VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Shin Sekai Chapter 5

2017-01-31 - Gouenji Shuuya > Shin Sekai
224 views | 12 komentar | nilai: 9.9 (10 user)

Kota Stend, Restoran Koji.

Tampak di restoran itu, sangat banyak sekali pengunjung yang ada di dalamnya.

Di meja nomor 7, tampak seorang pria yang berambut merah dan bermata merah juga sedang makan satu piring nasi goreng yang ada di depannya.

"Eeeegh..."

Pria itu bersendawa ketika dia sudah menghabiskan 1 piring nasi goreng yang ada di hadapannya itu.

Kemudian pria itu pun meletakkan piring yang isinya telah habis tadi di atas tumpukan piring-piring yang ada di sebelahnya.

Total semua piring yang ada di sana jadinya adalah 8 piring.

Tampak para pengunjung yang lain sedang memperhatikan kegiatan pria itu.

Namun pria itu tidak memperdulikan hal itu dan dia lebih memilih untuk berdiri, lalu berjalan menuju ke arah sang pemilik restoran yang terlihat hanya mengurus restoran itu seorang diri.

"Paman.. aku sudah selesai makan. Jadi total semua pembayarannya berapa?"-tanya pria itu.

Pria itu adalah tokoh utama di cerita ini, yaitu Miko Kagawa. :v

Shin Sekai Chapter 5 - Hukuman
Penulis : Gouenji Shuuya

"Hmm.. 8 piring. Jadi total semua harga nasi goreng itu adalah 16 Kart." jawab sang pemilik restoran itu.

"Segitu ya. Tunggu sebentar dulu ya Paman. Biar aku ambilkan uangnya dulu." ucap Miko.

Miko pun memasukkan tangan kanannya ke dalam saku celananya.

Lama dia mencari uang untuk membayar semua makanan itu, namun hasilnya nihil.

Dia tidak menemukan uang sama sekali dari saku celananya.

"Sial.. aku ternyata lupa bawa uang." gumam Miko dalam hati.

Melihat Miko yang tidak kunjung memberinya uang, sang pemilik restoran pun mulai bertanya pada Miko.

"Bagaimana Nak? Sudah ketemu kah uangnya?" tanya sang pemilik restoran.

"Hehehe.. aku lupa membawa uang Paman. Bolehkah aku mengambilnya sekarang juga di rumahku?" ucap Miko sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

"Oh.. tidak bisa. Kalau kamu tidak membawa uang untuk membayar makanan itu, maka hukumannya kamu harus mencuci semua piring kotor di tempat ini." ucap sang pemilik restoran itu tegas.

"Oh seperti itu ya. Baiklah.. akan aku lakukan hal itu." ucap Miko.

Kemudian Miko pun membalikkan tubuhnya dan berjalan beberapa langkah.

Namun setelah itu, dia berhenti dan membalikkan badannya lagi untuk menatap sang pemilik restoran.

"Anoo Paman.. ngomong-ngomong tempat untuk mencuci piring itu di mana ya?" tanya Miko yang kebingungan.

"Hadeh.." sang pemilik restoran itu pun menepuk jidatnya menggunakan tangan kiri.

"Tempatnya di sana." ucap sang pemilik restoran itu sambil menunjuk ke arah yang menuju ke dapur.

"Oh di sana ya.. baiklah." ucap Miko.

Tak menunggu lama lagi, Miko pun langsung pergi ke tempat yang telah ditunjuk oleh sang pemilik restoran itu dan ia pun segera masuk ke dalam ruangan dapur itu.

15 menit kemudian...

Tampak suasana di restoran itu masih tenang, hingga..

Bruak...

Seseorang menendang pintu utama yang ada di restoran itu hingga pintu itu jebol.

"Kyaa.."

Para pengunjung yang ada di tempat itu pun menjadi panik.

Mereka lari berhamburan meninggalkan tempat itu dengan menggunakan pintu darurat.

Pria yang menjebol pintu tadi memiliki tubuh yang kekar dan berotot.

Perlahan-lahan dia berjalan menuju ke arah sang pemilik restoran itu.

"Hei hei hei.. kenapa mereka semua lari?" ucap pria itu sambil melirik sekelilingnya.

Sang pemilik restoran itu hanya diam, dia tidak menanggapi ucapan pria Kekar yang datang mengacau itu.

"Paman.. berikanlah aku makanan enak yang ada di tempat ini!!" pinta pria itu dengan nada yang tinggi dan memaksa.

"Maaf.. tapi setelah apa yang kamu lakukan di tempatku ini, aku sudah tidak ada niatan untuk memberimu makanan." ucap sang pemilik restoran.

"Oh begitu ya.. mungkin tinjuku ini akan merubah jalan pikiranmu." ucap pria itu lalu melancarkan tinju ke arah sang pemilik restoran.

Tinju itu terus mendekat.. semakin dekat.. dan....

Grab..

Seseorang menangkap tinju itu dengan tangan kanannya.

"Paman.. semua piring yang kotor itu sudah aku cuci dengan bersih..."

Bersambung...

Note: Kart adalah mata uang di cerita ini. 1 Kart = 10.000 Rupiah.

Bersambung ke Shin Sekai Chapter 6

Zen Kureno
2017-05-01 20:30:17
berarti harga nasi gorengnya RP. 20.000
Dwi Fitri
2017-03-07 02:26:28
coba makannya 100 piring, kan lebih mantap
Bocah Redoks
2017-02-12 17:47:37
Dah makan banyak tapi lupa bawa duit. Sakitnya tuch d sini
Alien Queen
2017-02-11 18:40:06
Memalukan, makan banyak enggak bisa bayar.
Sena Lightspeed
2017-02-06 20:55:33
Entah kenapa dia kayak Luffy yang bisa makan banyak
ThE LaSt EnD
2017-02-02 20:14:18
Miko menghajar orang itu..
ghamber
2017-02-02 19:15:23
Miko akan mengalahkan pria itu sebagai imbalannya mendapat makanan gratis tiap hari
Syahid R Amrulloh
2017-01-31 16:21:54
Haaa... pendek lagi ini pasti pas 500 kata pelit amat gan
chichay
2017-01-31 14:35:32
knpa setiap tkoh utama selalu bnyk mkan yaa
T S A
2017-01-31 13:39:25
Next gan , 8 piring banyak juga makannya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook