VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
KSATRIA PENYENDIRI Chapter 32

2017-02-07 - Downcrazy > KSATRIA PENYENDIRI
165 views | 10 komentar | nilai: 10 (2 user)



KSATRIA PENYENDIRI Chapter 32 - Raksasa
Penulis : Downcrazy

Didepan gerbang kastil Black Magician, Sekumpulan pasukan mayat hidup menghadap Ryuoji dan Yozha. Ryouji terlihat memasang kuda-kuda bersiap melancarkan serangan.

.

.

"Spiritize!! Divine Pulse!!"

.

.

DUUAAARRR!!

.

.

Ryuoji menghantamkan tinjun kearah depan yang menghasilkan gelombang meriam angin yang dahsyat, pasukan mayat hidup
yang terkena gelombang itu hancur berkeping-keping.

"Kereeeeen!!!" Yozha sambil mengeluarkan mata berbintang-bintangnya.

"tidak ada waktu untuk kagum Yo...tuan, kita harus bergegas."

"Baik paman."

Namun pasukan mayat hidup tersebut datang kembali dari lingkaran sihir Yuna. Kali ini pasukan mayat hidup itu berkumpul menjadi satu. Mereka seoalh bergabung menjadi satu, satu tubuh besar, Giant Corpse.

"GOOAAARRGG!!!"

.

.

DUAAARR!!!

.

.

Pukulan dari Giant Corpse mengarah ke Yozha dan Ryouji. Untunglah mereka sempat melompat dan menghindari serangan tersebut.

"Sialan!! ini tidak ada habisnya...."

"Bagaimana ini paman?"

"Tuan tolong majulah kedepan, biarkan aku yang mengurus Giant Corpse ini."

Yozha mengangguk menyetujui rencana yang Ryuoji ajukan, Ryuoji kembali menyiapkan kuda-kudanya bersiap melancarkan serangan yang sama sekali lagi.

.

.

"Spiritize!! Divine Pulse!!"

.

.

DUAARRR!!

.

.

Sekali lagi Ryuoji menghantamkan meriam angin dari tinjunya, tubuh Giant Corpse terbelah dua.

"Tuan sekarang!!"

Yozha berlari kencang kearah depan melewati tubuh Giant Corpse itu, namun di depannya pasukan mayat hidup lain muncul berusaha menghadang.

"Jangan remehkan aku!!"

.

.

"Heavy Fist, Black Pulse!!" (Yozha berusaha meniru jurus Ryuoji)

.

.

DUAAARR!!!

Yozha mengeluarkan gelombang meriam angin seperti Ryuoji namun lebih kecil, pasukan mayat hidup didepannya terpental dan membuka jalan Yozha menuju gerbang kastil Black Magician.

"Sial...jurusku tak sekeren paman Ryuoji, Hadeeeeh!!" Yozha sedikit galau.

Yozha telah memasuki gerbang dan memasuki kastil Black Magician. Namun langkahnya terhenti melihat Freya yang terbujur tak berdaya dengan luka di tubuhnya.

"Freya?! apa yang...."

Beralih kesisi Isabel,

Kirata dan tiga magician tingkat tiga sedang merapalkan mantra gabungan untuk menyerang Isabel, sedangkan Rain dan Ksatria lain menyerang Isabel secara langsung. Isabel cukup kewelahan menghindari serangan Rain dan pasukannya (kalah jumlah, Isabel sendiri...hiks).

"Water Dance, Needle Rain!!"

.

.

Rain melakuan tarian pedangnya dan hujaman air berbentuk duri beruntun mengarah ke Isabel,
Isabel tidak sempat menghindar.

.

.

Splash!!!

.

.

Sebuah tangan besar dari tanah muncul menahan serangan Rain. Perlahan tubuh dari tangan tersebut keluar dan muncullah Golem dari tanah liat.

"Daisuke?!" kaget Isabel.

"Maaf nona saya terlambat" ucap seorang dari dalam tubuh golem tersebut, Daisuke Kapten ketiga guild Desert Strom.

"Kurang ajar!!" sebel Rain.

Rain melompat ke belakang membuka jalan ke arah Kirata dan tiga magician tingkat 3. Kirata melancarkan sihirnya.

.

.

"Link Magic, Triple Chance, Magic Boost, Great Fire Bolt!!

.

.

Sebuah bola api raksasa mengarah ke Isabel dan Daisuke, Daisuke merasa cemas.

"Kau meremehkanku...." ucap Isabel yakin.

.

.

"Dispell Magic, Frozen!!"

.

.

Bola api raksasa tersebut membeku, namun tidak menghentikan momentumnya yang cepat.

"Daisuke!!!" perintah Isabel.

Daisuke yang seolah mengerti maksud Isabel segera melancarkan tinju golem tanahnya ke Bola api raksasa yang telah membeku.

.

.

JEDUUAAARRR!!!

.

.

Tinju golem Daisuke hancur, namun berhasil memecahkan bola api raksasa itu menjadi kepingan-kepingan kecil.

Tubuh golem Daisuke perlahan ikut hancur akibat benturan tadi.

"Kau baik-baik saja Daisuke??" tanya Isabel.

"Ya nona, aku masih bisa bertarung." jawab Daisuke.

"Kurang ajar!!" geram Kirata dari jauh.

Kirata terlihat sangat geram melihat Daisuke muncul dihadapannya, ia tidak pernah menyangka arogansinya dahulu merupakan keputusan yang menjadi penghambatinya kini.

Karena sudah 500 kata, seperti biasa nih cerita lanjut ke ch selanjutnya....hehe #MENGHILANG.

Bersambung ke KSATRIA PENYENDIRI Chapter 33

Alien Queen
2017-06-17 18:44:00
Jadi tuh anak bisa niru jurus orang lain juga? Atau emang udah pernah mempelajarinya.
ThE LaSt EnD
2017-02-07 21:24:27
penguna jurus terlarang harus dikalahkan dulu kyaknya.. biar zombinya lenyap. paragraf yg trakhr
yantoanam
2017-02-07 20:50:18
nanggung ni
Gouenji Shuuya
2017-02-07 20:14:53
Widih.. bisa niru jurus
chichay
2017-02-07 19:27:59
jngn pelit kata dong.pnjangin dkit lh crtanya
BeeZero
2017-02-07 18:07:36
sekali2 dbwt pnjang dkt npa. . yuna bkan lawan yg mdah bwt yosha,
ghamber
2017-02-07 18:02:33
Cerita populer minggu ini
Rudy Wowor
2017-02-07 17:19:11
Rajin amat bro, ngejar setoran ya haha
Blank
2017-02-07 16:48:52
yohza bsa jga meniru ya
Shia Wasetatsu
2017-02-07 16:44:54
.apa ada pertarungan antara Yozha dan Yuna nanti?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook