VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Dunia Mimpi Chapter 3

2017-01-03 - Newbie Karbitan > Dunia Mimpi
55 views | 9 komentar | nilai: 10 (1 user)

Munculnya pasukan zombie dari.dalam tanah mengagetkan mereka. Bukan hanya jumlah zombie tersebut mencapai ribuan, namun juga para tersebut juga membawa senjata.

"Sial... Tubuhku jadi gemetar."

Riza menjadi ketakutan melihat pasukan zombie yang begitu banyak tersebut hingga tubuhnya gemetar. Riza mencoba memberanikan diri.

"Aku harus berani.. Jika tidak aku akan mati disini.."

Riza bersiap dengan pedangnya. Ia pun maju menerjang kumpulan zombie. Ia sedikit kesulitan mengayunkan pedangnya. Mungkin karena dia belum terbiasa.

"Tanganku gemetar... Aku jadi sulit mengayunkan pedangku.."

Meski gerakan zombie itu lambat, namun tetap saja mereka sangat berbahaya.

Traang!!! Traang!!!

Senjata mereka saling beradu. Riza lalu mengayunkan pedangnya secara membabi buta. Hingga ia berhasil mengalahkan beberapa zombie.

"Dalam situasi seperti ini aku harus tenang dan tetap waspada.."

Riza mencoba menenangkan dirinya. Beberapa dari mereka ada yang terbunuh.

"Aarrgh!!!" Tubuh mereka lalu berubah menjadi butiran cahaya lalu menghilang.

"Mereka mati..." gumam Riza.

Selain itu zombie terus bermunculan dari tanah. Meski mereka sudah di kalahkan.

"Mereka bertambah lagi..!?" kaget Riza.

Meski ia sudah mengalahkan banyak zombie tetap saja jumlah mereka terus bertambah.

"Padahal sudah banyak zombie yg kami kalahkan, tapi mereka terus bermunculan.." kesal Riza.

Sementara dipihak mereka jumlah korban juga terus bertambah. Meski telah dikalahkan para zombie kembali muncul dari tanah. Seolah. Mereka tak ada habisnya.

"Sudah berjam-jam kami bertarung. Tapi zombie ini seolah tak ada habisnya. Aku sudah kelelahan.."

"Aarghh!!"

Korban kembali berjatuhan, tubuh mereka menjadi butiran cahaya lalu menghilang.

"Sial... Kenapa mereka tidak ada habisnya.." keluh seorang dari mereka.

"Padahal kita belum sampai di gerbang pertama, tapu kita sudah kewalahan begini.."

.

.

.

Dunia Mimpi Chapter 3 - Tak Ada Habisnya
Penulis : Newbie Karbitan

.

.

.

"Hah... Hah... Aku tidak boleh menyerah.. Aku harus mengalahkan zombie-zombie sialan ini.." gumam Riza.

Seett!!!

Riza berhasil memenggal kepala salah satu zombie.

"Apa tidak sebaiknya kita mundur saja dulu.." ucap seorang dari mereka.

"Tidak bisa.. Para zombie itu pasti akan mengejar kita. Kita tidak punya pilihan selain menghabisi mereka semua.."

"Tapi jumlah mereka selalu bertambah.."

Para zombie tersebut kembali bermunculan dari dalam tanah. Meski sudah dikalahkan tetap saja zombie itu bermunculan. Padahal mereka semua belum sampai ke gerbang pertama tapi sudah dibuat kewalahan oleh pasuka zombie.

"Aku sudah tidak dapat menghitung lagi jumlah zombie yg telah kuhabisi. Namun tetap saja mereka terus bermunculan.." gumam Riza.

Beberapa zombie kembi menyerang Riza. Ia lalu menebas kaki zombie tersebut hingga terjatuh kemudian menghabisinya. Sekarang Riza sudah terbiasa dengan pedangnya. Rasa takutnya pun berangsur-angsur hilang.

Riza jadi teringat dengan Ayah dan Adiknya.

"Aku tidak boleh mati disini.."

Riza mengayunkan pedangnya secara membabi buta.

"Rasakan ini zombie sialan!!!"

Riza pun terlihat sudah kelelahan. Para zombie kembali bermunculan dari tanah.

"Hah... Hah... Sini majulah kalian.."

Tiba-tiba salah satu zombie menyerangnya dari belakang menggunakan kapak.

"Aarrghh!!"

Punggung Riza terluka, ia lalu berbalik dan menahan serangan zombie itu. Dari belakang ada lagi yg menyerangnya, namun Riza sempat menghindar.

"Sial..." Riza memegangi punggungnya terluka.

Zombie-zombie itu terus menyerangnya. Ia pun hanya menghindar dan menangkisnya.

"Aku susah tidak punya tenaga lagi..."

Sementara itu zombie terus bermunculan dari tanah.

Riza memutuskan untuk mundur sejenak. Korban yang tewas juga bertambah, sudah ratusan orang tewas. Sedangkan pasukan zombie terus bertambah.

"Apa aku akan mati disini.."

.

.

.

Bersambung ke Dunia Mimpi Chapter 4

AnneMarise
2017-01-20 03:23:36
Itu tanah pasti bekas kuburan
Leon Lockhart
2017-01-08 21:00:24
Riza gak bakalan mati, soalnya dia anak mudanya anak tuanya kan orang tua
Ludfy N
2017-01-04 12:56:10
Mantab bray!
Zunuya Rajaf
2017-01-03 20:38:07
mungkin ada klemahan Zombi itu.
Aerilyn Shilaexs
2017-01-03 13:53:56
orang tua pasti enggak mampu mengangkat senjata, apalagi melawan zombi.
Kira Tanha999
2017-01-03 13:25:49
Lebih baik murdur dulu ambil uang buat suap tu zombie !
Rudy Wowor
2017-01-03 13:08:13
Kalau melawan zombie menurutku enak menggunakan serangan jarak jauh.
Downcrazy
2017-01-03 12:59:39
Ide chpter trlalu sdkit, riza kehilangan karakter efisiennya
Cloud Xiicorss
2017-01-03 12:10:58
Pendek bnget ...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook