VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Satu-satunya Chapter 13

2016-12-30 - Jack El Jacqueline > Satu-satunya
0 views | 7 komentar

Suara decitan pintu terdengar diruangan besar dan kedua pemuda tampan kini memasukinya. Terlihat disana seorang ibu baru baya yang bisa dibilang dulunya cantik dan anggun sedikit angkuh juga sombong kini terbaring lemah dengan alat bantuan medis karna Beliu dirawat dirumah dengan perwatan dokter pribadi.

Sungguh miris batin seorang Bisma walau dalam hati sangat membenci ibunya namun hati seoarang anak melihat sang Maminya seperti ini, Ia pun kini juga merasakan sakit.

"Jack, Bisma Kalian datang juga, sini". Perintah laki-laki parubaya selaku ayah kandung dari dua pemuda itu yang sedang berdampingan dengan wanita cantik lain. Jack dan Bisma tak menjawab hanya terlihat acuh.

"Sejak kapan dia sakit seperti ini"? Tanya Bisma dengan sinis menatap Ayahnya juga wanita disampingnya.

"Dari 3 bulan yang lalu, Mami kalian menderita Penyakit paru-paru dan sudah mencapai stadium akhir". Balas Sang Ayah dengan nada sedih.

Bisma memperhatikan setiap lekuk wajah Maminya yang memejamkan mata dengan mulut yang ditutup dengan alat pernafasan. Masih terlihat cantik hanya saja terlihat pucat di wajahnya.

"Walau hatiku membenci Mami, tapi rasanya sakit melihat Mami seperti ini". Batin Bisma menunduk lalu megusap matanya dengan ibu jarinya agar tak terlihat menangis didepan ayahnya juga Sang kaka.

"Kenapa tidak dibawa keluar negri untuk mendapatkan perawatan yang baik". Saran Jack.

"Papi udah bawa Mami kamu keluar Negri tapi Hasil disana sama Saja Jack, dan ditambah lagi jika Mami kalian sadar dia suka menginginkan bertemu kalian".

Jack kini duduk disamping Maminya lalu menggapai tanganya yang terikat dengan selang Infus.

"Kalian yang sabar ya? Mami kalian pasti akan sembuh". Ucap Wanita cantik itu.

"Tidak ada yang butuh saran darimu". Sentak Bisma dengan sinis.

"Bisma! jangan bicara seperti itu hargai yang lebih tua". Kata Johan.

"Harusnya anda yang harus bisa menghargai, disaat Istrimu sedang sekarat masih sempat membawa simpanan datang kesini". Balas Bisma meninggikan suara.

"Tante Evi bukan simpananku dia Istri Papi dan berarti Mama kalian juga"

"Anda terlalu bermimpi bila aku harus menganggapnya ibuku". Kata Bisma dengan sinis.

"Diam!! Bila kalian ingin berdebat keluar"!!. Bentak Jack kesal melihat Adik juga ayahnya berdebat.

"Sayang ayo kita keluar". Ajak Evi pada suaminya untuk keluar kamar itu dan Johan pun menatap tajam kearah putra bungsunya lalu melangkah keluar.

Bisma kini hanya memandangi Kakanya yang tertunduk disamping Ibunya.

Satu-satunya Chapter 13 -
Penulis : Jack El Jacqueline

*

Kerjaan Intan kini hanya bengong dan Melamun bahkan teman se-Markas menyuruh untuk Makan namun gadis Manis ini hanya mengaguk tapi tidak menurutinya.

"Ko engga dimakan? Masih mikirin Dicky"? Tanya Dina yang kini duduk disampin Intan sambil melahap kue di toples bening.

"Engga ko". Balas Intan.

"Masalah kandungan loe"?

Intan hanya menggeleng.

"Lalu..

"Kenapa Bisma belum pulang ya"?

"Ohh loe lagi mikirin Bos"? Tanya Balik Dina. Intan mengaguk kecil.

"Mungkin jalan sama Cewe lain kali". Kata Dina ngasal dan membuat Intan langsung menoleh cepat.

"Hehe Bercanda Mbak Bro". Balas Dina cengengesan.

"Ntan..

"Hemm..

"Apa salahnya jika loe ngaku sama Bos, jika loe hamil anaknya. Siapa tau aja Bos mau tanggung jawab. Daripada Loe aborsi itu bisa bahayain diri loe sendiri". Saran Intan.

"Tapi bila Bisma tambah marah bagaimana? dia bisa membunuhku".

"Iya juga sih, lalu apa yang akan loe lakuin"?

"Besok aku akan menggugurkan kandungan ini". Jawab Intan lirih.

"Ya udah besok gue temenin loe gimana??

"Iya, makasih ya". Kata Intan dan Dina pun mengaguk.

"Mau engga?" Dina menawarkan kue yang dipegangnya. Intan hanya menggeleng pelan dan Dina hanya manggut-manggut.

*

Terlihat David sedang sibuk mencari berkas-berkas dikantornya. Seketika pencarianya terhenti saat melihat Tas Intan tertinggal disana.

"Gadis ceroboh, tas-nya saja sampai ketinggalan". Gumam David pelan dan menaruhnya lagi namun pikiranya ingin mengetahui Isi tasnya. Pada akhirnya David pun melihat Isi Tas Intan yang berisi bedak, dompet dan ponsel karna bisa dibilang Intan adalah gadis yang simple dan lain dari yang lain. David kini tersenyum kecil dan menaruhnya kembali lalu David melanjutkan mencari berkas yang sempat Ia cari.

"Ini dia yang gue cari, dengan ini dia bisa kehilangan semuanya. Tapi Ini engga sebanding dengan apa yang keluarga gue rasakan". Ucapnya tersenyum puas memegang map biru yang ditanganya.

*

Bisma pulang dengan wajah kesal dan lesu melangkah memasuki Markas-nya.

"Bos..". Panggil seorang gadis membuat langkah Bisma terhenti.

"Ada yang mau gue omongin". Lanjutnya menatap Bisma Ragu. Bisma tak menjawab hanya meliriknya.

"Ini masalah Intan".

"Bikin Masalah apalagi dia"? Tanya Bisma menatapnya dengan dingin.

"Sebenarnya Gue mau bilang kalo Intan..Intan..

"Apa?? Bidik Bisma tak sabar.

"Intan hamil, dia hamil anak Bos".

"Hem, Tidak lucu". Bisma tersenyum sini dan melanjutkan langkahnya.

"Tapi ini nyata Bos".

Bisma pun menghentikan langkahnya dan menatapnya tajam.

TBC

Bersambung ke Satu-satunya Chapter 14

Shineria of Life
2017-01-19 20:41:32
itu karena judulnya gak ditulis, jadi viewnya nol.
Shia Wasetatsu
2016-12-31 19:40:58
.dulu ada kasus sprt ini, view-nya nol, skrg terulang lagi
ThE LaSt EnD
2016-12-30 16:10:42
eh? itu knpa viewnya Nol ya?
ThE LaSt EnD
2016-12-30 16:08:32
kyaknya para tokoh punya knflik pribadi dgn kluarga..
Rudy Wowor
2016-12-30 11:30:09
Beliu/beliau? Perwatan/perawatan? Megusap/mengusap? Negri/negeri?tanganya/tangannya? Meganguk/mengangguk? Disampin/disamping? Sini/sinis?
J I L O
2016-12-30 10:53:38
Lanjut gan
Tifa Lockhart Chan
2016-12-30 10:33:51
hal gila jika nekad menggugurkan kandungan.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook