VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Shin Sekai Chapter 4

2017-01-30 - Gouenji Shuuya > Shin Sekai
226 views | 11 komentar | nilai: 10 (9 user)

Api biru yang dikeluarkan oleh Miko semakin mendekat ke arah Yugo, dan...

"Wind Defense..!!" teriak Yugo.

Yugo menciptakan penghalang yang terbuat dari angin.

Angin itu berbentuk bola dan berputar dengan kencang mengelilingi tubuh Yugo.

Api biru yang telah dikeluarkan oleh Miko pun tidak bisa mengenai Yugo karena pertahanan angin itu.

Pertahanan angin Yugo menghilang saat serangan Miko telah melewatinya.

Yugo memandang ke arah depan namun dia tidak melihat Miko sama sekali.

"Huh.. ke mana perginya bocah sialan itu." ucap Yugo.

Buaakk..

Tiba-tiba Miko langsung berada di belakang Yugo dan langsung menendang pria itu dengan tendangan api biru miliknya.

Shin Sekai Chapter 4 - Aku Berjanji Padamu
Penulis : Gouenji Shuuya

Yugo terlempar akibat tendangan itu, namun Miko tak berhenti sampai di situ.

Miko langsung berpindah tempat di depan Yugo dan menendang pria itu ke arah atas dengan tendangan api birunya lagi.

Buaak..

Yugo terlempar lagi ke arah atas, dan ternyata di atas Miko sudah mempersiapkan jurusnya.

"Blue Fire Fist..!!" teriak Miko dan..

Bamm..

Terjadilah ledakan besar akibat serangan itu.

Yugo terlempar jatuh ke bawah dan menghantam tanah dengan keras.

Duaarr..

Tanah di bawah pun hancur akibat ditabrak oleh Yugo.

Tercipta kepulan debu yang begitu tebal.

"Serangannya hebat sekali.." ucap seorang pria berambut coklat yang telah sampai di tempat itu, akhirnya Roshi tiba juga.

Perlahan-lahan kepulan debu yang tercipta pun mulai menghilang.

Tampak Yugo yang berdiri, tubuhnya begitu banyak mengeluarkan darah, dia terlihat begitu geram.

"Brengsek kau Miko Kagawa..!!" teriak Yugo.

"Great Tornado!!"

Yugo menciptakan sebuah Tornado yang begitu besar.

Serangan itu mementalkan tubuh Miko hingga jauh.

Tampak juga tempat itu sekarang sudah hancur porak-poranda.

"Huh.. aku harus mundur dulu. Kalau sampai Chi milikku habis bisa gawat nanti urusannya." ucap Yugo.

Setelah itu, Yugo pun langsung terbang meninggalkan tempat itu dengan kekuatan angin yang dimilikinya.

Di sisi Miko...

Tampak ia sedang mencoba untuk berdiri.

"Hei Miko.. apa kamu baik-baik saja?" tanya Roshi yang tiba-tiba datang.

Namun Miko tidak menjawab. Dia hanya menunjuk ke arah mayat Aisya.

Roshi pun langsung menatap kearah itu dan tanpa ia sadari matanya mulai meneteskan air mata.

Perlahan-lahan rambut dan mata Miko yang tadinya berwarna biru kini kembali lagi menjadi semula, yaitu berwarna merah.

Lalu Miko pun terjatuh pingsan di tempat itu.

"Dan begitulah yang sebenarnya terjadi." ucap Roshi yang mengakhiri ceritanya.

Miko masih saja meneteskan air mata dari matanya yang berwarna merah itu.

Namun itu tidak berlangsung lama, perlahan-lahan dia mengusap air matanya menggunakan tangan kirinya.

Lalu dia mendongakkan kepalanya untuk menatap ke arah Roshi.

"Jadi seperti itu ya.. lalu di mana Aisya dimakamkan?" tanya Miko.

"Dia dimakamkan di tempat pemakaman umum kota ini." jawab Roshi.

Kota Stend, tempat pemakaman umum..

Tampak Miko sudah berada di tempat itu.

Dia berdiri tepat di samping batu nisan dari seseorang yang sangat berarti baginya sambil membawa satu buah karangan bunga.

Pada batu nisan itu bertuliskan Aisya Fellaria.

Di atasnya sudah terdapat satu buah karangan bunga.

Perlahan-lahan Miko pun mulai duduk.

"Maafkan aku Aisya.. maaf karena aku baru bisa datang sekarang." ucap Miko.

Miko pun meletakkan 1 buah karangan bunga yang telah ia bawa tadi di atas batu nisan Aisya secara perlahan-lahan, lalu ia teringat akan pesan terakhir dari Aisya.

"Miko... jangan khawatirkan aku! Kamu harus tetap hidup! Berjanjilah padaku.. kamu akan terus menjadi lebih kuat lagi dan hapuslah semua kejahatan yang ada di dunia ini!!" ucap Aisya waktu itu.

Miko yang teringat akan kata-kata terakhir dari Aisya itu pun langsung berdiri. Dia mengepalkan kedua tangannya dengan erat.

"Aisya... aku berjanji... aku berjanji padamu bahwa aku akan terus menjadi lebih kuat lagi dan aku akan menghapus semua kejahatan yang ada di dunia ini." ucap Miko yang membulatkan tekadnya.

Bersambung...

Bersambung ke Shin Sekai Chapter 5

Shin Zahara
2017-11-02 02:25:52
Cuma mau Satu buah mangga. Satu buket bunga.
Zen Kureno
2017-05-01 20:25:19
lupa ingatan sementara ya
Dwi Fitri
2017-03-07 02:21:11
kayaknya Miko bakal jadi pahlawan super pembasmi kejahatan
Bocah Redoks
2017-02-12 17:41:50
Saat api birunya keluar dia masih sadar tapi setelah pingsan yg mungkin karena kelelahan dia akan lupa kejadiannya
Alien Queen
2017-02-11 18:35:02
Kukira miko lepas kendali dan mengamuk.
Sena Lightspeed
2017-02-06 20:50:45
Aisya telah pergi.. Pergi meninggalkanku.. Ah fokoknya ini lagunya Fice Minutes
Syahid R Amrulloh
2017-01-30 18:01:30
Haaa pendek lagi gan tapi okelah yang sekarang memuaskan
ThE LaSt EnD
2017-01-30 17:22:37
dari sbuah janji dia menjadi pembasmi kejahatn. kukira lawanx akan mati.
T S A
2017-01-30 16:50:22
Next gan , aisyah itu siapanya miko
Kakek
2017-01-30 15:55:02
Siiip di tunggu lanjutannya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook