VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
R I N G 02

2016-12-28 - Mikazuki 92 Lollipop
35 views | 6 komentar | nilai: 9.33 (3 user)



Judul : Shinigami Mizu.

"Hwaaaaaa......." Tangis seorang cewek didalam guyuran hujan yang lebat.

"Sudahlah jangan menagis lagi." Ucap seorang perempuan berpakaian serba biru dan memegang sebuah payung.

"Bagai mana kamu bisa menyuruhku berhenti, kamu itu gila.!" Jawab si cewek sambil menoleh kearah si perempuan berbaju biru tersebut.

"Gila dari mana.?" Tanya perempuan itu.

"MANA ADA ORANG DI WAKTU HUJAN NGGAK PAKAI PAYUNG, SEDANGKAN KAMU ADA PAYUNG TAPI TIDAK KAMU GUNAKAN, DASAR GILAAAA.....!!!" Teriak si cewek.

"Saya tidak gila, apa gunanya harus berlindung dari air hujan, sedangkan orang-orang menyebutku Shinigami Mizu." Jelas perempuan berbaju biru tersebut.

"Shinigami,!! Aku benci dengan shinigami, Hwaaaa...." Tangis si cewek makin kencang.

"Tidak semua shinigami itu buruk, dan suka mencabut nyawa orang." Jelas perempuan berbaju biru tersebut.

"Bagiku semua shinigami itu membunuh,! jauh-jauh kamu dari hidupku." Kata si cewek sambil berlari menjauhi si perempuan berbaju biru itu.

Tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan kencang kearah si cewek.

Maklum si sopir nggak jelas melihat kedepanya karena hujan begitu lebat.

Si cewek yang melihat itu langsung berteriak histeris.

"KYAAAAAAAAA......!!!!" Teriak si cewek.

BRUAAAKKK....!!!!!

Al hasil si cewek sukses di tabrak mobil tersebut.

Si sopir yang merasa menabrak sesuatu tidak begitu perduli, malah ia makin kencang mengemudi mobil itu.

Tampak seperti jel berwarna biru berserakan di jalanan.

"Sudah kubilang jangan berkeliara dijalanan,! begitukan akibatnya." Ucap perempuan berbaju biru.

Jel yang berwarna biru yang berserakan itu bergerak menyatu membentuk seperti manusia.

Ternyata jel berwarna biru itu adalah si cewek yang ketabrak barusan.

"A-apa yang terjadi,? Kenapa tubuhku,? A-aku masih hidup.?" Ucap si cewek sambil meraba wajahnya dan melihat tangan dan kakinya.

"Yah kau masih hidup." Jawab perempuan berbaju biru tersebut, ia pun melangkah mendekati si cewek.

"Bagi mana bisa.?" Tanya si cewek.

"Kamu sudah memakai cincin milik ku." Jawab perempuan berbaju biru itu.

"Hah,! Kapan aku memakainya." Si cewek pun melihat ketangannya tampak sebuah cincin sudah terpasang dijari manisnya.

Ia pun mencoba melepaskan cincin tersebut.

"Ugh.. Kok nggak bisa ya." Ucap si cewek sambil menarik cincin dijari manisnya itu.

"Sudahlah percuma semua usahamu itu, sampai kau mati sekali pun itu tidak bisa dilepas.!" Ucap perempuan berbaju biru itu.

"Hei kamu lepaskan nggak aku tidak mau cincin ini..!!" Bentak si cewek.

"Harusnya kamu bersyukur masih diberi kesempatan ke dua untuk bisa tetap hidup." Kata perempuan itu sambil memikul payung miliknya.

"Eh kesempatan kedua katamu.!?" Ucap si cewek menatap perempuan itu dengan tatapan tidak percaya.

"Ya kesempatan kedua." Ucap perempuan itu lagi.

Si cewek pun melangkah kearah permpuan itu dan memegang baju si perempuan dengan kuat.

"APA MAKSUDMU TENTANG SEMUA ITU,! DAN APA JUGA MAKSUD KESEMPATAN HIDUP KE DUA..!!" Bentak si cewek.

'Sifatnya berubah seperti ini.' Batin perempuan itu sambil menatap mata si cewek.

"Kamu sudah pernah mati.!" Ucap perempuan itu dengan nada serius.

"Itu tidak mungkin, kamu pasti bohongkan.?" Kata si cewek tidak percaya dengan apa yang didengarnya.

"Biarku jelaskan, kamu sudah terpilih mengenakan cincin milik ku." Jelas perempuan itu.

"Maksudmu aku tidak mengerti sama sekali.!" Tanya si cewek.

Ketika si cewek bertanya, hujan pun berhenti, perlahan-lahan awan itu bergerak dan matahari pun mulai tersenyum kembali.

Perempuan berbaju biru itu ketika matahari mulai tampak dibalik awan ia pun cepat-cepat mengembangkan payungnya.

Si cewek jadi kesal pertanyaan nya tidak dijawab sama sekali.

"HEI KENAPA KAMU DIAM SAJA,! MALAH SEKARANG KAU MEMAKAI PAYUNGMU." Bentak si cewek.

"Maaf ya, terkena sinar matahari langsung itu tidak baik untuk kesehatan kulit, telalu banyak sinar ultraviolet." Ucap perempuan itu menjelaskan.

'Dia benar-benar gila.' Batin si cewek dengan wajah sweatdrop.

"Huh berhenti mengataiku seperti itu,! Seorang wanita akan lebih anggun dan cantik apa bila ucapan yang keluar dari lisan atau dari hati tetap yang positif." Ucap perempuan itu seolah-olah ia mengetahui apa yang dikatakan didalam hati si cewek.

"!!!!.." si cewek kaget mendengar apa yang dikatakan permpuan berbaju biru tersebut.

Tiba-tiba perempuan itu merasakan sesuatu yang tidak beres ditengah kota.

"Ayo kita harus pergi." Ucap si perempuan.

"Eh.!"
belum sempat si cewek berkata, prempuan berbaju biru itu langsung memegang tangannya dan menghilang dari tempat itu.

*****

Mereka berdua sudah sampai ditengah kota tampak seorang pria bertato dan berjenggot tergeletak tak bernyawa.

Terlihat tangan kirinya putus dan lehernya seperti digorok senjata tajam.

"Eh.! apa yang terjadi,!?" ucap si cewek kebinggungan.

Orang-orang yang berda disekitar yang melihat lelaki itu tewas dengan teragis lari berhamburan.
.
.
.
.
.
.
Nantikan Kehadiran Cerbugnya, Terima Kasih Sudah Mampir Dan Membaca.

Bocah Redoks
2017-01-15 13:28:53
jadi nggak semua ya ?
Aerilyn Shilaexs
2016-12-29 21:02:12
si cewek dan si perempuan, apaan tuh. Lebih baik disebutkan aja namanya. Dan penggunaannya ituloh pake dicampur2 segala. Kalau mau cewek ya cewek, jangan di gunakan kata ‘perempuan.‘ begitu juga s
Rudy Wowor
2016-12-29 11:34:57
Menagis atau menangis? Prempuan atau perempuan? Teragis atau tragis?
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-12-29 10:35:46
cincin yg mengerikn.. bsa bkin hdup.
L E Ox Kiruru
2016-12-28 20:35:27
jdi ada bnyak ya para ringker? yang jelas ane suka ringker kedua. yang gila2 lebih menawan
Grim Reaper
2016-12-28 20:19:40
Apa nie crita dibuat cerbung ?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook