VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Satu-satunya Chapter 2

2016-12-21 - Jack El Jacqueline > Satu-satunya
61 views | 13 komentar | nilai: 8 (2 user)

Maaf ya? Kalo sedikit ehem-ehem.. Hehe:D.

*

"Sorry ya lama..." kata pemuda Tampan ketika baru datang.

"Engga apa-apa ko Bos, kita juga baru datang." jawab Shilla.

"Inikah gadis yang kamu bilang?" tanya-nya.

"Iya, Namanya Intan. Tan, Ini Bos Muda Bisma Karisma dia ini yang bakal memenuhi semua keinginan Loe." kata Shilla.

"Intan..." Dengan sopan Intan mengulurkan tangan kearah Bisma. Bisma tak membalas hanya memandangi tubuh Intan dari atas hingga bawah.

"Kamu udah tau apa yang akan kamu lakukan jika sudah masuk sini?" tanya Bisma dan kepala Intan malah menggeleng pelan.

Bisma kini menoleh ke arah Shilla.

"Sorry Boss aku belum menjelaskan, habis dia buru-buru mau ikut aku sih." Balas Shilla.

"Ya sudah tidak apa-apa, biar aku yang akan jelaskan ke dia." kata Bisma.

"Wow barang baru nih." ucap pemuda lain berwajah sipit.

"Hai Raf..." Sapa Shilla.

"Temen loe Shil?" tanya Pemuda yang bernama Rafael.

"Iya..

"Lumayan cantik tuh Bis, apalagi kalo udah di permak." Ujar Rafael.

"Permak loe fikir celana." Protes Bisma.

"Haha just kiding Mas bro".

"Sekarang kamu ikut aku." ajak Bisma dengan santai.

"Aku..." Intan menunjuk dirinya sendiri.

Bisma langsung beranjak berdiri dan berjalan menuju sebuah kamar dan Intan hanya mengikuti dari belakang.

*

"Hiks.. Hiks jangan kamu mau ngapain.. Tolongg..." teriak Intan memberontak saat Bisma mendorong tubuh Intan ke Ranjang. Intan memukuli dada Bisma yang sudah telanjang dada yang kini berada di atas tubuhnya.

"DIAM!! Gue udah tau semua tentang Loe, loe mau kan biar semua teman loe engga ngehina loe lagi?" Sentak Bisma. Dan kepala Intan mengaguk sambil menangis.

"Dan loe mau kan biar punya duit banyak biar semua orang engga lagi ngerendahin loe." lanjut Bisma dan Intan mengaguk lagi namun dengan wajah ketakutan. Bisma menatap pekat wajah Intan lalu membelai wajahnya.

"Gue bisa penuhi semua keinginan loe." Kini mata Bisma beradu dan kini saling tatap.

"Jangan pernah sama kan antara CINTA dan Nafsu mengerti"!! Kata Bisma dan entah terhipnotis dengan tatapan Bisma lagi-lagi Intan cuma mengaguk. Dan kali ini Intan malah tak memberontak saat Bisma melakukanya lebih, hingga membuat kehilangan mahkotanya.

*

Intan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya sambil menangis. Bisma pun terbangun dari tidurnya.

"Udah jangan nangis, mulai sekarang engga akan ada lagi yang menghina kamu, jika masih ada kamu kasih tau aku. Biar aku yang atasi." kata Bisma mengusap kepala Intan.

Bisma mengambil kemejanya yang terlempar dilantai lalu memakainya dan Intan hanya diam sambil mengusap Airmatanya yang menetes dari tadi lalu memakai kembali pakaianya sendiri.

"Sekarang kamu ikut aku." ajak Bisma.

"Kemana?? Tanya Intan dengan bibir begetar.

"Aku akan belikan semua kebutuhan kamu." jelas Bisma. Intan hanya mengaguk.

Bisma dan Intan keluar kamar telihat di ruangan masih ada Rafael dan Shilla yang sedang....

"Woee kalian ini, kalo ada yang lihat gimana?" Sentak Bisma.

"Mau kemana?? Tanya Shilla.

"Mau belikan HP buat Intan." jawab Bisma.

"Tapi gue tetap dapat komisi kan Bos".

"Loe tenang aja, apalagi jika loe bisa dapatkan lagi gadis lagi." jawab Bisma. Shilla hanya menunjukan jarinya berbentuk Oke.

Intan menunduk memejamkan mata karna merasa bersalah telah melakukan sebuah kebodohan hingga membuatnya mengikuti jalan seperti ini.

Satu-satunya Chapter 2 - Part 2
Penulis : Jack El Jacqueline

*

Bisma membawa Intan ke sebuah Kafe Mewah untuk menikmati makan malam.

"Apa kamu engga bakal di cariin orang tua kamu?" tanya Bisma.

"Tidak.. Mana mungkin orang tuaku mencariku, mereka saja tidak akan pernah peduli sekarang aku dimana, cuma Bos muda yang baik sama aku karna mau belikan aku barang-barang mahal ini".

"Bagaimana mulai sekarang kamu tinggal saja di rumah markasku, disana juga banyak gadis yang sama seperti kamu." Tawar Bisma.

"Apa gadis semua disana adalah tak jauh beda dengan aku?" tanya Intan.

"Iya, Tentu saja! sama juga seperti Shilla dan Dina." jelas Bisma.

Intan hanya menunduk.

"Ingatkan jangan pernah samakan Cinta dan Nafsu karna sampai kapanpun aku tidak akan pernah hidup dengan Cinta." Ujar Bisma.

"Kenapa? Bukankah Cinta itu jauh lebih Indah".

"Jika aku memilih Cinta, kamu tidak akan pernah bertemu denganku dan sekarang." Tegas Bisma dan Intan hanya mengaguk.

*

Kehidupan Intan sejak hidup bergabung dengan Shilla dan Dina benar-benar berubah dulu yang berpenampilan biasa kini jauh lebih modis dan cantik hingga tak ada lagi yang bisa menghina Intan lagi.

Apalagi sekarang Ia sering tinggal di rumah Bisma hingga setiap saat harus bertemu dan melayani Bisma hingga membuatnya sedikit menaruh hati pada Bisma.

"Ingat jangan sama kan Cinta dan Nafsu karna sampai kapanpun aku tak akan pernah hidup dengan Cinta." ucapan Bisma beberapa hari yang lalu masih terniang di telinga Intan.

"Engga, aku engga boleh suka sama Bos Muda dia hanya mengganggap aku pe*****nya." Lirih Intan.

"Melamun aja, kenapa?? Buyar Shilla.

"Engga apa mikirin Bos kan?"

"Aah.. Emm engga ko." Elak Intan.

"Bagus deh." kata Shilla manggut-manggut.

TBC

Bersambung ke Satu-satunya Chapter 3

gIN taka
2016-12-23 17:49:36
bagus sihh cerita'ny . . . tpi kurang mendidik kaum bocah ingusan . . .
ThE LaSt EnD
2016-12-21 23:19:34
hanya demi kemewahan dan harga diri... dan entahlah, rela khilangan .. entahlah ha ha
BluePen
2016-12-21 17:15:56
Sepertinya ceritamu dlm waktu singkat akn dipenuhi oleh pria" mesum #kaburr..
ZENA LEO MONSTA X
2016-12-21 16:43:43
anjay, kalau bisa adegan panas nya diceritakan
Rudy Wowor
2016-12-21 14:00:42
Nextlah pokoknya.
Reflechir
2016-12-21 11:06:43
Tegang kuy
Reflechir
2016-12-21 10:27:59
ahh.... iyehhh... slut slut
dicky faesaldi
2016-12-21 09:32:01
Smash
Question Of Life
2016-12-21 09:18:52
wow andai aku yang jadi Bisma
Tifa Lockhart Chan
2016-12-21 08:51:25
sudah kuduga akan terjadi semacam itu.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook