VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Satu-satunya Chapter 11

2016-12-28 - Ashbelle Jacqueline > Satu-satunya
50 views | 8 komentar | nilai: 10 (1 user)

Bisma berjalan menghampiri Shilla dan Intan yang sudah mulai kebingungan. Bisma menatap tajam 2 gadis yang kini dihadapanya.

"Siapa yang hamil dan Siapa yang brengsek"? Tanya Bisma menatap dua gadis itu bergantian.

"Eh.. Eh.. bukan siapa-siapa ko Bos, cuma teman kampus". Jawab Shilla gugup.

"Ya sudah, Lo keluar! Gue mau bicara sama Intan". Suruh Bisma pada Shilla dengan cepat pun Shilla mengaguk dan keluar kamar itu.

Intan kini menunduk tak berani memandang wajah Bisma yang dihadapanya.

"Lihat gue"? Kata Bisma. Namun Intan masih saja menunduk.

"Gue Bilang lihat Gue!!" Sentak Bisma dengan keras.

Intan memejamkan mata karna ketakutan dengan bibir bergetar lalu menatap Bisma.

"Plakksss..". Bisma menampar Intan lagi dan membuat gadis itu jatuh di atas Ranjang.

"Hiks.. Hiks ampun Bisma". Tangis Intan memegangi Pipinya. Bisma kini merangkak di ranjang dan mencengkram rahang Intan hingga membuat Intan bangun dari tiduranya.

"Semalam loe kemana"?

"Hiks.. Hiks sakit Bisma..". Intan memberontak tangan Bisma agar melepaskan rahangnya.

"Gue tanya, Semalam Loe kemana"!! Bentak Bisma.

"Aku.. Aku di apartemen David".

"Bohong!! Loe semalam kabur dari Apartemen kan!!" Amarah Bisma dan Intan hanya menggeleng kali Ini Bisma tak memberikan ampun malah semakin keras cengkramanya hingga membuat Intan susah Nafas.

"Braakkksss..". Kini pintu kamar terbuka dengan kasar.

"Bisma Loe mau apain Intan". Sentak Ilham yang ternyata masuk kamar. Bisma pun melepas cengkramanya dengan kasar dan Intan pun sampai terbatuk-batuk.

"Loe engga apa-apa"? Tanya Ilham membantu Intan bangun dari tidurnya. Bisma hanya menatap sinis kearah Ilham dan Intan.

"Loe Bener-bener kelewatan, Loe mau bunuh Intan HAH!!" Sentak Ilham.

"Gue mau ngapain dia, bahkan bunuh Dia pun itu urusan gue! Bukan urusan Loe!!" Bisma kini menunjuk Ilham.

"Ikut Gue"? Bisma menarik Tangan Intan dan Ilham malah menahanya.

"Lepass". Suruh Bisma pada Ilham.

"Gue engga akan lepasin Intan, bila loe mau nyakitin dia". Kata Ilham.

Bisma mulai menggempalkan tanganya dan..

"Bukk..". Satu hantaman keras mengenai Pipi Ilham dan membuatnya jatuh tersungkur.

"Ilhammm..". Teriak Intan ingin menolong namun Bisma masih memegang tangan Intan dengan kecang.

"Itu akibat bila Loe berani sama gue, dan kali ini gue engga pandang sahabat". Ucap Bisma memandang Ilham yang masih memenggangi Pipinya yang berdarah. Lalu Bisma menarik lagi tangan Intan agar ikut denganya.


Satu-satunya Chapter 11 - Ketempat David Lagi.....
Penulis : Ashbelle Jacqueline

*

Bisma membawa Intan untuk menemui David namun bukan di Apartemen melaikan di kantor David sedangkan Intan yang masih ketakutan hanya menangis.

"Sekarang loe turun dan minta maaf sama David, karna dia bilang semalam loe ngelayaninya kurang memuaskan. Bila kali ini loe bikin gue kecewa, gue engga segan buat ngehacurin hidup loe". Ancam Bisma dan Intan tak menjawab hanya masih menangis.

"Loe dengar gue kan, atau mau loe gue tampar lagi".

"Hiks.. Hiks kenapa kamu jadi kasar begini Bisma, padahal dulu kamu saja tidak pernah mengizinkan aku untuk di sentuh Orang lain". Runtuk Intan dengan Isak tangis.

"HAHA Intan.. Intan.. Ternyata ya, loe itu benar-benar TOLOL!! Loe sadar engga sih? loe itu siapa? Loe itu hanya Pe***ur sama kaya barang yang gue sayang jika gue butuh dan gue buang bila gue bosan". Jelas Bisma.

"Kamu jahat, kamu engga punya hati! rasanya aku menyesal kenal kamu dan sampai.. Hiks.. aku mencintai kamu". Kata Intan dengan derai Air mata. Bisma tersenyum devil dan menatap Mata Intan yang berair.

"Dengar ya gadis manis, sekarang loe itu milik gue dan loe harus nurutin kemauan gue! Gue minta sekarang loe turun dan minta maaf sama David. Jika sampai David membatalkan bisnis kita, loe orang yang pertama gue bunuh, Ngerti! Sekarang loe turun". Kata Bisma dengan lembut namun menyakitkan. Intan pun menatap tajam mata Bisma lalu keluar dari Mobil dan menuruti perintah Bisma.

"Drrtt..drttt..". Terdengar getaran ponsel Bisma bergertar.

"Hallo..

"Loe dimana? Sekarang pulang ada yang mau gue omongin sama Loe". Suruh orang di ujung sana.

"Apa??

"Engga usah banyak tanya, sekarang loe pulang". Ujarnya dan kini sambungan pun terputus.

Bisma membanting ponselnya ke jok belakang dengan kesal dan memutar balik mobilnya.

*

"Datang juga kamu"? Kata David yang melihat Intan menghampirinya.

"Bukan kah ini kemauan anda". Balas Intan.

"Iya benar sekali, apakah kamu datang kesini karna di suruh Bisma". Bidik David.

"Iya, karna aku menyesal semalam meninggalkan kamu". Kata Intan. David hanya tersenyum dingin memandang Intan.

"Rasanya tidak ada untungnya juga jika aku menginginkan kamu lagi. Yang pasti karna saat Ini aku menyukaimu". Ujar David.

"Iya, saya tahu. Karna bagi saya anda dan Bisma sama aja! Selalu menganggap Wanita sebagai barang yang bila bosan di buang".

David tersenyum dan duduk di meja lalu membelai wajah Intan.

"Wajah lugu dan cantik natural kamu yang aku sukai". Bisik David di telinga Intan. Dan Intan hanya memejamkan mata mendapat bisikan dan sentuhan sensitif dari David.

TBC

Bersambung ke Satu-satunya Chapter 12

gIN taka
2016-12-29 11:36:17
dan intan hanya menggaruk anu'ny setelah mendapatkan bisikan dan sentuhan sensitif dari David
Rudy Wowor
2016-12-29 10:57:08
Mengaguk atau mengangguk? Denganya atau dengannya?
dicky faesaldi
2016-12-28 18:55:07
Apakah akan terjadi ikeh ikeh kimochi, next di tunggu
Mutia 4Ra
2016-12-28 18:02:34
kbhgiaan semu yg d byar dgn ksengsaraan
Aruga Hiruya
2016-12-28 17:13:17
Hah.. gue gak tau kenapa pas baca cerita ini, gue kasian sama intan..
Die And DeAth
2016-12-28 16:51:29
skarang badai kesengsaraan menghujamnya... tpai memang sebuah keputusan tidak bsa dijilat. sabar, In. .. walau sensasi itu tak sbanding dgn sakit hati. eh?
Dark Of The Moon
2016-12-28 16:34:57
Ksian tuh intan.
Aerilyn Chan Kawai
2016-12-28 14:38:32
penderitaan dimulai.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook