VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Dunia Mimpi Chapter 2

2017-01-02 - Newbie Karbitan > Dunia Mimpi
71 views | 9 komentar | nilai: 9 (2 user)

Semua orang terperanjat mendengar penuturan dari Lucifer. Sebagian mereka bahkan masih tidak percaya dengan apa yang terjadi.

"Aku tidak bisa bangun lagi.. Ini pasti mimpi kan?" Riza menampar-nampar pipinya dan berharap ini semua hanya mimpi.

"Jika kalian memang ingin keluar dari dunia ini.." kata Lucifer,

"Kalian harus menyelesaikan tantangan yang kuberikan.."

"Tantangan!? Apa maksudnya?"

"Kalian harus menglahkan ketujuh Bos gerbang. Jika kalian bisa melakukannya maka kalian bisa keluar dari Dunia Mimpi ini.."

Lalu Lucifer menunjuk kearah gunung.

"Dibalik gunung itu terdapat gerbang pertama. Masuklah kesana dan kalahkan Bos gerbang tersebut agar kalian bisa menuju gerbang selanjutnya sampai gerbang tujuh.."

"Ini seperti game saja.." gumam Riza.

"Aku akan memberikan senjata kepada masing-masing dari kalian. Gunakanlah senjata itu untuk menyelesaikan tantangan.."

Dihadapan mereka tiba-tiba muncul senjata Pedang.

"Pedang?"

"Maksudnya kita disuruh bertarung?"

"Satu lagi... Jika kalian mati disini, maka tubuh kalian yang ada di dunia nyata jiga ikut mati. Begitu juga jika ada yang melepaskan Bantal kesehatan itu dari kepala kalian maka kalian juga akan mati.."

"Ini seperti game kematian saja.. Aku pasti bermimpi.." Riza kembali menampar-nampar pipinya.

"Selamat berjuang dan semoga berhasil.."

Lucifer pun kemudian menghilang.

Orang-orang masih terdiam di tempat. Mereka masih dilanda kebingungan.

"Apa yang harus kulakukan.. Apa aku harus melakukannya.." gumam Riza.

Lalu seorang pria tiba-tiba berdiri sambil berkata lantang.

"Baiklah... Aku terima tantanganmu!! Jika itu bisa membebaskan kami dari sini. Aku akan menyelesaikan tantangannya!!"

Pria tersebut lalu melangkah pergi menuju gunung. Beberapa orang juga mengikuti pria itu.

"Yah... Sepertinya aku juga harus melakukannya.." gumam Riza seraya berdiri.

Riza kemudian ikut bersama mereka. Sementara yang tetap bertahan di tempat. Mereka yg tidak ikut kebanyakan adalah orangtua, wanita dan anak-anak.

.

.

.

Dunia Mimpi Chapter 2 - Zombie
Penulis : Newbie Karbitan

.

.

.

Total orang yang terjebak di Dunia Mimpi adalah 100 ribu orang dan mayoritas adalah orangtua, karena memang kebanyakan yang memakai bantal kesehatan adalah orangtua.

Mereka yang siap menerima tantangan dari Lucifer bergerak menuju gunung yang ditunjuk oleh Lucifer. Dibalik gunung itulah terdapat gerbang pertama.

Riza memperhatikan orang-orang di sekelilingnya. Orang-orang tampak bersemangat.

"Mereka tampak bersemangat.." gumam Riza.

"Aku penasaran dengan musuh yang akan kami hadapi. Apa mungkin kami akan melawan monster.."

Setelah berjalan cukup jauh akhirnya mereka sampai ke tujuan. Dari jauh terlihat sebuah gerbang yang begitu besar.

"Itu dia gerbang pertama!!!"

"Hm.. Aku tidak biasa menggunakan pedang. Bahkan pedang ini terasa berat. Aku lebih jago memainkan pedang dalam game."

"Sekarang yang ku takutkan adalah mati disini. Meski ini hanya dunia mimpi, tapi jika aku mati disini maka tubuhku yang di dunia nyata juga ikut mati.."

"Aku jadi gugup bercampur takut... Tapi tak apa jumlah kami lumayan banyak, aku yakin kami semua dapat menyelesaikan tantangan ini.."

Tiba-tiba sesuatu keluar dari tanah. Hingga membuat mereka kaget.

"Apa itu!?"

Rupanya yang keluar dari tanah iti adalah mayat hidup atau bisa dibilang zombie. Mereka keluar dari tanah semakin lama semakin banyak. Jumlahnya bukan lagi ratusan tapi ribuan.

"Zombie!?" kaget Riza.

Bukan hanya itu yang lebih mengagetkan lagi mereka membawa senjata seperti Kapak, Tombak, Pedang, dan gada berduri.

"Sial... Mereka juga punya senjata. Ini sangat berbahaya."

Kumpulan zombie tersebut mulai menyerang mereka.

"Sial... Kenapa tubuhku gemetaran.." Riza malah menjadi takut. Tubuhnya gemetar, wajahnya menjadi berkeringat.

"Aku harus berani.. Aku tidak boleh mati disini.." Riza pun bersiap dengan pedangnya.

.

.

.

Bersambung ke Dunia Mimpi Chapter 3

AnneMarise
2017-01-20 03:18:40
Tahap pertama dimulai dgn menglhkan zombie.
Leon Lockhart
2017-01-08 20:45:37
Orang tua pasti akan kesulitan '-')
Cloud Xiicorss
2017-01-02 22:08:47
Gerbang nya di jaga siapa apakah satpam
Zunuya Rajaf
2017-01-02 21:55:38
wah akan sulit bgi orang yg blum pernah pegang pedang, atau tak pernah main game action.
Rudy Wowor
2017-01-02 16:08:48
Seharusnya pakai 2 senjata biar keren. Tangan kiri bawa pistol, tangan kanan bawa pedang.
Zena Leomosta Kun
2017-01-02 14:32:32
kalau ane bakal mimpi basah dan menembak semua zombi pake rudal
Blue Pen
2017-01-02 14:13:45
Saatnya keberanian tumbuh untuk mengeksekusi rintangan.
Kira Tanha999
2017-01-02 13:15:33
Lupa mw cment apa ?
Dalreba
2017-01-02 12:22:34
Pertamax berhasil diamankan
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook