VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Satu-satunya Chapter 3

2016-12-23 - Ashbelle Jacqueline > Satu-satunya
47 views | 6 komentar | nilai: 9 (1 user)

*

Intan berjalan menelusuri menuju keluar kampus namun langkahnya terhenti melihat Dicky yang pernah menjadi kekasihnya sedang bermesraan dengan wanita lain. Sedikit sesak dihatinya namun Ia tepis dan

melanjutkan langkahnya untuk pulang ke rumahnya karna sudah 1 minggu Intan belum pulang ke rumah.

"Mau balik bareng engga?? Tanya Dina menghampiri Intan yang berdiri diluar gerbang.

"hari ini aku pulang ke rumah dulu ya, aku kangen sama keluargaku".

"Lalu kalo Bos Nanya gimana??

"Bilang aja aku pulang, Nanti sore aku kesana." Balas Intan.

"Ya udah deh kalo gitu kita balik dulu ya?" kata Dina dan Intan mengaguk memandangi punggung Dina menuju Mobil Shilla yang ada dijalan.

*

Intan membuka pintu rumahnya yang sudah 1 minggu ini Ia tinggalkan dan kini hanya terlihat Ayahnya tergeletak tidur di sofa sambil memegang botol Alkohol. Lalu Intan masuk dan seisi Rumah yang dulu terisi barang-barang Elektronik sekarang pun sudah kosong tak ada apa-apa karna mungkin habis terjual dengan akibat judi Ayahnya. Intan melihat pintu kamar Ibunya sedikit terbuka didalam sana Ia melihat ada Ibunya sedang tidur bersama Laki-laki lain. Memang tak heran di kehidupan Intan selalu seperti Ini.

"Tak pernah berubah, aku saja malu memiliki keluarga seperti ini. Tapi kenapa aku juga melakukan hal yang sama seperti mereka, harusnya aku bisa hidup lebih baik dari mereka." Lirih Intan menitihkan Air mata lalu bersandar di dinding.

Cukup lama Ia menangis disana Intan pun bangkit lalu menaruh sebuah Amplop coklat di atas meja berisi uang yang diberikan oleh Bisma selama ini lalu kakinya pun melangkah keluar dari rumahnya lagi.

*

"Loh ko balik lagi? Katanya mau ketemu keluarga Loe?" tanya Shilla yang melihat Intan sudah kembali.

"Iya, Udah ko." jawab Intan.

"Di cariin Bos tuh." kata Dina seolah melirik kekamar milik Bisma.

"Dia udah pulang??

"Udah dari tadi ." kata Shilla. Intan mengaguk lalu berajalan menuju kamar Bisma.

"Enak juga jadi Intan, sampai sekarang cuma Bisma yang menyentuhnya sampai Reza, Ilham dan Rafael aja tidak boleh".

"Alaa palingan juga ntar kalo ada yang baru dia sama kaya kita".

"Iya jug sih..

*

Intan kini membelai lembut dada Bidang Bisma yang kini tidur di pelukanya. Sungguh nyaman bila berada dalam pelukan pemuda ini hingga Intan semakin mempererat pelukanya. Intan menitihkan Air matanya merasakan kepahitan hidupnya bila nyatanya pemuda yang kini didekapnya hanya menganggap Pe*****nya saja. Bisma yang merasakan pun kini bangun dari tidurnya. Intan mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya dan menghapus cairan bening dimatanya.

"Kamu kenapa nangis, ada masalah atau butuh duit atau ada yang masih menghina kamu?" tanya Bisma.

"Engga ko, aku engga apa-apa".

"Yakin cerita saja, aku akan bantu kamu." Ujar Bisma. Intan menatap mata Indah milik Bisma dengan lekat dan bahkan kini malah menitihkan Air mata.

"Ada apa?? Hardik Bisma. Intan hanya menundukan kepalanya.

"Jangan bilang kamu mencintaiku." Tebak Bisma yang bisa melihat dari sorot mata Intan.

"Apa itu salah??

"Dari dulu aku sudah bilang jangan pernah samakan Cinta dengan Nafsu, sampai kapan pun aku tidak akan pernah mencintaimu." Balas Bisma. Intan hanya menangis.

"Bagiku kamu sama saja dengan Wanita yang ada disini, cuma kamu aku bedakan karna aku kasian sama kamu, makanya larang jika Yang lain ingin menyentuhmu." jelas Bisma lalu memakai lagi kemeja biru polosnya.

"Ingat kata-kataku, buang semua rasa Cintamu bila kamu masih ingin bertahan disini." Ujar Bisma lalu keluar kamar meninggalkan Intan.

"Ya tuhan.. Kenapa aku tidak pernah sadar bila Bisma hanya mengangap aku Wanita murahan dan harusnya aku engga boleh merasakan Cinta ini, kenapa tuhan tidak pernah berikan Cinta dalam hidupku." Tangis Intan terisak dalam kamarnya sambil meremas selimut yang dipake untuk menutupi tubuhnya.

*

Satu-satunya Chapter 3 - Part 3
Penulis : Ashbelle Jacqueline

Intan duduk ditengah teman-temanya dan juga ada Reza dan Ilham. bahkan Dina menawarkan rokok pada Intan tapi Intan menolak karna Itu bukan hobinya. Tak lama Bisma datang namun dengan seorang gadis cantik lain dan langsung membawanya ke kamar. Intan yang melihatnya hanya menunduk merasakan sakit di dadanya.

"Wah dapat gadis baru tuh." ucap Shilla.

"Iya, cantik lagi." Timpal Dina.

"Loe kenapa Tan, cemburu ya?" Ledek Shilla yang melihat Intan diam. Ilham dan Reza yang juga disana langsung menatap Intan.

"Siapa? Aku? ya enggalah, Aku juga tahu diri ko siapa Aku".

"Loe beneran suka sama Bisma?" Bidik Dina. Intan tak menjawab hanya diam.

"Udah ah gue Mau beli minuman dulu?" ucap Ilham dan bangkit dari duduknya.

"Aku ikut ya Am?"

"Loe mau ikut?" tanya Ilham dan Intan hanya mengaguk.

"Kalo Bisma marah gimana??

"Engga ko, kan aku yang minta. Udah ayokk." Intan menarik tangan langsung menarik tangan Ilham keluar yang lainya cuma memandanginya.

"Wah main tarik aja tuh Intan, tapi bener tuh, Ilham kan orangnya agresif bisa kena marah Bisma kalo tau dia pergi sama Ilham." ucap Reza.

"Biarin ajalah Bisma juga lagi Happy." Balas Dina dan Reza hanya mengaguk.

TBC

Bersambung ke Satu-satunya Chapter 4

Question Of Life
2016-12-24 07:13:09
Aku baru nyadar nama tokoh cowoknya sama dg personil smash kasihan intan nasibnya malang amat, sini sama aku aja intan
Aruga Hiruya
2016-12-23 13:31:14
Kasian Intan dan juga keluarganya benar benar parah
Rudy Wowor
2016-12-23 13:14:51
Nextlah pokoknya.
Mutia 4Ra
2016-12-23 10:36:09
d tunggu lnjutnnya
Die And DeAth
2016-12-23 09:32:58
wah, wah, gak nyangka, trnyata latar blakang keluarga intan yg .. entahlah. hmm. Bisma itu profesinya apa kok bsa kaya?
Aerilyn Chan Kawai
2016-12-23 09:04:13
hm cerita seperti ini memang terjadi dalam realita kehidupan, kenapa genrenya ngga ditambah dengan slice of life.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook