VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Another World Chapter 4

2017-01-10 - WuCyborg > Another World
63 views | 8 komentar | nilai: 8.5 (2 user)

Dia yang berjalan di bawah karpet merah

Dia yang berkalungkan emas serta pakaian yang mencolok.

Sang putra mahkota, pangeran Albert Kurt, anak pertama dari Raja Albertus jhonson dan tentunya sang ratu Hanna cornelia

Seorang putra kerajaan dengan perawakan tinggi layaknya seorang pangeran biasanya. Mata Bir seperti ibundanya, dan rambut hitam pekat yang nampak seperti ayahandanya, pun membuat dirinya nampak elegan di mata.

Bahkan-, dengan semua yang sudah dimilikinya, sang pangeran sering keluar demi sang putri idamannya.

hanya seorang yang pasti dilarang oleh keluarganya, wanita dari desa diarah tenggara istana

Sang pangeran selalu pergi tanpa sepengetahuan. Mungkin sudah sampai pada masa kenakalan remaja.

dan-. Cinta itu buta.

Kebetulan, aku bertemu dengannya, dia menyapaku. Dia berkata dia belum pernah melihatku, memang?

Kami akhirnya pergi ke tempatku, Aku membasuh wajahku secara perlahan.

"Maafkan saya jika tempat ini berantakan, saya baru pindah dari sini"

"Hmm tempat ini, apa kau anom?"

"Eh- ah ya betul, anda sudah tahu nama saya?"

"Yah, waktu itu sedikit jadi perbincangan di istana, ah sudah aku tidak punya waktu, terima kasih- sepertinya kita akan bisa berteman baik"

sepertinya dia seorang pangeran yang baik, kuharap semua keluarga istana seperti itu. Harapan.

Another World Chapter 4 - Sang Pangeran Cinta
Penulis : WuCyborg

***

Daun mulai berhamburan dimalam hari, angin pengembara yang berdatangan dengan mudahnya menyibak dedaunan yang lemas tak berdaya, gerhana bulan yang sedikit terlihat sangat mencekam, dengan warna merah-nya itu

Esok hari, rasanya aku ingin menemui Agis

langit yang tak mungkin selalu menampakan cerahnya dunia, ketika itulah langit mulai terlihat kelabu, dan hujan mulai turun. Pagi Hari yang gelap.

Aku mulai melihat sosoknya lagi dari arah jendela, sang pangeran bersama seorang wanita- apa yang dilakukannya pagi pagi buta seperti ini, wanita itu... tampak tidak serasi dengannya, mungkin wanita itu seorang rakyat?

Tunggu! aku mengenal dia, sebelum aku tinggal disini, aku pernah menemuinya, apa yang dilakukannya ditengah hujan ini, ah ya. Dia sedang berlari, mungkin mereka mencari tempat teduh.

Aku segera melambaikan tanganku, bagaimana mungkin seorang pangeran bisa basah kuyup seperti itu? apa dia tidak punya seorang pengawal.

mungkin dia pergi secara diam-diam, dan memalsukan dirinya di dalamkamar, seperti di dalam film-film. LOL

Pangeran albert kurt langsung berlari ke tempatku, dia melihatku. Dia nampak terengah engah.

"Ah maafkan aku anom" Serunya seraya memeras bajunya "mary, ayo jangan sungkan" lanjutnya

"Tidak masalah, akan kubuatkan kau kopi"

Kami mulai berbincang bincang, aku beserta pangeran dan wanitanya itu mulai mentertawakan canda gurau kami, kurasa kami menikmati waktu yang kami punya ini

keesokkan harinya, akhirnya aku dapat menemui agis, sudah lama aku tidak menemuinya, aku akan membawakannya se-keranjang buah.

Tapi setelah sampai disana, aku melihat agis mendekam di pojok bawah tangga, mendekam seperti anak kucing, aku mulai berlari mendekatinya dan menjatuhan keranjang buahnya.

Dia terlihat sangat gemetaran.

"Apa yang terjadi?!"

"A- anom!!-agis telah membunuh seseorang! tolong!"

Aku mulai kehilangan kata-kataku, disaat seperti ini, aku tidak tahu cara menenangkan agis, sial!

"Tenanglah, aku akan selalu berada disisimu, aku akan menjagamu" Apa yang kukatakan! bodoh! apa aku ingin melamarnya! disaat seperti ini?! ayolah, berpikirlah logis!

"Maafkah aku Anom, tinggalkan agis sendiri dulu ya"

"B-baiklah, jika itu memang yang terbaik"

Tak lama hari menjelang sore, waktu berjalan dengan cepat karena hati ini terus merasa keanehan.

Kabar mulai beredar, seorang wanita telah terbaring berlumuran darah di dalam rumahnya sendiri.

~ B E R S A M B U N G ~

Bersambung ke Another World Chapter 5

Dwi Fitri
2017-03-14 17:47:25
Anom itu ksatria atau apa sih??
Carlton Serian
2017-03-12 21:55:01
Aah... di chapter ini, karena penulisannya, ane bisa liat apa yang terjadi di sana-sini di ceritanya. But dude, nggak ada time-skip-nya XD
Ueno The Best Girls
2017-01-24 07:31:54
Jangan-jangan dia dibunuh oleh Majid-senpai?
Meimei
2017-01-14 18:29:29
Agis kah? Bunuh diri?
Gouenji Shuuya
2017-01-11 12:29:49
Nyumbang klik dulu kapan2 kalau ada waktu ku baca mari kita buat hubungan mutualisme.. kutunggu di ceritaku
Rudy Wowor
2017-01-10 23:47:00
Anom bener-bener jatuh cinta sama Agis ya.
Leon Lockhart
2017-01-10 21:40:10
Cuma perasaanku saja atau chapter 4 ini pendek dari chapter sebelumnya '-')
Sqouts Shadows
2017-01-10 21:07:31
Apa itu agis
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook