VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Satu-satunya Chapter 5

2016-12-25 - Jack El Jacqueline > Satu-satunya
51 views | 5 komentar | nilai: 10 (1 user)

*

Ilham menatap pekat mata Intan hingga wajah mereka beradu, walau dalam hatinya Ragu tapi pikiran lelaki mana yang menolak. Apalagi cuma Intan yang belum pernah Ia sentuh dari gadis lainya. Ilham memalingkan wajahnya entah kenapa pemuda ini jadi lemah memandang mata Intan.

"Kenapa? Aku yang menginginkan bukan kamu." Ujar Intan. Intan menarik pipi Ilham agar kembali mengahadapnya bahkan Intan berani mencium Bibir Ilham. Mendapat perlakuan Intan, Ilham pun terhanyut dalam sentuhan Jemari Intan yang sudah mulai membuka kemeja Ilham.

"Maafkan aku tuhan..." Batin Intan memejamkan mata.

"Brakkksss..." Seorang mendobrak kasar pintu kamar dan membuat Intan juga Ilham yang sudah terbaring di ranjang menolehnya.

"Bisma..." Pekik Ilham dan bangun dari tidurnya lalu menjauhi tubuh Intan.

Bisma memandang sinis kearah Intan yang masih kini duduk diranjang.

"Gue bilang sama elo kan, jangan ada yang nyentuh Intan!!" Sentak Bisma kini menatap Tajam Ilham.

Ilham hanya diam dan mengancing bajunya yang sudah terbuka.

"Sekarang ikut gue." Bisma menarik tangan Intan dengan kasar.

"Engga, aku engga mau. Bisma sakit." Rintih Intan memberontak lepas.

"Bis..." Cegah Ilham.

"Diam!! Jangan Ikut campur, bila loe masih ingin hidup." bentak Bisma menunjuk Ilham yang ingin menahan tangan Intan.

Dan kini Bisma menarik kembali tangan Intan menuju keluar rumah Ilham.

Ilham yang tak berani melawan hanya diam memandanginya karna Ia tahu betul sifat Bisma.

Yaa- Tadi Bisma memang mencari Intan dan pas melewati rumah Ilham Ia melihat Mobil Ilham berada di halamanya dan ketika itu Bisma langsung turun dan memasuki rumah Ilham.

*

"Plakkss...." Bisma menampar pipi Intan dengan kasar hingga membuatnya tersungkur di ranjang.

Intan hanya menangis dan memegangi Pipinya.

"Apa yang loe lakuin sama Ilham"!! Emosi Bisma.

"Hiks.. Hiks..

"Jawab!! Bentak Bisma murka.

"Memangnya kenapa? jika aku melakukanya dengan Ilham, bukanya aku sama dengan yang lain." Balas Intan memandang nanar.

"Loe itu barang milik gue, dan engga ada yang bisa memiliki Loe kecuali gue." ucap Bisma sinis.

"Hiks.. Hiks.. Aku bukan barang Bisma aku juga wanita yang punya hati." Tangis Intan. Bisma kini duduk didepan Intan dengan wajah berurat Merah karna menahan emosi lalu mencengkam kepala Intan.

"Tetap saja loe itu seperti barang yang sekarang Gue lindungi dan bila bosan gue buang, karna loe udah gue beli, Ngerti!!." Bisma kini menghempaskan kepala Intan lalu berdiri.

"Jika sampai Loe melanggar peraturan gue sekali lagi, gue engga segan buat nyingkirin Loe." kata Bisma dan kini berjalan keluar meninggalkan Intan yang masih menangis dan pintu kamar dikunci dari luar.

*

Bisma duduk diam meneguk Whine hingga membuatnya mabuk.

"Udah Bos, kamu udah banyak minum." Cegah salah satu gadis yang menemani Bisma minum di Bar rumah.

"Diam, Gue mau minum lagi." jawab Bisma menepis tangan gadis itu.

"Hari ini Bos tidur sama aku ya." Pintanya mengusap dada Bisma.

"Sorry gue masih punya barang bagus." Balas Bisma melepas tangan gadis itu yang di dadanya lalu beranjak berdiri dengan sempoyongan gadis itu hanya manyun.

"Udah jangan manyun kan masih ada aku." ucap Rafael yang juga minum disana gadis itu tersenyum dan merangkul Rafael.

Satu-satunya Chapter 5 - Part 5
Penulis : Jack El Jacqueline

*

Ilham duduk diam di rumah karna malam ini tak datang ke Markas Bisma. Hanya ditemani seputung Rokok yang dihisap menemani malam harinya. Ia tersenyum jika mengingat kejadian tadi siang.

*

Intan yang dari tadi belum keluar kamar hanya tiduran di ranjang tiba-tiba pintu terbuka dan dilihatnya Bisma yang sedang mabuk berjalan mendekatinya. Namun Intan hanya diam tak mengurusinya.

Bisma memeluk dan mencumbui tubuh Intan dan Intan hanya diam pasrah dengan apa yang akan dilakukan Bisma.

"Marilah kita nikmati malam ini sayang, bukanya kemarin kamu Tidak jadi bersenang-senang dengan Ilham, coba saja kamu lebih nurut denganku pasti kamu akan jadi gadis istimewa disini dari gadis yang lain dan engga kena tampar dariku." ucap Bisma yang sudah menindih tubuh Intan lalu mengusap Pipi Intan yang tadi kena tamparnya. Lalu Menciumnya dengan kasar walau tadinya tidak Membalas Akhirnya Intan pun mengikuti permainan Bisma.

*

Pemuda tampan berdiri tegap di ruang tunggu melihati seisi Rumah yang di tinggali sahabat-sahabatnya.

"Rangga..." Pekik Rafael saat Melihat pemuda yang bernama Rangga.

"Hai Raf, apa kabar." Balasnya menyalami tanganya ala anak gaul.

"Wew udah balik aja Loe." kata Rafael.

"Pada kemana??

"Ilham engga datang tadi malam, karna lagi marah kali sama sih Bisma karna dia bawa Cwe baru penghuni sini dan membuat Bisma marah, kalo Reza lagi nemenin Shilla kali." jelas Rafael.

"Segitukah Bisma mempertahankan seorang gadis".

"Ya kan masih baru, paling kalo ada yang baru lagi gadis itu udah dilempar ke kita." Gurau Rafael.

"Haha kasian amat loe selalu dapat barang Secon." Ledek Rangga. "Jadi penasaran sama gadis itu." lanjutnya.

"Ya coba aja, kali aja sama Elo Bisma mau berbagi".

"Iya, loe benar, apa sih yang engga bisa gue dapati." Ujarnya.

Bersambung ke Satu-satunya Chapter 6

ThE LaSt EnD
2016-12-25 21:05:23
hati sbenarnya mnolak,tapi sensasi tubuh tak bisa dihentikan...
Princes Alien Kawai
2016-12-25 11:04:11
ceritanya terfokus pada hal ini yah.
Rudy Wowor
2016-12-25 09:06:52
Nextlah pokoknya.
chichay
2016-12-25 08:09:05
d tunggu lnjutnnya
Jack El Jacqueline
2016-12-24 20:09:13
Nama rangga diatas akan diganti menjadi david (karna kudengar bahwasannya david di vt memang mesum)
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook