VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Eruta Mikazuki Chapter 12

2017-01-03 - Akazu hakuchi > Eruta Mikazuki
77 views | 11 komentar | nilai: 9.75 (4 user)

Kayau mengarahkan pukulannya tepat ke muka Eruta namun Eruta hanya diam saja dan pada saat kepalan tangan kanan Kayau berjarak beberapa senti saja dari muka Eruta. Eruta hanya menggelengkan kepala ke kanan sehingga pukulan Kayau meleset dan Eruta melangkah maju mendekati Kayau

"Hahhh????" alhasil Kayau tersentak kaget dengan pergerakan Eruta yang begitu cepat di hadapannya

"Bakkkkkk!!!" dagu sebelah kanan Kayau terkena sikutan dari Eruta hingga Kayau terlempar dan membentur pintu

"Uhuhkh" rintihnya setelah jatuh ke tanah

"Scrattttt" tiba-tiba sebuah tali berwarna putih mengikat seluruh tubuh Eruta lalu seseorang muncul dari belakang Eruta dan berkata



"Kau orang asing beraninya bikin kekacauan disini" dan terlihat orang tersebut membawa sebuah pemukul dan tali yang mengikat tubuh Eruta ternyata berasal dari pemukul tersebut

"Lepaskan !! bukan aku yang mulai duluan!!" teriak Eruta sambil meronta berusaha melepaskan tali yang mengikatnya

"Sebaiknya kamu diam saja dan jelaskan nanti di ruang introgasi" ucap orang tersebut lalu menarik Eruta dan di bawa ke suatu tempat ternyata orang tersebut adalah salah satu polisi di desa Kuroi, Eruta di masukkan ke sel dan setelah Eruta berada di dalam sel tali yang mengikatnya kini juga hilang dengan sendirinya



"Hey keluarkan aku!!" teriak Eruta tapi orang yang memasukannya ke sel tidak menghiraukan dan pergi

"Ting ting" Eruta mengetok tembok besi yang mengurungnya dengan jari telunjuk

"Mungkin nanti malam aku bisa keluar diam-diam" ucapnya sambil merebahkan badan nya di lantai

"Ini nyaman juga buat istirahat di banding tempat latihan itu" ucapnya lagi sambil membuat lengan kanan nya sebagai bantal

Tidak butuh waktu lama Eruta sudah lelap tidur di dalam sel, namun ada dua orang datang dan salah satunya yang menangkap Eruta tadi membuka sel lalu membangunkan dia

"Pirang bangun kamu di tunggu Kaicou di kantornya" ucap salah seorang yang membukakan pintu sel

"Hoaammm! Ini sudah pagi ya?" Eruta bicara sambil menguap dan mengucek kedua matanya


Eruta Mikazuki Chapter 12 - Dua Pedang
Penulis : Akazu hakuchi

"Anak ini baru setengah jam di sel sudah tidur pulas" pikir orang yang satunya lagi



"Cepat kamu sedang di tunggu" ucap orang petugas polisi yang tadi

"Memangnya apa salahku" gumam Eruta sambil bejalan sempoyongan dan menggaruk kepalanya sendiri

Beberapa saat kemudian Eruta dan dua orang tersebut sudah sampai di kantor Kaicou, Eruta masuk ke ruangan tersebut dan terlihat Kaicou sedang besama asistennya serta dua pengawalnya

"Kamu baru satu jam di desa sudah buat keributan pirang" ucap salah satu pengawal Kaicou

"Tinggalkan kami berdua" Perintah Kaicou ke asistennya dan kedua pengawalnya

"Baik tuan" ucap asistennya lalu berjalan keluar sambil menutup pintu

"Dimana kakek Kuro? Kenapa kamu sendirian pulang ke desa?" tanya Kaicou, namun Eruta hanya diam saja namun malah menundukkan kepalanya

"Begitu ya??" ucap Kaicou seolah tau apa yang terjadi walaupun Eruta diam



"Kakek Kuro menitipkan ini pada ku" ucap Kaicou sambil memegang Dua pedang

"Ini sekarang jadi milikmu, sebelum kakek mu pergi dia menitip pedang ini pada ku untuk di berikan padamu jika kamu sudah kembali ke desa, kakek mu menyuruh aku yang memberikan seolah dia tau kalau dia tidak akan kembali ke desa lagi" ucap Kaicou sambil meletakkan Dua pedang tersebut di atas meja lalu Eruta mendekati Meja Kaicou untuk mengambil pedang tersebut, sebelum Eruta sampai ke meja terdengar langkah kaki dengan cepat mendekat ke arah Eruta dan Eruta membalikkan badannya

"Buakkkkk!!!" pipi kiri Eruta terkena pukulan hingga dia terjatuh di bawah meja

"Tak" kepala Eruta kejatuhan pedang yang mau diambinya tadi

"Tak" pedang yang satunya menyusul menjatuhi kepalanya lagi namun Eruta seolah tidak kesakitan dia malah bengong

"Ya ampun pukulan ini??" piikir Eruta sambil memegang pipinya lalu Eruta teringat dengan pukulan kasih sayang kakenya.
dan Eruta melihat Ikkina di depannya

"Aku sudah menunggumu selama 4 tahun untuk memukulmu Pirang!" Ucap Ikkina sambil mengelus-elus genggaman Tangannya

"Terimakasih Ikkina" ucap Eruta tersenyum sambil berdiri, padahal Ikkina memukulnya tapi Eruta malah berterimakasih pada Ikkina

"Apa!?? Ternyata kamu masih Si Pirang yang bodoh sama seperti dulu dan kamu juga tidak sekeren penampilanmu sekarang!" bentak Ikkina lalu berbalik dan pergi

"Hahh??? Apa sih maksud Ikkina?" ucap Eruta sambil menggaruk-garuk kepalanya walaupun tidak gatal

Bersambung ke Eruta Mikazuki Chapter 13

Kindvy
2017-01-20 06:03:15
apa si ikkina naksir ke eruta
Red Ink
2017-01-05 13:37:25
Pertemuan Eruta dan Ikkina sedikit mirip dengan pertemuan Naruto dan Sakura '-')
ZeLwHaXeR DeAtH
2017-01-03 21:26:36
spertiny sifat mreka gak brubh..
Mutia 4Ra
2017-01-03 18:35:54
bisa lebih pnjanglh certanya.
Shia Wasetatsu
2017-01-03 17:45:33
.skrg eruta tambah keren ya??
Sqouts Shadows
2017-01-03 14:16:01
Lanjut vroh
Grim Reaper
2017-01-03 13:14:59
Pendek amat, kyak rok mini aja ?
Rudy Wowor
2017-01-03 13:12:58
Tokoh utama emang keren kalau sifatnya dibuat bodoh tapi kuat.
ReyTrOnz Strider
2017-01-03 13:04:42
kayaknya eruta gak bersemangat lagi ..
Saint Shamrock
2017-01-03 12:50:29
uftt. . kirain akan ada pertarungan ?? panjangin dkit dong. . .
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook