VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Eruta Mikazuki Chapter 10

2016-12-28 - Akazu hakuchi > Eruta Mikazuki
98 views | 9 komentar | nilai: 9.5 (4 user)

Sementara kakek kuro terlihat memegang perutnya yang tertusuk pedang dan bersimbah darah

Eruta yang awalnya marah kini jadi menangis melihat kakeknya yang sekarat

"K-kakek maafkan aku! Seharusnya kakek tidak mencarikanku baju!" Eruta tersendak-sendak tapi kakek kuro malah tertawa

"Hahaha ! Siapa bilang kakek mencari baju kakek mencari ini"

"Tokkkk!" kepala Eruta di pukul dengan gagang cangkul

"A-apa!?" Eruta yang awalnya menangis berubah ekspresi kesal sambil memegang kepalanya kesakitan

"Terus mana baju yang kakek bilang? Katanya ada baju bauatku?" tambah Eruta lagi

"Bajunya ada di dalam gua dibawah batu tempat tidurmu, ambil sendiri karna kakek sudah tidak bisa mengambil" ucap kakek kuro tapi Eruta hanya diam sambil menundukkan kepalanya

"Cepat ambil!!" perintah kakek kuro lagi

Eruta mengusap air matanya dengan legan kirinya lalu melompat ke arah air terjun tidak lama kemudian Eruta keluar dari air terjun namun penampilan nya sudah berubah Eruta mengenakan baju berwarna Hitam kombinasi Merah.

Eruta menghampiri kakek nya yang terkapar dan memangkunya

"Ini jelek " ucap Eruta sambil memegang baju yang di pakainya

"Plakk" kepala Eruta di pukul lagi

"Ingat pesan kakek Jangan memamerkan kekuatanmu pada orang lain gunakan kekuatanmu itu untuk kebaikan bantulah orang-orang lemah yang membutuhkan pertolonganmu dan jangan terlalu keras pada warga desa" suara kakek kuro terhenti terlihat kepala kakek kuro sudah tidak terangkat lagi dan badannya lemas di pangkuan Eruta, kepala Eruta tertunduk dan meneteskan air mata

"Terimakasih, baju ini keren" pikir Eruta sambil melihat telapak tangan yang tertutup setengah seperti memakai sarung tangan tapi itu terusan dari baju lengan panjang yang dia kenakan.

Lalu Eruta menggenggam tangannya dan berkata

"Aku akan memenuhi permintaan kakek"

Eruta Mikazuki Chapter 10 - Senjata Misterius
Penulis : Akazu hakuchi

Scene beralih ke salah satu penjahat yang tadinya lari dari Eruta dan kini dia sudah sampai di sebuah gedung dia berbicara pada beberapa orang dan terlihat juga orang yang sama yang merampok Eruta sewaktu pulang dari pasar Empat tahun lalu

"Apa!?" teriak orang yang bertubuh besar sambil berdiri dari tempat duduk dan memukul tembok yang berada di belakangnya

"Duarrr!!!!" tembok belubang besar akibat pukulannya

"Dimana Doishi sekarang?!"

Orang yang tadi melapor malah meminta ampun ketakutan

"Ampun tuan Dosshiri, Doishi sekarang aku tinggal di dekat air terjun tempat kejadian" jawabnya terbata-bata sambil bersujud

"Apa?! Beraninya kau meninggalkan adikku yang terluka tapi kau malah mementingkan nyawa mu sendiri!" orang tersebut yang di panggil tuan Dosshiri tambah marah dan memegang kerah baju anak buah nya yang tadi lalu diangkat dengan tangan satu dan dilempar ke tembok

"Buuukkk" badannya membentur tembok dan jatuh tergeletak di tanah tapi masih berusaha berdiri menahan sakit sambil berusaha menjelaskan

"M-maaf tuan saya lari karna saya mencari bantuan, saya tidak akan menang menghadapinya karna adik tuan Doishi saja kalah hanya dalam hitungan detik"

"Alasan!!" potong Dosshiri hendak mendangnya lagi tapi dilarang anak buah yang lainnya



"Jangan tuan anda bisa membunuhnya"

"Memang itu tujuanku!" bentak Dosshiri lalu mau menendang lagi

"Jangan!! Jika anda membunuhnya kita akan kehilangan informasi dimana letak Doishi adik tuan berada" ucap anak buahnya menenangkan tuannya yang sedang kalap

"Hah" Dosshiri menghela napas dan membalikkan badan

"Antarkan aku ke tempat kejadiannya!" ucap Dosshiri
(Dosshiri adalah ketua dari perampok Juujigun)

Akhirnya Dosshiri dan beberapa
pengawalnya termasuk orang yang di hajar tadi juga berangkat menunjukkan tempat pertarungan Doishi

Scene beralih ke Eruta

Terlihat Eruta sedang duduk jongkok di antara dua kuburan satu kuburan terlihat sudah lama dan yang satunya baru, Eruta menghadap ke kuburan yang baru

"Kakek mulai sekarang aku akan jadi anak baik seperti yang kakek mau, aku tidak akan nakal lagi dan aku juga tidak akan terlalu keras pada para warga desa yang tidak menganggapku" lalu Eruta berbalik ke kuburan yang satu di belakangnya

"Nenek jaga kakek baik-baik karna kakek sudah merawatku dengan sangat baik juga" ucap Eruta lalu berdiri dan berkata lagi

"Kalian berdua harus akur di alam sana, Eruta sayang kalian berdua" Eruta lalu pergi sambil meletakkan cangkul di dekat kuburan kakek kuro

Scene beralih ke Dosshiri dan anak buahnya mereka sudah sampai di tempat tujuan

Alangkah terkejutnya Dosshiri yang melihat tubuh adiknya tergeletak bersimbah darah

"Doishi !" teriaknya sambil mengangkat tubuh adiknya yang tidak sadarkan diri

"Luka apa-apaan ini?" ucap Dosshiri yang terkejut melihat tubuh adiknya banyak luka tebasan di ketiak kanan kirinya dua tebasan di leher dan dua tebasan di dada sampai ke perut menyilang

"Senjata macam apa yang melukai sampai seperti ini?" pikir salah satu pengawal Dosshiri yang melihat luka-luka Doishi

"Senjata apa yang dia gunakan?" tiba-tiba Dosshiri melontarkan pertanyaan yang sama yang di pikirkan anak buahnya

"A-aku tidak tau pasti tuan di tangannya mengeluarkan senjata putih berbentuk Bulan sabit" jawabnya terbata-bata setengah ketakutan.

Bersambung ke Eruta Mikazuki Chapter 11

Anne Marie
2017-01-20 05:51:35
Terus eruta gimana dong klo kakeknya yg kuat mati semudah itu? Moga dia punya cwek -/\-)
Leon Lockhart
2017-01-05 13:25:01
Senjata Eruta itu mirip seperti senjata orang-orang yang di gunakan untuk memotong padi ya? '-')
ThE LaSt EnD
2016-12-29 12:31:44
clurit atau sabit kematian mungkin..
Rudy Wowor
2016-12-29 12:31:06
Belubang/berlubang?
Sqouts Shadows
2016-12-29 11:07:02
Lanjut vroh
Gouenji Shuuya
2016-12-29 07:11:12
Masak kakeknya mati semudah itu
L E Ox Kiruru
2016-12-29 03:46:30
Keren gan, oy jgn lupa kunbalnya
D Generation X
2016-12-28 22:17:19
lnjut gann..pingin tahu kekuatan Eruta setelah latihan dngan kakeKnya..
Grim Rieper
2016-12-28 22:09:19
Akan ada pertarungan kyaknya ?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook