VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
KSATRIA PENYENDIRI Chapter 15

2017-01-08 - Downcrazy > KSATRIA PENYENDIRI
84 views | 6 komentar | nilai: 8.67 (3 user)



KSATRIA PENYENDIRI Chapter 15 - Hadiah
Penulis : Downcrazy

Yozha dan yang lain akhirnya sampai ke kerajaan Aincard sehari sebelum khasiat tanaman obat yang dimaksud hilang. Suasana didalam kerajaan sangat sepi, penjagaan kurang dimana-mana. Mereka terus masuk kedalam istana dan kahirnya bertemu seorang pengawal kerajaan.

"Paman kami disini atas misi ini" Yozha memberi lembar misinya

Pengawal itu dengan teliti membaca lembar misi guild RGC.

"Bisa saya lihat tanaman obatnya?"

"Ini paman" Yozha memberi tanaman tersebut.

"Sudah berapa hari sejak tanaman ini dipetik?"

"Sudah 2 hari paman"

"Baiklah, ikuti aku"

Setelah itu pengawal itu mengantar Yozha dan yang lain menghadap raja Dalton di ruang tahta. Yozha dan yang lain menunduk hormat kepada sang raja, sang pengawal memberikan tanaman obat kepada raja.

"Terima kasih para petualang. Kalian pasti lelah berjalan kemari, izinkan aku menyambut kalian di istana ini"

"Terima kasih baginda" ucap serempak Yozha dan yang lain.

Pengawal tadi kemudian mengantar Yozha dan yang lain ke ruang peristirahatan.

"Aaah....capeknya, tak kusangka sebuah istana bisa semegah ini. Andai aku punya satu....." ucap Yozha berangan.

"Hihihi....kau lucu sekali Yozha-kun. Aku yakin guild kita bisa menjadi guild besar dan punya kastil seperti istana ini"

"Kau benar Momo, ditambah lagi misi kali ini menghasilkan banyak pearl,hehe"

Heroz hanya diam, ia terlihat sedikit berbeda dari biasanya. Dia terlihat gelisah.

"Ada apa paman?"

"Aku sedikit sungkan kepada raja...."

"Kenapa begitu paman?"

"Maksudku, dia adalah seorang raja. Meski kini benua Arez dikuasai oleh guild-guild besar, tapi tetap saja dialah pemilik sah benua ini"

"Apa maksudmu paman?"

"Maksudku, sebaiknya kita tidak usah menerima imbalan dari misi ini"

"APA!! kenapa begitu?!"

Yozha sangat terkejut melihat Heroz berubah setelah melihat raja. Dulu ketika Heroz masih menjadi bandit, ia pernah menyelamatkan salah seorang anggota kerajaan. Sehingga pihak kerajaan menghapus kejahatannya sebagai bandit dan Heroz pun bisa memulai kehidupan barunya seperti sekarang.

"Paman, aku mengerti perasaanmu. Mungkin itu juga alasan kau menyarankan misi kali ini"

"Hn"

"Tapi paman, guild kita butuh imbalan dari misi kali ini. Dan kurasa sang raja pun tak kerberatan mengeluarkan pearl untuk itu"

Heroz hanya terdiam sejenak kembali berpikir.

"Kau benar Yozha, kita tidak mungkin bisa membalas kebaikan kerajaan sepenuhnya. Itu karena kita masih merupakan guild kecil"

"Aku senang jika kau mengerti paman, hehe"

"Hihihi....." Momo senang melihat Yozha dan Heroz akur lagi.

Tak lama kemudian, seorang pengawal muncul memanggil Yozha dan yang lain kembali menghadap sang raja.

"Para petualang, aku benar-benar berterimakasih. Kesehatan putriku sudah berangsur membaik. Dan sesuai janjiku, kalian akan mendapatkan hadiah dari kerajaan dan secara pribadi aku ingin sekali menjamu makan kalian"

"Terima kasih baginda"

Yozha dan yang lain menerima hadiah 10.000 pearl dari kerajaan. Mereka pun dijamu dengan hangat oleh sang raja.

.

.

Time skip

.

.

Setelah itu, Yozha dan yang lain melanjutkan perjalanan ke arah Barat. Karena kastil New Koya berada di bagian barat wilayah Erotic. Saat ditengah perjalanan tepatnya ditengah hutan, mereka dihadang sekelompok bandit hutan.

"Cepat serahkan semua pearl dan benda berharga yang kalian bawa!! kalau tidak kalian akan berakhir disini" ucap ketua bandit, Dakon.

"Huh...mengganggu saja" Yozha menggerutu.

"Yozha kau lindungi Momo. Biar aku yang menghadapi mereka" ucap Heroz.

"Hah?! kau berani menantan kami seorang diri ya!! aku adalah Dakon bandit dengan bounty 500 pearl"

"Tak usah banyak bicara, apa kau ada kata terakhir" Heroz siap menyerang.

"Kurang ajar! Serang dia!!"

Enam orang bawahan Dakon langsung menyerbu kearah Heroz. Heroz memindahkan penutup matanya dari sebelah kiri ke kanan, mata hitam pekat Heroz yang selama ini ia tutup akhirnya terlihat. Enam orang bawahan Dakon terhenti entah mengapa, mereka seolah tidak mampu mengendalikan tubuh mereka sendiri.

.

.

"Curse Eye, Overmind, Full Control!!"

.

.

"Arrgghh!!!"

.

.

Enam orang yang terkena Efek dari mata kiri Heroz secara tiba-tiba melakukan bunuh diri. Hal ini seolah seperti yang Heroz inginkan, bisa dibilang jurus ini mengendalikan tubuh orang yang ditargetkan untuk menuruti kehedak sang pengguna.

"Kereen paman!!! ternyata mata kirimu punya kekuatan" Yozha teriak kagum.

Dakon yang kesal melihat anak buahnya kalah dan segera menyerang Heroz. Ia melesat sangat cepat dari kiri ke kanan, seolah benar menghilang secara zig-zag. Heroz berusah mengikuti kecepatan Dakon dengan mata kirinya.

"Hehe.....jangan harap kau bisa menang dengan mudah!!"

.

.

"Flash Tecnique, Zig-Zag Jump!!!"

.

.

"Sreeet!!"

Golok Dakon membelah tubuh Heroz.

"Haha....mati kau!!"

"Siapa yang kau serang? aku ada disini" jawab Heroz

"Kau......kenapa kau masih hidup?!"

Dakon sangat terkejut, dia tidak percaya ada orang yang bisa menyaingi kecepatan lari zig-zagnya.

"Bagaiman bisa kau lebih cepat dariku?!"

"Aku tidak lebih cepat darimu, itu semua karena kau telah terkena jurus dari mata kiriku"

"Bagaimana mungkin, aku masih bisa mengontrol tubuhku!!"

"Aku tidak mengontrol tubuhmu, tapi mengotrol alam bawah sadarmu. Ini adalah teknik dunia terbalik, Mirror Sense salah satu teknik Overmindku"

"A-apa!!"

Heroz segera mengakhiri pertarungannya dengan Dual Axe ditangan. Dalam penglihatan Dakon, Heroz berada tepat dimatanya. Namun sebenarnya Ia berada disisi lain dari posisinya, Seperti melihat kedalam cermin. Kesempatan inilah yang Heroz gunakan untuk menyerang Dakon secara beruntun dengan Dual Axenya. Tubuh Dakon terpotong secara Horizontal dan Vertikal menjadi empat bagian, Heroz memenangkan pertarung.

Bersambung ke KSATRIA PENYENDIRI Chapter 16

Rudy Wowor
2017-01-09 11:30:24
Heroz kuat sekali.
wahyu
2017-01-09 01:19:08
lamjut om
Sqouts Shadows
2017-01-08 20:01:30
Ditunggu cerita berikutnya
Zunuya Rajaf
2017-01-08 19:56:55
paman Heroz punya mata Sharinggan ha ha..
MiKaZuKi 92 LoLLiPoP
2017-01-08 18:13:13
Titip pacman aja. ceritanya seru lanjut gan. titip poin juga.
Gouenji Shuuya
2017-01-08 17:44:10
Wow.. dia sudah menang
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook