VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
The Blue Thunder Part 4

2016-12-30 - Newbie Professional
51 views | 5 komentar | nilai: 9.5 (2 user)

Yosh, The Blue Thunder Part 4, RELEASE!

Yup, kembali lagi ke main chara kita, yang kini tengah duduk di ranjangnya sambil memikirkan sesuatu. Ia masih memikirkan pesan ayahnya waktu bertemu di alam lain.

"Hmm, anak buah Dewa Ares kini mengincarku, apa yang harus kulakukan sekarang" katanya sambil memandang keluar jendela.

"Haaah......." Seishoku menghela nafas panjang tanda frustasi. Ia mengayunkan kakinya ke depan dan ke belakang. Hingga DUKK..... ia merasa tumitnya menendang sesuatu.

"Ehh?, aku merasa menendang sesuatu?" katanya sambil memeriksa ke bawah ranjang. Ia melihat dua buah peti kuno dengan corak khas Yunani.

"Ehh?, peti apa ini? Kalau dilihat dari motifnya, ini dari Yunani" kata Seishoku menganalisa kedua peti tersebut. Yah, rupanya penguasaan Seishoku terhadap pelajaran Sejarah dan Seni tidak sia sia.

CKLEK. KRIEEET....

Seishoku membuka peti yang pertama, yang ia lihat adalah sebuah pedang medium size yang terbungkus sarung biru bercorak petir, gagangnya pun sama, Ia mengambil pedang itu lalu melepasnya dari sarung.

"Ini kan Raikiri, pedang yang ditunjukkan waktu itu, rupanya tersimpan di sini" katanya lalu memasang kembali pedang itu lalu menatap peti kedua.

"Sekarang peti yang ini" Seishoku membuka peti kedua.

Sekarang yang ia lihat adalah sebuah dual blade berwarna merah biru. Ia menatapnya dengan penuh kagum.

"Ini senjata sekunder ayah yang ia katakan saat itu, Igni mempunyai kekuatan penangkal serangan magis serta kecepatan ayunannya yang begitu cepat, dan Rudri, mempunyai kekuatan daya hancur yang kua serta serangan magis 4 elemen dasar"

'HM, RUPANYA ITU BENAR BENAR KAU, SON OF THE BLUE THUNDER'. Tiba tiba suara berat terngiang ditelinganya.

"Siapa itu?!" Seishoku terkejut sedikit takut.

"HAHAHAHA, JANGAN TAKUT PARTNER, INI AKU ASTRAPOS, NAGA YANG BERSEMAYAM DI TUBUHMU INI". Kata suara itu lagi.

"Astrapos, Tou-san memintamu untuk melatihku. Bagaimana? Kau mau?" pinta Seishoku.

"BAIKLAH, SEKARANG PERGILAH KE TEMPAT DIMANA AYAHMU BIASA BERLATIH. TEMPATNYA BERADA DI SEBUAH DANAU, ADA SEBUAH PINTU RAHASIA DI ANTARA BEBATUAN BESAR DI SEKITAR DANAU ITU. HANYA KAU DAN AYAHMU LAH YANG BISA MEMBUKANYA."

"Terima kasih Astrapos"

"HM, SAMA SAMA AIBO"

Seishoku keluar dari kamarnya, di koridor panti, ia melihat anak anak tengah terlelap manja di kamar mereka. Ia melihat ibu Hikasha, ibu panti asuhan ini.

"Hikasha-baasan, aku keluar dulu ya?"
"Oh Sei-kun, baiklah jangan terlalu lama ya, ingat 1 jam sebelum jam makan malam, paham?"
"Wakatta, aku mengerti Baa-san"
"Ittekimasu"
"Itterashai"

.....

City Lake.

Seishoku sudah berada di danau yang dibicarakan Astrapos, kini tinggal mencari pintu rahasia diantara bebatuan di sekitar danau.

"Dimana ya Astrapos?"

Seishoku tengah mencari di bebatuan besar.
"Ini? tidak, yang ini? bukan, lalu ini? Hah, bukan juga. Terus yang ini?, bukan. Lalu dimana?"

"CARI TERUS, AIBO. PASTI KETEMU. JANGAN MENYERAH. SEBUAH KALIMAT MOTIVASI DARI TIMUR TENGAH MENGATAKAN, 'BARANG SIAPA YANG BERSUNGGUH SUNGGUH, PASTI AKAN BERHASIL'.

"Kau benar Astrapos, aku tidak boleh menyerah"
Seishoku terus mencari hingga

TING......

"Ah ketemu. Yang ini 'kan Astrapos?" Seishoku menemukan batu bulat dengan gambar petir biru.

"BENAR, INI BATUNYA AIBO, SEKARANG UCAPKAN KATA SANDI NYA"

"Kata sandi?" beo Seishoku.

"BAKA GAKI, KATA SANDI UNTUK MEMBUKA PINTU RAHASIANYA" Ucap Astrapos.

"Apa kata sandinya?" beo Seishoku lagi.
Astrapos hanya menepuk jidat nya (emang naga punya jidat ya) di dalam tubuh Seishoku.

"BAKA AOI, UCAPKAN SANDINYA, THE BLUE THUNDER"

"Bilang donk dari tadi, hah kepalaku pusing 7 keliling"

Setelah mengucapkan sandinya, sebuah portal biru muncul di dekat Seishoku. Seishoku masuk ke portal itu menuju tempat ayahnya biasa berlatih.

"Wooooh, tempat ini keren!" Seishoku berdecak kagum.

"SEISHOKU, TEMPAT INI BERNAMA THUNER CAVE, TEMPAT AYAH IBUMU MELAKUKAN PENELITIAN DAN LATIHAN. SEKARANG TEMPAT INI RESMI MENJADI MILIKMU" Jelas Astrapos.

"SUDAH CUKUP KAGUM DAN LIHAT LIHATNYA, SEKARANG PERGI KE RUANGAN DI SEBELAH KIRIMU"

Seishoku lagi lagi dibuat kagum dengan ruangan yang ditunjukkan Astrapos, bagaimana tidak, ruangan itu luas, tidak, tapi sangat begitu luas. Menyamai luas 5 kali lapangan sepak bola resmi FIFA.

"SEKARANG, UNTUK LATIHAN FISIK, MULAILAH PEMANASAN RINGAN DENGAN 100X PUSH TEPUK TANGAN, 100X BACK UP, 100X SIT UP, 100X HIGH PULL."

Seishoku mengangguk. Ia melakukan seluruh latihan fisik yang gila. Mengapa Seishoku bisa melakukannya tanpa kelelahan yang berarti? Simple, dia anak dewa :v .

1 jam berlalu...

Setelah 1 jam pemanasan 'gila', Astrapos mulai mengajari Seishoku energi di tubuhnya. God Power, atau kekuatan dewa.
Di hari pertama latihan, Seishoku telah menguasai sebagian serangan low level.
Seperti thunder fist, yaitu tinju yang berlapis petir. Thunder blade, yaitu memfokuskan energi petir di tangan membentuk sebuah mata tombak. Di hari kedua, ia mulai bisa mengaliri senjata dengan energi petirnya. Senjata seperti belati, pedang biasa, dan anak panah.

Time skip.....

Kini Seishoku memasuki hari latihannya yang terakhir, hari ke 130. Seishoku telah menguasai hampir seluruh jurus serangan petir ayahnya. Ia juga menciptakan jurus jurus sendiri seperti, Lightning Dog, petir berbentuk anjing yang meluncur cepat dari segala arah. Black panther, elemen variasi dari petir birunya, yaitu merubah warna petir nya menjadi hitam. Tentu itu tidak mudah, pernah berkali tangan Seishoku harus menghitam karena gagal dalam jurus ciptaanya tersebut. Tapi, untung ada Astrapos yang selalu membantu pemulihan tangan Seishoku.

[Crazy Storm]

BLARRR.....

6 tebasan pedang petir menghancur sebuah batu besar dihadapan Seishoku. Jurus Crazy Storm, berupa 6 tebasan pedang Raikiri yang sangat cepat secepat petir, setelah pedang Raikiri disarungkan, korban akan merasakan efeknya.

[Death Fang]

CRASHHHH

Jurus Death Fang, seperti namanya. Jurus ini berupa tebasan pedang Raikiri menyerupai taring tajam, jika lawannya monster biasa, maka akan langsung mati.
Setelah dengan teknik pedang, Seishoku mencoba serangan magis. Ia membuka telapak tangannya, bola petir pun tercipta.

BZIT BZIT BZIT

[Raidama]

DHUARRR.....

Raidama, teknik magis dengan memfokuskan petir di telapak tangan membentuk sebuah bola, bisa ditembakkan atau dibawa dengan tangan.

Sekarang, gabungan teknik pedang dan kekuatan magis.

[Hell Dragon]

BZIIIT........ SWING.... BUUMMM.....

Hell Dragon, salah satu jurus andalan Seishoku, memfokuskan petir di pedang Raikiri, lalu mengumpulkan god power sebanyak banyak. Semakin banyak god power yg dikumpulkan maka semakin besar damage nya. Pada awalnya Si Petir Biru hanya melakukan serangan hell dragon hanya berbentuk tombak petir yang panjang. Tapi disempurnakan oleh Seishoku menjadi bentuk naga petir.

Haaah haaah haaaah.....

Seishoku mulai kelelahan setelah parade jurus jurus petirnya tadi, sebenarnya Seishoku telah melakukan ratusan jurus, mengapa Author hanya menuliskan 4 jurus saja. Entahlah, mungkin karena author tadi malam nonton Comic 8 : Casino Kings part 1 di SCTV hingga selesai. Dan nanti malam mau nonton part 2 nya.

Seishoku kini tengah dalam perjalanan pulang ke panti, suasana pun malam hari yang mencekam. Suara burung hantu diikuti suara katak danau serta jangkrik pohon yang seakan menjadi orkestra gratis di malam hari.

GROARRR.....

Orkestra gratis itu berhenti setelah sebuah suara Seram bak monster kelaparan.
Seishoku menoleh ke sumber suara yaitu sebuah pabrik kayu bekas sekitar 200 meter dari danau.

Monster itu menampakkan wujudnya yaitu banteng coklat setinggi 5 meter yang bisa berdiri , tangan kirinya tersambung dengan rantai yang menghubungkan sebuah bola berduri. Tangan kanannya memegang kapak hitam dipenuhi bekas bekas darah. Nampak punggungnya dipenuhi tombak tombak yang tertancap di punggung, lalu mengalir cairan cairan hijau yang menetes ke tanah. Serta matanya hanya sebelah, dengan lidah selalu keluar mulut, gigi taring yang bewarna kemerahan. Itulah deskripsi penampilan monster itu.

"HATI HATI AIBO, ITU ADALAH MUTANT MINOTAUR, MONSTER HIGH CLASS YANG CUKUP KUAT. HANYA SERANGAN B SAMPAI S RANK YANG MEMPAN PADANYA" Jelas Astrapos.

"Yosh, wakatta. Arigatou Astrapos, yosha!, ayo mulai mutant busuk!"

[HELL DRAGON]

TO BE CONTINUED

Akhirnya part 4 selesai, maaf ya author beberapa hari sibuk dengan DUTA. Yaitu menengok keadaan Kakek author yang sedang sakratul maut.

Serta author tadi malam keasyikan nonton Comic 8 : Casino Kings part 1. Ok nanti malem mau nonton part 2 nya.
'Semua tiarap!'
'Semua diam di tempat!'
'Tiarap apa diam di tempat?'
'Semua tiarap lalu diam ditempat!'

ok segitu aja.
The Last Rikudou out.

[Jikkukan Ninjutsu : Kamui]

SRIIIINGGG.....

Bocah Redoks
2017-01-10 20:06:25
baca cerita rasa ngegame
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-12-30 18:27:05
diskripsi jurus ngrasa kya di game.. he.
Rudy Wowor
2016-12-30 11:57:54
Kua/kuat?
Snow Blue
2016-12-30 11:42:27
Ngilang pake kamui
Aerilyn Shilaexs
2016-12-30 10:35:28
nanti aja baca nya, sekarang komen dulu.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook