VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Maou x Yuusha Chapter 6

2016-12-28 - PUZIENK > Maou x Yuusha
59 views | 4 komentar

"Aaah.....tuan Satan, tanganmu begitu kuat" erang Evee tanpa busana yang menutupi bagian perut ke atas.

"Maafkan aku Evee, aku tidak tahan hanya melihat op**imu" ucap Satan sambil terus memain-mainkan op**i Evee.

"Tapi.....Aa, aku wanita Adam tuan" Evee berusaha mengelak.

"Tenanglah, aku hanya sedikit memeriksa titik sensitifmu, ini juga demi pengetahuan" balas Satan semakin ganas dalam aksinya.

"Aaa......aa, baiklah tuan, tolong lakukan dengan cepat" erang Evee dengan ekspresi pasrah.

Satan semakin bergairah melihat ekspresi pasrah Evee dan semakin jitu dalam memainkan op**inya.

"Aaaaa.....!!" suara erangan Evee berubah.

Satan sontak terbangun dari tidur indah, tangannya tengah menempel di op**i Lilith.

"Lilith!!" ucap Satan kaget.

"Aa..., tuan apa kau masih belum puas?" tanya Lilith menggoda.

"Ah tidak, maafkan aku" Satan menarik tangannya.

"Tuan, tubuh dan hatiku ini sudah jadi milikmu, kau bisa melakuka apa saja yang kau mau" Lilith menarik kembali tangan Satan menyentuh op**inya.

Satan hanya bisa menelan ludah menanggapi respon Lilith.

Lilith mendekatkan bibirnya dan mencium lembut bibir Satan sekali.

"Tapi......ada hal harus kukerjakan pagi ini, jadi bersabarlah tuan" bisik lembut Lilith sambil menurunkan tangan Satan.

Satan hanya mengangguk-angguk.

Kemudian Lilith tegak beranjak meninggalkan Satan. Satan masih tertegun berusaha untuk benar-benar sadar.

"Gawat!! aku juga lupa ada hal yang harus kukerjakan" Satan bergegas mempersiapkan diri dan pergi meninggalkan rumah.


Maou x Yuusha Chapter 6 - Posisi Strategis
Penulis : PUZIENK

Nirvana Distrik Paradise

Wilayah Danau Paradise

.

.

Telah banyak malaikat dan bidadari yang berkumpul di areal danau Paradise, seolah keindahan di Distrik Paradise berkumpul disana. Namun pesona Evee terlihat jelas ditengah perbedaan itu, permata yang memiliki keindahannya tersendiri dan tak butuh waktu yang lama Satan menemukannya.

"Senpai!!" teriak seorang malaikat penuh semangat, Azrael

"Cihh, padahal aku ingin disapa Evee terlebih dahulu" gerutu kecil Satan

"tuan Satan, akhirnya kau tiba" sapa Evee dengan suara lembutnya.

"Ya.....maaf, tadi aku ada sedikit urusan, hehe" elak Satan menggaruk-garuk kepala.

"Jangan begitu senpai, kita harus tepat waktu, haha" tawa Azrael polos.

"Anak ini!!" geram Satan dalam hati.

"hehe....tidak apa, kami juga belum mulai" lanjut Evee menjelaskan sambil menutupi senyum kecilnya.

"Jadi apa yang akan kita lakukan hari ini?" tanya Satan.

"Sebenarnya kemarin aku hanya menyarankan untuk membenahi sarana yang ada, tapi sesuai dengan saran tuan, kita juga akan membangun dinding disekitar danau" Evee menjelaskan kembali rencana sesuai hasil diskusi.

"Apa!!!Saranku?! bukankah itu justru merugikanku jika ada dinding. Dasar Sialan Kau Tuan Cari Muka!!" teriak pedih Satan dalam hati menyalahkan dirinya sendiri.

"tuan?" Evee meminta tanggapan Satan.

"Eh...iya, lalu?" tanggap Satan.

"Tapi aku masih bingun siapa yang harus memimpin untuk pembangunan dinding" Evee mengungkapkan kesulitannya.

"Bagus!! ini kesempatan untuk menyisahkan beberapa tempat strategis untuk kebiasaanku, Evee kau memang pengertian, hehe" ucap semangat Satan dalam hati.

"Tenang saja, biar aku yang melakukannya" jawab Satan mantap.

Evee membalas dengan senyum indahnya.

Kemudian mereka memulai membagi tugas, Evee bersama para bidadari membenahi sarana yang ada dan Satan bersama para malaikat mulai mengerjakan dinding. Satan sangat serius dalam memimpin para malaikat lain membangun dinding di sekitar areal danau, tentu saja itu semua demi menyediakan posisi yang strategis untuk kebiasaan Satan. Walau beberapa pertanyaan atas komando Satan dari malaikat lain menggagalkan rencananya, terutama Azrael dengan gaya polosnya. Evee dan para bidadari juga sibuk dengan pekerjaannya. Ada beberapa kesempatan Satan dan Evee saling berdekatan. Sesekali usaha Satan mencuri-curi pandang dibalas dengan senyum.

Hingga sore tiba, pekerjaan hari itu hampir selesai. Satan tengah tegak di depan dinding terakhir yang akan dibangun. Evee berjalan mendekati Satan berniat menyapa.

"Senpai, sepertinya kita melewatkan bagian ini" Azrael menunjuk bagian barat danau di peta.

"Grrrrr!!! dasar bocah tengik! setidaknya biarkan aku memiliki satu posisi yang itu" geram Satan dalam hati.

"Eh? apa itu?" tanya Evee tiba

"di bagian barat ada celah yang belum di beri dinding" jelas Azrael pada Evee.

"Hmmm..." Evee memperhatikan

"Ah....itu, itu memang di sengaja" Satan segera angkat kata.

"apa maksud anda tuan?" tanya Evee penasaran.

"Eh....itu" Satan kehabisan kata.

"Ayolah!! Berpikir lebih keras!! Apa kau rela kehilangan posisi itu!!" pikir Satan mengeluarkan sedikit kerutan dikeningnya.

"tuan?" Evee mencoba memastikan.

"Ah...biarku tunjukkan padamu" ucap Satan tiba-tiba mendapat ide.

Satan menuntun Evee yang matanya tertutup ke areal barat danau yang sedikit membukit.

"Sekarang buka matamu" bisik Satan ditelinga Evee.

"Waahh.......ini indah sekali tuan" kagum Evee melihat pemandangan Sunset.

"Untung saja tempat ini pas dengan pemandangan Sunset" lega Satan dalam hati.

"Hehe....sebenarnya aku menyiapkan ini untukmu, eh...maaf, maksudku untuk kita, hehe" Satan keceplosan terbawa suasana.

Eve tertawa kecil mendengarnya.

Selesai sudah pekerjaan hari itu, areal danau Paradise kini tampak dengan wajah baru. Wajah puas tergambar di antara wajah-wajah malaikat dan bidadari disana. Tapi Satan masih kecewa karena tidak membuat berhasil progress yang signifikan dengan Evee.

"tuan....tuan Satan" panggil Evee.

"Ada apa Evee?" tanya Satan.

"Aku sangat berterima kasih padamu" jawab Evee.

"Hah?! tidak masalah......memang apa yang aku lakukan?" Satan masih bingung.

Evee tersenyum.

"Pekerjaan ini bisa selesai dalam sehari, ini semua berkat dirimu tuan Satan, kau memang seorang pemimpin yang handal" jelas Evee.

"Eh?! Kau Serius!!! padahal pekerjaan hari ini sudah molor karena aku terus memperhatikanmu" gumam Satan dalam hati.

"oh itu, aku juga senang kalau bisa membantu" balas Satan merendah.

"sebagai tanda terima kasihku, aku ingin mengundangmu bertamu kekediamanku tuan" Evee melanjutkan maksudnya.

"Benar-benar pengertian, apa kau juga merasa kita tidak medapat kesempatan yang berarti disini" Satan kegirangan dalam hati.

"Oh tentu saja, aku
akan datang" jawab Satan tersenyum lebar.

B

E

R

S

A

M

B

U

N

G

.

.

.

side story :

chapter 000.7 : Azrael dan Cinta Pertama

Nirvana Distrik Paradise

Kediaman Satan

.

.

"Toktoktok" terdengar suara ketukan pintu.

"Sebentar" ucap Satan berjalan menuju pintu.

Namun ketika membuka pintu.

"Azrael!!!" kaget Satan.

"Senpai!! hiks....hiks" Azrael berlinang air mata.

"Ada ap......, masuklah dulu" Satan tak sanggup berkata-kata melihat kondisi menyedihkan Azrael.

Mereka berdua masuk ke ruang tengah, Satan menyuguhi minuman dan memberikan Azreal waktu untuk tenang.

"Jadi, apa yang terjadi padamu?" tanya Satan penasaran.

"hiks....aku ditolak senpai....hiks" jawab Azrael masih terbata-bata.

"Apa maksudmu?" Satan bingung.

"Saat itu....hiks.....aku....hiks......Miyu.......hiks, SENPAI!!! hikshikshiks" Azrael kembali menangis.

"Azrael kau ini lelaki, jadi TEGARLAH!!!" Satan sedikit membentak menghentikan tangis lebay Azrael.

Azrael sontak terdiam.

"Sekarang jelaskan dengan benar!" ucap Satan tegas.

Azrael mengangguk-angguk.

Setelah itu Azrael menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya.

"Jadi begitulah senpai.......hiks" Azrael masih sedikit menangis.

"Hmmm, jadi kau mengungkapkan perasaan yang telah lama kau pendam dan kau ditolak?!" Satan mencoba memastikan.

Azrael hanya mengangguk-angguk takut dibentak lagi.

"Hadeeeeh.......kasus ini mengingatkanku pada seseorang" gumam Satan.

Kediaman Michael

Michael tengah asyik membaca buku di ruang baca miliknya.

"Haachiiiiii............!!!" bersin Michael.

"Ada apa ini? padahal tidak ada angin?" Michael penasaran sendiri.

Kembali ke Kediaman Satan

Satan melipat lengannya didada dan terpejam sejenak, seolah berpikir secara mendalam untuk solusi masalah Azrael.

"Azrael!!" Satan menunjuk Azrael.

"Ya senpai!" respon sigap Azrael.

"Si Miyu-mu ini tidak bisa ditaklukan dengan cara biasa!!" ucap Satan tegas.

"Senpai??" Azrael mulai bingung.

"Aku akan mengajari metode RO-MAN-TIS untuk menaklukkannya. Jadi dengarkan baik-baik!!" Satan tersenyum meyakinkan.

Azrael hanya mengangguk tak mampu berkata dan memandangi Satan dengan mata berbinar penuh harapan.

Kemudian Satan menjelaskan metode yang ia maksud dan membuat Azrael berjanji melakukan setiap detailnya.

Keesok Malamnya

"SENPAI!!!hiks...hiks" Azreal yang menangis besar menerobos pintu kediaman Satan.

"Ooiiii.......!!!" Satan tak sempat merespon karena Azrael tengah menangis sambil memuluk kakinya.

Setelah suasana agak tenang.

"Kau ditolak lagi?! apa kau yakin telah melakukan setiap detail yang aku katakan??" Satan tidak percaya metode yang ia ajarkan mantul.

"hiks....iya senpai, aku tidak melewatkan satu detailpun, hiks" jelas Azrael galau.

"Aneh sekali........padahal metode itu ampuh pada kasus Michael" gumam Satan.

"Terus apa yang dia katakan?" Satan mencoba memastikan sesuatu.

"hiks, dia bilang..........hatiku sudah jadi milik seseorang..........begitu senpai, hiks" jelas Azrael.

"Hmmz, Azrael sepertinya masalahmu ini lebih berat dari yang aku duga" Satan memegang dagu.

"Senpai?? hiks" Azrael mulai bingung.

"Biar aku yang menghadapinya mewakili perasaaanmu!" ucap tegas Satan tegak.

Lagi Azrael hanya mengangguk dan memandangi Satan dengan mata berbinar penuh harapan.

Besoknya Satan dan Azrael pergi menemui bidadari pujaan Azrael, si Miyu.

"itu dia orangnya senpai" Azrael menunjuk bidadari berambut pink sebahu.

"Waduh!!! itu kan Miyuki dalam haremku" ucap Satan dalam hati sambil menepuk keningnya.

Fin??

.

.

.

"Senpai??" Azrael penasaran.

"Heezzzz.........Azrael, terkadang lelaki sejati harus bisa menerima penolakan!!" ucap Satan tegas.

Mata Azrael mulai berlinang-linang.

"Azrael saudaraku, jalan yang kau tapaki mungkin masih panjang. Tapi ingatlah, aku akan selalu ada untukmu" Satan memegang bahu Azrael dengan yakin.

Linang-linang di mata Azrael pudar berganti binar-binar bintang penuh harapan.

Kali ini beneran Fin.

Bersambung ke Maou x Yuusha Chapter 7

Aerilyn Shilaexs
2016-12-29 12:30:04
hmm sebenarnya ini cerita genre apa sih. Ecchi melulu, action dan magic nya kapan.
ThE LaSt EnD
2016-12-29 12:21:25
udah punya Lilith tpi msh aja pengen embat Evee.. dasar satan..
Rudy Wowor
2016-12-29 12:16:33
Bingun/bingung? Medapat/mendapat? Dan jangan bilang kalau Satan dan Eve bakai melakukan sex.
Timnas Indonesia
2016-12-28 21:19:36
kesempatan dalm kesempitan
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook