VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
KSATRIA PENYENDIRI Chapter 28

2017-02-04 - Downcrazy > KSATRIA PENYENDIRI
158 views | 10 komentar | nilai: 10 (1 user)



KSATRIA PENYENDIRI Chapter 28 - Hujan .
Penulis : Downcrazy

Sehari setelah Yozha dan yang lain berangkat ke wilayah Auflame, hujan deras mulai menghiasi diseluruh wilayah benua Arez. Tak ada satu pun tempat yang luput dari guyuran hujan.

.

.

Pusat Kota Benua Arez

Semua orang kini tengah berkumpul di patung monumen Black Knight, seolah hujan tak menghalangi niat mereka.

"Ada apa ini? kenapa monumen sang legenda bisa retak?"

"Entahlah, mungkin karena usia...mengingat sudah puluhan tahun berlalu."

Melihat retakan pada monumen patung sang legenda, membuat orang bertanya-tanya. Padahal tak ada seorangpun yang mengganggu monumen itu, seolah keretakan itu menjadi suatu pertanda.

.

.

Kerajaan Aincrad

Istana kerajaan terlihat lebih ketat dari biasanya, petinggi-petinggi kerajaan tengah berkumpul di ruang tahta. Raja tengah duduk di singgasananya, memimpin rapat di ruang itu.

"Apa segelnya sudah mulai melemah?"

"Saya belum bisa memastikannya baginda...." jawab perdana menteri menyesal.

"Kalau begitu segera pastikan keadaan ini!!! saya tidak ingin Malapetaka itu terulang kembali."

"Baiklah baginda, sesuai titah anda."

Setelah mendapat perintah langsung dari raja, semua orang keluar dengan wajah serius.
Walau kekhawatiran terpancar jelas di masing-masing wajah mereka.

.

.

Beralih ke sisi barat laut benua Arez.

Seorang pria tua berpenampilan sangat rapi tegak di atas kastil yang sang megah. Pria berambut ikal itu tengah menatap ke atas langit yang dipenuhi hujan.

"Suasana ini mengingatkanku pada saat itu, takdir memisahkan jalan kita sahabatku. Semoga ada seorang pemuda yang dapat menyelesaikan apa yang belum kau tuntaskan, Fortwarrent." batin pria tua itu.

Terlihat tetesan cucuran bening dari pelupuk mata pria tua itu.

.

.

Beralih ke sisi selatan benua Arez, perbatasan wilayah Lembah Kematian dan wilayah Necromantis.

"Aku tak ingin kehilangan lelaki yang kusayangi untuk kedua kalinya." batin seorang wanita.

wanita itu terlihat gelisah, mondar-mandir di dalam sebuah rumah. Wanita itu adalah ibu Yozha, Atina. Bagaimana tidak, sudah lebih 5 tahun Yozha belum kembali pada Atina.

"Ibu tidak butuh harta karun yang banyak Yozha......" isak tangis Atina.

"....Ibu hanya ingin kepulanganmu anakku, cukup sekali ibu merasa sakitnya kehilangan." harap Atina dalam doanya.

.

.

Wilayah Auflame, Kastil Black Magician.

Yuna berjalan menurun tangga melalui sebuah lorong ruang bawah tanah. Axey mendampinginya sambil membawa sebuah obor. suasana sunyi seolah tak terpengaruh oleh derasnya hujan hari itu.

"Kleeeeek." Axey membuka salah satu pintu ruang tahanan itu.

"silakan nona."

Ryuoji dan Itsumo telah terkerengkeng di leher dan tangannya ke dinding, sedangkan kedua kaki mereka di kekang dengan rantai yang terhubung dengan bola besi. Rantai-rantai yang mengikat mereka tertulis rapalan mantra segel kekuatan. Ryuoji yang penuh luka terlihat tidak berdaya, Itsumo lebih parah karena kondisinya yang semakin pucat melemah.

"Itsumo.....sayang sekali." bisik Yuna sambil merapal mantra di telinga Itsumo.

"Uhuk-huk"

"HENTIKAN YUNA!!!" berontak Ryuoji.

"Fuhuhu....tenanglah Ryuoji, aku tidak akan membunuh kalian disini. Kematian kalian akan disaksikan oleh semua orang di Auflame besok sebagai bukti kekuatanku!!"

"Kurang Ajar!!"

Yuna segera beranjak pergi meninggalkan ruang itu.

"Satu hal lagi.....jika kau melakukan hal yang tidak-tidak, anakmu tersayang yang akan menjadi gantinya!! fuhuhuhu"

Axey menutup pintu ruangan itu dan mengiringi cahaya diruang yang berganti gelap.

.

.

Diperjalan ke wilayah Auflame.

Yozha dan yang lainnya bertemu dengan sejumlah pasukan besar bernuansa Ksatria gurun pasir.

"Bibi?!"

"Momoji?"

(koment author: "Siapakah Bibi ini?? hayo mina-san ingat ga dari cluenya....hehe # Ryuoji-san, Itsumo-san bertahanlah......!!!")

Bersambung ke KSATRIA PENYENDIRI Chapter 29

Alien Queen
2017-06-17 18:28:09
Baru aja mulai baca, eh udah bersambung lagi. Pendek amat.
ghamber
2017-02-06 06:54:53
apa ksatria p anak dari black knight ?
dragon slayer
2017-02-05 22:18:10
mmmhhh.. bibi???
Rudy Wowor
2017-02-05 09:48:05
Kasihan ibunya Yozha.
Gouenji Shuuya
2017-02-05 05:54:20
Wanita yang kejam.
TIGABELAS
2017-02-05 02:51:09
Ntaspp lanjut teruss 😈😈
ThE LaSt EnD
2017-02-04 22:35:08
ah lupa Brow namanya.. Yozha kembali ke tempat latihannya..
Jack El Jacqueline
2017-02-04 21:49:25
hah akhirnya rilis juga
BeeZero
2017-02-04 21:19:43
euhhh siapa yak ?? bibinya momoji ?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook