VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Cosplay Chapter 58

2017-07-08 - Sena Lightspeed > Cosplay
129 views | 5 komentar | nilai: 9.8 (5 user)

"Pertarungan antara Clint melawan Ren sudah berakhir dengan kemenangan cepat Clint.." ucap Ajax.

"Jadi akankah pertarungan berikutnya akan menjadi seru? Atau nanti bakalan ada pecundang lagi?"

"Pertandingan berikutnya! Cewek cantik dari Negeri Hitherland Card! Kawaii Risa! Melawan Syusuke Fujisuke? Orangnya seperti apa si Syusuke itu? Entahlah aku tidak tahu!" teriak Ajax dengan semangat.


Syusuke Fujisuke sudah berada di atas arena dengan senyumannya yang sangat khas..

"Dia selalu tersenyum bukan.." ucap Harukaze.


Harukaze = adalah nama sambungan dari Haruka, sebut saja Harukaze Inazumi.


"Haruka-chan, menurutmu si Syusuke itu bisa menang tidak?" tanya Kikumaru.

"Entahlah.." jawab Haruka


"Senyuman adalah sebagian ukiran yang akan menyembunyikan trik menipu.." ucap Syusuke.

"Pria yang mengerikan.." ucap Risa.


"Tetapi, dalam balik keindahan alam, kecantikan seorang wanita adalah senyuman yang akan mengalahkannya.." sambung Risa yang ikut tersenyum.


Risa mengeluarkan pedang yang sedari tadi ada di belakang punggungnya.

"Dia menggunakan pedang?"

"Tidak tepatnya! Menggunakan pisau dan pedang!" ucap Yoshino.

"Mungkin cewek itu punya kemampuan.." ucap Aoi.

"Aoi neesan... Kawaii.." Izumi malah tergoda oleh kecantikan Aoi.


"Haha.. Aoi-chawn emang cantik kok.." ucap Syllia..


Syusuke yang melihat senjata milik Risa hanya tersenyum, kemudian mengeluarkan sebuah sesuatu..

"Ini adalah.. Teknik musik! Karena manusia hidup hanya untuk mendengarkan musik.." ucap Syusuke.

"Etto, kalau cuma hidup mendengarkan musik kita bisa mati kelaparan bukan?" ucap Risa.


"Skakmat!" Kikumaru tertawa kemudian.

"Gyahahaha, pemilihan kata-katanya selalu salah.." ucap Haruka.


Syusuke kemudian mulai memainkan alat musik, dia memegang alat musik yang dinamakan Terompet.


"Prrrt prttt..."


"Hissatsu... Prrt Prrt no Focus!"


Gelombang suara yang jelek berasal dari terompet yang ditiup oleh Syusuke merasuk kedalam tubuh Risa.

"Suara ini? Bunyi ini?"


"Hissatsu... Musik of Dream!"


"Ini?"


"Kekuatan musik yang mengerikan!"


Kawaii Risa dibawah kedalam mimpinya oleh Syusuke.

"Senyumannya sangat mengerikan, memancarkan banyak trik dengan alat musik, membuatku jatuh kedalam jebakan.."


Dream..


"Tenggelamlah dalam mimpi buruk..."


"Tetapi..."


"Mimpi buruk itu akan menjadi indah jika kita memiliki kenangan tak terlupakan!"


"Risa-chan... Kita ini teman bukan?"


"Tentu saja..."



"Dia... Hei, kenapa jurusku tidak mempan padahal aku sudah membawanya kedalam mimpi!" ucap Syusuke.


"Mimpi buruk atau apapun, akan indah jika kita memiliki kenangan tak terlupakan!" ucap Risa.


"Baiklah sekarang giliranku!" sambung Risa.


"Jalan pendekar pedang, tidak peduli perempuan, kalau sudah di jalan pedang dia tetap tidak akan menyerah.." ucap Yoshino.


"Kemampuan pedang, karena aku akan menjadi pendekar pedang nomor satu di dunia!"

Cosplay Chapter 58 - Blade and Girls
Penulis : Sena Lightspeed

"Hissatsu... Blade of Dimension!"

.
Risa melesat kemudian saat dekat didepan sang Syusuke.

Dia berjalan secara perlahan,

"Apa kata Ichigo, pedang adalah mahakarya menebas orang sampai mati adalah salah.."

"Karena kematian yang sangat lembut itu adalah keindahan tebasan pedang..."

Syusuke hanya tersenyum, kemudian mulutnya sedikit mengeluarkan darah.


"Hei kenapa bisa? Bukannya tubuhnya tidak ada tebasan!" ucap Haruka.

"Itu bukan pendekar pedang biasa, itu adalah pendekar pedang dimensi, mengalahkan musuhnya tanpa tebasan diluar, melainkan tebasan secara langsung di dalam!"


"Kau cukup mengagumkan, namun, dalam balik langit, akan ada sebuah seni epic comeback!"


"Hissatsu! Epic Comeback!"

Tangan kanan sang Syusuke memegang seluring kemudian mulai akan meniupnya..

"Elektormaknetik Voice..."

Meniupkan seruling itu kedekat telinga sang Risa,


"Kau cukup tangguh, Syusuke-san.."

"Namun.."


"Jackknife..."


Seruling milik Syusuke terpotong oleh pisau ditangan kanan milik Risa.


"Dia, jangan-jangan julukannya adalah, Two Hands! Dua tangan yang memegang pisau dan pedang!" ucap Ajax.


"Trik musik dan seruling kemudian terompet dan musik of dream tidak bisa mengalahkanmu yah.." ucap Syusuke yang masih tersenyum..

"Dia ini?"


"Baiklah, lepaskan tanganmu," ucap Syusuke dengan santai.


"Eh??"

Risa melepaskan kedua tangannya yang mencoba untuk mengalahkan Syusuke.


"Karena aku berada di dalam posisi terpojok dengan cara dua senjata tajam yang akan menikamku.. Maka aku.."


"M-E-N-Y-E-R-A-H" ucap Syusuke.


"Oy harusnya katakan lepaskan senjata tajamnya bukan lepaskan tangannya kau selalu buruk dalam memilih kata-kata.." ucap Kikumaru.

"Ampun Kikumaru Ojii-san.."


"Anzert kau manggil aku paman, kurang ajar.."


Kikumaru bersedia dengan raket yang akan memukul bola tennis..

Namun..

"Sabar-sabar.." ucap Haruka.

"Baiklah.." Kikumaru menyarungkan Raketnya..

"Niisan itu raket nyamuk!" ucap anak-anak..

"Benarkah? Eh?"


"Gyaah... Anuku kena apalah lupa yang jelas.. Gyaa..." teriak Kikumaru.


"Haddeh.." Haruka nepuk jidat.



"Membosankan! Pertarungan membosankan! Tidak ada aksi! Tidak akan kehebatan! Si Pengguna kekuatan pecundang Syusuke turun dari arena! Tempat ini bukan untuk pecundang!" teriak Ajax.


"Mulai lagi.." ucap Daviderstorm.


"Pertarungan membosankan! Syusuke Fujisuke loser! Dia pecundang! Kawaii Risa si cewek cantik menang!" ucap Ajax.


"Adakah pertarungan yang sangat seru nanti? Adakah?"

"Hikaru Ichigo melawan Andrew sangat membosankan!"

"Akira melawan Daviderstorm sangat membosankan!"

"Clint melawan Ren sangat membosankan! Dan sekarang Syusuke melawan Risa sangat membosankan juga!"


"Tournament ini sangat-sangat membosankan!" teriak Ajax.


"Oey-oey turun kau komentator!" teriak para penonton..


"Pergantian wasit.. Wasit penutup, Vicky Kurotsutchi menggantikan wasit gadungan Ajax Amsterdam!" ucap Panitia.

"Panitia-sama, Schansheriyn Neesan, jangan gantikan aku huaa.." teriak Ajax.


"Wkwkwk akhirnya diganti dengan komentator lain." ucap Daviderstorm..


"Halo semua! Sudahkah menonton pertadingan barusan?"

"Sudah dong tadi kan udah berakhir, dasar komentator pengganti kampret!" teriak penonton..


"Wehahahaha.. Namaku adalah Vicky Kurotsutchi! Seorang Pemain Gasing dari negeri Antah Berantah Land!" ucap Vicky.

"Jiah.." Izumi dan para penonton nepuk jidat


B

E

R

S

A

M

B

U

N

G


NB :

Kikumaru Reiji-Kikumaru Eiji
Syusuke Fujisuke-Syusuke Fuji.

^ nama mereka plesetan dari karakter anime Prince of Tennis

Bersambung ke Cosplay Chapter 59

Bocah Redoks
2017-08-02 22:23:49
Kayaknya percuma komentator nya d ganti
Zen Kureno
2017-07-09 08:07:30
Kapan pertarungan serunya tampil bosan
Author Of Pain
2017-07-08 19:13:05
kena anunya
Dwi Fitri
2017-07-08 17:59:48
hoo.. komentatornya sampai diganti
Phoenix D
2017-07-08 17:43:07
Wkwk komentatornya diganti
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook