VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Rilis Cerita Pakai Poin?

2016-12-23 - Gangster V
221 views | 19 komentar | nilai: 9.21 (24 user)

Baca juga seri cerita sebelumnya
Author tak bertanggung jawab
Trending Topic di Facebook dan Penyebabnya

Siang hari di sebuah taman, terduduklah seorang senior yang berambut pirang dan seorang newbie yang berambut merah di sebuah bangku yang ada di area taman itu.

Mereka duduk di taman itu tepat di bawah pohon beringin yang sangat besar sehingga mereka berdua terhindar dari sinar matahari.

Di sana mereka merasakan hawa yang sangat menyejukkan hati.

"Senpai... tadi kan aku mau mengirim cerita. Tapi kok sekarang rilis poin pakai cerita sih?" tanya sang newbie membuka topik pembicaraan.

"Hah.. rilis poin pakai cerita??" ucap sang senior bertanya-tanya dengan hal yang diucapkan oleh sang newbie.

"Oops.. salah Senpai, maksudnya rilis cerita pakai poin." ucap sang newbie membenarkan hal yang dia ucapkan tadi.

"Oh itu ya. Sebenarnya sih hal itu sudah lama dulu. Dulu juga kalau mau rilis cerita harus pakai poin. Tapi setelah tanggal... umm tanggal..." ucap sang senior mengingat ingat sesuatu.

"Tanggal berapa Senpai?" tanya sang newbie.

"Ahaa.." ucap sang senior sambil mengarahkan telunjuk tangannya ke arah atas.

"Apa Senpai sudah ingat?" tanya sang newbie lagi.

"Ah tidak juga. Aku lupa tanggal berapa mulai tidak dibutuhkan poin untuk rilis cerita." ucap sang senior sambil menurunkan tangannya kembali.

"Huh.. Senpai ini belum tua saja sudah pikun. Apalagi entar kalau sudah tua, mungkin Senpai sudah lupa ingatan dengan semua hal." ejek sang newbie.

"Bodo amat.. tapi yang jelas dulu itu ketentuan di versiteks.com itu jika ingin merilis cerita, maka harus dibutuhkan poin untuk melakukan hal itu. Tapi setelah tanggal.. ah entahlah tanggal berapa aku juga lupa. Yang jelas ketentuan itu dihapus dan merilis cerita tidak pakai poin lagi. Tapi mungkin saja sekarang diubah lagi menjadi ke jaman dulu." ucap sang senior menjelaskan.

"Oh jadi dulu juga seperti itu ya, kalau mau rilis cerita dibutuhkan poin untuk melakukannya." ucap sang newbie yang mulai mengerti.

"Iya itu benar." ucap sang senior.

"Berarti aku selama ini beruntung dong. Karena sudah mengirim 53 cerita tidak bayar pakai poin sama sekali, hehehe." ucap sang newbie tertawa.

"Ya.. kamu itu sangat beruntung sekali." ucap sang senior.

"Tapi yang menjadi sialnya yaitu ceritaku ini harusnya sih rilis hari ini, yaitu hari selasa. Tapi karena aku ingin menghemat poinku, jadi cerita ini harus aku rilis 3 hari lagi, yaitu hari jumat, biar poinku cuma berkurang 10 poin saja." ucap sang newbie.

"Hahaha... sabar saja. Pasti semua ada hikmahnya kok." ucap sang senior menghibur sang newbie.

Tanpa mereka berdua sadari, ternyata di atas mereka berdua ada sebuah sarang lebah yang menggantung di pohon besar itu, dan tak jauh dari tempat mereka duduk, ada seorang anak anak yang membawa ketapel lengkap dengan amunisinya.

Anak itu bersiap dengan ketapelnya. Dia membidik sasarannya, yaitu sarang lebah yang ada di atas sang senior dan sang newbie.

Perlahan-lahan anak itu menarik peluru yang berada di tangan kirinya sementara tangan kanannya memegang ketapel itu.

"Rasakan ini, hehe.." ucapnya lalu melepaskan peluru itu.

Shut...

Peluru itu mengenai sarang lebah hingga sarang itu terjatuh di antara sang senior dan sang newbie.

Bukk..

Nguuung..

Para lebah pun keluar dari sarangnya dalam jumlah yang banyak.

"Wah.. apa ini Senpai aahhh." ucap sang newbie yang ternyata sudah disengat oleh lebah.

"I-ini sarang lebah!! Ayo kita kabur aahhh.." ucap sang senior yang juga disengat lebah.

Kemudian mereka berdua pun lari terbirit-birit diikuti dengan lebah yang senantiasa ingin menyengat mereka berdua.

"Ahahaha.. rasakan itu!!" ucap sang anak gembira melihat hal itu.

~~~The End~~~



Pimosikow
2017-03-21 10:51:09
Ya pake lah, emg di dunia ada yg gratis? Kencing aj bayar.
Moametal Fans
2017-03-13 14:18:32
Pantes ane kirim cerita poin berkurang
Sanada Kun
2017-03-06 21:40:42
Kali ini aku nggak mau kalah aku dapet poin lagi loh gan :3
Sanada Kun
2017-03-06 20:25:48
Mantap . Lumayan buat nambah poin
Iqbal Kurniawan
2017-02-26 13:12:37
pintar juga tuanak dari awal membacanya serius pas ada lebahnya langsung tertawa hahahahahahahahha
Lunafreya
2017-02-15 09:07:54
haha mana ane tau ane blum pernah ngirim cerita
Imortal
2017-02-10 23:05:18
Nyimakk,
Awesome
2016-12-29 14:01:50
informasi yg bermanfaat
hai yoroshiku
2016-12-29 00:31:42
Ini namanya udah jatuh ketimpa tangga, kasian nasib 2 orang itu... anak yg nakal.. jitak 😐
Mutia 4Ra
2016-12-23 21:38:56
d tunggu crt2 lainnya.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook