VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Pemuja Rahasia Chapter 1

2017-01-01 - Jack El Jacqueline > Pemuja Rahasia
79 views | 10 komentar | nilai: 9.5 (2 user)

Jadi anak kembar banyak enaknya.Nggak perlu rebutan pacar, karena beda character.

"Oh, come on Shinta, stop singing, " bentaku kepada Shinta yang girang banget bakal nyambut sekolah baru di Jakarta.Dia bernyanyi nyaring dengan suara cempreng nan sumbang.Memekakkan telinga.

"Why, Sani, " Shinta betsungut sesaat tapi nyengir lagi.

"Kami emang 'sama' tapi 'berbeda'.Shinta emang kembaranku, tapi sikap Shinta yang kekanak-kanakan, lembut, manis, polos, lugu, hmmm....dan aneh, sungguh bertolak belakang dengan kepribadianku yang menurut orang disekitar kami terlalu egois, tomboy, kasar, nekad, pemarah, cuek, pemberontak.......Tapi bagiku itu tidak aneh.

"No! I don't like Jakarta, aku senang tinggal di Amerika, karna sepp..."

Shinta membungkam mulutku dengan kedua tangannya."Stop!! Stop my sister!! Jangan bicara seperti itu, adikku sayang, this is Indonesia, gimana kalau disini ada jaringan anti-Amerika yang denger kata-katamu barusan? Oh my God, that would be the end of your life, Sani..., "(sok inggris padahal sekolah dulu nilai pelajaran bahasa inggris cuma dapet 8, 5) Shinta mendelik setelah memotong kata-kataku dengan suaranya yang tiba-tiba merendah.Aku memutar kedua bola mataku.

"Nggak mungkin, tolol" Aku menjitak kepalanya kasar.Anehnya, Shinta malah memelukku.Dia memang selalu ANEH

"Oh my sister, aku nggak mau kehilangan kmu, apalagi dengan cara yang tidak manusiawi, you are my superhero, kalau kamu nggak ada, aku nggak akan berarti apa-apa...., " (LEBAY) suara manja Shinta membuatku ngantuk! Dia mempererat pelukannya di leherku.

"Don't be silly, Shinta! Kamu mencekikku!"

Pemuja Rahasia Chapter 1 - Perkenalan
Penulis : Jack El Jacqueline

Namaku Sani, dan Shinta kakakku.Alasan kami pindah ke Indonesia, karna Mon an Dad udah bosen ngurus kami di New York.Mereka ingin kami di urus nenek di jakarta.

Aku melirik Shinta yang tampak kegirangan dan sesekali bersorak jika melihat sesuatu yang unik.Terutama kalau ngeliat cowok-cowok, dia berseru sambil merayu genit. Huh, dia mata keranjang! Mungkin itu yang membuat perbedaan pada fisik kami. Yaah, mata Shinta lebih bundar, karena keseringan melototin mahluk yang namanya 'laki-laki'. Yekh!

Shinta berteriak saat melihat poster Tugu Monas di sebuah halte bus. Seolah menemukan pengganti patung Liberty di sini. Jangan sampai ia niat menjodohkan Monas dan Liberty, grrrr....

.&*^#@%!_)(^%¿¿¡¡??

Shinta sinting, aku nggak.Shinta centil aku No Way!! Shinta manis, aku kasar. Rambut Shinta halus sedangkan rambutku keropos. Ah, maksudku berantakan. Hmm.... Kurasa bahasa Indonesia kami sedikit parah.sst...aku nggak begitu tau struktur bahasa yang di pakai di sini.

ASAL BUKA MULUT DAN KAU AKAN MENGUASAINYA. Itu prinsipku dan aku pantas menggaris bawahinya. Shinta merengek, ngotot pengen beli semangkuk siomay didekat lampu merah. Gila!! Dia niat turun dari mobil! Aku ngumpat dalam hati. Ketika ia nyaris sampai di warung siomay itu, aku segera menariknya dengan paksa. Dasar Shinta tolol, apa dia nggak mikir kami baru tiba tadi malam¿ Eh paginya malah udah kepedean kesana kemari! Dia ngamuk di dalam mobil. Shinta terus merengek sambil teriak pengen siomay sama bakpao, hingga akhirnya aku jitak kepalanya karna kesabaranku sudah habis, dan dia menangis keras. Terkutuk kau Shinta wahai saudariku (lebaynya kumat).

Nenek kami seorang guru di sekolah yang akan kami masuki.

Beberapa menit kemudian mobil kami sampai di sebua bangunan berpintu gerbang tinggi berwarna hitam. Ujung atasnya menyerupai mata panah suku Indian. Disebelah kanan gerbang ada pos jaga berisi dua orang satpam, dua-duanya berkumis. Pak Udin manggut sungkan ketika dua orang satpam itu celingukan melihat kedatangan kami.

"Wuaah....sekolah kita ternya bagus banget! This is white house ! Not too different than our school in america.... Ini gak cocok di bilang sekolah, lebih tampak seperti.....seperi apa ya? Seperti ...." Shinta kagum sambil mencari-cari nama yang cocok untuk sekolah baru itu.

"Penjara, " potongku. Aneh ternyata upacara masih ada ya? Aku pikir udah lenyap tu tradisi.

"Sani, come on. Don't be stubborn, plaese. Jangan keras kepala gitu dong!" Shinta memandangku stengah putus asa. Huh! Aku meringis. Dia membawa lari mek up( gini tulisannya bener gax) Mom lagi sepertinya.

TBC.



Jangan lupa baca ceritaku Satu-satunya

Bersambung ke Pemuja Rahasia Chapter 2

Lyokovich the Death
2017-01-27 21:38:17
Awal yang menarik, njirt bikin ngakak
gIN taka
2017-01-26 18:58:25
cerita'ny bagus oyy . . . lanjut baca ahh
Gouenji Shuuya
2017-01-24 21:48:46
Numpang baca dari awal bro
Shineria of Life
2017-01-20 11:29:33
Senyam senyum sendiri baca ini cerita ok fine. . I like sani cause she same as me. . Her atitude like me, hahaha
Fuyuki Zirconixena
2017-01-06 07:13:49
Njiirrr.... Pedih mata gue udah lama gak belajar bahasa inggris...
Ludfy N
2017-01-06 06:08:31
Shinta kakak ap adik sh! Harsnya adik.
Timnas Indonesia
2017-01-02 13:00:42
MAKE UP kali Bukan MEK UP
Rudy Wowor
2017-01-01 14:42:27
Shanti dan sani ya, cantik siapa?
Snow Blue
2017-01-01 14:41:51
Make up kurasa
PUZIENK
2017-01-01 14:18:29
Njay demam romance meraja lela
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook