VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Maou x Yuusha Chapter 8

2017-01-01 - Downcrazy > Maou x Yuusha
37 views | 3 komentar | nilai: 9 (1 user)

Nirvana Distrik Paradise

Kediaman Adam Sang Manusia

.

.

Mereka berdua pergi kedalam,
ruang tengah. Kekakuan terasa diruangan itu, Evee menyuguhkan minuman.

"Silakan tuan..." ucap Evee menawarkan minuman yang ia buat.

"Ya, terima kasih" Satan sedikit kaku

"Tidak tuan, kaulah yang tengah berjasa saat ini, jadi terima kasih" jawab Evee sambil tersenyum cerah.

"Ah.....tidak masalah, haha" Satan berusaha jaga sikap.

Pembicaraan mereka berdua sekidikt kaku, dan mereka pun terdiam.

Maou x Yuusha Chapter 8 - Kenangan
Penulis : Downcrazy







.

.

"Anu tuan, anda jadi kotor karena pertarungan tadi, sebaiknya anda mandi dulu" ucap Evee menyadari Satan yang sedikit kumuh.

"Eh...tidak perlu merepotkan" Satan masih jaga sikap.

"Tidak tuan, anda tidak bisa beristirahat dengan baik jika tubuhmu kotor, anda bisa menggunakan kamar mandi kami"

"Ta-tapi........"

Evee menarik tangan Satan mengajaknya kedepan pintu kamar mandi.

"Silakan tuan" Evee mengarahkan Satan

"Ba-baiklah kalau begitu" Satan masih terbata-bata.

Satan masuk kedalam. Kamar mandi di kediaman Evee memiliki dua ruang, ruang luar dan ruang dalam. Ruang luar dimaksud untuk mencuci pakaian dan ruang dalam yang berfungsi untuk kamar mandi.

"Tuan anda bisa melepaskan pakaian disana, nanti biar aku cucikan begitu anda masuk ke kamar mandi" ucap Evee
dari luar.

"Eh...ya, terima kasih" Satan melepas pakaiannya dan menaruhnya pada tempat yang telah disediakan.

Satan pun masuk ke kamar mandi.

"Andai saja aku bisa mandi berdua dengan Evee...." gumam Satan dalam harapannya

"Eh, ini......" Satan terhenti karena kran pada kamar mandi itu ada dua, merah dan biru.

"Aduh....?? sepertinya aku pilih yang merah saja, lagi pula itu seperti warna apiku" Satan memutar kran berwarna merah.

Air pun mulai keluar dari atas.

"Aaaahh!! Panas!!" teriak Satan terkena air panas.

Satan berlari keluar karena menghindari air panas.

Di ruang ganti tadi ada Evee tengah memngambil baju Satan.

"Eh....." Satan hanya mematung.

Evee sempat terdiam memandangi tubuh Satan yang terbentuk berisi.

"Ah...maaf tuan" ucap Evee mencoba berlari keluar.

"Tidak jangan pergi Evee" Satan memegang tangan Evee dan menghentikannya.

"Tuan......" Evee masih memalingkan wajahnya.

"Evee tidak adil jika hanya aku yang mandi....." ucap halus Satan sambil memegangi dagu Evee dan mengarahkan mata mereka saling berpandangan.

"Maksudku, kau tubuhmu juga kotor setelah kejadian tadi..." lanjut Satan lembut.

Evee hanya terdiam dengan wajah yang memerah.

Satan perlahan menarik Evee masuk kekamar mandi.

'Tuan..." Evee memalingkan wajahnya.

Satan bergerak kebelakang Evee.

"Jangan malu Evee, kita hanya akan mandi berdua" bisik Satan ditelinga Evee sambil melepas perlahan helai demi helai pakaian di tubuh Evee.

"Evee....tubuhmu begitu indah" Satan mengelus lembut kebawah lengan Evee.

"Aah......tuan" Evee menutup matanya menahan perasaannya yang mulai bergejolak.

"Ah maaf, aku hanya belum pernah melihat tubuh indah seorang manusia sepertimu" Satan menghentikan elusanya.

Evee hanya terdiam.

"Evee sebenarnya....." bisik lembut Satan

Evee masih diam membelakangi Satan.

".....aku tadi tersiram air panas" lanjut Satan dengan nada malu.

Evee membalik badan dan melihat Satan menutup wajah dengan tangannya. Lalu mulai melihat sekitar dan
mematikan kran berwarna merah tadi.

"Anu....maaf, kamar mandimu sedikit berbeda" ucap Satan dengan wajah malu.

Evee sedikit tertawa.

"ah, maaf tuan" Evee menghentikan tawanya

Evee menjelaskan masing-masing arti dari warna pada kran.

"Jadi, maksudmu aku harus memutar keran berwarna biru dan merah bersamaan untuk mendapatkan air hangat, begitu" Satan memutar kran biru dan merah dengan kedua tangannya.

Evee terdiam melihat tanda cap di tangan kanan Satan.

Satan melihat kesedihan terpancar dari wajah Evee dan mendekatinya.

"Evee, ini bukan salahmu" ucap Satan terlihat serius sambil memegang tangan Evee

"Tapi tuan, karena kami....." Evee memandangi tanda cap di tangan kanan Satan.

"Tidak Evee, jangan pernah menyalahkan dirimu. Tanda cap di tangan kanan ini adalah takdir bagiku. Sama halnya perasaanku padamu" ceplos Satan karena serius.

"Tuan....??" Evee menatap mata Satan.

"Ah....maaf Evee, Aku jatuh cinta padamu sedari pertama kali bertemu" lanjut lembut Satan.

"tuan.....tapi aku adalah wanita Adam" Evee memalingkan pandangannya.

"Aku tahu......" Satan pun tertunduk.

mereka terdiam saling berhadapan.

Evee mendorong tubuh Satan dan mulai menggosok punggung Satan

"maaf tuan.....hanya ini yang bisa aku lakukan untuk membalas perasaanmu" ucap Evee dalam nada sesal.

"Evee....." Satan menghentikan Evee dengan memegang tangannya.

"Maafkan aku telah memberi beban dihatimu..."
tatap Satan ke mata Evee.

sekali lagi Evee hanya bisa memalingkan pandangannya.

Satan bergerak kebelakang Evee dan mulai menggosok punggungnya.

"Maaf Evee......hanya ini yang bisa kulakukan untuk mengurangi beban yang kuberi" ucap Satan menyesal.

Satan melanjutkan membersihkan tubuh Evee.

Suasana yang menyesakkan terasa diantara mereka berdua. Tidak pernah terbayang oleh Satan kejadian seperti ini. Satan, Ia bisa menyetuh tubuh indah Evee, tapi tidak mencapai hatinya. Penyesalan juga terlihat jelas di mata Evee.
Mereka saling menyentuh tapi gejolak di dalam hati mereka tidak ada.

Satan dan Evee selesai begitu saja dan keluar.

Satan mengambil handuk dan mulai mengeringkan badan Evee.

"Dengan ini kuharap kau tidak terlalu terbebani....." Satan mengeringkan rambut pirang lurus Evee.

"terima kasih.......tuan" Evee sedikit tertunduk.

Satan terhenti menjatuhkan handuk yang ia pegang.

Evee sedikit kaget.

Satan memegangi dagu Evee dan mulai mencium bibir merahnya.

"Tu-......" Evee sedikit memberontak.

Tapi Satan terus mencium dalam bibir manis Evee sambil memeluk erat tubuhnya. Evee pun perlahan menghentikan berontaknya dan mulai membalas kecupan Satan.

Mereka saling berciuman, tangan Evee yang awalnya menahan dada Satan mulai merambat ke leher Satan dan merangkulnya. Kepala mereka saling berputar kekanan dan kekiri mengikuti irama satu sama lain. Mereka seolah berusaha melapaskan semua emosi perasaan yang terpendam. Napas yang terhembus diantar mereka berdua seolah saling memompa satu sama lain. Hingga akhirya kecupan itu berakhir menyisakan bekas yang dalam di hati mereka berdua.

Mereka saling bertatapan dalam jarak yang dekat. Mata hitam Satan beradu dengan mata biru milik Evee. Terdapat binar-binar diantara biru mata Evee seolah mengartikan sesuatu.

Satan mulai menggendong tubuh Evee tanpa melepas pandangannya. Berjalan keluar, pergi membawa Evee dalam pelukkannya ke sebuah kamar.

Satan menurunkan Evee dengan lembut di atas kasur.

Mereka saling memandang, binar-binar diantara biru mata Evee masih ada. Napasnya juga masih tak karuan.

"Tuan.....aku" kata-kata yang hampir tak terdengar keluar dari bibir merah itu.

"Maafkan aku karena mencintaimu, Evee" Satan mendekatkan kepalanya ke leher Evee dan mulai mengecupnya.

Evee memeluk erat pundak Satan, memegang erat dengan jemari tangan otot-otot di pundak Satan.

Napas yang keluar diantara mereka berdua semakin tidak teratur.

.

.

Karena beberapa masukkan, adegan selanjutnya dibanned/skip, Ya intinya
mina tahu sendiri.


.

.

SKIP

.

.

Hadeeeeh.........padahal bagian penting cerita ini adalah hal-hal yang begitu, Koplak

Hehe...

.

.

Hingga mereka terlelap berdua.

Dalam bayang samar-samar, Evee tiduran disebelah Satan dan ia memandangi Satan dengan tatapan yang lembut. Tangannya meraih dan membelai lembut tanda cap di tangan kanan Satan. Kemudian ia menarik tangan itu mendekati bibir yang merah merona dan menciumnya sekali.

"Tuan.....sebenarnya aku juga mencintaimu...." kata yang keluar setelah kecupan lembut dari bibir manis Evee.

Evee pun tegak berlalu pergi.

"Evee jangan pergi!!" teriak Satan terbangun dari tidurnya.

Satan tengah berada di atas kasur di salah satu kamar di kediaman Evee. Tak ada seorangpun berada di sebelahnya dan ia telah mengenakan pakaian yang rapi.

"Evee...." ucap Satan sambil memandangi tangan kanannya.

Satan pun beranjak keluar dan mencari Evee. Evee tengah memasak di dapur.

"Evee....?" sapa gelisah Satan

"Ah....tuan, semalam kau sangat terlelap. aku jadi tidak tega membangunkanmu, maaf" balas Evee sambil tersenyum.

Satan hanya terdiam melihat senyuman itu.

"Tunggulah disana tuan, sebentar lagi makanannya siap" Evee kembali tersenyum.

Satan hanya bisa merasakan perbedaan dalam senyuman itu.

Mereka Sarapan berdua, Evee bercakap-cakap seperti biasa seolah kejadian dalam ingatan Satan semalam bukanlah kenyataan.

Hingga Satan berdiri di pintu depan.

"Evee, apa kita......" Satan yang masih gelisah

"Tuan kau sangat membantu dengan menjagaku semalam, terima kasih" Evee sekali lagi tersenyum.

Satan tak mampu membalas senyum itu.

"Ya...tidak masalah, aku juga senang jika bisa membantumu" ucap Satan dalam nada sedih.

"Seperti tuan yang biasanya, anda memang orang yang baik" jawab Evee menunjukkan wajah ceria.

"Ka-kalau begitu, aku pergi dulu..." ucap Satan berat.

"Ya tuan, berhati-hatilah di jalan....." akhir Evee dengan senyumannya.

Satan pun berjalan pergi meninggalkan Evee. Tapi perasaan gelisah dihatinya membuat Satan menoleh kembali ke belakang. Namun, hanya ada pintu yang tertutup sejauh matanya memandang.

Satanpun meneruskan langkahnya yang berat.

B

E

R

S

A

M

B

U

N

G

.

.

.

Bersambung ke Maou x Yuusha Chapter 9

ThE LaSt EnD
2017-01-01 22:51:13
wah wah, Evee terjerumus rayuan bisik setan...
Timnas Indonesia
2017-01-01 16:35:54
wah" ..selingkuhh ..nextlah pokoKnya
Rudy Wowor
2017-01-01 11:53:14
Jadi Eve istri Adam selingkuh sama Satan.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook