VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Eruta Mikazuki Chapter 14

2017-01-10 - Akazu hakuchi > Eruta Mikazuki
68 views | 10 komentar | nilai: 9.67 (3 user)

Kin' megarahkan tendangan kaki kanannya ke kepala Eruta tapi Eruta menunduk dan berteriak

"Hoy Kin' tunggu dulu!!"



Tapi Kin' tidak menghiraukan Eruta karena tadi tendangan Kaki kanan Kin' di hindari Eruta Kin' menurunkan kaki kanannya dan berbalik kini kaki kiri Kin' yang melancarkan tendangannya ke dagu Eruta yang sedang jongkok tapi sekali lagi Eruta bisa menghindar dengan cara melompat (Kip) ke bebelakang lagi-lagi Eruta berteriak

"Hoy Kin tunggu dulu!!" sambil mengarahkan ke dua tangannya kedepan tanda menolak

"Ada apa!? Aku sudah menunggu kesempatan ini selama 4 tahun lebih!"

"Tunggu dulu, kamu bisa mematahkan ini" ucap Eruta sambil mengambil pedangnya yang masih di pegang Kin'

"Apa ???" Kin' menghela napas menundukkan kepalanya lalu memukul keningnya sendiri sementara Eruta memasukkan pedangnya dan di letakkan di bawah pohon

"Sudah, lalu apa?" Eruta malah bertanya



"Lalu aku akan menghajarmu" ucap Kin' sambil melompat melancancarkan tendangan dua kaki ke tubuh Eruta dan Eruta menghindar (ales) menyamping melangkah ke kiri dan kini posisi Kin' di belakang Eruta, Kin' lanjut menyikut dengan tangan kanan Eruta menangkis dengan tangan kanan juga karena posisi Eruta di belakang Kin' Eruta dengan gampang mendorong punggung Kin' dan Kin' hampir jatuh tersungkur kedepan

"Hah kamu sekarang lumayan juga" ucap Kin' sedikit memuji Eruta

"Heheee" Eruta hanya menjawab pujian Kin' dengan senyuman lugu

"Kita lihat sekarang apa kamu masih bisa menghindari pukulanku" ucap Kin' lalu lanjut menyereng Eruta lagi

Kin' memukul dengan tangan kanan Eruta melangkah maju sambil menangangkis pukulan Kin' dengan tangann kanan pula lalu Eruta hendak menyikut dagu Kin' seperti yang Eruta lakukan pada Kayau tapi kali ini Kin' sadar dengan serangan Eruta Kin' dengan cepat juga menangkis dengan tangan kirinya dan memutar membelakangi Eruta lalu melancarkan sikutnya ke kepala Eruta tapi Eruta tau serangan Kin' walaupun mereka saling membelakangi Eruta menangkis lagi dan Kin' menendang atas (serkel) ke kepala Eruta, Eruta nungging sambil memegang perutnya, Kin' yang menendang atas (serkel) yang hanya berdiri dengan satu kaki tersenggol pantat Eruta lalu terjatuh ketanah

"KRUUUKKKKK!!!! Aku lapar" ucap Eruta masih di posisi menungging memegang perutnya sementara Kin' hanya bengong karena di jatuhkan Eruta

"Apa?? Tidak mungkin ?? Apa dia tidak sengaja?? Tidak-tidak?? Dia bisa mengimbangi kecepatan seranganku dari tadi" pikir Kin' bertanya-tanya seolah tidak percaya jatuh karena senggolan pantat

Eruta Mikazuki Chapter 14 - Janji
Penulis : Akazu hakuchi

"Ayo pulang aku lapar" ucap Eruta berdiri sambil mengelus-elus perutnya namun Kin' masih saja diam

"Ayo!!" Eruta menarik tangan Kin' untuk membantunya bangun lalu Eruta mengambil dua pedangnya yang dia letakkan di bawah pohon tadi

Akhirnya mereka berdua berjalan pulang menuju ke desa



"Setelah ini kita mau kemana?"

"Tentu saja kita akan ke kedai ramen sudah setangah hari aku belum makan dan sudah 4 tahun lebih aku tidak makan ramen" jawab Eruta sambil mengelus-elus perutnya lagi

"Hahhhh aku akan makan sepuasnya" tambah Eruta sambil membayangkan banyak ramen yang akan dia makan

"Apa dia masih ingat ya janji waktu itu?" pikir Kin' sambil membayangkankan sewaktu dia masih kecil dia berkata pada Eruta

"Hey Pirang kalau kamu bisa menjatuhkanku aku akan menraktirmu makan ramen sepuasnya" ucap Kin' kecil dan di samping Kin juga berlihat kayau Moku, Getsu dan yang lainnya

NB: inilah jawaban dari komentar Capther-Chapter sebelumnya kenapa Eruta setiap pagi menantang Kin' dan yang lainnya walaupun hasilnya Eruta selalu kalah.

"Iya benar aku juga!" ucap Kayau menambahkan

"Iya kalau kamu bisa menjatuhkan salah satu dari kami kami akan menraktirmu makan ramen sepuasnya" ucap moku mewakili semuanya

"Kenapa aku juga dibawa-bawa" ucap Suiyaubi kecil yang cuek

Sementara Eruta masih membayangkan sudah menghabiskan satu meja penuh ramen serta tumpuk mangkok kotor sisa makannya dan juga perutnya yang sudah buncit kekenyangan kebanyakan makan ramen, tapi lamunannya di buyarkan oleh bunyi perutnya lagi

"KRRUUUKKKKK!!! Aduh perut ku sudah tidak sabar!" lalu Eruta berlari meninggalkan Kin'

"Hoy tunggu aku!" teriak Kin' yang melihat Eruta meninggalkan dirinya

SKIP

Eruta dan Kin' kini sudah di suatu dekai makanan namun bukan hanya mereka berdua saja yang ada disitu juga terlihat Getsu, Suiyaubi, Moku, Dayau, Nichi dan bahkan Kayau juga sudah berada di situ

Eruta terlihat dengan semangat memegang dua sendok ditangannya dan satu mangkok besar di depannya berbeda dengan teman-temannya yang hanya menggunakan mangkok kecil seperti pada umumnya

"Selamat makan!!" teriaknya penuh semangat sambil mengangkat kedua tanganya yang masing-masig memegang sendok keatas dan diturunkan lalu menyendok mangkuk besarnya yang penuh dengan Mie

"Ayo !!!!!" teriak teman-teman Eruta bertujuh

Eruta memakan dengan lahapnya dalam beberapa menit saja ramen milik Eruta sudah habis

"Boleh aku tambah ??" ucapnya sambil mengangkat mangkuk Mie nya padahal teman-temannya satu mangkuk kecilpun belum habis

"Wahh tentu saja boleh, kamu cepat juga ya makan ramen sebanyak ini" ucap ramah pelayan kedai itu sambil senyum, melihat Eruta yang sudah menghabiskan satu mangkuk ramen mereka bertujuh semua melongo

"Hey Pirang apa kamu selama 4 tahun ini tidak pernah makan?" celetus Nichi

"Heheeee" Eruta hanya tersenyum lugu walaupun mendengar ucapan seperti itu seolah tidak menghiraukan

"Harusnya kamu jaga wibawa sedikit didepan wanita" pikir Kayau

Lalu satu mangkuk besar lagi keluar dan dihidangkan di depan Eruta

"Selamat makan!!" Eruta mengucapkan kata-kata itu lagi pada teman-temannya lalu dia melahap ramen yang di depannya

Sementara Kayau memeriksa dompetnya karena hari ini dia harus menraktir Eruta, karena kemarin dia sudah di kalahkan oleh Eruta, Kin' yang melihat Kayau melihat dompet terlihat cemas

"Besok adalah giliranku menraktir Pirang" pikirnya menyesal karena sudah membuat janji seperti itu puluhan tahun lalu

Bersambung ke Eruta Mikazuki Chapter 15

MiKaZuKi 92 LoLLiPoP
2017-01-12 15:30:11
Apa cerita ini terinsfirasi Naruto.??
Bee Zero
2017-01-11 20:27:53
hahahaa. . . jdi laperr !!
Grim Reaper
2017-01-11 17:47:51
Bisa bangkrut smua temanya ?
Leon Lockhart
2017-01-11 16:37:15
Sebenarnya suara perutnya itu dipisah dari ucapannya '-') tapi keren, lanjutkan '-')7
Sqouts Shadows
2017-01-11 12:31:44
Ditunggu cerita berikutnya
Rudy Wowor
2017-01-11 12:27:13
Banyak kali makan tuh anak.
Dark Of The Moon
2017-01-11 09:23:47
eruta menangnya kagak sengaja
Die And DeAth
2017-01-11 07:30:46
Eruta mulai hebat skrang.
Prince of Darkness
2017-01-11 06:02:43
Udah hebat dia sekarang
Downcrazy
2017-01-11 05:29:27
emank hrus ya diidentik dg ramen.apa gx ada yg laen? ane mau yg laen #kabur
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook