VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Dunia Mimpi Chapter 6

2017-01-07 - Suzumiya Haruhi > Dunia Mimpi
49 views | 5 komentar | nilai: 10 (1 user)

Setelah melewati pertempuran yg panjang akhirnya mereka berhasil mengalahkan pasukan zombie. Sebagai hadiah atas keberhasilan mereka, kotak kado berukuran.besar berjatuhan dari langit, jumlahnya ada ratusan. Isinya adalah obat-obatan dan makanan.

Mereka beristirahat sejenak sebelum memasuki gerbang pertama. Sebagian yg lain pergi mengirimkan makanan dan obat-obatan pada mereka yg tidak ikut bertarung.

Riza terduduk sambil bersandar disebuah batu besar. Lukanya sudah diobati, Riza pun melepas penat sejenak sambil memakan beberapa buah.

"Hei kau.." Seseorang mendekatinya.

Riza pun menoleh pada orang itu. Orang itu lalu duduk disamping Riza.

"Capek juga ya setelah bertempur seharian.."

"Ya.."

"Kenalkan namaku Hendra.."

"Aku Riza.."

"Berkat kau akhirnya kita bisa mengalahkan para zombie.."

"Tidak juga, kalau bukan karena kalian, aku tidak mungkin dapat melakukannya."

Kemudian terlihat sebagian orang menuju gerbang pertama.

"Mereka sepertinya tidak sabaran.." ucap Riza.

"Bagaimana pun kita harus menyelesaikan tantangan ini secepatnya, supaya kita bisa keluar dari dunia mimpi.." timpal Hendra.

"Yah.. Tapi setidaknya istiratlah dulu sejenak, kita masih kelelahan tidak baik jika langsung menghadapi musuh.."

Gerbang pertama pun dibuka. Terlihat sebuah kota seperti di dunia nyata. Gedung-gedung tinggi, pertokoan, taman kota dan perumahan. Sama persis dengan di dunia nyata. Penduduk kota tersebut juga ramai.

"Sebuah kota!?" kaget orang-orang.

"Ayo kita kesana.." ajak Hendra.

Riza yg dari kejauhan melihat juga nampak kaget.

Perlahan orang-orang memasuki kota tersebut. Penduduk kota tersebut tidak terlalu memperhatikan mereka. Bisa dibilang penduduk kota tersebut hanyalah NPC.

Riza dan Hendra pun mengikuti orang-orang masuk ke kota.

"Disini terlihat damai.." gumam Hendra.

"Apa disini ada monster atau semacamnya yg harus kita hadapi..."

5 orang pria mendekati mereka berdua.

.

.

.

Dunia Mimpi Chapter 6 - Tidak Ada Musuh
Penulis : Suzumiya Haruhi

.

.

.

"Hendra... Kami mencarimu dari tadi.."

Mereka adalah teman-teman Hendra yg juga turut membantu Riza.

"Anak ini.. Bukankah dia yg mengalahkan zombie itu.."

"Perkenalkan mereka adalah teman-temanku dari klub fitnes."

"Namaku Edwin.." seorang pria keturunan Tionghoa.

"Aku Doni.." seorang pria berkacamata badannya paling pendek diantara teman-temannya, namun untuk orang normal tingginya lumayan, sekitar 172cm.

"Aku Feri.." pria berkulit sawo matang, dilihat dari penampilan, logat bicaranya sepertinya dia orang Batak.

"Aku Wahyu.." pria muda dengan jenggot, orangnya murah senyum.

"Aku Firman.." dilihat dari potongan rambutnya sepertinya dia seorang Polisi.

"Namaku Riza, senang berkenalan dengan kalian."

Dalam hati Riza tertegun melihat mereka.

"Pantas saja mereka atletis juga mereka sangat kuat.."

Setelah mereka berbincang sebentar, tiba-tiba muncul seberkas cahaya ditangan mereka. Muncullah sebuah dompet ditangan mereka. Bukan hanya mereka semua orang juga mendapati hal yg sama. Mereka kaget bercampur bingung dangan dompet yg tiba-tiba muncul ditangan mereka.

Setelah dicek dompet tersebut berisi uang satu juta dan sebuah kartu ATM bertuliskan "Lucifer". Mereka pun bingung untuk apa uang dan ATM ini. Setelah berpikir akhirnya mereka sadar bahwa semua ini untuk keperluan mereka dikota.

Kota yg berada di gerbang pertama terlihat sangat damai. Tidak ancaman zombie, monster atau semcamnya. Sedangkan tujuan mereka kesini adalah untuk menglahkan musuh. Tapi tidak terlihat ada sesuatu yg membahayakan dikota ini.

Riza pun sempat berpikir tantangan apa yg ada digerbang pertama ini. Apa akan ada zombie lagi atau mungkin monster atau semacamnya. Mereka pun terlihat seperti kumpulan orang aneh yg memasuki kota dengan membawa senjata. Meskipun para NPC tidak terlihat peduli dengan mereka. Sekarang sebut saja penduduk kota NPC.

. . . . . . .

Lanjut baca ya ke chapter berikutnya.

.

.

.

Bersambung ke Dunia Mimpi Chapter 7

Red Ink
2017-01-08 21:30:01
Di suruh beli pakaian mungkin atau senjata '-')
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2017-01-07 19:33:44
eh, gk nyangka, trnyata sbuah kota dn NPC.
Rudy Wowor
2017-01-07 14:35:00
Suruh beli bumbu dapur mungkin biar kayak ibu-ibu :-D
ReyTrOnz Strider
2017-01-07 13:25:11
Belanja paling tantangannya
Dalreba
2017-01-07 13:04:32
Ada NPC juga ternyata
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook