VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Helden Returns

2016-12-28 - David Lopez
122 views | 5 komentar | nilai: 9.33 (3 user)

Judul : Helden Returns
Genre : Action, Comedy, Ecchi..

Di dunia ini tidak ada yang namanya pahlawan,

Apakah begitu?

"Sialan lagi-lagi teroris melakukan pemboman di kota Furth" ucap seorang wanita, Clarie Adenberger.

"Biarkan saja mereka mungkin mereka hanya ingin mencari perhatian publik" ucap seorang Fotograper, Adan Krishtbergh.

"Yang namanya pahlawan itu tidak ada! Jerman membutuhkan pahlawan!" teriak seseorang yang putus asa..

Namun,

Seseorang datang membawa luka untuk menghilangkannya dalam sekejap.

Dengan luka sayatan yang banyak dia datang bagaikan sebuah petir.

"Hey aku bukan petir, tapi sang pahlawan komedian!" ucapnya dengan nada tak setuju.

Dia datang dengan membawa banyak sesuatu, beban yang ia pikul akan dia hadapi dengan komedi.

Sementara di kota Berlin, Ibukota Jerman,

Serangan teroris membabi buta,

Buaamm!!

Bunyi suara ledakan, banyak ledakan terjadi dimana-mana, mobil-mobil berterbangan setelah terkena.

Kadang ada yang hancur bahkan masih bagus, saat mobil yang tak terkena bom dijadikan sebuah mobil curian.

Mereka meraja lela...

Seorang anak kecil menangis saat temannya mati terkena sebuah bom,

"Gyahahaha!!" ucap komplotan penjahat tertawa,

"Ayo kita habisi dia!" ucap seseorang bernama Gyrysk.

Gyrysk akan mulai menembak nya, namun...

Dia datang dengan sendirinya,

Pahlawan Jerman telah kembali,

Kristupher Larsson... Sang pahlawan pembawa kesenangan...

Larsson menahan tembakan Gyrys dengan mudah,

Namun, "Jangan nembak aku disini atuh, apalagi aku masih malu..." ucap Larsson dengan wajah merona.

"Eh?" Gyrys heran,

Namun,

Larsson...

"Kau tahu, kenapa pahlawan sering datang telat? Itu karena kejebak macet" ucap Larsson dengan santai.

"Kau siapa?" tanya Vickhysh.

"Iya, ayo kita hajar saja si badut gajelas ini!" ucap Heartklowsky.

Heartklowsky pun menodongkan senjata panjang kearah kepala Larsson.

"Eh mau apa?" tanya Larsson polos.

"Ini pahlawan kesiangan atau apa? Kok gak tau senjata?" gumam Vickhysh.

"Mungkin dia pahlawan palsu!" ucap Heartkowsky yang masih menodongkan pistol tersebut.

Namun, Larsson kemudian bergerak seperti orang goblok dia sangat menyukai senjata itu "Ini bagus, beli dimana? Apakah di supermarket ada?" tanya Larsson.

"Gubrakk! Senjata mana ada dijual di supermarket!" teriak Gyrys.

Larsson kemudian dengan cepat meraih pistol tersebut, bahkan Heartkowsky tak sempat menahannya.

"Kekuatan tenaga kuda macam apa ini? Kenapa sulit menariknya kembali" ucap Heartkowsky.

Larsson masih dengan tatapan kagum mencoba memainkan pistol itu,

"Anno... Ini digunain gimana?" ucap Larsson kemudian dia melihat lubang pistol itu.

Kesempatan itu tak disia-siakan Heartkowsky dia mencoba mengambil pistol tersebut..

Namun,

"Aduh... Kakiku kesandung.." ucap Larsson kemudian jatuh, saat Heartkowsky sudah dekat, kepala Heartkowsky kejedot di pistol tersebut.

Larsson kemudian bangkit lagi,

"Kau tidak apa-apa om?" tanya Larsson polos.

"Om ndasmu!" teriak Heartkowsky.

"Hadduh ini pahlawan darimana?" tanya Vickyhs.

"Oh aku berasal dari kota yang jauh, Arizona" jawab Larsson polos.

"Sungai Arizona atau kota di Arizona?" tanya Heartkowsky.

"Eh? Sungai itu apa?" tanya Larsson lagi, dia balik bertanya.

"Hei kenapa kau bisa ada di Berlin! Sekarang di Jerman, kalau Arizona itu di Amerika!" ucap Vickyhs.

Larsson masih bingung kemudian dia memainkan pistol itu menembakinya kearah atas.

"Horee-horee aku dapat benda ajaib yang bisa ngeluarin petasan!!" ucap Larsson.

"Orang gila kali" ucap komplotan penjahat itu.

Saat mereka akan pergi...

"Strike.....!!!" Larsson menembaki mereka bertiga dengan beruntun.

Tak berhenti hingga mereka mati,

"Eh? Kok pada jatuh? Kan cuma aku mainin petasan loh?" ucap Larsson sambil garuk rambutnya, dia tengah bingung.

Namun, kemudian tepuk tangan membanjirinya,

"Selamat datang pahlawan!" ucap mereka bersamaan.

Menyambut pahlawan dari negeri yang jauh dan datang ke Berlin

Beberapa hari kemudian,

Di kabar berita banyak berita tentang pahlawan dari Arizona yang datang ke Berlin..

"Berlin saat diserang oleh komplotan 3 Brothers yang cukup hebat, berhasil dengan mudah dikalahkan oleh seseorang yang mengaku dari Arizona" ucap Pembawa berita Clarie Adenberg.

Di TV lokal juga menyiarkan pahlawan tersebut dengan banyak artikel artikel "Helden Returns" atau yang berarti Pahlawan Telah Kembali.

"Pahlawan darimana?" ucap seorang pria dengan wajah garang, Anastostovich Kursbirg.

Kursbirg adalah seorang teroris yang berbahaya yang diduga dia juga adalah teman Kobayashi Mitsuru yang mati di Jepang.

"Kobayashi Mitsuru? Siapa itu?" gumam Kursbirg.

Disisi Larsson,

Larsson berada di kota Moenchengladbach,

Larsson sang pahlawan kesiangan sebut saja gitu,

Dia datang lagi untuk membantu seseorang dari serangan teroris.

"Apakah itu pahlawan yang diceritakan?" ucap Clarie yang memantau dari sebuah tempat persembunyian.

Dia menyiapkan kamera untuk merekam aksi sang pahlawan kesiangan.

Yang ia lawan adalah penjahat kelas teri, Anatasha Kirinovich.

Anatasha menjadi penjahat adalah menggoda cowok-cowok dengan tubuhnya.

Larsson kemudian datang mendekat kearah Anatasha-chan sebut saja gitu.

"Hei aku bukan orang Japanesse, not chan!" protes Anatasha.

"Siapa yang manggil kamu chan?" tanya Larsson dengan polos.

Anatasha pun melihat Larsson dengan tatapan mesum,

"Dia cukup tampan tapi sayang akan berakhir dengan kubunuh dalam sekejap" ucap Anatasha.

"Anoo? Ini dimana ya?" tanya Larsson dengan polos.

"Ini di Moenchengladbach, sebuah kota di Jerman, apakah kau adalah imigran gelap?" tanya Anatasha.

Dalam hati, "Gyahaha dapat mangsa yang banyak duit nih" sambungnya dalam hati.

Namun,

Larsson tampak bingung kemudian dia menerima sebuah email dari hapenya.

"Link untuk nonton Hentai, HHH Tripple Ecchi silahkan di klik" baca Larsson.

Kemudian Larsson menoleh kearah Anatasha.

"Anoo.. Hentai itu apa?" tanya Larsson dengan polos.

"Eh? Apaan tuh? Baru tau juga?" gumam Anatasha.

Anatasha kemudian mengutak-atik hape samsung milik Larsson.

"Wuih banyak gamenya" ucap Anatasha.

Anatasha pun keseriusan main pokemon go hingga beberapa jam kemudian.

"Oey kenapa lama banget kalian bertarung! Aku udah pegal-pegal megang kamera buat ngerekam!" teriak Clarie yang keluar dari semak-semak.

Larsson menoleh kearah Clarie dengan tatapan bingung kemudian mencoba berjalan kearahnya.

Tapi...

"Aduh.. Kakiku kesandung!" ucap Larsson kemudian mendarat tepat ditubuh Clarie,

Tangan Larsson tak sengaja memegang payudara Clarie,

Namun, Larsson kemudian kena tendangannya,

Anatasha yang keasyikan main pokemon go pun kembali sadar dengan akan misinya yang akan membunuh Larsson.

Anatasha dengan cepat mengarahkan pisau kearah leher Larsson..

Namun Larsson tetap tenang, "Apakah ini main petak umpet?" ucap Larsson.

Kemudian Larsson memegang pisau yang tengah diarahkan kelehernya,

"Wah apakah ini berlian? Kok berkilauan?" tanya Larsson.

"Itu pisau woy" teriak Hijikata Nakata.

Nakata adalah seorang reporter juga dan dia berasal dari Jepang.

"Beteweh hentai itu adalah animation bergendre dewasa" ucap Nakata lagi.

Namun, Larsson tak mendengar itu karena saat ini tangannya tengah mengambil pisau dengan cepat.

"Apakah ini semacam catten bad?" ucap Larsson kemudian pisau yang tajam itu dia masukin ke telinganya.

"Hehe cukup geli.."

"Eh kotoran telingaku akhirnya keluar, ternyata berlian ini hanya digunakan untuk mengeluarkan kotoran telinga" ucap Larsson.

Anatasha memandang Larsson dengan tatapan heran,

Namun saat dia tidak fokus dalam beberapa detik,

Larsson kemudian mencoba menyerangnya dengan pisau tersebut hingga pakaiannya robek.

"Eh? Kok robek? Itu apaan?" tanya Larsson.

"Dia ini pahlawan atau apa?" tanya Clarie..

"Ehm, beteweh apaan tuh yang dua bulat besar itu? Apakah itu melon?" tanyanya lagi.

Namun, Anatasha yang jago bertarung kemudian melakukan tendangan kearah Larsson, tapi...

Larsson nggak sengaja kesandung lagi, dan wajahnya mengarah ke payudara sang cewek itu.

"Eh? Melonkah?" Larsson kemudian menyedotnya..

"Ah...... Hentikan!!" ucap Anatasha.

"Oh ternyata mereka hanya pasangan mesum yang memiliki kelainan sex" ucap Clarie dan Nakata yang kecewa..

Namun,

"Etto.... Ini namanya apa?" tanya Larsson melihat celana dalam Clarie.

"Kok gambarnya jeruk?" sambung Larsson.

"Eh? Gyahh!!" teriak Clarie..

Dan petualangan pahlawan yang telah kembali pun berakhir dengan kepolosan yang entahlah.

Sekian cerita gajelas ini,

T
H
E

E
N
D

1. Larsson "Shunsuke" Krustopher
2. Nakata Hijikata
3. Clarie Adenberg
4. Heartkowsky
5. Vickhys
6. Gyrys
7. Adan Kristbergh.
8. Anatasha Kirinovich

Bagian keduanya juga akan hadir soalnya si Kursbirg belum dikalahin.

Bocah Redoks
2017-01-15 13:18:14
ini mah pahlawan mesum
CANDRA
2016-12-29 16:06:22
Gak ada nama yang lebih susah tu,si bagong,bedul dan sebagainya gitu,,,,,,,,,
Awesome
2016-12-29 14:19:34
entah knp ni cerita ngeselin
Princess Alien
2016-12-28 22:16:07
pahlawan macam apaan tuh, mesum. Btw dibagian awal, dialog si pahlawan serasa logat sunda.
J Y L O
2016-12-28 21:35:26
Pahlawan yg tak serius
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook