadi bangkitlah! Absolutely Darkness Armys!".
Tanah mendadak terselimuti oleh kegelapan pekat. Tak lama, banyak makhluk hitam bermunculan. Tentara dengan jirah hitam dan mata merah, serigala hitam bermata merah, burung hantu bermata merah, serta makhluk-makhluk lainnya. Flavo segera mendekati Niger dan berusaha membangunkannya. Niger tersadar, tapi segera melesatkan pukulan mendadak pada Flavo. Pukulan tersebut mementalkan Flavo hingga tiga ratus meter.
"Flavo!" kejut Aurum menyerukan nama suaminya, "Apa yang kau lakukan, Niger?!" marah pada Niger.
"..." Niger hanya diam dengan mata hitam legam, perlahan bangkit berdiri dan berjalan menuju sisi Kyrose yang tersenyum menang.
"Percuma, dia sudah dikendalikan.." Album menatap was-was pada pasukan kegelapan Kyrose.
"Yang saat ini lebih perlu kita perhatikan adalah penduduk setempat yang bisa ikut diserang.." Hyacintho menatap khawatir rumah-rumah lainnya.
"Rivendell tidak akan bisa menahan serangannya, kita harus menyeretnya pergi!" kata Album mulai berpikir keras.
"Masalahnya, kemana kita harus membawanya? Pulau inipun juga akan terkena dampaknya biarpun kita menyeretnya keluar!" Aurum menyipitkan matanya.
"Tidak, kita bisa membawanya ke Terrash Land! Di sana akan aman!" usul Hyacintho. Album dan Aurum terkaget.
"Apa kau yakin, Hya? Itu pulau suci.." tanya Album serius.
"Ya, suci atau tidak itu bukan masalah! Di sana mungkin kita bisa memurnikan jiwa Niger!" yakin Hyacintho dengan mata penuh tekat.
"Kami serahkan Kyrose dan Niger padamu, Aurum! Biar kami yang menyingkirkan tentara kegelapan itu!" seru Hyacintho mengumpulkan energy-nya diikuti Album.
"Aku juga akan membantu, jadi fokuslah, Aurum!" kata Flavo kembali ke tempat itu.
"Kekuatan kita memang berkurang, tapi kita tidak boleh kalah! Demi planet kecil ini!" kata mereka serempak menyerang maju.
.
.
.
TBC.
.
Yeah! Akhirnya lanjut juga ni mini seri! Cuman dua jam ngetik :v Sniper from Another Dimension juga akan dilanjutkan! Maaf atas 'lama' update semua cerita! Thanks buat yg membaca! See you next chapter!

Dalreba
2016-12-31 10:37:19
Ku kira ceritanya bakal panjang karena movie
Aerilyn Shilaexs
2016-12-31 07:48:53
kodenya gagal semua.
Rudy Wowor
2016-12-30 22:50:24
Phantom Alicia kembali muncul.
Timnas Indonesia
2016-12-30 22:05:04
Sipp di tunggu lnjutanya...
Phantom Alicia
2016-12-27 22:01:53
Sip! Ini dia!
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook