VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Dunia Mimpi Chapter 4

2017-01-04 - Newbie Karbitan > Dunia Mimpi
59 views | 10 komentar | nilai: 10 (1 user)

Sudah seharian mereka menghadapi pasukan zombie. Namun para zombie tersebut tidak ada habisnya. Sementara jumlah korban yang tewas makin bertambah.

Riza yang sedang terluka pun mencoba mengahadapi para zombie kembali. Meski ia tahu resikonya. Tak ada pilihan lain bagi Riza selain terus maju menghadapi pasukan zombie. Jika tidak akan terjebak di dunia mimpi ini untuk selamanya atau kemungkinan terburuknya adalah mati.

"Hah... Hah... Aku harus bertahan.."

. . . . . . . .

*Dunia Nyata*

01 Januari 2017

10:00 pagi.

Telah terjadi kepanikan. Orang-orang yang tidur menggunakan Bantal Kesehatan L666 tidak ada yang bangun. Begitupun dengan Riza yang saat ini belum bangun juga.

"Hei Riza bangun... Sarapan sudah siap."

Ayahnya mencoba membangunkannya namun Riza tak kunjung bangun.

"Kau ini tidur seperti orang mati saja.. Cepat bangun pemalas!!"

Sedangkan adiknya, Bella menunggunya di meja makan sambil menonton TV.

"Pagi ini telah terjadi kepanikan... Orang-orang yang menggunakan Bantal Kesehatan L666 tidak bisa di bangunkan. Fenomena ini baru terjadi pagi ini. Bahkan sebagian dari mereka mati secara misterius.."

"Ada apa ini..!?" kaget Bella.

"Dikabarkan ratusan orang telah meninggal secara misterius tadi pagi. Korban tewas semuanya tidur menggunakan Bantal Kesehatan L666."

"Mati secara misterius..!?"

"Saat ini kepolisian telah bertindak. Mereka langsung mendatangi rumah Prof.Dajjaludin sang pencipta Bantal Kesehatan L666. Namun menurut laporan di TKP. Beliau menghilang dari rumahnya. Polisi saat ini sedang mencari keberadaan Prof.Dajjaludin untuk dimintai keterangan.."

Bella begitu kaget melihat berita di TV. Ia pun segera pergi ke kamar Kakaknya. Sementara Ayahnya masih mencoba membangunkan Riza, namun tetap ia tak kunjung bangun..

"Kenapa dia susah sekali di bangunankan.."

"Ayah.."

"Ada apa Bella?"

Bella pun memberitahu Ayahnya tentang berita di TV.

.

.

.

Dunia Mimpi Chapter 4 - Kepanikan
Penulis : Newbie Karbitan

.

.

.

"Apa kau bilang!?" Ayahnya begitu kagey mendengar penuturan dari Bella.

"Kau pasti bercanda kan?"

"Benar Ayah... Sudah ada ratusan orang yang menjadi korbannya.."

"Lalu apa yang harus kita lakukan?"

"Aku juga tidak tahu, Ayah.."

. . . . . . .

Di sebuah rumah bahkan satu keluarga tidak kunjung bangun karena mereka menggunakan Bantal Kesehatan L666.

Di lain tempat bahkan ada yang tewas. Karena Bantal L666 di pindah dari kepalanya. Karena menurut Lucifer kepala mereka harus berada di atas Bantal L66 jika tidak mereka akan mati.

*Dunia Mimpi*

Mereka yang tidak ikut bertempur tetap berada di tengah lapangan luas. Mereka mayoritas orangtua, juga ada wanita dan anak-anak. Mereka tampak ketakutan dan kebingungan. Bahkan sebagian dari mereka ada yang menghilang, dengan kata lain mati. Karena di dunia nyata ada yg menarik atau memindahkan Bantal L666 dari kepala mereka.

Kembali ke pertempuran. Mereka berhasil mengalahkan pasukan zombie. Namun seperti biasa, setelah di kalahkan, zombie kembali bermunculan dari dalam tanah.

"Sial... Mereka terus bermunculan.."

"Kapan ini akan berakhir."

Sementara Riza masih terus melawan para zombie, meski sedang terluka. Ia tak memperdulikan lukanya lagi. Jika ia menyerah sekarang itu sama saja dengan mati.

Sudah seharian mereka bertempur dengan pasukan. Tentu saja mereka sangat kelelahan.

"Aku sudah sangat lelah.. Rasanya aku tak sanggup lagi bertarung..."

Riza sudah hampir menyerah, namun ia teringat kembali dengan Ayah dan Adiknya.

"Aku tidak boleh menyerah.. Aku harus tetap hidup.."

Zombie kembali bermunculan dari tanah. Namun ada satu yang terlihat aneh. Setelah diperhatikan ada seorang zombie yg berbeda dari yg lain. Zombie itu menggunakan jubah berwarna hitam. Ia berada tepat di depan gerbang pertama sambil duduk bersila seperti orang yg sedang bertapa.

"Kenapa yang satu itu hanya duduk saja.." heran Riza.

Mata zombie itu tiba-tiba menyala warna merah dan seketika itu zombie bermunculan dari tanah.

"Jadi begitu ya... Aku mengerti sekarang.."

.

.

.

Bersambung ke Dunia Mimpi Chapter 5

Author Of Pain
2017-05-29 11:43:13
si pembangkit jombi
Shiroi Kuro
2017-01-20 03:29:09
Jadi begitu, ada bpk zombie yg mmbngkitkan pra zombie yg tiada habisnya itu,
Leon Lockhart
2017-01-08 21:05:10
Dialah yang memanggil para Zombie '-') dan Riza akan membunuhnya '-')~
Grim Rieper
2017-01-06 07:15:56
bntal kshtan gk skalian bandow kesehatan ?
Rudy Wowor
2017-01-04 13:57:13
Kayak Zetsu ya si Abang Zombie kekuatannya.
J Y L O
2017-01-04 13:56:59
Akhirnya tahu... lanjut
chichay
2017-01-04 13:43:20
pemain utmnya riza y .
Ludfy N
2017-01-04 13:00:37
Dtnggu lnjutnya
Sqouts Shadows
2017-01-04 12:47:04
Ditunggu chapter berikutnya
Snow Blue
2017-01-04 12:06:53
Ditunggu lanjutannya...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook