VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Two Worlds Chapter 6

2017-01-09 - Shia Wasetatsu > Two Worlds
53 views | 7 komentar

Wah lupa kuberitahu nih. Jadi sebenarnya, wujud Ren dkk saat ini adalah wujud manusia. Iblis dapat mengubah sosok mereka (manusia/wujud iblis sebenarnya) sesuai kehendaknya. Tetapi mereka yang hanya setengah iblis tidak dapat menjadi iblis sesungguhnya.

Iblis yang lebih kuat dibanding iblis lainnya adalah iblis bangsawan. Karena iblis bangsawan yang pertama, dulu pernah datang ke langit dan bertemu Dewa Yang Agung (dewa tertinggi) untuk meminta kekuatan. Saat itu dia hanya iblis biasa, tetapi setelah kembali dari langit dia mendapat kekuatan baru. Setelah itu dia mendirikan istana di dunia iblis.

Info ini tidak ada hubungannya dengan chapter ini, cuma kemarin-kemarin (entah harinya apa) ada yang tanya soal ini. Daripada membuang waktu kalian yang berharga, aku lanjutkan ceritanya.

The story

Di mansion keluarga Kushihima

Ren dkk sudah pulang tapi mereka tidak menemukan keberadaan Fei.

"Fei, kau dimana?" teriak Meiji.

Tak ada jawaban.

"Kemana dia..apa dia kabur?" tanya Yuri.

Meiji mengangkat bahunya "Entahlah"

"Teman-teman kemarilah" Shun memanggil teman-temannya dari ruangan lain.

Ren, Yuri, dan Meiji bergegas datang ke ruangan itu. Disana, barang-barang sudah hancur berantakan. Kaca jendela juga sudah pecah

"Mungkin Fei sudah diculik" terka Shun.

Meiji menggertakkan giginya, dia kesal.

"Ren, kita harus mencarinya"

"Ya, ayo"

Di gubuk tempat Fei disekap

Sebelumnya, tangan Kane yang terkena darah Fei terasa terbakar. Dia lantas menjilati tangannya. Tapi hal yang lebih mengejutkan terjadi.

"Aarrghh" tiba-tiba keluar api yang langsung menghanguskan tubuhnya menjadi abu.

"KANEEE" teriak histeris Hane melihat kematian saudaranya.

Two Worlds Chapter 6 - Darahku membunuhnya?
Penulis : Shia Wasetatsu

"Apa yang kau lakukan pada saudaraku?!" Hane berteriak marah melihat saudaranya mati di depan mata kepalanya sendiri.

Fei tidak mampu berkata apa-apa lagi. Dia sendiri juga syok atas apa yang terjadi.

Tora dan lainnya juga terkejut.

Hane tak mampu menahan amarah. Dia berubah menjadi wujud setengah ular.

"Kau harus mati"

Dia menyerang Fei dengan ekornya hingga membuat Fei terlempar ke belakang.

"Ahh" ikatannya sudah terlepas tetapi dia mengeluarkan banyak darah.

Belum puas melihatnya belum mati, Hane hendak menyerang lagi. Tapi dia dicegah oleh Tora.

"Hane, hentikan"

"Kau mau menghentikanku? Manusia itu sudah membunuh Kane. Aku tak akan membiarkannya"

Meski sudah ditahan Tora tetapi keinginan Hane untuk membunuh Fei terlalu kuat.

Dia melepas cengkraman tangan Tora dan melaju ke arah Fei.

"Tidak. Jangan...JAANGANNN" teriakan Fei bereaksi dengan kalungnya.

Kalungnya tiba-tiba bergetar dan mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.

Hal ini dirasakan oleh Ren dan teman-temannya. Mereka bergegas menuju sumber. Begitu halnya Pangeran Velo dan 2 temannya yang menaiki burung elang raksasa, mereka juga pergi ke tempat Fei.

Cahaya yang menyilaukan itu akhirnya padam tepat saat Ren dkk sampai.

Disana terlihat mayat keempat penculik dan gubuk yang hancur berantakan.

"Itu dia" Yuri menghampiri Fei yang pingsan dan masih berlumuran darah.

"Akh sakit" Yuri yang memegang tubuh Fei yang berlumuran darah juga merasa kesakitan.

"Ada
apa?" tanya Meiji.

"Tanganku terasa terbakar"

"Hah? Apa darah manusia tidak bisa disentuh oleh kita?"

"Mungkinkah...." gumam Shun. Ia lalu melangkah mendekati Fei.

"Jangan menyentuhnya" Yuri memperingatkan.

Tapi Shun tetap menyentuhnya dan dia baik-baik saja.

"Sudah kuduga. Darahnya tidak bisa disentuh oleh makhluk-makhluk kotor seperti kalian" 'hampir mirip seperti Hoshi' ucap dan batin Shun.

"Makhluk kotor?! Memangnya kau sendiri apa"

"Biar bagaimanapun, darahku masih mengandung darah makhluk suci" jawab Shun.

"Yuri kemarilah" perintah Shun.

Yuri menurut. Shun lalu menggores sedikit tangannya hingga berdarah dan meneteskannya pada tangan Yuri.

"Wah sembuh" ucap gembira Yuri saat tangannya sudah sembuh.

Ren mulai paham situasinya.

"Shun, kau bawa Feiryn kembali. Kalian juga ikut dengannya"

"Bagaimana denganmu, Ren?"

"Aku akan membereskan semua ini dulu" jawabnya.

Shun menggendong Fei lalu pergi bersama Yuri dan Meiji.

Setelah ketiganya pergi, Ren lalu menggerakkan tangan kirinya. Matanya pun bercahaya.

Dia menciptakan tangan-tangan gelap yang langsung menelan keempat mayat penculik dan reruntuhan gubuk itu. Setelah itu dia pergi.

Tanpa disadarinya, Pangeran Velo mengintipnya dari balik pohon.

"Akhirnya aku menemukanmu, Ren Kushihima"

To Be Continued

Bersambung ke Two Worlds Chapter 7

Akira Aozora Es
2017-03-24 20:42:56
kyknya kalung itu emang beneran Hoshinya.,
Tay Alison
2017-01-27 08:23:36
Njirrr.. Lanjut baca aj deh lol.
Gouenji Shuuya
2017-01-11 12:06:59
Nyumbang klik dulu kapan2 kalau ada waktu ku baca mari kita buat hubungan mutualisme.. kutunggu di ceritaku
Sqouts Shadows
2017-01-09 17:06:58
Ditunggu cerita berikutnya
Grim Rieper
2017-01-09 17:03:27
Ikut baca ?
Rudy Wowor
2017-01-09 16:34:58
Velo vs Ren pasti menarik.
D Generation X
2017-01-09 11:50:03
Pangeran velo tuh musuhnya ren kah
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook