VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Shin Sekai Chapter 7

2017-02-15 - Gouenji Shuuya > Shin Sekai
206 views | 6 komentar | nilai: 9.88 (8 user)

Kota Stend, tampak orang-orang sedang beraktivitas dengan normal di jalanan yang ada di kota itu.

Selain orang, tampak juga para robot yang sedang berlalu lalang di jalanan itu.

Mereka hidup berdampingan karena itu memang sudah hal yang biasa bagi mereka.

Di jalanan itu tampak juga seorang pemuda dengan rambut merah dan mata yang merah pula yang baru saja keluar dari sebuah restoran. Ya.. orang itu adalah Miko.

"Suasananya damai sekali di sini ya." gumam Miko pelan sambil berjalan.

Kemudian Miko pun memasuki sebuah gang.

"Aku harap hari ini aku bisa bersantai dengan tenang." gumamnya lagi.

Shin Sekai Chapter 7 - Bukan Waktu yang Tepat
Penulis : Gouenji Shuuya

Miko berjalan semakin masuk ke dalam gang itu.

Dan sekarang suasana tidak ramai lagi seperti waktu di jalan raya tadi.

Hingga akhirnya Miko pun bertemu dengan 5 orang yang berbadan kekar dan berotot serta satu orang yang terlihat biasa saja, mereka adalah kelompok Geng Fund.

Namun Miko tidak terlalu memperhatikan mereka dan dia pun terus melangkahkan kakinya.

"Lihat Bos.. itu orang yang telah menggagalkan misi kita." ucap Siji sambil menunjuk ke arah Miko.

"Oh ternyata dia ya. Cepat panggil dia, Siji." perintah Porte.

"Baik Bos.. Hei bocah berambut merah." teriak Siji.

Miko yang merasa terpanggil itu pun langsung menoleh ke arah para kelompok Geng Fund itu.

"Oh ternyata orang yang tadi ya. Dan ternyata sekarang dia membawa bala bantuan." gumam Miko pelan.

"Ada apa kau memanggilku?" tanya Miko.

"Biar aku yang bicara, Siji. Hei Bocah.. ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu." ucap Porte.

"Oh.. hal apa itu? Cepat katakan saja. Saat ini aku lagi ingin bersantai." ucap Miko.

"Ternyata dia menyebalkan juga." batin Porte dalam hati.

"Kau harus bertanggung jawab karena telah menggagalkan rencana dari geng kami, Geng Fund!!" teriak Porte.

Lalu Porte pun mengambil sebuah peluit dari saku kanan celananya.

Priiiiitt..

Porte pun meniup peluit itu dengan kencang sehingga suara yang keluar dari peluit itu pun sangat keras sekali.

 Dan seketika kelima anak buah Porte pun langsung menodongkan pistol mereka ke arah Miko.

"Hei hei.. apa-apaan ini. Tadi kan aku sudah bilang bahwa aku ini sedang ingin bersantai. Jadi jangan ganggu aku untuk saat ini." ucap Miko.

"Jangan banyak omong kau bocah.. tembak sekarang!!" teriak Porte.

Setelah mendapatkan instruksi dari bos mereka, akhirnya kelima anak buah Porte itu pun langsung menarik pelatuk pistol mereka masing-masing, dan...

Dor.. dor.. dor.. dor.. dor..

5 butir peluru langsung melesat dengan cepat menuju ke arah Miko.

Namun.. Miko tidak tinggal diam gitu saja, dia melompat ke samping kanan agar tidak terkena kelima peluru itu.

Alhasil tembakan itu pun meleset.. tidak mengenai Miko sama sekali.

"Huh.. menyebalkan sekali. Kurasa saat ini bukan waktu yang tepat bagiku untuk bersantai. Bersiaplah!! Akan aku basmi kalian.. para penjahat!!" teriak Miko, lalu..

"Fire... Pistol!!" teriak Miko.

Cush.. cush.. cush.. cush.. cush..

Miko menembakkan 5 peluru api dari telunjuk tangan kanannya yang melesat ke arah pistol para anak buah Porte.

Dan akhirnya kelima peluru api itu pun sukses menghancurkan pistol yang dipegang oleh kelima anak buah Porte.

"Bos.. pistol kita dihancurkan nih." ucap anak buah Porte yang lain, bernama Telu.

"Senjata tak ada.. otot pun jadi. Maju serang dia secara bersama-sama!!" perintah Porte.

"Baik Bos.." ucap para anak buah Porte serempak.

Kemudian kelima anak buah Porte itu pun langsung berlari menuju ke arah Miko berada dan langsung mengepungnya.

Dan kini Miko pun dikelilingi oleh kelima anak buah Porte yang kekar dan berotot itu.

"Hm.. main keroyokan rupanya. Baiklah.. mari kita buat ini jadi menarik." ucap Miko yang terkepung.

Bersambung...

Bersambung ke Shin Sekai Chapter 8

Zen Kureno
2017-05-08 15:44:24
Otot aja diandalin.
Dwi Fitri
2017-03-07 02:35:57
ceritanya bagus!! lanjut terus sampai tamat!!
Bocah Redoks
2017-02-16 10:53:21
Berasa nonton sinetron aja. Pas lagi seru langsung bersambung
T S A
2017-02-15 14:50:17
Kayaknya geng fund lemah banget
ThE LaSt EnD
2017-02-15 13:32:34
nanggung Vick.. mau brtarung malah brsambung
Butterfly
2017-02-15 06:46:35
Mungkin miko tak akan kalah karena dikepung mereka berlima.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook